26.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 11, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wagub Banten Apresiasi Peran Wartawati, Dorong Fokus Isu Perempuan dan Anak

Wartain Banten | Pemerintahan | 07 Februari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi peran pers, khususnya wartawan perempuan, yang dinilainya semakin kritis, cerdas, dan mampu menjaga marwah pers sebagai pengawas kebijakan publik. Hal tersebut disampaikannya saat silaturahmi dengan wartawati Indonesia dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Sabtu (7/2/2026).

Dimyati mengatakan, saat ini banyak wartawan perempuan yang memiliki kemampuan intelektual dan keterampilan wawancara yang baik, bahkan mampu menggali informasi dari tokoh nasional, akademisi, hingga politisi dengan pertanyaan-pertanyaan tajam.

“Kelebihan wartawan itu cerdas-cerdas, seperti Rosiana Silalahi yang pintar dalam bertanya ketika wawancara narasumber baik itu tokoh-tokoh atau profesor,” kata Dimyati

Menurutnya, kecerdasan merupakan keunggulan utama seorang wartawan yang dapat dilihat dari cara bertanya dan menggali informasi. Terlebih, wartawan yang memiliki imajinasi, kreativitas, serta inovasi akan mampu menghadirkan wawasan baru bagi publik.

“Wartawan di situ hadir, imajinasinya bagus, wartawan memberikan inovasi dan jendela dunia,” katanya.

Dimyati juga memaparkan fungsi strategis pers dalam kehidupan demokrasi. Ia menilai pers berperan sebagai benteng pertahanan terhadap bahaya berita bohong, memiliki tanggung jawab moral, menjadi penyambung lidah dan pikiran masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Ibarat ini bangunan ada lampu, itu adalah pers. Kalau nggak ada lampu kita buka halaman nggak ada, gelap gulita. Maka pers itu adalah melakukan transformasi of knowledge, transformasi of information dan menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.

Khusus kepada wartawan perempuan, Dimyati berharap agar wartawati terus tumbuh dan berinovasi, serta lebih fokus menyuarakan isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan perempuan, terutama persoalan ibu dan anak.

“Wartawati terus tumbuh berinovasi, fokus pada kaum perempuan, kepada masalah ibu dan anak,” ujarnya.

Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indra Gunawan berharap Hari Pers Nasional terus memberi ruang bagi wartawan perempuan.

“Beliau adalah tokoh jurnalis perempuan yang mendedikasikan dirinya untuk di bidang jurnalistik. Roehanna Koeddoes juga menuliskan berbagai opini pendapat-pendapatnya dan membangun atau membentuk sebuah media atau koran yaitu Sunting Melayu, juga mengumpulkan banyak para perempuan-perempuan untuk menjadi penulis,” paparnya.

Pemerintah, lanjutnya, mendukung pemberitaan berperspektif perempuan, terutama yang menyuarakan isu perempuan, ibu, dan anak, agar perhatian publik dan pembangunan lebih inklusif.

“Isu-isu perempuan dan anak kalau tidak diperjuangkan dan disuarakan, tidak akan pernah diketahui oleh berbagai pihak. Oleh karena itu kami berharap melalui silaturahmi wartawati Indonesia, akan semakin banyak teman-teman wartawan perempuan khususnya juga memberikan point of view dari sudut terutama bagaimana sisi perempuan ya masuk ke dalam berita dan berbagai bidang yang ada di dalam pembangunan,” ujarnya.

Ketua Umum PWI Ahmad Munir menegaskan dukungan penuh terhadap kemajuan wartawan perempuan. Ia menilai banyak wartawati telah menunjukkan prestasi gemilang di dunia jurnalistik dan kepemimpinan media, sehingga perbedaan gender tidak lagi relevan.

Menurutnya, baik wartawan laki-laki maupun perempuan memiliki kompetensi dan peluang yang sama untuk berkembang.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum