Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Januari 2026 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengungkapkan tiga program prioritas TP PKK Provinsi Banten yang akan dijalankan pada tahun 2026. Ketiga program tersebut meliputi pengelolaan sampah rumah tangga, PKK Mengajar, serta pendataan keluarga terintegrasi.
Hal itu disampaikan Tinawati usai memimpin rapat TP PKK Provinsi Banten yang berlangsung di Gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (27/1/2026).

Tinawati menjelaskan, tiga program prioritas tersebut dirancang untuk memperkuat peran PKK dalam mendukung program pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di Provinsi Banten.
“Program prioritas pertama adalah pengelolaan sampah rumah tangga, permasalahan sampah saat ini menjadi isu yang sangat masif dan hampir terjadi di seluruh wilayah. PKK hadir untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis keluarga melalui pelatihan, penyuluhan, serta penguatan kapasitas kader di lapangan,” ujarnya.
Selain pengelolaan sampah, TP PKK Provinsi Banten juga menetapkan program PKK Mengajar sebagai salah satu prioritas utama. Program ini difokuskan pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi dan pendampingan di sekolah-sekolah.
Tinawati menuturkan, program PKK Mengajar telah dilakukan uji coba pada tahun 2025 dan akan terus disempurnakan serta diperluas cakupannya pada 2026.
“PKK Mengajar menjadi komitmen kami untuk ikut berkontribusi dalam dunia pendidikan, sejalan dengan program pemerintah daerah, termasuk upaya memastikan anak-anak dari keluarga rentan, termasuk disabilitas, dapat terlayani dengan baik,” katanya.
Program pendataan keluarga terintegrasi menjadi salah satu prioritas lainnya TP PKK Provinsi Banten untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
“Pendataan yang baik akan mendukung program-program kepala daerah, mulai dari sekolah gratis hingga pemberian bantuan sosial dan alat bantu bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Data tersebut akan mendukung berbagai program pemerintah daerah, seperti sekolah gratis, bantuan sosial, dan pemberian alat bantu bagi masyarakat yang membutuhkan.
Seluruh program TP PKK juga akan disinergikan dengan program prioritas Pemprov Banten, termasuk pembangunan desa, penguatan posyandu, dan peningkatan kemandirian masyarakat, guna memperkuat keluarga serta mengurangi ketimpangan antarwilayah di Banten.
“PKK ingin hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat keluarga dan desa-desa di Banten, agar wilayah tertinggal semakin berkurang dan daerah yang sudah berkembang dapat semakin mandiri,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gunawan Rusminto berharap program-program PKK dapat mendukung pembangunan daerah berbasis keluarga melalui kolaborasi bersama.
“Kita harap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, ini merupakan langkah kolaborasi bersama-sama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inovasi PKK Mengajar sebagai terobosan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjadi acuan pengembangan program PKK ke depan.(WartainBanten)































