31.2 C
Jakarta
Selasa, September 28, 2021

Sidak Anggota DPRD Labusel Ke Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Warta.in Labuhan Batu Selatan- salah satu anggota DPRD labusel sidak ke tempat pembuangan sampah ( TPA) dimana – mana di Labusel Permasalahan Sampah belum kunjung selesai hingga sampai Sekarang  mulai dari ibu kabupaten  sampai ke kecamatan daerah pedesaan Karena sampah adalah suatu benda yang sudah tidak terpakai oleh pemilik nya. 

Dari dulu  yang namanya Sampah hingga sekarang  ini menjadi permasalahan yang sangat serius, gara- gara sampah lingkungan jadi jorok dan kumuh baik di perkotaan maupun dipedesaan, akibat sampah bisa menimbulkan hal-hal yang negatif misalnya,pencemaran lingkungan hingga menimbulkan wabah penyakit bencana alam seperti banjir dan lainnya. 

Saat ini salah satu DPRD Kabupaten Labuhanbatu selatan di samping sibuk membahas anggaran mereka Fokus juga mengatasi permasalahan sampah yang  kian menjadi membasar di tengah –  tengah masyarakat terutama sampah yang dalam ibu kota kabupaten Labuhanbatu Selatan termasuk di Kecamatan Kota Pinang dan Kecamatan Torgamba jelas terpantau media JPPos di lapangan. 

Melalui BJ Ginting, selaku anggota DPRD dari Fraksi Hati nurani atau di sebut Hanura sangat jelas ingin berkomitmen bekerja sama dalam bersatu dengan pihak dinas lingkungan hidup tepat pada Rabu 8 september 2021 sekira pukul 15,00 wib anggota DPRD tersebut mulai Sidak ke lokasi Tempat pembuangan Sampah yang berada di jalan tasik Desa Asam jawa Kecamatan Torgamba didampingi kadis DLH,” H.Syarifuddin.

Bj Ginting, bersama Kadis DLH ,H Syarifudin, turun ke lapangan guna melihat langsung lokasi sampah sebagai mana menurut laporan masyarakat sekitar bahwa tumpukan sampah yang ada di TPA sudah menutupi akses badan jalan  sehingga masyarakat komplin disebabkan susahnya melewati akses jalan untuk membawa hasil Produksi lahan kebun sawitnya, belum lagi bau busuk yang sangat menyengat. 

Di lokasi Kadis DLH H.Syarifudin kepada awak media mengatakan Menumpuknya sampah- sampah yang sampai ke badan jalan ini di sebabkan ada beberapa faktor pertama faktor Armada dan alat berat yang terbatas dan kedua minim nya anggaran pada Dinas Lingkungan hidup sehingga kami bekerja kurang maksimal belum lagi faktor alam dan kesadaran masyarakat sekitar lokasi “”terangnya.

Ia menambahkan tahun ini kami coba menambahkan anggaran di DPA kami untuk pembelian Armada Seperti Alat berat armada angkutan baik yg besar mau yang kecil dan juga mesin pengola sampah agar sampah-sampah yang organik agar bisa di manfaatkan menjadi nilai ekonomis  misal nya jadikan pupuk apa bila pengajuan anggaran kami untuk tahun 2022 di terima dan di tampung insya allah permasalahan ini selesai dan  selama ini kami bekerja menyorong sampah di TPA  hanya memakai alat berat beko lowder 1 unit kurang lebih  selama 8 tahun dan saat ini kondisi lowder nya rusak dan 3 hari lagi  menurut laporan oprator nya sudah selesai di perbaiki .’cetus nya.

Harapan Saya kiranya Bapak- bapak Anggota Dewan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang terhormat di mohon untuk kerja samanya agar dinas DLH kedepan di perioritaskan terutama di permasalahan anggaran,”pintanya.

Sementara,” BJ Ginting, Selaku anggota Dewan tingkat kepedulian nya sangat tinggi terhadap lingkungan yang bersih apalagi di wilayah kota dan lainya terang  kepada Awak Media mengatakan,Secara Pribadi apa lagi mengenai sampah yang dianggapnya sangat sensitif sekali bagi masyarakat bila hal ini di biarkan bisa mengganggu kesehatan manusia jadi saya mengagap permasalahan sampah ini adalah masalah yang  harus benar – benar di tangani dengan serius,”tuturnya

Saya berjanji,” berupaya semaksimal mungkin untuk membantu dan mengawal di dalam pembahasan KUPPAS tahun ini untuk anggaran tahun 2022 untuk  dinas lingkungan hidup di maksimalkan sesuai sesuai dengan anggaran yang ada”” tegasnya.(DR MOI)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img