27.9 C
Jakarta
Jumat, Oktober 30, 2020

PPJNA 98 : Waspada !!! Isyu Komunisme Dihembuskan GN Jelang 30 September Untuk Gulingkan Jokowi

POLITIK – Dengan bicara di publik seolah pemberhentian dirinya “Gatot Nurmantyo” gara gara perintahkan pemutaran Film G30S/PKI sehingga membuat suhu politik, sebuah pernyataan provokatif ditengah situasi bangsa Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid 19, dibutuhkan situasi kondusif yang stabil guna konsentrasi dalam menghadapi dan mengakhiri penyebaran Covid 19.

Dari kondisi diatas membuat keprihatinan PPJNA 98 atas pernyataan GN sebagaimana pers release yang diterima redaksi, isi lengkapnya dari pers release PPJNA 98 yaitu sebagai berikut :

Pers Release :

Waspada ! Isyu Komunisme Yang Dihembuskan GN Jelang 30 September, Akan Terjadi Operasi Teror Provokasi Aksi Kekacauan Dilakukan Pasukan Siluman Loyalis GN

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.

Pada Jum’at berkah ini semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa dan negara serta secepatnya pandemi Covid 19 berakhir. Aamiin YRA.

Jelang 30 September, kejadian perusakan mesjid di Dago Kota Bandung, penusukan Syekh Ali Jabeer, Isyu aksi teror pada ulama ramai di jagat Maya, seiring dihembuskan Isyu komunisme tuduhan PKI pada pemerintah, opini propaganda menggiring publik agar ummat Islam marah dan seolah olah yang melakukan aksi kekerasan teror pada ulama adalah PKI dan dengan kejinya seokah dilakukan oleh bagian atau suruhan pemerintah Jokowi.

Suhu kompor gas semakin diperbesar tanpa Tedeng aling aling GN bicara bahwa pergantian dirinya dari Panglima TNI gara gara memerintahkan Nobar Film G30S/PKI, sebuah strategi propaganda jahat menstigma bahwa Presiden Jokowi pro PKI. Kenapa baru bicara sekarang ? Kalau memang PKI ada kenapa waktu masih jadi Panglima TNI tidak melakukan upaya penangkapan dan melawan .. kalau mempunyai keberanian !!!.

Saking nekad dan prustasinya GN melempar bom intrik pecah belah ke TNI ” boleh membunuh komandan atau pimlinan jika merubah Pancasila” Justru yang sudah jelas akan merubah Pancasila , UUD 45, NKRI itu eks HTI dan jaringannya yang bergabung bersama GN di KAMI.

Dibalik semua kejadian manuver, propaganda GN harus diwaspadai diduga yang menciptakan aksi teror pada ulama, serangan perusakan mesjid dan aksi aksi teror lainnya yang terjadi jelang 30 September diciptakan dan dilakukan oleh orang orang dan jaringan loyalis GN, cara cara orde baru lempar batu sembunyi tangan dengan tujuan memprovokasi ummat Islam agar marah terjadi kekacauan nasional untuk menggulingkan Jokowi.

Oleh karena itu atas gambaran situasi kondisi diatas untuk menjaga dan melindungi rakyat Indonesia dari ancaman aksi kekerasan dan teror dari pasukan siluman loyalis GN yang akan menciptakan kekacauan nasional seolah PKI yang berbuat. Kami atas nama PPJNA 98 memohon Bapak Presiden Jokowi untuk mengintruksikan KAPOLRi dan Panglima TNI meningkatkan kewaspadaan dan tangkap pembuat onar , kekacauan, aksi menebar teror dan aksi perusakan sarana peribadatan untuk tetap menjaga stabilitas keamanan nasional melindungi segenap rakyat Indonesia ditengah pandemi Covid 19.

Semoga Allah melindungi kita semua dan pandemi Covid 19 secepatnya berakhir.

Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal Maulana wani’man Nasyir

Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

Tugu Kujang Bogor , 25 Sept 2020
PPJNA 98
Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98

Ketum PPJNA 98
ANTO KUSUMAYUDA

Sekjen PPJNA 98
ABDUL SALAM NUR AHMAD S.AG

(Tim Redaksi)***

Latest news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...

Related news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...