URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
23.9 C
Jakarta
Minggu, Agustus 14, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wartawan Media Online Korban Penganiayaan, Penculikan Dan Perampokan Di Belawan

Warta.in Medan- Seorang Wartawan Media Online Korban Penganiayaan Penculikan dan Perampokan di daerah Belawan Pada hari Jumat tanggal, 28 januari 2022 sekitar pukul 11.15 Wib.

Salah seorang wartawan POSTMEDAN.COM bernama Eryanto alias (Anto) umur.44 tahun di telpon/whattap oleh seorang bernama Hanim Peppy Handayani.

Dalam percakapan Anto di suruh agar Hadir kemartubung pada hari jumat 28 Januari 2022 sekitar pukul 11.15 Wib untuk menjemput uang yang pernah di pakai oleh Peppi Handayani
pada saat perbaikan mobilnya, sesampainya Anto di Martubung langsung bertemu dengan peppi dan hanim yang saat itu berada di atas sepeda motor dan ke 4 orang teman temannya yang lain sudah menunggu (stanby) di dalam mobil kijang lama warna hijau.

setelah Anto sampai dan bertemu dengan peppi tiba- tiba teman- teman peppi keluar dari mobil kijang dan mendatangi Anto Tampa bertanya, langsung memukuli dan menarik Anto kedalam mobil kijang tersebut.

Anto di naikan kedalam mobil dengan keadaan berdarah- darah dan terus- terusan dipukuli di dalam mobil oleh teman- teman Peppi, langsung di bawa kesebuah tempat di daerah sicanang yang di katakan salah seorang dari dalam mobil kijang tersebut.

Sesampainya di sebuah tempat Anto terus di pukuli, ditunjangi dan disiksa oleh beberapa dari teman- teman happy yang berada di mobil kijang mengatakan aku preman,dan Miswan mengatakan aku Intel polisi berani kau, dan menunjukan lencana polisi dan fhotonya kepada Anto dan terus- terusan memukuli dan menyiksa Anto.

Lalu Anto di masukin kedalam rumah saya tidak tahu di mana tepatnya, salah seorang dari dalam mobil tersebut berkata ini tempat polisi habislah kau. Pungkas salah seorang dari dalam mobil kijang tersebut.

Disalah satu rumah kami bertemu seorang oknum polisi bernama Marudut yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, di duga porsonil sabhara sambil bertanya langsung mengambil sebuah tali tambang dan mengikatkan keleher Anto dan memukul badan Anto dengan kayu dan berkata mau kau di matikan org ini, pungkas Marudut.

Langsung menarik Anto dengan tali tambang yang berada di leher Anto dan memukul,dengan kayu menunjang di dalam rumah kerengkeng tersebut dan mengatakan kulepaskan mati kau,,tau,,tau kau. Pungkas marudut kepada Anto.

Setelah itu saya di bawa ke Polres Pelabuhan Belawan di endapkan di mobil lebih kurang 30 menit lalu datanglah oknum polisi yang bernama Marudut yang diduga personil Sabhara Polres Pelabuhan Belawan itu dan langsung di masukan keruangan juper dan saya langsung di tanyai oleh juper dan sekitar pukul 18.00 Wib lebih kurang salah seorang juper mengatakan telpon keluargamu sekarang”pungkas juper kepada Anto,,gimana saya mau telpon Pak hp saya gak ada di ambil dengan orang yang mengantarkan saya”kata Anto kepada juper.

Lalu Anto di beri HP dan menelpon keluarganya agar datang ke Polres Pelabuhan Belawan,sesampainya keluarga Anto ke Polres Pelabuhan Belawan di suruh berdamai yang iya tidak tahu dari perdamaian apa, iya di suruh untuk menandatangani sebuah surat dengan mata tidak bisa melihat yang masih membengkak Karena pukulan – pukulan yang di lakukan oleh para pelaku penganiyaan itu. Setelah itu saya di bawa pulang oleh keluarga saya. Pungkas Anto kepada awak media POSTMEDAN.COM

Hinga Akhir saya melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Sumatra Utara, tentang penganiayaan Penculikan dan Perampokan kepada saya,pungkas Anto

Saya memohon kepada bapak Kapolda Sumatra utara agar mengungkap kasus yang saya alami ini, dan menindak tegas oknum yang bernama Marudut yang bertugas di Sabhara Polres Pelabuhan Belawan karena telah ikut serta dalam penganiayaan saya.pungkas Anto kepada awak media POSTMEDAN.COM. (DR.MOI)

Warta Baru
Warta Terkait