26 C
Jakarta
Selasa, Oktober 19, 2021

Saat Panglima TNI Mestinya Berani Tangkap PKI, GN Pengecut atau Pembohong ?

Jakarta – Seperti halilintar disiang bolong TNI – AD dituding telah disusupi PKI oleh Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, wibawa dan harga diri TNI dalam hal ini AD dijatuhkan dengan pembunuhan karakter di hadapan publik masyarakat Indonesia, sangat wajar Pangkostrad Letjen TNI Dudung menjawab tudingan GN itu merupakan tudingan keji, yang secara sengaja bermotif memecah belah TNI untuk tujuan politik dirinya, kata Benny Rhamdani Ketum DPN Barikade 98, Jum’at (01/10/2021).

Selanjutnya Benny Rhamdani mengatakan “Tuduhan Gatot ke tubuh TNI adalah tuduhan serius. Selain bisa memunculkan ketidakpercayaan rakyat kepada TNI, bisa juga memicu kemarahan Rakyat kepada TNI sebagai anak kandung rakyat Bahkan bisa.”

Menurut Benny, Walaupun tuduhan gatot ini diyakini tidak benar, tapi motif gatot melemparkan tuduhan serius ini harusnya mendorong mabes TNI untuk menyeret Gatot secara hukum.

“Sekalipun Gatot adalah mantan Panglima TNI, atpi bukan berarti Gatot menjadi manhsia yang kebal hukummemicu emestinya GN saat menjadi Panglima TNI menunjuk hidung siapa siapa tokoh tokoh PKI dan tangkap proses hukum”. Tegas Benny.

“Rakyat patut curiga dengan pernyataan Gatot yang selalu bicara kebanvmitan dan penyusupan PKI secara musiman. Menjelang Pilpres 2019 isu ini ditiuapkan Gatot. Sekarang disaat Penerintah dan rekyat sedang bernuang melawan Covid, Gatot melempar tuduhan yang sama. Bahkan yang untuk kali ini adalah Institusi TNI yang membesarkan dan menjadikan dirinya sebagai Panglima. Semiga ini bukan barang dagangan yangbdinhal dipasar politik” tegas Benny.

Menurut Benny, yang aneh dan layak dicurigai dengan apa yang dilakukan Gatot, jika ini sebahi sebuah manuver politik adalah, kenapa Gagot tidak penah menunjuk hidung siapa yang diamaksud PKI atau Komunis itu, dan bahkan kenapa saat dia sebagai Panglima TNI, tidak satupun yang dia tangkap karena dianggap sebagai PKI dan momunis sebagaimana yang selama ini digembar-gemborkannya.

“Jika PKI dan Komunis yang dikatakannya itu benar benar ada, tali dia tidak menagkapnya, maka Gatot layak disebut sebagai Pengecut. Tapi jika memang faktanya tidak ada, Gatot layak disebut sebagai pembohong”, Kata Benny dengan nada keras.

Benny yang juga anak dari seorang prajurit TNI, mendukung pernyataan Letjen Dudung bahwa tuduhan GN itu tuduhan keji terhadap TNI. Bahkan Benny mengatakan, bahwa tuduhan Gatot adalah tuduhan yang sangat keji diatas keji, pungkanya. (redaksi)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img