Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Maret 2026 — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, memberikan apresiasi atas peningkatan kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat manajemen terlena dan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Memang kinerja Bank Banten lambat laun, pelan tapi pasti semakin baik. Kita harus bisa membuktikan bahwa Bank Banten bisa lebih baik dari hari ini,” ungkap Deden saat menghadiri agenda Buka Puasa Bersama dan Aksi Sosial Bulan Suci Ramadan di Graha Bank Banten, Kota Serang, Kamis (12/3/2026).

Deden menilai, perbaikan kinerja Bank Banten patut diapresiasi, namun sebagai bank pembangunan daerah, lembaga ini dituntut terus meningkatkan kualitas layanan agar mampu bersaing di industri perbankan. Ia menekankan pentingnya penguatan layanan berbasis digital, mengingat masyarakat kini semakin banyak menggunakan gadget dan telekomunikasi untuk bertransaksi.
“Identitas perusahaan itu penting agar masyarakat semakin mengenal Bank Banten. Kalau sudah kenal, maka kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh,” ujarnya.
Sekda Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya penguatan identitas korporat Bank Banten untuk membangun kepercayaan publik, serta memastikan fasilitas kantor cabang nyaman dan meyakinkan agar masyarakat lebih percaya menggunakan layanan dan menitipkan aset di bank tersebut.
“Performa kantor juga harus meyakinkan masyarakat agar mereka percaya menitipkan sesuatu yang berharga di Bank Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Banten Hoiruddin Hasibuan menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat seluruh karyawan dalam mendorong kemajuan Bank Banten ke depannya.
“Kegiatan buka bersama ini sebenarnya adalah kebersamaan kita seluruh karyawan. Di samping melaksanakan kegiatan keagamaan, kita berharap dengan adanya kegiatan ini semangat teman-teman dalam mengembangkan Bank Banten semakin besar,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, termasuk dengan memperkuat sistem teknologi informasi melalui kolaborasi bersama Bank Jatim.
“Dengan adanya kerja sama KUB dengan Bank Jatim, peningkatan terhadap IT kita terus didiskusikan agar pelayanan terhadap nasabah bisa semakin baik dan komplain-komplain bisa berkurang,” katanya.

Di lokasi yang sama, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan menjadi komitmen utama manajemen, terutama untuk mencapai target perusahaan pada 2026 dan tahun-tahun mendatang.
“Peningkatan pelayanan sudah menjadi bagian dari komitmen kami. Salah satu strategi pencapaian target tahun 2026 adalah penguatan service excellence dan operational excellence,” ujarnya.
Bank Banten telah membentuk unit kerja khusus untuk menangani informasi nasabah dan penyelesaian keluhan secara cepat dan terintegrasi, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kita sudah membuat unit kerja khusus untuk melayani customer information dan penyelesaian customer complaint, sehingga permasalahan yang muncul bisa segera dicarikan solusi,” jelasnya.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menjelaskan bahwa bank tengah melakukan rebranding untuk memperkuat identitas korporat agar masyarakat lebih mengenal jati diri Bank Banten dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Melalui proses rebranding ini kita ingin menyajikan kepada masyarakat luas warna dan jati diri Bank Banten, termasuk penguatan identitas perusahaan,” katanya.
Selain itu, Bank Banten menyalurkan bantuan kepada anak yatim di seluruh kantor cabang dan kantor cabang pembantu.(WartainBanten)































