29.3 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Resmikan MRF Bintaro Jaya, Gubernur Banten Dorong Keterlibatan Swasta Atasi Masalah Sampah

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 November 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya penerapan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berbasis ekonomi sirkular untuk menjawab tantangan lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Provinsi Banten.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni saat meresmikan fasilitas Material Recovery Facility (MRF) milik PT Jaya Real Property Tbk Bintaro Jaya di Kota Tangerang Selatan, Rabu (26/11/2025). MRF tersebut menjadi salah satu fasilitas pengolahan sampah modern yang memanfaatkan teknologi pemilahan dan pengolahan material untuk meningkatkan daur ulang dan mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Tantangan Pengelolaan Sampah

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti seriusnya persoalan sampah di provinsi tersebut. Dari total 8.126 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, hanya 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang dikelola dengan baik.

Lebih dari separuhnya sekitar 3.771 ton masih ditimbun di TPA dengan metode open dumping yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Sebagian lainnya bahkan dibakar atau dibuang secara ilegal.

“Oleh karena itu, sistem pengelolaan sampah yang modern dan berbasis ekonomi sirkular, menjadi keharusan,” ungkap Andra Soni.

Apresiasi untuk Sektor Swasta

Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi inisiatif Bintaro Jaya membangun fasilitas MRF, yang dinilainya sebagai langkah penting dalam meningkatkan peran sektor swasta dalam pengelolaan sampah modern.

“Fasilitas ini bukan hanya memilah dan memproses sampah menjadi material bernilai ekonomi, tetapi juga menegaskan bahwa sektor swasta memiliki peran signifikan dalam mendorong transformasi pengelolaan sampah menuju zero waste lifestyle,” tegasnya.

Dampak dan Mekanisme MRF

Gubernur Andra Soni berharap kehadiran MRF dapat membawa dampak positif yang luas, mulai dari mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, hingga memperkuat ekonomi sirkular dan partisipasi masyarakat.

“Keberhasilannya, diharapkan ditularkan di lingkungan lainnya,” tambah Andra Soni.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan bahwa persoalan sampah di wilayahnya semakin berat akibat pertumbuhan penduduk dan keterbatasan kapasitas TPA, sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

MRF Bintaro Jaya seluas 1,4 hektare hadir sebagai solusi dengan mengolah hingga 60 ton sampah per hari menjadi material bernilai melalui pemilahan organik dan anorganik.

Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, Sutopo Kristanto, menegaskan bahwa fasilitas ini menerapkan konsep zero waste tanpa pembuangan ke TPA maupun penumpukan sampah.

Didukung peralatan produksi lokal Banten dan menyerap hingga 100 tenaga kerja, MRF ini dioperasikan tanpa menimbulkan bau dan diharapkan dapat mengatasi timbunan sampah di kawasan Bintaro Jaya.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum