Wartain Banten | Pemerintahan | 23 Januari 2026 —Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembinaan atlet berkelanjutan dan target menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 sebagai prioritas utama pembangunan olahraga daerah.
Komitmen ini disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat menerima audiensi jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan K.H. Syam’un Nomor 5, Kotabaru, Kota Serang, Jumat (23/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan olahraga prestasi, kesiapan Provinsi Banten menjadi tuan rumah PON, hingga arah kebijakan olahraga daerah ke depan.
“Tadi kami membahas sejumlah agenda terkait pengembangan olahraga prestasi di Provinsi Banten,” kata Andra Soni
Salah satu fokus utama adalah persiapan Banten menjadi tuan rumah PON XXIII 2032. Menurut Gubernur, berbagai tahapan menuju pelaksanaan acara nasional tersebut telah mulai dijalankan dan ditindaklanjuti oleh KONI.
Tahapan-tahapannya sudah ditindaklanjuti oleh teman-teman KONI,” ujarnya.
Selain persiapan PON, Andra Soni menekankan pentingnya pembinaan atlet secara jangka panjang dan berkelanjutan. Kolaborasi antara KONI dan Pemprov Banten, termasuk melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), menjadi kunci dalam menyiapkan atlet berbakat yang terus dipantau dan dibina.
“KONI berkolaborasi dengan Pemprov Banten, termasuk melalui PPLP, sehingga kita punya stok atlet berbakat yang dibina secara berkelanjutan dan dipantau oleh KONI,” kata Andra Soni.
Pembinaan ini juga diperkuat oleh masing-masing cabang olahraga, dengan tujuan meningkatkan prestasi atlet Banten di tingkat nasional maupun internasional. Gubernur menambahkan bahwa pada tahun 2026, Provinsi Banten akan menyelenggarakan banyak ajang olahraga multicabang (multi-event) untuk mendukung pengembangan prestasi atlet.
“Pembinaan ini kami perkuat melalui cabang-cabang olahraga. Insya Allah, pada tahun 2026 akan banyak ajang olahraga multicabang (multi-event) di Provinsi Banten,” ucapnya.
Gubernur menekankan, keberadaan ajang olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pertumbuhan daerah.
“Kami ingin ini berkelanjutan. Target akhirnya adalah peningkatan prestasi olahraga Banten di level nasional dan internasional,” pungkasnya.

Selain itu, Ketua KONI Provinsi Banten, Agus Rasid, menjelaskan bahwa pertemuan itu juga membahas tindak lanjut Program Jangka Panjang (PJP) bagi atlet Banten
“Agenda pertama adalah melanjutkan Program Jangka Panjang (PJP) atlet-atlet Banten, terutama yang sebelumnya berprestasi di PON maupun di tingkat internasional seperti Asian Games dan Olimpiade,” kata Agus.
Ketua KONI Provinsi Banten menegaskan kesiapan organisasi mendukung Provinsi Banten menjadi tuan rumah PON 2032. Para atlet yang masuk Program Jangka Panjang (PJP) rutin menjalani latihan di masing-masing cabang olahraga sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga mendatang, dengan target ajang PON 2032 sebagai momen bersejarah bagi Banten.(WartainBanten)































