Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025 — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten terus mengintensifkan gerakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita kurang gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten, Kota Serang menjadi titik terakhir pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan pemberian PMT dilaksanakan di Aula Kantor PKK Kota Serang, Jumat (19/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, PMT diserahkan secara simbolis kepada sembilan balita yang berasal dari Kecamatan Sawah Luhur dan Kecamatan Banjar Agung.
Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menyampaikan bahwa PMT merupakan salah satu langkah strategis dalam mencegah stunting pada anak. Oleh karena itu, gerakan ini dilakukan secara berkesinambungan dan menyasar berbagai tahapan kehidupan, mulai dari usia pranikah hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak.
“Selain pemberian PMT, kami bersama TP PKK kabupaten dan kota, OPD terkait serta stackholder melakukan kegiatan lainnya seperti pemberian penyuluhan serta bantuan lainnya,” ujarnya.

Tinawati berharap kolaborasi yang kuat dapat menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Banten pada 2026. TP PKK juga akan melakukan pendataan ulang anak-anak berisiko stunting agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah.
“Peran PKK ini penting dalam mendukung program pemerintah. Maka dari itu, kita harus terus menguatkan koordinasi dan sinergi,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua penerima PMT menyambut baik bantuan tersebut karena membantu memenuhi asupan gizi anak di tengah keterbatasan ekonomi.(WartainBanten)































