INDONESIAN JOURNALIST WRITE THE TRUTH

26.8 C
Jakarta
Sabtu, Juni 15, 2024

RSUD Provinsi NTB, Pertana Pasang ( Permanent Pacemaker) Alat Pacu Jantung Permanen

RSUD Provinsi NTB, Pertana Pasang ( Permanent Pacemaker) Alat Pacu Jantung Permanen

warta.in
Mataram – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB melakukan Operasi Perdana Pemasangan Permanent Pacemaker atau Alat Pacu Jantung Permanen Pada Anak, kepada seorang anak laki – laki (NK) yang berusia 2,5 tahun berasal dari Kabupaten Lombok Utara (KLU), Rabu 23 Agustus 2023mlap
.

Pacemaker permanen ini dirancang untuk memberikan impuls listrik secara teratur ke jantung, memastikan ritme jantung yang sehat dan fungsional. Pasien yang menjalani prosedur ini diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan lebih normal dan merasa lebih baik.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., MH mengatakan bahwa tim medis RSUD Prov NTB membawa harapan baru untuk perawatan pasien anak dengan masalah jantung yang serius.

“Alhamdulillah, hal ini pertama kali kita lakukan di NTB, semoga anak kita (NK) diberikan kesembuhan dan bisa bermain kembali seperti anak – anak yang lainnya,” tuturnya.

Dr. Jack juga berharap agar RSUD NTB akan terus melakukan inovasi, sehingga kasus jantung khusus anak tidak lagi melakukan rujuk keluar NTB, tetapi Provinsi NTB mampu menangani permasalahan kasus tersebut. “Semoga kedepan kita akan mampu melakukan tindakan dengan penyakit yang lain,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kasus jantung pada anak jarang terjadi di NTB, sehingga RSUD Provinsi NTB akan siap siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan tindakan.

“RSUD Provinsi adalah milik Provinsi NTB, artinya memiliki kewajiban memberikan pertolongan dan tindakan agar masyarakat sehat kembali,” tuturnya.

dr. G.A.R. Prawisanthi, Sp.JP (K) FIHA menjelaskan bahwa pasien mengalami Total Av Blok (TAVB), yang merupakan kondisi langka di mana aliran impuls listrik dalam jantung terganggu, mengakibatkan ketidakseimbangan detak jantung dan dampak serius pada kesehatan anak-anak.

“Pada saat itu, pasien datang dengan keluhan kejang dan irama jantungnya hanya 40 kali per menit, seharusnya anak usia 2,5 tahun memiliki irama jantung 90 – 100 kali per menit, kondisi TAVB dalam 10 hari tidak berespon dengan obat – obatan, sehingga kita memustuskan memasangkan alat pacu jantung, tetapi sebelum itu dipasang alat pacu temporer yang dimasukkan kedalam pembuluh darah dipaha, yang bertujuan untuk membackup pemasangan pacu jantung permanen,” jelasnya.

Adapun Tim Medis Operasi Perdana Pemasangan Permanent Pacemaker pada Anak di RSUD Provinsi NTB, yakni dr. G.A.R. Prawisanthi, Sp.JP (K) FIHA (Consultant of Interventional Cardiology), dr. Maz Isa Ansyori Arsatt, Sp. BTKV, dr. Elya Endriani, Sp. An, dr. Linda Silvana Sari, M.Biomed, Sp.A, dr. Novita, Sp.An, dr. Ni Made Surya, Sp.An, dr. Edi, Sp.BTKV dan Tim Asisten Bedah dan Penata Anastesi. (sr)

Latest news
Related news