25.9 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni Resmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Pasar Anyar Tangerang

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Februari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Sabtu (14/2/2026). Peresmian ini dilakukan bersama Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Wali Kota Tangerang Sachrudin sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan preventif dan promotif bagi masyarakat.

Gubernur Andra Soni menjelaskan bahwa kehadiran pos kesehatan ini mendukung program prioritas nasional “Cek Kesehatan Gratis” dengan tujuan mendekatkan layanan kesehatan dasar di pusat-pusat aktivitas ekonomi.

“Pos Kesehatan Merah Putih ini adalah bagian dari upaya preventif untuk mendukung program aksi cepat Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, terkait pemeriksaan kesehatan gratis. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses yang mudah dan cepat,” ujar Andra Soni.

Provinsi Banten direncanakan memiliki enam titik Pos Kesehatan Indonesia Raya, yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk dua titik di Kota Tangerang, satu titik di Kabupaten Tangerang, satu di Kota Tangerang Selatan, satu di Kota Serang, dan satu di Kabupaten Lebak. Pada kesempatan ini, Gubernur meresmikan tiga titik sekaligus: dua di Kota Tangerang dan satu di Tangerang Selatan. Sebelumnya, layanan serupa telah hadir di Pasar Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Andra menegaskan bahwa pembangunan pos kesehatan ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek ini merupakan inisiasi relawan Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak swasta dan pemangku kepentingan lainnya.

“Hari ini kita resmikan tiga titik sekaligus: dua di Kota Tangerang dan satu di Tangerang Selatan. Sebelumnya, layanan ini sudah hadir di Pasar Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Selanjutnya akan menyusul di Kota Serang dan Kabupaten Lebak,” jelasnya.

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa Pos Kesehatan Merah Putih dibangun tanpa menggunakan APBD, melainkan inisiatif relawan Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) melalui kolaborasi dengan pihak swasta dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini murni urusan kemanusiaan dan hasil kolaborasi lintas sektor non-APBD. Penempatannya di pasar sangat strategis karena merupakan tempat umum di mana masyarakat beraktivitas intens, sehingga mereka yang tidak sempat ke rumah sakit tetap bisa memeriksakan kondisi kesehatannya di sini,” tambah Andra.

Pos ini ditempatkan di pasar agar mudah diakses masyarakat yang beraktivitas intens, dan menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar seperti gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, petugas akan merujuk warga ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, menekankan strategi jemput bola dalam layanan kesehatan dengan menempatkan pos di pasar untuk deteksi dini penyakit tidak menular.

“Sambil berbelanja, warga bisa mengecek tensi dan gula darah. Prosesnya cepat, tidak sampai lima menit, dan gratis. Jika terdeteksi ada keluhan, langsung kita arahkan ke Puskesmas agar mendapatkan pengobatan rutin,” ungkap Benjamin.

Masyarakat dapat mengecek tensi dan gula darah secara cepat dan gratis, serta langsung dirujuk ke Puskesmas jika ada keluhan. Operasional pos melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten, dan rumah sakit swasta.

Benjamin mengapresiasi gerakan ini sebagai upaya mendekatkan layanan kesehatan agar masyarakat lebih sehat dan produktif.

Di hari yang sama, Gubernur Andra Soni bersama Wali Kota Sachrudin meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, sekaligus memantau langsung pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat setempat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum