27.4 C
Jakarta
Selasa, Mei 5, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Aksi Unjuk Rasa Hardiknas di Kantor Gubernur NTB Tertib, Polisi Kawal Hingga Dialog Usai

 

Warta.in

Mataram, NTB – Aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB berlangsung tertib di depan Kantor Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Senin (04/05/2026).

Aksi yang diikuti mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan PMKRI Cabang Mataram ini dimulai sekitar pukul 11.20 WITA. Massa menyampaikan berbagai tuntutan melalui orasi, mulai dari penolakan komersialisasi pendidikan, pemerataan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan guru honorer.

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Mataram dan Polresta Mataram guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., selaku penanggung jawab wilayah, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan pendekatan humanis.

“Kami mengedepankan langkah persuasif dalam pengamanan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Tak hanya melakukan pengamanan, aparat kepolisian juga memfasilitasi komunikasi antara perwakilan massa aksi dengan pemerintah daerah melalui forum diskusi di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait berbagai kebijakan pendidikan di NTB yang kemudian ditanggapi oleh pihak Dinas Dikpora NTB.

Setelah melalui rangkaian aksi dan diskusi, kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WITA dengan situasi tetap kondusif. Massa membubarkan diri secara tertib.

Kapolsek Mataram turut mengapresiasi sikap kooperatif peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” tutup AKP Mulyadi.(sr/hpm)

 

 

 

 

Berita Terkait