Warta.In | Palembang – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang melaksanakan kegiatan razia serentak di kamar hunian warga binaan pada Senin (06/04/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di lingkungan Rutan Kelas I Palembang.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, sebagai bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, serta turut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Palembang, Perif Hendrik. Kegiatan ini melibatkan jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf terkait, serta turut bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pelaksanaan razia ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus upaya pencegahan masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan rutan.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan, penggeledahan badan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta pengecekan barang-barang milik warga binaan. Kegiatan dilakukan secara humanis namun tetap tegas guna memastikan situasi tetap kondusif.
Hasil dari kegiatan razia menunjukkan bahwa tidak ditemukan barang-barang terlarang atau benda yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, seperti korek api, benda logam berbahaya, kabel, maupun barang lainnya. Seluruh barang temuan telah diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, selama pelaksanaan razia tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang signifikan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari warga binaan, yang menunjukkan kondisi Rutan Kelas I Palembang tetap dalam keadaan terkendali.
Kepala Rutan, Muhammad Rolan, menegaskan bahwa kegiatan razia serentak ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.
“Razia ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini dan upaya preventif kami untuk memastikan Rutan tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Kami akan terus meningkatkan pengawasan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang,” tegasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan dapat terus mematuhi peraturan yang berlaku serta mendukung terciptanya situasi rutan yang aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.































