32.9 C
Jakarta
Kamis, April 2, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni: Keluarga Tangguh Jadi Kunci Sukses Program Pembangunan di Banten

Wartain Banten | Pemerintahan | 02 April 2026 — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa keluarga merupakan organisasi paling dasar yang harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan sangat ditentukan oleh ketangguhan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Gubernur, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (1/4/2026).

“Jadi segala kebijakan dan program itu akan terlaksana dengan baik bilamana kita memiliki keluarga-keluarga yang tangguh,” ungkap Andra Soni

Ia menambahkan, Program Bangga Kencana memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Tim Penggerak PKK. Fokus program ini antara lain pada peningkatan layanan kesehatan ibu hamil serta penguatan program keluarga berencana.

Menurut Andra Soni, keluarga merupakan aset paling berharga yang harus dijaga dan diperkuat. Ia berharap, melalui Rakorda tersebut, seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi serta segera mengimplementasikan program secara nyata di lapangan.

“Semoga Rakor kita ini bermanfaat dan juga berdampak melalui implementasi di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas pemerintah seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta Makan Bergizi Gratis (MBG) pada dasarnya menyasar keluarga. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga menjadi kunci agar program-program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti potensi besar program MBG di Provinsi Banten yang tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberadaan dapur MBG yang melayani jutaan warga dinilai akan menciptakan efek berganda, termasuk bagi sektor pertanian dan peternakan.”Program ini harus kita kawal, kebijakannya sudah benar dan implementasinya kita jaga dan kita awasi bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengajak seluruh kepala daerah kabupaten dan kota di Banten untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Seberat apa pun tantangan yang dihadapi, kita harus yakin bisa melewatinya dengan koordinasi yang kuat, kolaborasi yang solid, dan kesabaran dalam menghadapi tekanan,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Kemendukbangga/BKKBN, Wahidin, menyampaikan bahwa Rakorda Program Bangga Kencana merupakan langkah strategis dalam menyinkronkan pelaksanaan program antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menekankan pentingnya tindak lanjut hasil Rakorda di lapangan agar program berjalan efektif. Menurutnya, arah kebijakan program saat ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia dalam menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045.

Dalam laporan kegiatan, Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, menyampaikan bahwa capaian Program Bangga Kencana di Banten sepanjang 2025 menunjukkan hasil positif. Di antaranya, total fertility rate (TFR) mencapai 1,97 dari standar 2,01, serta indeks pembangunan keluarga berada di angka 64,8 dengan kategori sangat baik.

Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh mitra kerja.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Andra Soni juga menerima apresiasi dari Kemendukbangga/BKKBN atas keberhasilan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di Provinsi Banten. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah atas capaian pelaksanaan Program Bangga Kencana sepanjang tahun 2025.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum