Proyek Turap Saluran di Desa Gempol Banyusari Karawang Disorot, Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Karawang |Warta In Jabar — Proyek pembangunan turap saluran air di Jl. Karang Anyar, Desa Gempol, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tepatnya jembatan perbatasan antara desa gempol dan gempol kolot, menuai sorotan warga dan pemerhati proyek. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga sarat pelanggaran teknis dan minim transparansi.selasa 30 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pemasangan batu belah terlihat dilakukan langsung di dalam lumpur dan genangan air, tanpa adanya upaya pengeringan atau pembuatan bendungan sementara. Padahal, dalam standar pekerjaan konstruksi, pemasangan batu belah seharusnya dilakukan pada kondisi dasar yang kering dan padat agar kekuatan struktur terjamin.

Selain itu, tidak ditemukan papan nama atau plang informasi proyek di lokasi pekerjaan. Ketiadaan papan proyek ini menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan tersebut merupakan “proyek siluman”, karena tidak diketahui sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana, maupun waktu pelaksanaan.
Di lokasi, terlihat sekitar sembilan orang pekerja yang sedang melakukan pemasangan turap. Saat dimintai keterangan terkait siapa pemborong atau pelaksana proyek, para pekerja mengaku tidak mengetahui, sementara sebagian lainnya memilih diam dan terkesan saling menutupi.
Masalah lain yang disorot adalah mutu material. Pasir yang digunakan tampak berkualitas rendah, sementara adukan semen dan pasir diduga tidak sesuai takaran, sehingga dikhawatirkan mempengaruhi kekuatan dan daya tahan turap. Bahkan, muncul dugaan adanya pengurangan material batu belah dalam pemasangan.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat bahwa proyek ini tidak akan bertahan lama dan berpotensi merugikan keuangan negara, jika benar bersumber dari anggaran pemerintah.
Warga berharap instansi terkait, baik dari dinas teknis maupun aparat pengawas, segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengecek legalitas proyek, kualitas pekerjaan, serta pihak yang bertanggung jawab.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai proyek turap saluran tersebut.































