29.3 C
Jakarta
Senin, Maret 2, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Mendikdasmen RI, Wagub Banten dan Bunda PAUD, Hadiri Revitalisasi Sekolah di Tangsel

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana sekolah merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang sukses di masa depan. Menurutnya, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati usai menghadiri Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman se-Tangerang Raya yang dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Ruhama Labschool Uhamka, Cireundeu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (14/1/2026).

“Hari ini kita menyaksikan peresmian revitalisasi sarana dan prasarana sekolah oleh Mendikdasmen. Terlebih, pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh sekolah dan komite. Hal ini menumbuhkan sense of belonging atau rasa memiliki, sehingga kualitas hasilnya menjadi lebih baik,” ujar Dimyati.

Dimyati menilai, program revitalisasi sekolah harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan karena memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Banten. Dengan fasilitas yang memadai, para guru diharapkan dapat mengajar secara lebih profesional, bijaksana, dan penuh perhatian kepada peserta didik.

Di sisi lain, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman akan menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi siswa. Kondisi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus pembentukan karakter spiritual dan perilaku positif anak-anak.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi pendidikan di Tangerang Raya tahun ini menyasar 96 sekolah dengan total bantuan Rp105 miliar, mencakup PAUD hingga PKBM.

Secara keseluruhan di Provinsi Banten, revitalisasi tahun 2025 mencapai Rp380 miliar untuk 323 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Program revitalisasi ini merupakan bagian dari quick win Presiden Prabowo Subianto. Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp16,9 triliun untuk 16.171 satuan pendidikan yang ditargetkan selesai bertahap hingga akhir Januari 2026.

“Secara bertahap diharapkan selesai pada akhir Januari 2026. Dengan revitalisasi, kita dapat memiliki sarana dan prasarana yang bermutu untuk pembelajaran yang berkualitas,” paparnya.

Untuk tahun 2026, DPR RI telah menyetujui anggaran sekitar Rp11 triliun guna merevitalisasi sekitar 11.700 satuan pendidikan, dengan target total 71 ribu satuan pendidikan rampung pada 2029.

Menutup kegiatan tersebut, Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, berharap program revitalisasi sekolah memberikan dampak nyata.

Ia mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk berkolaborasi menjaga dan memanfaatkan fasilitas sekolah, serta bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak sebagai tanggung jawab bersama.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum