33.3 C
Jakarta
Kamis, Maret 19, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Amankan Parade Ogoh-ogoh, Polda NTB Kerahkan Subsatgas Preventif Ops Ketupat Rinjani 2026

Amankan Parade Ogoh-ogoh, Polda NTB Kerahkan Subsatgas Preventif Ops Ketupat Rinjani 2026

Warta.in
Mataram, NTB – Memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Parade Ogoh-ogoh di Kota Mataram, Polda NTB melalui Subsatgas Preventif Operasi Ketupat Rinjani 2026 turut diterjunkan membantu pengamanan di sepanjang Jalan Pejanggik, Cakranegara, Rabu (18/03/2026).

Personel Subsatgas Preventif tersebut bersinergi dengan aparat gabungan dari Polresta Mataram dalam mengawal jalannya kegiatan keagamaan umat Hindu yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid menjelaskan bahwa keterlibatan personel Polda NTB merupakan bagian dari upaya memperkuat pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Pengamanan utama kegiatan ogoh-ogoh ini dilaksanakan oleh Polresta Mataram, namun untuk memastikan situasi tetap kondusif selama pelaksanaan parade, personel Subsatgas Preventif Ops Ketupat Rinjani 2026 turut membantu pengamanan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pengawasan dan penjagaan di sepanjang rute parade, tetapi juga mengatur arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran personel gabungan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi peserta parade maupun masyarakat yang menyaksikan, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah keramaian.

Pengamanan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang digelar Polda NTB dalam rangka mengawal berbagai kegiatan masyarakat, termasuk perayaan keagamaan yang berlangsung beriringan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan sinergi yang kuat antara Polda NTB dan Polresta Mataram, pelaksanaan Parade Ogoh-ogoh diharapkan dapat berlangsung lancar, aman, serta menjadi wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Nusa Tenggara Barat. (sr/hpntb)

Berita Terkait