URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
30.4 C
Jakarta
Selasa, Juni 28, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Waspada Bencana ! BPBD Ingatkan Meluapnya Air  dan Gelombang Pasang

Kepala Pelaksana (KALAK) BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor

warta.in
Mataram – Fenomena intensitas curah  hujan yang cukup lebat disertai angin dan petir  dalam beberapa hari terakhir membuat pemerintah daerah Kota Mataram warning siaga bencana dan tetap waspada.

Terlebih  Khususnya jajaran BPBD Kota Mataram beserta satgasnya pun dituntut meningkatkan kewaspadaan dengan rutinitas patroli Siaganya.

Kepala Pelaksana (KALAK) BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor menjelaskan diruang kerjanya bahwa, Sesuai dengan prediksi BMKG, Mataram saat ini sedang mendekati kemarau, (Kamis 16/6).

“Prediksi BMKG, Mataram saat ini sedang mendekati kemarau, namun saat ini masih terjadi hujan dengn intensitas cukup tinggi. Fenomena ini menurut BMKG adalah anomali dampak badai “LANINA” yang masih melanda sejumlah belahan bumi di wilayah Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh Mahfudin, menjelaskan, kondisi di Mataram juga lebih kurang seperti itu, kadang cerah sesaat namun kemudian mendung dan hujan disertai angin dan petir.

Dampaknya terhadap Kota Mataram dengan kondisi cuaca saat ini tidak lagi ada banjir. Titik titik genangan juga sudah berkurang dibanding sebelumnya. Klaupun ada itu adalah genangan baru akibat saluran tersumbat sampah kiriman.

Menurutnya yang paling diantisipasi adalah terjadinya gelombang pasang akibat angin kencang, pohon tumbang, dan terjadinya kebakaran kendatipun hujan masih deras.

Mengantisipasi hal tersebut BPBD bersama tim satgas penanggulangan bencana secara rutin melakukan pemantauan dan patroli guna mencermati prakiraan dari BMKG.

“Kami juga melakukan edukasi kepada masyarkat khususnya warga pesisir agar tidak melaut dalam situasi cuca saat ini. Menjelang kemarau ini kami juga mengantisipasi masyarakat munculnya potensi bahaya kebakaran dengan memastikan listrik dan kompor dalam keadaan mati saat bepergian. Untuk masyarakat  dibantaran kali telah kami pasang himbauan secar tertulis agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya luapan air kali,” jelasnya.

Namun demikian, disaat kondisi sudah dianggap mengkhawatirkan,  akan segera diambil tindakan evakuasi terhadap warga masyarakat dalam radius kawasan paparan bencana.

Kepada masyarakat khususnya, agar terhindar dari lupan air hujan akibat saluran tersumbat dimohon agar membuang sampah pada tempatnya. Hindari buang sampah pada aliran air sungai maupun saluran. Genangan baru akan muncul akibat penyumbatan saluran dan penumpukan sampah kota ,”imbaunya. (sr)

Warta Baru
Warta Terkait