33.6 C
Jakarta
Minggu, Februari 28, 2021

Tanya Jawab Dony Mulyana Kurnia – Alumni ITB AR – 90

Jawaban Ir. Dony Mulyana Kurnia (DMK) – alumni Teknik Arsitektur ITB angkatan 90 :

…kang doni anggota GAR jg ? padahal dikenal dekat dg ulama n alumni 212 – (Cepi Al-Hakim aktifis 212)

Wah saya Bukan anggota GAR ITB… apa tidak baca tulisan2 saya ?

GAR ITB itu salah besar… tidak tau apa yang di maksud Radikalisme. Mereka harusnya baca dulu tulisan-tulisan saya.

Dien Syamsudin itu bukan Radikal, dia kritis dan oposisi terhadap pemerintah.

Dan Muhammadiyah itu sangat berjasa bagi bangsa ini, adalah salah satu institusi yg menjadi sokoguru merumuskan dan membuat konstitusi negara Pancasila dan UUD 1945, sangat mustahil kader utamanya Din Syamsudin, mantan Ketum Muhammadiyah, keluar dari norma Muhammadiyah.

Radikal itu menentang konstitusi negara. dan Atau pura2 mendukung konstitusi negara, padahal hatinya menolak. Nah ini Radikal namanya.

Setelah salah… GAR ITB ngeles-ngeles… nga bener ITB kaya begini… memalukan. Harusnya ksatria… mengaku salah, dan mohon ma’af.

Saya selaku Ketua Umum DPP Barisan Islam Moderat (BIMA) selalu dalam posisi sulit, dituduh itu ini, padahal saya berupaya untuk betul-betul berada di tengah, sesuai amanah Q.S AL-BAQARAH ayat 143, bahwa penciptaan Umat Islam Fitrahnya sebagai Umatan Wasaton (golongan tengah) atau Islam Moderat atau Orang-orang Bijaksana.

212 saya adalah salah seorang penggerak, sangat tidak setuju dengan Ahok menista Agama. Historinya pada 1212 di lap. Gasibu Bandung saya diberikan ruang, untuk naik panggung bersama Bahtiar Natsir, Aa Gym dan Alm. Syekh Ali Jaber.

Namun sa’at, Jokowi datang di 212, dan pilih Ulama KMA jadi wapres. Saya sangat mengapresiasi tinggi, dan dukung penuh Jokowi & KMA, karena memang Islam itu harus kritis, menjadi Umatan Wasaton, bukan membebek.

Dan dukungan saya terbukti kan, Bapakku dan Bapakmu sekarang Alhamdullillah sudah jadi satu perahu.

Yang Benar tetap Benar dan Yang Salah tetap Salah, memakai timbangan yang adil. Bukan Ekstra Kiri dan Bukan Ekstra Kanan, itulah Umatan Wasaton/Islam Moderat/Orang-orang bijaksana. (AS)***

Latest news

Related news