WARTA.IN – Demak,Selasa malam (26/8/2025), bertempat di Masjid NU Al-Ihsan Desa Banteng Mati, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, telah dilaksanakan pelantikan pengurus ranting Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah se-Kecamatan Mijen untuk masa khidmah 2025–2028.
Ketua DPD PWI LS Demak, Kh. Nurul Muttaqin, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan amanah organisasi yang harus segera dituntaskan di seluruh kecamatan.
“Alhamdulillah, Mijen sudah mampu melaksanakan amanah tersebut. Saya berharap ini menjadi penyemangat bagi DPC lain untuk segera menyelesaikan pembentukan ranting di masing-masing kecamatan,
Beliau menambahkan, amanah dari ketua umum adalah menyelesaikan pembentukan pengurus ranting se-Kabupaten Demak agar menjadi barometer semangat PWI LS di seluruh nusantara. “Perjuangan Walisongo Laskar Sabilillah semakin jaya, semakin besar, sehingga mampu menjadi benteng pertahanan nusantara,
Sekretaris DPD PWI LS Demak, Maghfurin, S.Kom, menjelaskan bahwa dari 15 desa di Kecamatan Mijen, sebanyak 12 ranting telah resmi dilantik. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD dan diisi tausiyah oleh KH. Muharror Khudori, Pengasuh Ponpes Almubarok Al-Arbain Wonosalam Demak.
Adapun desa yang telah membentuk ranting yakni Rejosari, Jleper, Ngegod, Pecuk, Mijen, Bakung, Tanggul, Ngelo Wetan, Mlaten, Banteng Mati, Bermi, dan Geneng.
Acara turut dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat, di antaranya KH. Murson Makmun, KH. Mat Ruba’i, KH. Yamroni, H. Sudirno, dr. Arifin, KH. Shodik, KH. Mashudi, serta banyak tokoh lainnya.
Ketua panitia, Tubagus Satrio, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Alhamdulillah, pelantikan berjalan sukses. Meski sempat ada pro-kontra, berkat koordinasi panitia acara terlaksana sesuai rencana,
sementara itu, Wakil Panglima Laskar Sabilillah Demak, Saridin, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting bagi soliditas organisasi. “Semoga ke depan seluruh DPC dan ranting se-Kabupaten Demak bisa segera melaksanakan pelantikan. Mari kita tetap solid dan taat kepada kyai pribumi,