26.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 4, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Rakerda PKK 2025, Gubernur Andra Soni Maksimalkan PKK Capai Pembangunan Banten

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi Banten kembali menegaskan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 yang digelar di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (11/12/2025).

Dalam arahannya, Gubernur Andra Soni menekankan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pendamping pemerintah, melainkan sebuah gerakan masyarakat yang memiliki potensi besar untuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat Banten.

 

“PKK dibentuk sebagai sebuah gerakan yang kalau diperankan maksimal, maka Insya Allah tujuan pembangunan kita akan berhasil,” ujar Andra Soni

Sinergi Program dan Keunggulan Jaringan

Gubernur Andra menekankan pentingnya sinergi antara program PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelaksanaan program Pemprov Banten dapat berjalan lebih optimal.

Dengan jaringan kader yang menjangkau hingga tingkat desa, RT, dan RW, PKK dinilai memiliki keunggulan dalam menyampaikan program serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat.

“Saya sangat berharap, Rakerda ini menghasilkan sebuah rencana kerja tahun 2026 yang lebih maksimal,” tambahnya.

Usulan Khusus: Perluasan “PKK Mengajar” dan Peran dalam MBG

Gubernur Andra Soni memberikan arahan terkait dua program utama PKK, yaitu PKK Mengajar dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mendorong perluasan PKK Mengajar agar tidak hanya berlangsung di sekolah formal, sejalan dengan prinsip bahwa semua tempat dapat menjadi ruang belajar.

Untuk program MBG, PKK diminta berperan aktif melalui kunjungan, pengawasan, dan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani 1,7 juta peserta didik di Banten.

“SPPG memberdayakan desa juga. Pemprov Banten juga menjadikan desa sebagai target utama dalam menyejahterakan masyarakat. Maka PKK bisa berperan lagi,” tegasnya, sekaligus mengaitkan peran PKK dalam pemberdayaan desa.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para Ketua PKK kabupaten/kota dan seluruh kader atas kontribusi mereka dalam mendukung gerakan PKK di Banten.

Memantapkan Program Unggulan 2026

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan bahwa Rakerda PKK bertujuan memantapkan program kerja tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara PKK provinsi dan kabupaten/kota agar selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Rakerda ini adalah forum yang mengeluarkan kebijakan strategis antara program kerja PKK Provinsi Banten untuk satu tahun ke depan,” jelas Tinawati.

Program unggulan PKK tahun 2026 akan disesuaikan dengan agenda Gubernur dan Wakil Gubernur, meliputi layanan cek kesehatan gratis, pencegahan serta penanganan stunting, dan penguatan Program PKK Mengajar yang berfokus pada pemberdayaan lingkungan, keluarga, dan kesehatan reproduksi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, menambahkan bahwa Rakerda dihadiri seluruh Ketua TP PKK se-Banten, perwakilan delapan kabupaten/kota, dan kepala OPD terkait.

Gunawan menjelaskan bahwa Rakerda diawali pra-Rakerda untuk evaluasi program 2025, yang kemudian menghasilkan penguatan Program PKK Mengajar serta sinkronisasi dengan program OPD untuk masyarakat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum