Wartain Banten | Pemerintahan | 02 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Melalui Program Sekolah Gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026, Pemprov Banten telah memfasilitasi pembiayaan pendidikan bagi 60.705 siswa jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta di seluruh wilayah Banten.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara Haul Haji Hasan Murtaba Dinata bin Sahari, Hajah Halimah, dan Hajah Susilawati binti Norin Suhadi di Lingkungan Poris, Kota Tangerang, Kamis (1/1/2026).
“Seluruh anak di Provinsi Banten harus dapat mengakses pendidikan hingga jenjang SMA atau sederajat. Saat ini, program Sekolah Gratis sudah menjangkau puluhan ribu siswa,” ujar Gubernur Andra Soni dalam sambutannya.
Menurut Gubernur, Program Sekolah Gratis merupakan wujud nyata dari janji kerja Pemprov Banten untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan biaya. Program ini secara khusus menyasar siswa di sekolah swasta yang selama ini menjadi pilihan masyarakat, namun kerap terkendala pembiayaan.
Andra Soni menjelaskan bahwa kebijakan tersebut terinspirasi dari kiprah tokoh pendidikan asal Kota Tangerang, Haji Turidi, yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui berbagai upaya, Haji Turidi secara konsisten membantu memfasilitasi pendidikan agar anak-anak tetap dapat bersekolah.
“Pemprov Banten mengadopsi pemikiran Haji Turidi. Semangat kepedulian tersebut kita wujudkan dalam kebijakan pemerintah agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tegas Andra Soni.
Silaturahmi dan Kondisi Awal Tahun 2026
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri kegiatan di Poris, Kota Tangerang, untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memohon doa restu agar dapat memimpin Banten secara adil, sehat, dan bebas dari korupsi.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 serta menyatakan rasa syukur atas kondisi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif selama pergantian tahun.
Selain itu, Pemprov Banten sempat menetapkan status Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak curah hujan pada akhir Desember 2025, namun perayaan Tahun Baru 2026 berlangsung aman dan lancar.
“Alhamdulillah, Tahun Baru 2026 berjalan lancar,” jelasnya.

Keteladanan Tokoh Masyarakat Poris
Acara haul digelar untuk mengenang keteladanan tokoh masyarakat Poris, yakni Almarhum Haji Hasan Murtaba Dinata, Almarhumah Hajah Halimah, serta Almarhumah Hajah Susilawati binti Norin Suhadi. Haji Hasan Murtaba Dinata dan Hajah Halimah merupakan orang tua Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaludin, sementara Hajah Susilawati adalah istrinya.
Dalam sambutannya, Jamaludin mengenang orang tuanya sebagai sosok panutan yang menanamkan nilai pentingnya pendidikan, di mana Haji Hasan Murtaba Dinata dikenal sebagai warga Poris yang menempuh pendidikan hingga Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA).(WartainBanten)































