34.5 C
Jakarta
Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 238

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Sabtu Pagi (14/02/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

0

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Jum’at (13/02/2026)pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di dipimpin laksanakan oleh Aipda Novan, Brigadir Bayu dan Brigadir Deny dengan sasaran Patroli jalan poros Jombang – Babat, Gudang Tembakau Ngimbang dan Masyarakat Desa Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Tinawati Andra Soni: PAUD Fondasi Karakter dan Kunci Sukses Wajib Belajar 13 Tahun di Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Februari 2026  — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter sekaligus kunci keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Hal itu disampaikan Tinawati saat audiensi dengan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, Wajib Belajar 13 Tahun merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya bagi anak-anak Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Namun, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kesiapan anak sejak jenjang PAUD.

“Wajib Belajar 13 Tahun adalah bentuk komitmen kita untuk memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya bagi anak-anak Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Pendidikan PAUD adalah fondasi yang tidak boleh diabaikan, karena di sanalah pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak dimulai,” ujar Tinawati

Sebagai Bunda PAUD, Tinawati mendorong agar anak-anak usia 5–6 tahun mendapatkan akses pendidikan PAUD sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter, stimulasi motorik, serta pembiasaan belajar yang sehat sejak usia dini.

“Program PAUD harus menjadi prioritas. Pendidikan karakter, stimulasi motorik, dan kebiasaan belajar yang sehat harus dibentuk sejak dini. Anak-anak kita harus siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal yang kuat,” katanya.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Banten, Aria Ahmad, menyebut Bunda PAUD sebagai mitra strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun, khususnya satu tahun prasekolah (PAUD).

“Harapannya kita bisa bersama-sama menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua, khususnya pendidikan anak usia dini yang bermutu untuk semua,” paparnya.

Ia mengapresiasi komitmen Tinawati Andra Soni dalam memajukan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA dan sekolah khusus.

BPMP Banten akan berkolaborasi dengan Bunda PAUD dan TP PKK untuk memperkuat sosialisasi, advokasi, dan implementasi program hingga tingkat desa dan kelurahan, guna memastikan kebijakan wajib belajar 13 tahun berjalan selaras dan optimal.(WartainBanten)

Setahun Kepemimpinan Andra Soni–Achmad Dimyati, Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Februari 2026  — Tahun pertama kepemimpinan Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusuma ditandai penguatan perlindungan sosial tenaga kerja melalui penetapan Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada Desember 2025.

Regulasi ini menjadi dasar perluasan jaminan sosial bagi pekerja formal dan informal, terutama kelompok rentan. Perda tersebut mengatur peran aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kepesertaan serta menyediakan bantuan iuran bagi pekerja rentan seperti nelayan, petani, pekerja mandiri, dan pelaku transportasi informal, guna memastikan perlindungan atas risiko kerja dan keberlanjutan kesejahteraan pekerja.

Perda tersebut mengatur peran aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu poin pentingnya adalah pembukaan ruang bantuan iuran bagi pekerja rentan melalui alokasi anggaran daerah.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Eko Yuyulianda, menilai dukungan regulasi dari Pemprov Banten sebagai langkah maju dalam memperluas perlindungan sosial tenaga kerja.

“Banten termasuk provinsi yang sudah memiliki Perda khusus jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan pimpinan daerah sangat kuat untuk memastikan perlindungan ini benar-benar berjalan,” ujar Eko di Serang, Jumat (13/2/2026).

Hingga Desember 2025, hampir 5.000 pekerja informal dan rentan telah terdaftar sebagai peserta, dan pada 2026 ditargetkan bertambah 5.000 peserta sehingga total mencapai 10.000 orang.

 “Saat ini kepesertaan masih didominasi sektor nelayan dan petani. Namun, perluasan mulai bergerak ke sektor lain, termasuk pengemudi ojek yang jumlah pesertanya telah mendekati 1.000 orang. Diversifikasi sektor terus dilakukan agar jaminan sosial menjangkau lebih banyak jenis pekerjaan nonformal,” kata Eko.

Eko Yuyulianda juga menyatakan program jaminan sosial ketenagakerjaan memberi manfaat nyata, seperti biaya pengobatan kecelakaan kerja tanpa batas plafon, santunan kematian minimal Rp42 juta bagi ahli waris, serta beasiswa bagi dua anak peserta hingga perguruan tinggi.

Sepanjang 2025, iuran pekerja rentan yang terhimpun sekitar Rp8 miliar, sedangkan manfaat yang dibayarkan mencapai sekitar Rp20 miliar.

“Artinya, program ini benar-benar kembali ke masyarakat sebagai perlindungan. Tujuannya mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kerja,” kata Eko.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan di Banten menawarkan iuran terjangkau sebesar Rp16.800 per bulan untuk pendaftaran mandiri, dengan stimulus potongan 50 persen menjadi Rp8.400 pada periode tertentu.

Pemerintah daerah juga dapat mengintervensi pembayaran iuran bagi warga kurang mampu agar perlindungan segera aktif. Saat ini sekitar 6.600 anak di Banten dapat melanjutkan pendidikan melalui beasiswa program tersebut setelah orang tua mereka di sektor rentan mengalami musibah.

Perda Nomor 5 Tahun 2025 menjadi payung hukum capaian tahun pertama kepemimpinan Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusuma dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan memperluas kepesertaan pekerja rentan.(WartainBanten)

TK Hang TuH 11 Surabaya , Wadahi Bakat Murid Melalui Panggung Keberanian

0

TK Hang TuH 11 Surabaya , Wadahi Bakat Murid Melalui Panggung Keberanian

Surabaya, (13/02/26)

Sebagai upaya pemenuhan kuota SPMB TP.2026/2027 TK Hang Tuah 11 dan KB Kuncup Harapan 4 Jumat,(13/02/26) menggelar Panggung Keberanian bagi seluruh murid yang berlangsung di Royal Plaza Surabaya.

Desain kegiatan ini di motori oleh Kasatdik TK Hang Tuah 11 Surabaya Sri Merry Susanti, M.Pd dengan mengambil tema : “Angpao Harmoni Bakat Si Buah Hati”.

Harapannya, dengan menggelar Panggung Keberanian dapat menambah animo masyarakat untuk berbindong-bondong mempercayakan pendidikan bagi putra-putrinya di sekolah TK Hang Tuah 11 Surabaya serta di KB Kuncup Harapan 4 sehingga kuota terpenuhi.

Saat ini TK Hang Tuah 11 Surabaya berdomisili di wilayah RSPAL dr. Ramelan Jalan Gadung No. 1 Surabaya memiliki murid TK A 22, TK B 20, KB 10 , guru 5 ekstra 5 dan sudah 15 murid terdaftar pada TP.2026/2027.

Dengan adanya Panggung Keberanian yang di gelar di Royal Plaza adalah salah satu program unggulan TK Hang Tuah 11 Surabaya dalam mengasah bakat para murid dan menjadi wahana promosi sekolah yang sangat strategis.

Seluruh murid menampilkan semua bakat seni , menari, menyanyi, fashion show, wushu, bermain angklung dan pianika. Para guru juga membuka panggung dengan dance Chinese New Year, orang tua murid yang tergabung dalam POMG pun ikut tampil memeriahkan panggung Imlek Royal Plaza.

Tampilan lucu dan menarik dalam Dance Barongsai Cilik juga sempat menyita perhatian pengunjung Mall. Di akhir acara semua orang tua memberikan apresiasi kepada putra putrinya dengan memberikan angpau. Sebagai penutup, murid , guru dan orang tua melakukan FlashMob tarian Chines.

Beberapa orang tua sempat mengungkapkan rasa bangga dan bahagia melihat putra putri mereka berani dan percaya diri tampil di atas panggung megah di salah satu mall yang sangat ramai di Surabaya(yht/dar).

Sekda Banten Deden Apriandi Lantik 37 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Pelayanan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Februari 2026  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi melantik dan mengambil sumpah 37 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Deden menekankan pentingnya komitmen para pejabat baru untuk bekerja maksimal, memberikan pelayanan terbaik, bersikap adaptif, dan terus menghadirkan inovasi guna mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

“Harus bisa lebih termotivasi lagi untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanannya,” katanya.

Deden menambahkan, program-program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan penjabaran visi misi gubernur, termasuk program prioritas dan unggulan. Agar program tersebut tercapai, diperlukan kerja sama dan komitmen aparatur dalam menjalankan setiap program sesuai aturan.

“Termasuk juga ada program yang rutin dilaksanakan, ada juga yang membutuhkan sebuah inovasi untuk melaksanakannya,” ujarnya.

Ia mencontohkan implementasi program Sekolah Gratis sebagai salah satu program unggulan yang tetap berjalan meski menghadapi tekanan fiskal. Program ini bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkeadilan di Provinsi Banten.

“Setiap saat kita terus lakukan evaluasi terhadap kinerja baik pejabat fungsional maupun struktural agar program-program prioritas dan unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur bisa tercapai,” pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana menjelaskan bahwa 37 pejabat fungsional yang baru dilantik telah melalui uji kompetensi sesuai standar yang meliputi analisis SDM, uji mutu, dan pengawasan, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

“Kita sesuaikan dengan kebutuhan yang diusulkan dari masing-masing OPD,” katanya.

Jabatan yang dilantik meliputi Pranata Komputer, Analis SDM Aparatur, Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa, Pengawas Perdagangan, Analis Perdagangan, Pengujian Mutu Barang, Pengendali Dampak Lingkungan, dan Pengawas Lingkungan Hidup, berasal dari berbagai instansi seperti Disperindag, DLHK, BKD, Biro Organisasi, Biro Adpim, Diskominfo, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, DESDM, Dinas Pertanian, dan Bapenda.(WartainBanten)

Perayaan 12 Tahun Transera Waterpark Hadirkan Acara Spektakuler

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at, 13 Februari 2026

Bekasi – Mulai 14 hingga 17 Februari 2026, Transera Waterpark Harapan Indah, menghadirkan Triple Happiness Specta-Fest, perayaan kolosal yang memadukan kemeriahan Imlek, kehangatan Valentine, serta momen spesial ulang tahun ke-12 Transera.

“Selama empat hari penuh, pengunjung akan disuguhkan dekorasi tematik yang estetik, atmosfer penuh cinta, serta rangkaian acara hiburan untuk seluruh keluarga,” kata Staff Markom, Munawar mewakili Managemen Transera Waterpark, Jumat (13/02/2026).

Dikatakan Munawar, momentum ini menjadi simbol 12 tahun perjalanan Transera dalam menghadirkan keceriaan dan pengalaman rekreasi air yang berkesan bagi masyarakat.

Kenapa Wajib Datang?

Hoki Imlek dengan dekorasi meriah dan nuansa penuh keberuntungan.

Cinta Valentine untuk rayakan momen romantis bersama orang tersayang.

Ultah ke-12 Transera dengan pesta dan kejutan spesial.

Selain itu kata Munawar pihaknya menawarkan bonus spesial, yaitu setiap pembelian tiket langsung mendapatkan Kupon Hadiah Ultah.

“Kesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik menanti para pengunjung yang beruntung,” kilahnya.

Rangkaian Acara Specta-Fest

14 Februari, Karaoke & Games Valentine, 15 Februari, Shein Fit & Run & Bazaar Kuliner, 16 Februari: Games Ombak Transera, 17 Februari, Barongsai Performance & Pesta Hadiah

Informasi Operasional

Jam Operasional:

Weekday: 10.00 – 17.30

Weekend: 09.00 – 18.00

Close gate: 16.30

Dikatakan Munawar, Promo Spesial Ulang Tahun ke 12, Tiket Ultah Hanya Rp1 2.000

Syarat & Ketentuan: Wajib mengajak satu pendamping. Membawa copy identitas (KTP/KK/Akte). Tidak berlaku hari Jumat. Tidak dapat digabung dengan promo lain

Tiket ultah & pendamping dibeli langsung di loket. Promo Pendamping Ultah Rp 68.000

“Dengan konsep tiga perayaan dalam satu festival, Specta-Fest 2026 siap menjadi destinasi liburan paling semarak di Bekasi,” imbuh Munawar.

Amankan tiket Anda dan rayakan momen spesial bersama keluarga serta orang tercinta hanya di Transera Waterpark.

Informasi lebih lanjut: 0816711525

(Alpin A.S)

38 Cabor “Grudug” Sekretariat PSSI Kabupaten Subang Dorong Hendra Boeng Purnawan Pimpin KONI

0

Dukungan Menguat, 38 Cabor “Grudug” Sekretariat PSSI Kabupaten Subang Dorong Hendra Boeng Purnawan Pimpin KONI

Warta In | Subang — Gelombang dukungan terhadap Ketua PSSI Kabupaten Subang, Hendra Boeng Purnawan, untuk maju sebagai Ketua KONI Kabupaten Subang kian menguat.

Pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Subang mendatangi (menggerudug) sekretariat PSSI Kabupaten Subang. Kedatangan mereka bertujuan memastikan secara langsung sikap dan kesiapan Hendra Boeng Purnawan atas dukungan yang telah mengalir dari puluhan cabor.

Momentum tersebut bertepatan dengan agenda rapat kepengurusan PSSI dalam rangka persiapan Kongres PSSI Kabupaten Subang yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Meski tengah rapat internal, rombongan cabor tetap diterima langsung oleh ketua dan jajaran pengurus.

Perwakilan rombongan, Kang Mulyono dan sejumlah pengurus cabor lainnya, menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama sekitar 38 cabor di Kabupaten Subang. Mereka secara terbuka mendorong Hendra Boeng Purnawan untuk menakhodai KONI Kabupaten Subang, menyusul kekosongan kepemimpinan dengan sisa masa jabatan 2026–2030.

“Kedatangan kami tidak lain untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kepastian serta kesiapan Kang Hendra apabila didorong menjadi Ketua KONI,” ujar salah satu perwakilan rombongan.

Sekretaris Umum PSSI Subang, Noegraha Wibawa, menyambut baik kehadiran para pengurus cabor. Ia menyebut sekretariat PSSI sebagai “rumah sepak bola rakyat” yang terbuka untuk komunikasi lintas cabang olahraga. Namun ia juga menyampaikan permohonan maaf karena kunjungan tersebut berlangsung di tengah rapat persiapan kongres.

Sementara itu, Hendra Boeng Purnawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Dengan gaya bicaranya yang lugas, ia mengaku terharu dan berterima kasih atas kepercayaan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman semua. Ini merupakan amanah yang berat bagi saya secara pribadi,” ujarnya.

Meski demikian, Hendra menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menjunjung tinggi mekanisme organisasi. Ia mengingatkan bahwa KONI memiliki aturan sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), termasuk mekanisme Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai panduan kebijakan dan program ke depan.

“Kita harus tetap menjaga persaudaraan dan menghormati aturan organisasi. Semua proses harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Ia pun menyatakan bahwa jika amanah tersebut benar-benar dipercayakan kepadanya melalui prosedur organisasi yang sah, maka hal itu akan menjadi tanggung jawab besar untuk mendorong kemajuan olahraga Kabupaten Subang agar lebih berprestasi dan sehat, sejalan dengan semangat daerah: Takyat Subang Gotong Royong, Subang Ngabret.

Gelombang dukungan dari puluhan cabor ini dipandang sebagai sinyal kuat dinamika menjelang penentuan kepemimpinan KONI Kabupaten Subang periode 2026–2030.

@Bobby Cengos

Forum Disnakertrans 2026, Sekda Minta Serapan Tenaga Kerja dan Perlindungan Ditingkatkan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Februari 2026  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya pencapaian dua indikator utama di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi, yakni peningkatan serapan tenaga kerja terlatih dan peningkatan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku. Hal ini disampaikan pada Forum OPD Disnakertrans Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Serang, Jumat (13/2/2026).

“Ada dua indikator utama yang harus dicapai Disnakertrans, yaitu meningkatkan serapan tenaga kerja terlatih di pasar kerja baik di dalam maupun luar negeri, dan meningkatkan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku,” ungkap Deden Apriandhi

Kedua indikator tersebut menjadi amanat Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam RPJMD 2025–2030. Meski terlihat sederhana, pencapaiannya menuntut komitmen berbagai pihak, terutama menghadapi dinamika ketenagakerjaan yang terus berkembang.

Sekda Deden menekankan pentingnya memanfaatkan potensi investasi di Provinsi Banten untuk membuka lapangan pekerjaan. Ia mendorong langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan komunikasi dengan investor.

“Sehingga, kami mengharapkan ada masukan dan saran dalam forum ini, agar kedua indikator itu bisa dicapai,” katanya.

Selain itu, Deden menekankan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Koordinasi dengan SMK dan optimalisasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) harus terintegrasi agar keterampilan lulusan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua agar pemerintah daerah bisa lebih banyak membuka peluang kerja,” paparnya.

Karena itu, Sekda Deden Apriandhi mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pendidikan, sekaligus memperkuat komunikasi dengan para investor yang berencana menanamkan modal di Provinsi Banten.

“Jadikan forum ini untuk meningkatkan komunikasi dan merumuskan solusi terkait ketenagakerjaan dan transmigrasi,” jelasnya.

Mengenai pengembangan sumber daya manusia, ia menekankan pentingnya penerapan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sinergi dengan SMK serta pemanfaatan maksimal Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) perlu dilakukan secara terintegrasi agar keterampilan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Penyesuaian dengan kebutuhan lapangan kerja itu penting. Link and match antara sekolah-sekolah dengan perusahaan harus berjalan agar lulusan siap terserap,” tuturnya.

Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi menyatakan forum ini diikuti OPD terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Banten dengan tujuan menyelaraskan program serta kegiatan di sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi, sekaligus mengumpulkan saran dan masukan untuk mencapai indikator yang telah ditetapkan.(WartainBanten)

Wakapolda NTB Resmikan SPPG Polres Loteng Dukung Program Badan Gizi Nasional dan MBG

0

Wakapolda NTB Resmikan SPPG Polres Loteng Dukung Program Badan Gizi Nasional dan MBG

Warta.in
Mataram, NTB – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan secara nyata. Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lombok Tengah yang berlokasi di Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (13/02/2026).

Peresmian SPPG tersebut dirangkaikan dengan Zoom Meeting nasional dalam agenda Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri serta Peresmian Gudang Ketahanan Pangan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah, Ketua Bhayangkari Polda NTB, Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakapolda NTB menegaskan bahwa peresmian SPPG Polri yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan strategis nasional, khususnya di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi.

“Pembangunan SPPG ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, khususnya melalui aspek kesehatan dan pemenuhan gizi,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Ia menambahkan, keberadaan SPPG sejalan dengan program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pada dasarnya, pembangunan SPPG menjadi penunjang terlaksananya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Pemerintah dalam Asta Cita Presiden RI,” jelasnya.

Lebih jauh, Wakapolda NTB berharap SPPG Polres Lombok Tengah tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar Polri, tetapi juga mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat luas.

“Kami berharap SPPG ini dapat mendukung dunia pendidikan, membantu pemenuhan gizi anak-anak, serta membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Wakapolda NTB juga memaparkan bahwa hingga saat ini Polda NTB telah memiliki empat SPPG Polri yang telah berstatus operasional, yakni:
1 SPPG Polda NTB di Mako Brimob,
1 SPPG Polres Lombok Tengah,
2 SPPG Polres Lombok Timur.

Pada tahun 2026, Polda NTB menargetkan pembangunan 11 SPPG Polri di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Selain itu, terdapat dua SPPG yang telah terbangun namun masih dalam tahap survei kelayakan, yakni SPPG Polres Sumbawa dan SPPG Polres Lombok Barat,” tutupnya.

Wakapolda NTB pun mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh stakeholder agar target pembangunan 11 SPPG Polri Polda NTB dapat terealisasi secara optimal pada tahun 2026.(sr/hpntb)