URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
25.2 C
Jakarta
Rabu, Agustus 17, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sebagai Agen Of Change GenBI Sulsel Adakan GenBI Environment Care

Warta.in, Makassar – GenBI Environment Care merupakan salah satu program kerja dari Deputi Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi Selatan yang berkolaborasi dengan tiga komisariat yaitu Komisariat UNHAS, Komisariat UNM, dan Komisariat UIN Alauddin dengan mengusung Tema “Optimalisasi Potensi Generasi Milinial dalam Menyelaraskan Pemanfaatan Sumber Daya Di Kawasan Pantai” Dilaksanakan di PPLH Puntondo, Desa Laikang, Kec. Laikang, Kab. Takalar, Pada Sabtu-Minggu, 30-31 Oktober 2021.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekowisata, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tindakan mintigasi bencana, mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga kelestarian ekowisata, meningkatkan populasi mangrove di pesisir pantai, dan meningkatkan pemahaman anggota GenBI mengenai pelestarian lingkungan.

Baso Patisangguru selaku Ketua Wilayah Generasi Baru Indonesia Sulawesi Selatan dalam sambutannya mengatakan “Tujuan GenBI Environment Care bukan hanya pemanfaatan sumber daya manusia, melainkan ada beberapa item kegiatan yang dilaksanakan seperti Penamaan 1000 Mangrove, pengadaan 30 tong sampah, 11 Papan penunjuk jalan, Sosialisasi cinta Bangga dan Paham Rupiah secara door to door, pemasangan papan edukasi, dan pembersihan pantai.

Selanjutnya, sambutan dari Pihak PPLH mengatakan ” Kami dari pihak PPLH Puntondo mengucapkan banyak terimakasih. Semoga apa yang menjadi tujuan teman GenBI yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Mari kita saling berkolaborasi mengurangi kerusakan lingkungan. Ujar” Pak Wajib selaku Manager PPLH Puntondo.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bapak Rawindra Ardiansyah selaku pembina GenBI Sulawesi Selatan. ” Apa yang teman-teman lakukan sekarang, akan mendapatkan manfaatnya dikemudian hari. Kita sebagai frontliners harus banyak memberikan edukasi kepada orang-orang terdekat, seperti keluarga, masyarakat mengenai lingkungan.

Pesan saya kepada teman-teman GenBI, jangan pandang seseorang dari pendidikannya, tapi lihat ilmu yang mereka miliki dan hargai pengamalan mereka.

Dalam kegiatan GenBI Environment Care ini bekerjasama dengan Pengurus PPLH Puntondo dan Masyarakat setempat, pada hari pertama Sosialisasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah dengan menghadiri pemateri dari Bank Indonesia yaitu Kak Fadly dan Ahda, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya, dapat dimulai dengan memperlakukan rupiah secara baik sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan”.

Kemudian teman-teman GenBI melakukan sosialisasi cinta bangga rupiah secara door to door kurang lebih 20 rumah warga yang di datangi untuk memperkenalkan tentang uang kemerdekaan tujuh puluh lima ribu rupiah (UPK 75) kegiatan ini dilakukan karena masih banyak masyarakat kurang paham mengenai uang tujuh puluh lima ribu.

Selanjutnya penyuluhan Mitigasi Bencana dimana kegiatan ini di targetkan kepada masyarakat setempat dan teman-teman GenBI, dimana menghadiri pemateri dari PMI Takalar, Dahlan. “Kalo kita tidak bisa mencegah bencana alam untuk datang maka kita bisa meminimalisir dampak dari bencana tersebut”. Selanjutnya mengadakan Sharing Session.

Pada kegiatan hari ke dua sebelum melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan teman-teman GenBI melakukan Senam pagi di lanjutkan dengan pembersihan pantai di sekitar PPLH Puntondo, Penanaman 1000 mangrove serta pengadaan 30 tempat sampah di beberapa titik tertentu, Penanaman seribu pohon Mangrove yang ditanam sekitar pesisir pantai desa Laikang, serta pemasangan papan edukasi oleh teman-teman GenBI dan kegiatan ini diakhiri dengan Games yang menjadi sebagai penutup kegiatan.

Warta Baru
Warta Terkait