29.8 C
Jakarta
Rabu, Desember 8, 2021

Terapkan Prokes, Pengurus Masjid Babussalam Gelar Isra’ Mi’raj

Warta.in, Makassar – Pengurus Masjid Babussalam yang beralamat di Perumahan Bumi Permata Sudiang I Makassar, menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW. Kamis 11 Maret 2021.

Acara yang dimulai pukul 13.00 wita siang mengusung tema Isra Mi’raj sebagai I’tibar Pendidikan Akhlak Umat. Pelaksanaan Isra Mi’raj tahun ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Bertindak sebagai penceramah menghadirkan ustadz Dr. K.H. Afifuddin Harisah , LC, M.Ag.

Lantunkan syair dan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan oleh Majelis Ta’lim Al Ikhlas Masjid Babussalam mengawali acara isra’ Mi’raj.

Pembacaan Sholawat ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad dilanjutkan lantunan ayat suci Al Quran,

Ketua Kemakmuran Masjid Babussalam pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa terimakasih kepada jama’ah yang antusias menghadiri peringatan Isra Mi’raj.

“Isra┬ámerupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem,” kata ustadz Afifuddin.

Lebih lanjut ustad Afifuddin mengungkapkan makna Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad menuju langit ketujuh untuk menerima perintah salat dari Allah SWT.

“Nabi Muhammad melakukan Isra dan Mi’raj, untuk diperlihatkan tanda-tanda atau fenomena-fenomena yang nantinya diharapkan menjadi i’tibar untuk diambil pelajaran, dijadikan nasehat dan akhlak yang baik bagi kita semua,” terangnya.

Sholat itu mirajnya orang mukmin. Ada 3 kelakuan orang yang menyebabkan sholatnya tertolak, pertama seorang pemimpin yang dibenci oleh orang-orang yang dipimpinnya atau bawahannya. Seorang pemimpin yang dzolim, otoriter serta membuat bawahannya menderita tidak diterima sholatnya.

“Menurut sebagian ulama, masuk dalam kategori imam atau pimpinan adalah orang-orang yang diberikan amanah sebagai pemimpin di lingkungannya. Seperti, Ketua RT, Ketua RW, Kepala Lurah hingga Presiden. Dan apabila para pemimpin tersebut dibenci oleh warganya, maka sholatnya tidak akan Allah terima,” terang ustadz Afifuddin.

Kemudian, Istri yang tidur sementara suaminya sedang marah kepadanya. seorang istri yang membiarkan suaminya marah karena tidak terpenuhi kebutuhannya, sementara ia meninggalkannya tidur. Setiap sholat yang dikerjakan istri yang seperti itu akan sia-sia sampai ia meminta maaf dan meredakan kemarahan suaminya.

Ketiga, saudara yang saling bermusuhan. baik saudara kandung maupun saudara seiman, yang saling mendiamkan serta memutuskan hubungan silaturahim. Saudara yang berseteru tersebut tidak akan mendapatkan balasan apapun dari sholat yang dikerjakannya sampai ia berbicara atau menyambung kembali hubungan yang diputuskannya.

Mengakhiri ceramahnya, ustadz mengajak jamaah mengambil i’tibar dari persitiwa isra mi’raj, jangan ragu senantiasa beralamal jihad fisabililah di jalan Allah SWT.

Keberhasilan sholat sebagai pesan terpenting dalam Isra Miraj adalah ketika kita mampu mengakutualisasikan nilai-nilai sholat dari semata ibadah ritual menjadi ibadah sosial. Ia menjadi manusia yang saleh ritual tapi juga saleh sosial.

“Jangan tinggalkan sholat, barang siapa tidak mengerjakan sholat wajib lima waktu dalam sehari semalam diibaratkan orang yang berjalan tanpa kepala, tidak lupa selalu bersyukur akan pemberian Allah SWT,” pesan ustadz menutup ceramahnya.

Dari pantauan media hadir Ketua Kemakmuran Masjid Babussalam, Majelis Ta’lim Al Ikhlas Masjid Babussalam, Ketua Rw. 10, Ketua Rukun Tetangga se-Perumahan Bumi Permata Sudiang berbaur bersama jama’ah.

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!