*Tekan Angka Kemiskinan, Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD untuk 23 Keluarga*
MUKOMUKO – Dalam upaya nyata meringankan beban ekonomi masyarakat serta menekan laju angka kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap pertama tahun 2026. Komitmen tinggi untuk memastikan kesejahteraan warga terwujud melalui penyaluran bantuan yang tepat sasaran kepada 23 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Pauh Terenja pada Rabu, 8 April 2026. Prosesi penyaluran dilakukan dengan mekanisme serah terima langsung dari petugas kepada penerima manfaat. Langkah ini diambil guna menjamin transparansi, akuntabilitas, serta memastikan tidak ada potongan maupun penyimpangan dalam setiap tahapan distribusi dana bantuan.
Kepala Desa Pauh Terenja, Rodi Hartono, SH, menegaskan bahwa program BLT-DD merupakan salah satu instrumen strategis yang diandalkan pihaknya untuk menjaga daya beli masyarakat. Bantuan ini disalurkan sekaligus untuk periode empat bulan, yakni Januari hingga April 2026, dengan harapan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan dan jangka panjang bagi keluarga yang membutuhkan.
“Program ini memang secara khusus kami arahkan untuk menekan angka kemiskinan di desa kita tercinta. Data penerima manfaat telah melalui proses verifikasi dan validasi yang ketat, sehingga kami pastikan bantuan ini benar-benar jatuh ke tangan yang berhak dan tepat sasaran,” tegas Rodi Hartono saat ditemui di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, Rodi menjelaskan bahwa penyaluran sekaligus untuk empat bulan berturut-turut merupakan bentuk perhatian pemerintah desa agar masyarakat memiliki kelonggaran dalam mengatur keuangan. Dengan demikian, warga dapat lebih leluasa memenuhi kebutuhan dasar pokok seperti pangan, sandang, serta keperluan rumah tangga lainnya tanpa harus terbebani oleh ketidakpastian ekonomi.
Penyaluran bantuan sosial ini turut disaksikan langsung oleh Camat XIV Koto, Andrianto, SAP, beserta jajaran staf kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran berbagai unsur stakeholder tersebut menjadi bukti sinergi yang kuat dalam mengawal program pemerintah agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal.
Rodi menambahkan, selain sebagai bantuan finansial, kehadiran BLT-DD juga menjadi bagian integral dari sistem perlindungan sosial di tingkat desa. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, pemerintah desa menargetkan program ini mampu menjadi benteng pertahanan bagi warga kurang mampu agar tetap dapat bertahan dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan layak.
“Kami berharap, bantuan yang diterima hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya khususnya untuk kebutuhan pokok keluarga. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban ekonomi dan membawa keberkahan bagi seluruh penerima,” pungkas Rodi dengan penuh harap.
Melalui langkah konkret ini, Pemdes Pauh Terenja membuktikan konsistensinya dalam hadir di tengah masyarakat dan bekerja maksimal demi terwujudnya desa yang sejahtera, mandiri, dan bebas dari jerat kemiskinan.
(TIM/HD)





























