30.5 C
Jakarta
Minggu, Maret 29, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Ribuan Pengunjung Padati Puri Berlian Park Rembang Sepekan Usai Lebaran

Rembang// Warta.in// Ribuan pengunjung memadati kawasan wisata kolam pemandian Puri Berlian Park di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tujuh hari setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Lonjakan jumlah pengunjung terpantau sejak pagi hingga sore hari. Antrean panjang terlihat di loket masuk, dengan pengunjung datang silih berganti untuk membeli tiket sebelum memasuki area wisata yang berlokasi di Jalan Rembang–Blora KM 07, Kecamatan Sulang.

Setelah melewati pemeriksaan tiket, pengunjung langsung memenuhi area kolam. Suasana ramai terlihat di berbagai sudut, terutama di wahana permainan air.

Area kolam didominasi anak-anak yang bermain air dan mencoba berbagai wahana, termasuk seluncuran. Keceriaan tampak dari aktivitas pengunjung yang menikmati fasilitas yang tersedia.

Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah sekitar seperti Kragan, Sulang, Kaliori, dan Rembang Kota, tetapi juga dari luar daerah seperti Blora, Pati, Purwodadi, hingga Tuban.

Salah satu pengunjung asal Kaliori, Watik, mengaku baru pertama kali mengunjungi lokasi tersebut. Ia menilai tempat ini nyaman, luas, dan cocok untuk keluarga.

“Tempatnya bagus, tidak membosankan karena bisa berpindah-pindah area. Saat hujan juga tetap aman,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, fasilitas yang tersedia cukup lengkap, harga tiket terjangkau, serta kondisi lokasi yang bersih menjadi daya tarik utama. Selain itu, jarak tempuh yang relatif dekat dari tempat tinggalnya juga menjadi pertimbangan.

“Kalau ada waktu, ingin berkunjung lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Susan, warga Rembang Kota yang kerap mengantar anaknya berenang di lokasi tersebut, berharap adanya penambahan fasilitas.

“Kalau bisa ditambah atap agar tidak terlalu panas, dan wahana diperbanyak supaya pengunjung lebih nyaman,” ungkapnya.

Pengelola Puri Berlian Park, Sriyono, menyatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak akhir pekan lalu. Pada Sabtu (28/3/2026), tiket yang terjual diperkirakan mencapai 2.500 lembar, dengan puncak kunjungan terjadi pada siang hingga sore hari.

“Dalam periode 22 hingga 28 Maret 2026, total tiket yang terjual mencapai sekitar 7.500,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep kolam indoor dengan atap menjadi salah satu faktor utama tingginya minat pengunjung, terutama saat cuaca tidak menentu.

Selain itu, pengelola menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti seluncuran, gazebo untuk beristirahat, serta area bermain anak di sekitar kolam.

Untuk memastikan keselamatan pengunjung, sebanyak enam petugas water rescue disiagakan di seluruh area kolam, termasuk di kolam dewasa.

Di sisi lain, aspek kebersihan juga menjadi perhatian. Petugas kebersihan dikerahkan secara bergantian sepanjang hari guna menjaga area tetap bersih di tengah tingginya jumlah pengunjung.

( wik )

Berita Terkait