27.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026
Beranda blog Halaman 37

Ini Jumlah Pangkalan LPG 3 Kg yang Berizin di Toraja Utara, Diduga Masih Banyak Tak Berizin

0

TORAJA UTARA – Sebelumnya pihak Polres Toraja Utara melalui Satreskrim Unit Tipidter telah memanggil 4 Agen LPG 3 Kg di Toraja Utara untuk diminta menstabilkan harga gas LPG, Minggu (1/2/2026).

Selain memanggil 4 Agen, Unit Tipidter Polres Toraja Utara juga telah melakukan operasi ke beberapa kecamatan dalam mengidentifikasi setiap Pangkalan LPG 3 Kg yang beroperasi hingga kios pengecer yang menjual.

Melalui kinerja Unit Tipidter Polres Toraja Utara tersebut, masih ditemukan beberapa kios yang menjual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang notabene diduga kuat juga tidak memiliki izin usaha penjualan LPG 3 Kg.

Dari beberapa kios yang sudah didatangi tersebut, dan menjual di atas HET, Unit Tipidter Polres Toraja Utara mendapatkan informasi jika itu terjadi akibat menerima harga tinggi dari pangkalan yang tidak bertanggungjawab.

Hal ini menurut Kanit Tipidter Polres Toraja IPTU Heriyanto bahwa unitnya akan terus melakukan pengawasan langsung serta akan intensif mengidentifikasi setiap Pangkalan LPG 3 Kg yang dengan sengaja mainkan harga. Baik itu pangkalan yang sudah berizin maupun yang tidak berizin.

Sebelumnya juga IPTU Heriyanto, melalui pesan WhatsAppnya (29/1/2026) mengatakan jika pangkalan LPG 3 Kg sebagai perpanjangan tangan Agen yang tidak kantongi izin usaha NIB, itu bukan pangkalan.

“Bukan Pangkalan itu karena untuk menjadi Pangkalan harusnya memiliki NIB,” sebut IPTU Heriyanto.

Untuk itu kata IPTU Heriyanto, pihak Polres Toraja Utara melalui Satreskrim Unit Tipidter akan terus memantau harga dan ketersediaan gas LPG 3 Kg, serta akan menindak tegas setiap Agen, Pangkalan hingga Kios pengecer jika ditemukan menjual tanpa izin usaha hingga mainkan harga di atas HET di setiap Zona.

Dikesempatan lain juga, sebelumnya pada hari Rabu (14/1/2026) melalui Dinas PTSP Toraja Utara diketahui sebanyak 304 jumlah Pangkalan LPG 3 Kg yang tersebar di 21 Kecamatan dan sudah kantongi izin usaha.

Dari 304 jumlah pangkalan LPG 3 Kg tersebut dengan kode usaha KBLI 47772, terdiri dari 108 Koperasi Merah Putih dan 196 usaha perorangan.

Sementara jumlah keseluruhan Pangkalan LPG dari 4 Agen berdasarkan informasi dari unit Tipidter ada sejumlah 345 Pangkalan dengan rincian, Agen Sinar Ratte memiliki 138 pangkalan, HM Yunus Kadir 133 Pangkalan, Atiga Utama Gas 40 Pangkalan dan Agen Baruka Permai 33 Pangkalan.

Untuk diketahui, berikut jumlah 304 pangkalan berizin dengan kode usaha 47772 di setiap kecamatan di kabupaten Toraja Utara berdasarkan data yang diterima dari dinas PTSP.

Kecamatan Awan Rantekarua, 4 pangkalan yang terdaftar sebagai Koperasi Merah Putih dimana tidak ada pangkalan Perorangan yang berizin.

Kecamatan Balusu, 12 pangkalan yang terdiri dari 6 milik Perorangan dan 6 Koperasi Merah Putih. Kecamatan BangkeleKila 4 pangkalan terdiri dari 1 milik Perorangan dan 3 pangkalan milik Koperasi Merah Putih.

Kecamatan Baruppu 4 pangkalan, antara lain koperasi merah putih 2 pangkalan dan 2 pangkalan Perorangan. Kecamatan Buntao 6 pangkalan milik Koperasi Merah Putih.

Buntupepasan 13 pangkalan, Perorangan ada 4 dan Koperasi MP 9 pangkalan. Denpina 9 pangkalan, dimana 1 milik Perorangan 1 dan Koperasi MP 8 pangkalan.

Kapalapitu 5 pangkalan terdiri dari 3 milik Koperasi MP 3 dan Perorangan 2 pangkalan. Selanjutnya kecamatan Kesu’17 pangkalan antara lain 4 Koperasi MP dan Perorangan 13 pangkalan serta 1 Agen LPG yang gunakan Kode Usaha Pangkalan 47772.

Kecamatan Nanggala 10 pangkalan, 4 milik Koperasi MP dan 6 milik Perorangan. Kecamatan Rantebua pangkalan 10, terdiri dari 6 Koperasi dan 4 milik Perorangan 4.

Kemudian kecamatan Rantepao 62 pangkalan yang terbagi yakni 10 milik Koperasi dan milik Perorangan 52 pangkalan. Kecamatan Rindingallo 13 pangkalan, yakni 5 milik Koperasi MP dan milik Perorangan 8 pangkalan.

Lanjut, kecamatan Sa’dan 20 pangkalan yang terdiri dari 5 milik koperasi MP dan 15 milik perorangan. Kecamatan Sanggalangi 11 pangkalan, yang mana 5 milik Koperasi MP dan 6 milik Perorangan, sedangkan untuk kecamatan Sesean ada 17 pangkalan antara lain 7 milik Koperasi MP 7 dan milik Perorangan 10 pangkalan.

Kecamatan Sesean Suloara 6 pangkalan, terbagi ke 5 milik Koperasi 5 dan milik perorangan 1 pangkalan. Kecamatan Sopai 21 pangkalan yang terdiri dari 5 milik Koperasi MP dan 16 pangkalan milik perorangan.

Tallunglipu ada 34 pangkalan, antara lain 5 Koperasi MP dan 29 pangkalan milik perorangan. Kecamatan Tikala 13 pangkalan yang terdiri dari milik Koperasi MP 4 pangkalan dan ada 9 pangkalan milik perorangan.

Dan di kecamatan Tondon ada 13 pangkalan yang sudah berizin, terdiri dari 3 milik Koperasi MP dan 10 milik perorangan.

Pengendara Motor Hamtam Pengendara Lain, Sebabkan 1 Orang Tewas di Jalan Raya Kasiyan

0

Warta.in, Jember – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kasiyan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Sabtu (31/01/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa satu pengendara sepeda motor yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi, korban berinisial AE, warga Desa Duku Mencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, saat itu melaju dari arah barat dengan mengendarai sepeda motor bernomor polisi AG 3352 ABE.

Saat mendekati persimpangan lampu merah pertigaan Desa Kasiyan, laju kendaraan roda 2 yang salah satu korban diduga ugal – ugalan dan tidak terkendali. Di waktu yang bersamaan, sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi P 3731 GF yang dikendarai seorang perempuan berinisial HS tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala hijau.

Nahas, jarak yang terlalu dekat serta kecepatan kendaraan yang tidak dapat dikendalikan membuat sepeda motor korban menghantam bagian stang Honda Scoopy tersebut. Benturan keras tak terhindarkan. Korban lain terjatuh dan terpental ke badan jalan.

Akibat benturan tersebut, korban AE mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya.

Ket foto : Petugas beserta warga Yang membantu saat mengevakuasi Jasad korban.

Sementara itu, pengendara Honda Scoopy sempat terjatuh dan mengalami luka ringan di bagian pelipis mata sebelah kiri. Korban juga mengalami syok dan segera mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban. Setelah proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan, dan mengutamakan keselamatan demi mencegah terulangnya kecelakaan fatal di jalan raya

Kapolsek Ngimbang Menghadiri Sosialisasi Pengisian Perangkat Desa Girik Kecamatan Ngimbang

0

Kapolsek Ngimbang Bersama Forkopimcam  Menghadiri Sosialisasi Pengisian Perangkat Desa Girik Kecamatan Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in Dalam rangka Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban Masyarakat Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H bersama forkopimcam menghadiri sosialisasi pengisian perangkat dan Pembentukan Panitia Desa Girik Kecamatan Ngimbang, Jum’at (31/01/2026)

Kegiatan rapat Sosialisasi Pengisian perangkat dan pembentukan Panitia untuk mengisi
jabatan Sekertaris Desa, Kasi Pemerintahan & Kasi Pelayanan bertempat di Balai Desa Girik

Hadir Dalam rapat sosialisasi pengisian dan pembentukan panitia Camat Ngimbang di wakili Bpk Sudikno Kasi Pelayanan, IPTU I WAYAN SUMANTRA S.H Kapolsek Ngimbang, bersama anggota Polsek Ngimbang, Kapten Inf Mustoha Danramil 0812/06 Ngimbang, Lilis Purwati S.E Kepala Desa Girik beserta perangkat Desa Girik;
Juga Di hadiri Wakapolsek Ipda Istiono S.H, Aiptu Hadi Gunardi Bhabinkamtibmas, Sertu Suwardianto Babinsa, Ketua BPD Desa Girik,Ketua LPM Desa Girik, Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan Ketua RT/ RW.

Rapat sosialisasi dan Pembentu panitia Pengisian oerangkat Desa Giri penanggungjawab Kades Girik Lilis Purwati, S.E, dengan rangkaian acara,
Pembukaan,sambutan-sambutan

Untuk sambutan pertama Kepala Desa Girik Lilis Purwati, S.E, mengucapkan terima kasih atas kedatangan dalam rangka giat sosialisasi pengisiaan 3 perangkat Desa yaitu Sekertaris Desa, Kasi Pemerintahan dan Kasi Pelayanan

Pengisian jabatan Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan dan Kasi Pelayanan dilaksanakan karena kebutuhan organisasi pemerintahan Desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, ujarnya

Saya berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses ini dengan tetap menjaga situasi yang harmonis dan mempercayakan mekanisme seleksi kepada panitia yang telah dibentuk sesuai aturan.

Sambutan Sudikno Kasi Pelayanan, Bahwa pengisian perangkat desa merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, profesional dan transparan.

Dalam melakukan pengumuman pencalonan pendaftaran perangkat Desa dengan penjelasan tata cara pembukaan pendaftaran calon perangkat Desa berjangka waktu 10 hari untuk pengumuman yang pertama dari pembukaan pendaftaran apabila calon sudah lebih dari 1 orang langsung di tutup, terangnya

Proses berikutnya penelitian berkas calon perangkat Desa dan calon yang memenuhi syarat administrasi mengikuti tahapan berikutnya (Ujian tulis)

Bagi calon yang lulus dan nilai tertinggi di rekomendasikan untuk di Lantik,diharapkan seluruh tahapan seleksi dapat dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, menjunjung tinggi asas objektivitas, keterbukaan, dan akuntabilitas sehingga menghasilkan perangkat desa yang kompeten dan berintegritas.

Sambutan Iptu I Wayan Sumantra S.H, Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Girik yang telah melaksanakan sosialisasi pengisian perangkat desa secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Dalam rangka pelaksanaan pengisian agar mengikuti tahapan yang sudah di atur dalam Peraturan Bupati,jangan sampai membijaksanai, ungkapnya

Dalam proses pengisian perangkat desa, salah satu persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh para calon adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). SKCK merupakan bentuk keterangan resmi dari Kepolisian yang menerangkan ada atau tidaknya catatan kriminal seseorang, sebagai bagian dari seleksi administrasi guna memastikan calon perangkat desa memiliki rekam jejak yang baik, Terangnya

Kami menghimbau kepada para calon peserta agar mengurus SKCK sesuai prosedur yang berlaku di Polsek atau Polres, melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, serta tidak menggunakan jasa perantara yang tidak resmi. Pelayanan SKCK dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku dan panitia yang sudah terbentuk dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai dengan aturan yang ada dan selalu koordinasi dengan tim pengawas.

Kami menghimbau kepada seluruh panitia, calon perangkat desa, serta masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan selama proses pengisian perangkat desa berlangsung.

Dan menegaskan bahwa Polsek Ngimbang akan melakukan pengamanan dan pemantauan selama tahapan pengisian perangkat desa guna memastikan proses berjalan tertib, lancar, dan berkeadilan hingga tahap pelantikan perangkat desa terpilih, pungkasnya

Sambutan Kapten Inf Mustoha Danramil 0812/06 Ngimbang, Kami dari TNI mendukung penuh pelaksanaan pengisian perangkat desa yang transparan dan sesuai regulasi demi kemajuan Desa Girik.

Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan kebersamaan demi kelancaran seluruh tahapan kegiatan.

Acara Di lanjutkan pembentukan Panitia pengangkatan perangkat Desa Girik dengan Susunan,
Sugeng Waluyo Mpd Ketua,
Paidi Sekertaris, Subali anggota,
Matali anggota,
Karni anggota Riris Wahyudi anggota, Sri Mujiati anggota.

Demikian rapat sosialisasi Pengisian dan pembentukan panitia Perangkat Desa Girik berjalan Lancar, Aman dan kondusif

Pewarta:roy

Kapolsek Ngimbang Gelar Patroli Siskamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Di Malam Hari

0

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H,Gelar Patroli Siskamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Kapoksek Ngimbang bersama Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)pada Malam liburan Sabtu Malam minggu agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi dan balap liar Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Sabtu malam (31/01/2026)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di Pimpin Langsung olek Kapolsek Ngimbang Iptu Ini Wayan Sumantra, S.H, bersama Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, dan Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Brigadir Elbiyun dengan sasaran empat lokasi Pabrik rokok R3, SPBU Ngimbang, pasar Ngimbang dan Warko – warkop yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi balap liar, premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Ngimbang atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light siskamtibmas di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Andra Soni Turun ke Lapangan, Menang di Laga Persahabatan Badminton BangBro B3T di Tangsel

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni ikut meramaikan pertandingan persahabatan badminton yang digelar BangBro Badminton Triple (B3T) di Hall Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (31/1/2026).

Pertandingan tersebut berlangsung santai namun kompetitif dan dimeriahkan oleh sejumlah tokoh nasional, mulai dari mantan menteri hingga pengamat politik. Dalam laga itu, Andra Soni bermain satu tim bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani dan Lutfi Hasan.

Mereka berhadapan dengan tim yang diisi Ketua Umum BangBro Bambang Brodjonegoro, pemilik Hall Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya International Badminton Center Candra Wijaya, serta pengamat politik Hendri Satrio.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil cukup ketat meski suasana tetap cair dan penuh canda. Tim Gubernur Andra Soni akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2–0, masing-masing gim berakhir dengan poin 30–25 dan 22–30.

BangBro Badminton Triple (B3T) sendiri merupakan komunitas olahraga yang diinisiasi oleh Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas periode 2016–2019 dan Menteri Keuangan periode 2014–2016 pada Kabinet Kerja era Presiden Joko Widodo.

Sejumlah nama turut berpartisipasi dalam olahraga kategori baru tersebut, di antaranya legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya, mantan Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi, pengamat politik Hendri Satrio, mantan Kepala LIPI Bambang Subyanto, serta Komisaris PT Telkom Rama Pratama.

Andra Soni mengaku merasa terhormat bisa diundang dan bermain bersama komunitas BangBro. Ia berharap pertandingan persahabatan ini menjadi momentum untuk kembali membangun kebiasaan berolahraga di tengah kesibukan sebagai kepala daerah.

“Dulu saya sering olahraga. Tapi sekarang karena kesibukan jarang sekali. Mudah-mudahan ke depan setidaknya seminggu sekali kita bisa kembali berolahraga bersama,” katanya.

Menurutnya, olahraga rutin membuat tubuh terasa lebih segar, kuat, dan sehat. Sebaliknya, kurang beraktivitas fisik justru membuat kondisi tubuh melemah. Karena itu, interaksi dan kegiatan bersama BangBro B3T dinilainya sebagai langkah awal untuk kembali menerapkan pola hidup sehat.

Pada kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengajak tim BangBro B3T untuk kembali menggelar pertandingan persahabatan di Banten.

“Nanti gantian kami yang mengundang. Kita main di Serang,” katanya.

Ketua Umum B3T Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa B3T dibentuk sebagai wadah olahraga badminton yang murah, mudah, dan bersifat rekreasi bagi masyarakat umum.

Melalui B3T, masyarakat yang tidak menempuh jalur profesional tetap dapat menyalurkan hobi dan menikmati badminton secara santai.

“Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menikmati olahraga badminton sebagai olahraga rekreasi,” jelasnya.

Ia juga berharap Hall Candra Wijaya International Badminton Center sebagai home base B3T dapat menjadi aset pembinaan atlet bulu tangkis di Provinsi Banten.(WartainBanten)

Buka Kongres Nasional V PDUI, Wagub Banten Sebut Dokter Pahlawan Kesehatan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi peran dan dedikasi para dokter yang selama ini mengabdi di dunia kesehatan. Ia menyebut dokter sebagai pahlawan kesehatan karena pengabdian dan kerja kerasnya dalam merawat serta menyelamatkan pasien.

Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Kongres Nasional V Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang digelar di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Sabtu (31/1/2026). Kongres ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan Provinsi Banten dipercaya sebagai tuan rumah.

“Saya mengapresiasi para dokter. Semoga dokter terus jaya, dokter terus hebat, dokter terus kuat, dan dokter juga harus lebih sehat dibandingkan pasien, harus lebih sehat dibandingkan masyarakat biasa,” katanya.

Menurutnya, dokter merupakan tenaga profesional yang memiliki keilmuan di bidang kesehatan dan bekerja secara ilmiah dalam melayani pasien. Tidak hanya melalui tindakan medis, semangat dan kata-kata seorang dokter juga dinilai memiliki pengaruh besar terhadap proses penyembuhan pasien.

Dimyati juga menekankan bahwa profesi dokter menuntut pembelajaran tanpa henti. Perkembangan penyakit yang terus berubah dari waktu ke waktu mengharuskan dokter untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya

“Dokter juga belajar tanpa batas. Kenapa? Karena masalah penyakit banyak sekali yang berbeda-beda dari tahun ke tahun. Tapi dokter menguasai itu. Dia belajar terus akhirnya bisa melawan penyakit,” katanya.

Dokter dinilai memiliki peran layaknya pemimpin yang bekerja secara tim dan tidak menangani pasien sendirian.

Koordinator Presidium PP PDUI dr. Nurhadji Abdullah Kastari menegaskan dokter umum merupakan garda terdepan layanan kesehatan dengan peran kuratif, preventif, dan promotif yang perlu diperkuat.

“Karena dengan preventif-promotif itu kita bisa meningkatkan derajat kesehatan bangsa, menjaga kesehatan rakyat. Kalau kita hanya kuratif saja, justru kita hanya menunggu yang sakit. Peran itu yang perlu diperkuat oleh dokter umum, yaitu preventif-promotif,” ujarnya.

Meski jumlah dokter umum mencapai sekitar 160 ribu orang, distribusinya belum merata sehingga diperlukan kolaborasi PDUI dan pemerintah.

Hal inilah yang melatarbelakangi tema Kongres Nasional V PDUI tentang penguatan peran dan kapasitas dokter umum dalam mendukung pembangunan kesehatan, seiring meningkatnya jumlah lulusan dokter setiap tahun.

“Setiap tahun, dengan adanya fakultas kedokteran baru yang terus bertambah, diprediksi sekitar dua belas ribu lulusan per tahun, ke depan bisa lima belas ribu bahkan lebih,” ujarnya.

Menko PMK Pratikno menegaskan dokter umum merupakan figur yang paling dekat dengan masyarakat dan berperan penting dalam mengawal pembangunan kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Ia menyoroti berbagai tantangan kesehatan nasional seperti stunting yang masih tinggi, tingginya kasus tuberkulosis dan lepra, meningkatnya obesitas serta masalah kesehatan mental pada remaja.

“Kita masih menghadapi beberapa masalah serius. Prevalensi stunting kita masih cukup tinggi, yaitu 19,8 persen, walaupun sudah turun sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar pada sektor kesehatan, dengan dokter umum sebagai garda terdepan dan benteng pertama dalam sistem kesehatan nasional.(WartainBanten)

Soft Launching Wisata Air Kali Cibanten, Tinawati Andra Soni Susuri Sungai Selama 50 Menit

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menjajal langsung jalur Wisata Air Kali Cibanten saat kegiatan soft launching yang digelar pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong sungai tidak hanya sebagai ekosistem alam, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan dan penggerak ekonomi masyarakat.

Tinawati mengarungi Kali Cibanten selama kurang lebih 50 menit. Perjalanan dimulai dari bawah Jembatan Kidemang dan berakhir di Bendungan Kenari, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sepanjang perjalanan, rombongan menikmati alur sungai yang menyuguhkan tantangan ringan sekaligus panorama alam kawasan perkotaan.

Kegiatan tersebut turut diikuti Ketua TP PKK Kota Serang Arfina Rustandi, Dandenpom III/4 Serang Letkol Cpm Dadang Dwi Saputro, Ketua KONI Kota Serang Agus Rasyid, serta Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin. Hadir pula perwakilan organisasi dan komunitas lainnya.

Jalur susur sungai ini secara resmi diperkenalkan sebagai Wisata Air Kali Cibanten dengan mengusung konsep wisata edukasi sejarah sungai, arung jeram ringan, dan river tubing. Pengelolaannya dilakukan secara kolaboratif antara Komunitas Peduli Sungai Banten, Koperasi Tunas Madani Kota Serang, serta didukung pemerintah daerah.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas, termasuk Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Serang, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta mengarungi sungai menggunakan 11 perahu karet yang dilengkapi pengamanan dan didampingi oleh tim rescue.

Tinawati Andra Soni mengatakan, Kali Cibanten memiliki karakter sungai yang menarik dan aman, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan.

“Jalurnya seru dan aman. Sungai ini memiliki banyak potensi, sehingga sangat cocok dikembangkan sebagai wisata edukasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa lebih mengenal dan mencintai sungai,” ujar Tinawati.

Ia berharap, dengan diluncurkannya Wisata Air Kali Cibanten, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai semakin meningkat.

“Sungai yang terjaga dapat memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Tinawati menegaskan bahwa pengembangan wisata sungai sejalan dengan peran TP PKK Provinsi Banten sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan peningkatan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengapresiasi inisiatif relawan dalam mengembangkan Wisata Air Kali Cibanten sebagai inovasi destinasi baru yang membawa misi pemulihan fungsi sungai agar kembali memberi manfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan inovasi destinasi wisata baru. Selain kecintaan terhadap olahraga arung jeram, terdapat misi besar agar Kali Cibanten kembali berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Eli menambahkan bahwa pengembangan wisata sungai diharapkan mampu memperkaya pilihan destinasi pariwisata di Banten, sehingga tidak lagi hanya bergantung pada wisata pantai.

“Kebersihan menjadi faktor utama dalam pariwisata. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan daya tarik destinasi wisata,” katanya.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin menjelaskan bahwa Wisata Air Kali Cibanten dikembangkan sebagai wisata arung jeram berarus ringan hingga sedang yang aman dan dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk pelajar.

Pengembangan jalur dilakukan secara bertahap, sekaligus dilengkapi dengan wisata edukasi susur sungai yang berfokus pada lingkungan, ekosistem sungai, konservasi alam, dan pengenalan budaya lokal

Gus Fawait Bentuk Dua Satgas Khusus Tangani Infrastruktur, Kemiskinan, Stunting, AKI-AKB

0
Ket Foto : Jajaran Pemerintah Kabupaten Jember saat lakukan kegiatan rutin Pro Gus'e update.

Warta.in, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah setiap musim penghujan. Bupati Jember, Gus Fawait, mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang sebagai solusi komprehensif lintas sektoral, Sabtu (31/1/2026).

Bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait juga secara resmi menginisiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengetasan Kemiskinan, Stunting , AKI-AKB. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk memutus rantai kemiskinan dan stunting di Kabupaten Jember.

Terkait dengan satgas infrastruktur dan tata ruang, Gus Fawait menjelaskan bahwa pembentukan satgas ini didasari oleh hasil pengamatan lapangan yang menunjukkan bahwa penanganan banjir tidak lagi bisa dibebankan hanya pada satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gus Fawait menegaskan bahwa ego sektoral harus dipangkas agar masalah menahun ini bisa terselesaikan secara tuntas.

Dalam keterangannya, Gus Fawait membeberkan sejumlah kendala utama yang menyebabkan banjir di Jember memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap titik Pertama, masalah infrastruktur. Gus Fawait menyebut, banyak ditemukan saluran air atau gorong-gorong yang ukurannya sudah tidak memadai atau tersumbat karena kurangnya pemeliharaan.

Kedua, adanya anomali debit air. Di beberapa lokasi, infrastruktur sebenarnya sudah cukup baik. Namun, curah hujan yang sangat tinggi membuat debit air melampaui kapasitas tampung.

Selain itu, masalah paling krusial yang ditemukan adalah adanya pembangunan perumahan di kawasan bantaran sungai. Gus Fawait menyoroti adanya oknum yang menerbitkan sertifikat di lahan yang seharusnya menjadi area resapan atau perlindungan sungai.

“Kami menemukan adanya anomali di mana perumahan dibangun tepat di bantaran sungai dan anehnya memiliki sertifikat. Mau diperbaiki seperti apa pun drainasenya, kalau lokasinya di situ pasti akan tetap banjir,” tegas Gus Fawait.

Satgas yang baru dibentuk ini bertugas memetakan kewenangan jalan dan saluran, mengingat di Jember terdapat aset milik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa dan BUMN (PTPN/Perhutani).

Terkait pelanggaran tata ruang oleh pengembang, Gus Fawait menyatakan tidak akan segan mengambil tindakan hukum yang terukur. Ia meminta para pengembang yang membangun di lokasi rawan untuk bersiap melakukan relokasi demi kepentingan masyarakat luas.

“Indonesia adalah negara hukum. Jika ditemukan kesalahan tata ruang yang fatal, kami akan meminta developer untuk merelokasi. Kami mengutamakan keselamatan dan kepentingan warga Jember di atas segalanya,” pungkasnya.

Guna memantapkan langkah satgas ini, Gus Fawait menunjukkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember Achmad Imam Fauzi sebagai Ketua Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang.

Lebih lanjut, terkait dengan satgas pengentasan kemiskinan, stunting, AKI-AKB, Gus Fawait menekankan bahwa kondisi kemiskinan di Jember memerlukan penanganan yang luar biasa. Berdasar data satu dekade terakhir, angka kemiskinan absolut di Kabupaten Jember menempati posisi tertinggi kedua di Jawa Timur, bahkan angka kemiskinan ekstremnya tercatat sebagai yang tertinggi se-provinsi.

Gus Fawait menegaskan bahwa masalah kemiskinan yang sistemik tidak bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan satu instansi, seperti Dinas Sosial saja.

“Persoalan ini tidak akan tuntas jika kita pasrahkan hanya pada satu OPD. Kita butuh langkah out of the box dan kerja kolaboratif yang solid, bukan kebijakan yang bersifat ego sektoral,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan bahwa kemiskinan menjadi akar dari berbagai masalah sosial lainnya di Jember. Di antaranya, tingginya angka stunting dan AKI-AKB.

Selain itu, salah satu poin penting dalam pembentukan satgas ini adalah integrasinya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan visi Presiden RI. Jember diproyeksikan menjadi wilayah dengan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbanyak.

Potensi perputaran ekonomi dari program MBG di Jember diperkirakan mencapai Rp4 triliun per tahun. Gus Fawait optimis jika seluruh aktivitas dapur MBG menyerap produk lokal Jember, hal ini akan menjadi stimulus besar bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara efektif.

Satgas ini dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial yang juga menjabat sebagai PJ. Sekda, yakni Akhmad Helmi Luqman. Keanggotaannya akan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan (nakes) yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Beberapa rencana aksi nyata satgas ini meliputi pemeriksaan kesehatan langsung ke rumah warga yang sakit kronis dan penyandang disabilitas, yang rencananya diluncurkan pada 14 Februari mendatang. Melalui sinergi ini, Gus Fawait berharap target penurunan kemiskinan, stunting, serta AKI-AKB dapat tercapai secara terukur dan berkelanjutan di masa kepemimpinannya.

Bhabinkamtibmas   dan  Polsek Gunungsari  Sisir Desa, Motor warga Hilang dicuri ditemukan  lagi

0

 

Warta.in
Lombok Barat,NTB  – Respons cepat aparat membuahkan hasil, dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua di wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Bhabinkamtibmas Desa Kekait Aipda Andika Priyono, berkolaborasi dengan Kanit Reskrim Polsek Gunungsari Aiptu Mujihadi serta personel piket fungsi, Jumat (30/1/2026), melakukan cek TKP hingga penyisiran lintas desa.

Kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat Street, bernopol DR 3747 MN milik H. Junaidi. Kendaraan raib saat terparkir di halaman rumah di Dusun Kekait Thaebah, Desa Kekait, dini hari sekitar pukul 02.00–04.00 Wita. Saat itu motor terkunci setang, sementara kunci tersimpan di jendela rumah.

Tim mendatangi TKP sejak pagi. Di tengah proses, Bhabinkamtibmas Desa Lembah Sari Polsek Batulayar Aipda Budi Rahman, menghubungi petugas Gunungsari. Informasi menyebut temuan dompet berisi identitas warga Desa Kekait, di pematang sawah Dusun Lendang Re, Desa Lembah Sari. Identitas tersebut cocok dengan data pelapor.

Korban kemudian diarahkan membuat laporan resmi ke Polsek Gunungsari. Koordinasi lintas wilayah terus berjalan. Sekira pukul 14.30 Wita, penyisiran area persawahan sekitar lokasi temuan dompet membuahkan hasil. Warga Dusun Lendang Re bersama Bhabinkamtibmas Desa Lembah Sari, menemukan sepeda motor dimaksud.

Bhabinkamtibmas Desa Kekait bersama Kanit Reskrim dan personel piket reskrim segera menuju lokasi. Pencocokan nomor rangka dan mesin dilakukan di TKP, hasilnya sesuai dengan data kendaraan yang dilaporkan hilang. Motor lalu dibawa ke Mako Polsek Gunungsari, untuk proses lanjutan dan konfirmasi korban. Barang bukti sementara diamankan, guna melengkapi administrasi laporan serta pendalaman penyelidikan pelaku.

Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengapresiasi sinergi petugas dan warga.

“Kolaborasi lintas desa serta respon cepat anggota, membantu mempercepat penemuan kendaraan. Kami terus melakukan pengembangan, guna mengungkap pelaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hari.(sr/hpm)

Ribuan Warga Subang Sambut Antusias Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang

0

Ribuan Warga Subang Sambut Antusias Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang

Subang | Warta In – Ribuan warga Kabupaten Subang memadati Alun-Alun Subang untuk menyambut kehadiran artis papan atas Raffi Ahmad bersama sang istri, Nagita Slavina, dalam rangka acara “Rans Carnival” Simpati berbagi sepesial untuk Sceh. pada Sabtu (31/01/2026).

Kehadiran pasangan selebritas tersebut disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak siang hari, warga sudah mulai berdatangan dan memadati area alun-alun. Teriakan histeris dan lambaian tangan mewarnai suasana saat Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tiba di lokasi. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tampak menyapa warga dengan ramah. Keduanya juga meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung, berfoto bersama, serta menyampaikan pesan positif kepada masyarakat Subang.

“Kami sangat senang bisa hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Subang. Sambutannya luar biasa,” ujar Raffi Ahmad di hadapan warga.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan petugas terkait. Panitia dan aparat keamanan terus mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang menjadi hiburan tersendiri bagi warga dan diharapkan dapat memberikan semangat serta kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Subang.

**Bobby Eko**