Jamdasu XI 2026 Mendunia
Broadcast Radio Jamdasu XI Jangkau Puluhan Negara
Sibolangit (Warta.In) – Prestasi membanggakan kembali ditoreh dalam rangkaian Jambore Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara (Jamdasu) XI 2026 di Bumper Sibolangit, kali ini dengan kolaborasi bersama Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Sumatera Utara yang siaran radio yang menembus belasan negara.
Demikian jelas Kepala Badan Operasi (KBO) Teknik Orari Sumut, Aji Sulaiman Usman Putra, Kamis (8/7) yang standby memantau siaran radio Jamdasu XI 2026 di tenda Orari Sumut dalam kawasan perkemahan tepatnya di sebelah tenda panitia dan sekretariatan kegiatan tersebut. Atas kerja sama dibangun, kegiatan Jamdasu 2026 ini disiarkan melalui siaran dengan callsign 8D11JDSU.
“Siaran radio kegiatan Jamdasu XI 2026 ini berizin resmi dari pemerintah pusat melalui Orari Pusat dengan callsign 8D11JDSU masuk di beberapa daerah, di antaranya Jepang, Malaysia, Amerika, Tiongkok, Autralia, Selandia Baru, Singapura, Rusia, Jerman dan lainnya. Sudah kita terima, dan mereka bergabung dalam siaran kegiatan jambore daerah ini,” ujarnya.
Ia, turut didampingi tim Orari Sumut, di antaranya Zulkarnain pada bidang pendidikan dan Jaka Sembiring, Wakil Sekretaris Orari Lokal Deliserdang. Ia sekilas menejelaskan sekilas profil Orari yang merupakan organisasi resmi dan diakui pemerintah pada bidang komunikasi radio. Lembaga ini, bahkan berfungsi sebagai cadangan komunikasi yang sewaktu-waktu bisa digunakan saat keadaan dan situasi darurat. Misalnya, saat terjadi bencana banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar beberapa waktu lalu.
Kolaborasi bersama Kwardasu pada kegiatan jambore ini, tim Orari membawa berbagai perangkat radio, komputer dan antena yang dibangun dan dirakit sendiri, dengan spesifikasi tertentu yang mendukung penyiaran di udara ini (on air). Penggunaan atmosfer atau lapisan langit menjadi kunci pemakaian teknologi jadul radio ini, namun tetap eksis dan penting sampai hari ini.
Sebagai komponen komunikasi cadangan negara, Orari mempunyai peran penting yang perlu dijaga. Untuk itu, melalui kegiatan ini juga diharap sebagai wahana menarik minat anak muda dan juga sebagai sarana edukasi untuk melestarikan komunikasi radio (radio to radio) bagi kalangan muda, juga sebagai gerakan yang strategis di masa mendatang.
Dalam Jamdasu XI 2026 ini, Orari Sumut juga memberikan edukasi kepada para peserta untuk bisa mengenal dan terbiasa dengan teknologi berbasis radio yang penting sebagai cadangan komunikasi negara. Ia menjelaskan kerja sama dengan Gerakan Pramuka sejak lama sudah terjalin baik dengan Orari, berbagai sinergi dan kolaborasi terus dilakukan dalam rangka melestarikan penggunaan teknologi radio ini.
Di antaranya, kerja sama antara Orari Pusat dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Selain itu, ke depan juga akan diperbaharui kerja sama atau nota kesepahaman antara Orari Sumut dengan Kwartir Daerah Sumatera Utara. Bahkan sejak lama, ada kegiatan kepramukaan yang melekat dengan teknologi radio yang digelar di tingkat lokal hingga internasional yang diakui WOSM sebagai lembaga kepanduan dunia, kegiatan tersebut ialah Jambore on the Air dan Jambore on the Internet atau Jota Joti.
Ia menegaskan, Orari turut mendukung pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter generasi anak bangsa. Termasuk dalam giat Jamdasu XI ini yang turut berkontribusi mengisi stan agar bisa dikenalkan pada seluruh peserta didik. Ke depan, diharap kolaborasi bersama bisa terus ditingkatkan. Salah satu andalan Kwarda Sumut yang terjung langsung pada pengembangan Orari ini ialah kak Wandri yang andalan Kwarda Sumut bidang binamuda. ***































