26.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 21, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Temui Aliansi BEM se-Banten, Andra Soni Tegaskan Pemprov Tak Alergi Kritik

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Februari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak alergi terhadap kritik. Hal itu disampaikannya saat menemui massa aksi dari Aliansi BEM se-Banten di gerbang utama KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (20/2/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian kritik dan aspirasi mahasiswa terhadap satu tahun kepemimpinan Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah.

Dalam dialog bersama mahasiswa, Andra Soni menyebut kritik sebagai vitamin pembangunan yang dibutuhkan pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan kebijakan.

“Kritik mahasiswa adalah vitamin bagi pemerintah. Dari kritik itulah kami melakukan evaluasi dan perbaikan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun ini. Menurutnya, partisipasi generasi muda penting agar arah pembangunan daerah semakin responsif terhadap kebutuhan publik.

Andra Soni menjelaskan sejumlah aspirasi yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan agenda prioritas Pemprov Banten, khususnya dalam pembenahan infrastruktur dasar, peningkatan akses pendidikan, serta pemberantasan praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

“Apa yang kami kerjakan hari ini adalah respons atas harapan masyarakat. Mulai dari persoalan jalan rusak, akses sekolah yang belum merata, hingga isu pungli, semuanya menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Pada sektor infrastruktur, Andra Soni menekankan percepatan pembangunan jalan, khususnya di wilayah Lebak dan Pandeglang. Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemprov Banten tetap berkomitmen mendukung pembangunan jalan desa yang secara administratif merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

“Provinsi ikut mendorong pembangunan jalan desa. Jika tidak kita lakukan bersama, yang dirugikan adalah masyarakat. Prinsipnya, pembangunan harus dirasakan secara adil dan merata,” katanya.

Selain itu, Andra Soni juga menekankan penanganan isu lingkungan dan kebencanaan, termasuk langkah-langkah menertibkan tambang ilegal serta menata industri yang berada di sepanjang sempadan sungai sebagai upaya pencegahan banjir.

“Penutupan tambang ilegal sudah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. Ke depan, penataan kawasan sungai harus terus dikawal. Di sini peran mahasiswa sangat penting untuk tetap kritis,” ujarnya.

Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya melibatkan mahasiswa secara langsung dalam Musrenbang RKPD Provinsi Banten April mendatang.

“Saya ingin mahasiswa tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan. Ini bagian dari pendidikan demokrasi dan upaya mewujudkan pembangunan yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Andra Soni mengajak mahasiswa dan masyarakat terus mengawal jalannya pemerintahan demi kepentingan rakyat, serta menekankan pentingnya peran generasi muda yang kritis, peduli, dan berani menyuarakan kebenaran dalam pembangunan Banten.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum