Wartain Banten | Pemerintahan | 22 Maret 2026 — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Agung Ar-Rahman, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (21/3/2026). Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, ditandai dengan interaksi langsung antara pemimpin dan masyarakat.

Usai salat Idulfitri, Dimyati yang hadir bersama sang istri, Irna Narulita, tampak berbaur dengan warga. Ia melayani permintaan salaman hingga foto bersama dari masyarakat yang antusias, menciptakan suasana akrab dan haru.
Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Bupati Pandeglang Dewi Setiani, serta Wakil Bupati Pandeglang Iing Andi Supriadi.
Pelaksanaan salat Idulfitri dipimpin oleh Imam KH Ahmad Wira Sudira Al-Hafidz. Sementara khotbah disampaikan oleh KH Encep Muhaimin Abdul Basith yang mengajak jamaah untuk menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Dimyati mengungkapkan rasa haru karena harus berpisah dengan bulan Ramadan yang penuh rahmat dan keberkahan. Ia menilai, Ramadan menjadi waktu yang sarat dengan pembelajaran tentang kasih sayang dan kepedulian sosial.
“Kita baru saja meninggalkan bulan Ramadan, bulan yang penuh rahmat dan berkah. Rasanya sedih, karena di bulan itu kita belajar kasih sayang, belajar tentang kehidupan dan akhirat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan, terutama dalam memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Di bulan Ramadan kita tumbuhkan kasih sayang, kebersamaan, dan silaturahmi. Maka di bulan Syawal ini harus kita tingkatkan, terutama kepedulian kepada masyarakat duafa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus berupaya maksimal dalam melayani dan membangun kesejahteraan masyarakat
“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten dan pribadi, saya memohon maaf lahir dan batin. Minal aidin wal faidzin, semoga kita kembali suci seperti bayi yang baru lahir,” ungkapnya
Bupati Pandeglang, Dewi Setiani menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai kasih sayang dan persaudaraan.
“Hari ini kita benar-benar kembali ke fitrah. Mari kita jadikan Idulfitri sebagai momen memperkuat kasih sayang dan persaudaraan,” ujarnya.
Dewi Setiani mengapresiasi Pemprov Banten atas program yang dirasakan langsung oleh masyarakat selama Ramadan serta menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.(WartainBanten)































