Wartain Banten | Pemerintahan | 16 November 2025 — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menargetkan prestasi catur Provinsi Banten meningkat pada tahun mendatang. Saat ini, Banten berada di peringkat enam nasional, dan Dimyati berharap posisi tersebut dapat naik menjadi peringkat lima pada 2026.

Harapan itu ia sampaikan usai menghadiri Open Turnamen Catur Non Master Piala Adelia yang digelar di Food Terrace Citra Raya Maja, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Sabtu (15/11/2025). Dimyati menegaskan bahwa Banten harus mampu menorehkan prestasi lebih tinggi, terutama menjelang penyelenggaraan kejuaraan nasional pada tahun depan.
“Provinsi Banten juga harus menorehkan prestasi dalam kejuaraan nasional tersebut,” kata Dimyati.

Ia menjelaskan bahwa pada 2026, Provinsi Banten akan menjadi tuan rumah kejuaraan catur nasional. Para pecatur Banten pun tengah mempersiapkan diri secara intensif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah semakin maraknya turnamen catur yang digelar di berbagai wilayah Banten.
“Penyelenggaraan turnamen catur di Banten paling banyak di Indonesia. Ini merupakan upaya-upaya untuk meningkatkan prestasi,” paparnya.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, merasa senang melihat banyaknya anak-anak yang mengikuti turnamen catur di Banten.
“Untuk menjadi master catur harus dididik sejak dini. Daripada anak-anak bermain gadget, lebih baik diajak catur,” katanya.

Dalam acara tersebut, Dimyati bahkan menantang seorang peserta cilik, Faras Adya Rafa Khalfani dari MTsN 1 Lebak, untuk bertanding demi memotivasi para peserta muda. Faras mengaku tidak menyangka bisa bermain melawan.
“Saya ajak bertanding, untuk menumbuhkan semangat mereka,” katanya.
Wagub dan merasa termotivasi. Open Turnamen Catur Non Master Piala Adelia diikuti 204 peserta, dengan juara pertama Braniri (CAT), kedua Avazbek (GRCC), dan ketiga Amravel (SCBF). Hadiah diberikan langsung oleh Wagub sebagai bentuk apresiasi.(WartainBanten)































