27.3 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026
Beranda blog Halaman 446

Cakra Surya Manggala Dukung Langkah Aktifis GERMASI,Tindak Tegas Dalang Perusakan Hutan

0

warta.in,,Bandar Lampung, – Ketua Umum Cakra Surya Manggala, Dr. M. Tegar Sedayu, SH, MH, IFHGAS, dengan tegas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah dan desakan aktifis Masyarakat Independent GERMASI yang meminta Kejaksaan Agung RI segera mengusut dan menangkap dalang intelektual di balik dugaan alih fungsi dan penguasaan lahan ilegal di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) serta Suaka Margasatwa (SM) Gunung Raya. ( 08/10/2025)

Menurut Tegar, maraknya praktik perambahan, penguasaan, dan perubahan fungsi hutan konservasi menjadi lahan perkebunan dan pemukiman merupakan bukti nyata kelalaian dan lemahnya pengawasan dari pejabat yang berwenang.

“Kementerian Kehutanan RI, Balai Besar TNBBS, dan BKSDA Sumatera Selatan diduga telah gagal menjaga amanah negara. Mereka lalai, bahkan terkesan membiarkan kawasan konservasi yang seharusnya dijaga justru dirampas dan dirusak oleh kepentingan kelompok tertentu,” tegas Tegar.

Ia menilai, kerusakan yang masif di dua kawasan hutan konservasi tersebut bukan lagi sekadar kelalaian administratif, tetapi sudah masuk pada dugaan pembiaran sistematis yang mengarah pada pelanggaran hukum.

“Kalau aparat kehutanan dan pejabat yang diberi tanggung jawab menjaga kawasan benar-benar bekerja, tidak mungkin hutan seluas itu dirambah, dialihfungsikan, dan dikuasai tanpa sepengetahuan mereka. Ini bukan lagi kelalaian biasa — ini pembiaran yang harus diusut!” ujarnya tajam.

Lebih lanjut, Tegar menyoroti dampak nyata dari rusaknya kawasan konservasi yang kini menimbulkan konflik antara satwa liar seperti harimau dan gajah dengan manusia, hingga menelan korban jiwa di sekitar kawasan TNBBS.

“Kerusakan hutan bukan hanya persoalan pohon ditebang, tapi sudah menyangkut keselamatan manusia. Satwa kehilangan habitatnya, turun ke pemukiman, dan akhirnya manusia jadi korban. Ini akibat lemahnya pengawasan dari institusi kehutanan yang seharusnya menjaga,” kritiknya.

Cakra Surya Manggala juga menilai Kementerian Kehutanan RI dan seluruh unit teknisnya harus bertanggung jawab secara moral dan hukum.

“Kemenhut RI tidak bisa hanya diam dan berdalih prosedural. Jika bawahannya di lapangan tidak mampu menjaga kawasan, maka pimpinannya pun ikut bertanggung jawab. Jangan hanya sibuk rapat dan laporan, sementara hutan di lapangan habis digunduli,” sindir Tegar.

Ia menegaskan, dukungan terhadap Aktifis Masyarakat Independent GERMASI bukan hanya bentuk solidaritas masyarakat sipil, tetapi juga dorongan moral agar aparat penegak hukum tidak ragu menjerat siapapun yang terlibat termasuk pejabat aktif maupun mantan pejabat yang berperan dalam pembiaran.

“Kami mendesak Jaksa Agung RI agar segera menurunkan tim penyidik untuk memproses laporan Aktifis Masyarakat Independent GERMASI, jangan hanya turunkan tim Satgas PKH saja dan berhenti pada proses penyitaan lahan, proses hukum harus terus berlanjut semua pihak yang terlibat harus bertanggungjawab dan di periksa. Negara tidak boleh kalah oleh mafia hutan dan pembiaran oknum pejabat,” pungkasnya.

Dengan nada keras, Tegar juga menegaskan bahwa kerusakan kawasan hutan konservasi adalah bentuk pengkhianatan terhadap generasi bangsa.

“Mereka yang diam saat hutan dirampas sejatinya ikut bersalah. Pembiaran adalah kejahatan moral. Kami dari Cakra Surya Manggala akan terus mengawal kasus ini sampai para dalang dan pejabat yang lalai diproses hukum,” tutupnya.

(Red)

Terus Berbenah,RSUDMA Sumenep Berkomitmen Untuk Cepat Tanggap Tangani Pasien

0
  • Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus melakukan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien.

    Dibawah kepemimpinan dr.Erliyati,rumah sakit kebanggaan warga Sumenep ini semakin dikenal sebagai pelopor layanan kesehatan publik yang cepat tanggap, berorientasi pada kemanusiaan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    Kepala Seksi Informasi RSUDMA Erfin Sukayati, menjelaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat dijadikan dasar dalam memperbaiki layanan.

    “Kami ingin rumah sakit ini berkembang bersama masyarakat, menjadi tempat yang tidak hanya menyembuhkan tetapi juga memberikan kenyamanan dan harapan,”terangnya.

    Salah satu langkah kongkrit yang langsung dirasakan masyarakat adalah peningkatan layanan farmasi rawat jalan.

    “Menanggapi keluhan mengenai lamanya antrian, kami menambah satu depo farmasi. Kini tersedia dua titik layanan, yang membantu mempercepat proses dan menata sistem antrian dengan lebih baik,” ujar Erfin,Selasa(07/10/25).

    Erfin mengaku pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan sesuai dengan aspek sosial dan budaya lokal.

    “Untuk ruang tunggu keluarga pasien,kini telah dilengkapi dengan dua ruang baru yang nyaman dan dirancang dengan nuansa kekeluargaan khas masyarakat Sumenep,”tuturnya.

    Rumah sakit plat merah itu juga meluncurkan inovasi sosial bernama
    (La Sehat) Layanan antar pasien pulang secara cuma-cuma. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan dukungan penuh dari Bupati Sumenep.

    “Dengan ini menunjukkan bahwa RSUDMA tidak hanya hadir saat warga sakit, tapi juga mengantar mereka pulang dalam kondisi sehat dan bermartabat,”kata Erfin.

    Sementara itu dari sisi fasilitas medis, Erfin menyebut pihaknya tengah menyiapkan pengadaan unit CT Scan kedua guna mempercepat layanan diagnosis,

    “Dan yang tak kalah penting ,kini masyarakat juga bisa mendapatkan layanan ortopedi di Sumenep, tanpa harus pergi ke kota besar, karena kami telah siapkan dokter spesialis tulang dan sendi,” tegas Erfin.

    “Demi kesembuhan pasien,kami tak akan berhenti untuk terus melakukan terobosan-terobosan dalam dunia medis,karena kesehatan pasien merupakan kepuasan bagi kami,” tutupnya.(hrs)

Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Mengamankan 2 Pengedar, Ganja dan Sabu

0

warta.in Bekasi ◊ Selasa,07 Oktober 2025

Bekasi Kota — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap peredaran narkotika di wilayah Bekasi Utara dengan mengamankan dua pelaku dan ratusan gram barang bukti, Pengungkapan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Astacita Presiden dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta komitmen satresnarkoba untuk menyelamatkan masa depan generasi muda.( 07/10/25 )

Kejadian bermula dari informasi terpercaya yang diterima petugas tentang adanya aktivitas narkotika di sebuah rumah di Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi. Dari hasil penindakan, personel Sat Resnarkoba berhasil menangkap dua orang yaitu MI (28) dan SSM (24). Keduanya dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Dalam penggeledahan di tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa narkotika dan perlengkapan paket. Barang bukti yang diamankan antara lain:

– 24 bungkus plastik klip kecil berisi diduga sabu dengan bruto 11,94 gram;

– 1 bungkus plastik klip sedang berisi diduga sabu bruto 1,10 gram;

– Beberapa paket ganja dalam berbagai kemasan dengan total bruto yang signifikan, antara lain: 9 plastik klip sedang berisi ganja bruto 380 gram; 4 plastik klip sedang berisi ganja bruto 161 gram; 5 plastik klip berisi ganja bruto 13 gram; serta 1 plastik hitam besar berisi ganja bruto 899 gram;

– 1 timbangan elektrik, 1 pack plastik klip, dan dua unit ponsel merek Poco M3 dan Oppo A3s.

KBO. Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota AKP.Drihanta.,SH. menyatakan bahwa penindakan ini merupakan wujud komitmen kepolisian untuk menekan peredaran narkotika di kota Bekasi. “Kami berterima kasih atas peran aktif masyarakat yang memberikan informasi. Penindakan ini diharapkan bisa mengurangi akses narkotika di lingkungan masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika,” ujar Akp.Drihanta.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan hukum terkait narkotika sebagaimana diatur dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2009, antara lain Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) serta Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1). Dalam tahap penyidikan polisi telah melakukan pendataan, introgasi, uji awal laboratorium balai besar, gelar perkara, serta melengkapi berkas penyidikan (mindik).

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam memerangi narkotika. Polres Metro Bekasi Kota menegaskan akan terus meningkatkan operasi preventif dan penegakan hukum untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dari bahaya narkoba.

Polres Metro Bekasi Kota mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peredaran narkotika untuk segera melapor ke pihak kepolisian guna bersama-sama menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa.

[Alpin A.S]

Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

0
  • Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

Warta.in
NTB – Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Kepolisian Prancis pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari penguatan kemitraan strategis bilateral kedua negara, yang baru-baru ini ditingkatkan melalui kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia dan kunjungan balasan Presiden Prabowo.

Delegasi Prancis yang hadir terdiri atas Senior Superintendent Guillaume Calas (Head of Bilateral Cooperation), Commissaire David Sobaga (Head of Asia, America and Eastern Europe), Olivier Chassot, dan Syarah. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Sekolah Polisi Wanita, Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H., beserta jajaran .

Sinergi Strategis dan Peninjauan Fasilitas

Kunjungan ini selaras dengan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk perluasan pertukaran antara lembaga pendidikan kadet . Dalam kunjungannya, delegasi diajak meninjau secara langsung fasilitas pendidikan Sepolwan, seperti ruang kelas, ruang makan, dan sarana latihan. Perhatian khusus diberikan pada ruang tematik yang kreatif dan interaktif, di mana mereka mendapatkan penjelasan mengenai metode pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan empati.

Interaksi dan Motivasi dengan 660 Siswa Bintara Polwan

Delegasi Kepolisian Prancis juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan 660 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polwan Angkatan ke-58 Tahun Ajaran 2025. Dalam sesi tanya jawab, mereka berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada para calon Bintara Polwan yang merupakan putri-putri terpilih dari seluruh Indonesia. Para siswa yang sedang menjalani pendidikan selama lima bulan dan dijadwalkan dilantik pada 24 Desember 2025 ini mendapat perspektif internasional yang berharga. Interaksi semacam ini merupakan bagian dari upaya membentuk Polisi Wanita Indonesia yang berkelas dunia, humanis, berintegritas, dan berwawasan global.

Komitmen untuk Masa Depan

Kepala Sekolah Polisi Wanita, Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H., dalam pernyataannya menegaskan, “Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari sinergi yang berkelanjutan. Kehadiran delegasi Kepolisian Prancis hari ini memberikan energi dan perspektif baru bagi para siswa. Mereka dapat melihat langsung bahwa profesi polisi wanita diakui dan dihargai secara global. Ini memperkuat semangat kami untuk terus mencetak Polwan Indonesia yang tidak hanya profesional di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan integritas.”

Kunjungan delegasi Kepolisian Prancis ini merefleksikan peningkatan kemitraan keamanan Indonesia-Prancis. Melalui pertukaran seperti ini, Sepolwan Lemdiklat Polri terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam memperkuat kapasitas Polri secara keseluruhan, mempersiapkan personel yang unggul dan mampu menjawab tantangan kepolisian di masa depan.(,sr/hpntb)

Wali Kota Bekasi Resmikan Gereja Kristen Pasundan Seroja Sebagai Simbol Kota Harmonis

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 07 Oktober 2025.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meresmikan Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Seroja yang berlokasi di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, pada hari ini. Peresmian tersebut menjadi simbol nyata komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga dan merawat keberagaman sebagai kekuatan bersama dalam membangun kota yang maju, sejahtera, dan harmonis.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua GKP Jemaat Seroja, Pdt. Olisimus Dani, jajaran pengurus gereja, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat. Tri Adhianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam berdirinya rumah ibadah tersebut, termasuk kepada dinas terkait yang turut menjembatani proses pembangunan hingga akhirnya dapat diresmikan secara resmi.

“Keberadaan GKP Jemaat Seroja ini menegaskan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang harmonis, di mana keberagaman menjadi satu sudut pandang utama. Kota ini berdiri untuk semua agama, semua keyakinan, dan semua warga,” ujar Tri Adhianto.

Ia menambahkan bahwa pendirian rumah ibadah di Kota Bekasi dilaksanakan melalui proses perizinan yang disepakati bersama mulai dari tingkat pengurus hingga wilayah provinsi, dengan prinsip kemudahan dan tanpa biaya. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh umat beragama.

“Semua rumah ibadah, tanpa terkecuali, akan kami fasilitasi dengan proses perizinan yang mudah dan tanpa biaya. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk merawat keberagaman dan memastikan seluruh warga merasa nyaman, sejahtera, serta saling menguatkan satu sama lain,” lanjutnya.

Tri juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun kota besar seperti Bekasi. Ia mencontohkan berbagai kerja sama yang telah dijalin dengan kota-kota dunia, seperti Seongnam (Korsel) dalam bidang olahraga, budaya, dan ekonomi; Izumisano (Jepang) dalam bidang lingkungan; serta Xiangnan (Tiongkok) dalam bidang persampahan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Bekasi termasuk dalam 10 besar kota paling harmonis di Indonesia. Predikat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi tanggung jawab kita untuk terus memperkuat persaudaraan lintas agama, suku, dan budaya. Kita semua adalah saudara, bersatu untuk Indonesia maju,” pungkasnya.

Peresmian GKP Jemaat Seroja ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat toleransi dan harmoni sosial di Kota Bekasi, serta mendukung berbagai program pembangunan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Jefry. Smk)

Sukses Amankan MotoGP, Polda NTB Gelar Apel Konsolidasi Operasi Mandalika Rinjani 2025

0

 

Sukses Amankan MotoGP, Polda NTB Gelar Apel Konsolidasi Operasi Mandalika Rinjani 2025

Warta.in
Lombok, NTB – Setelah sukses mengamankan perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2025 yang berlangsung dari 3 hingga 5 Oktober di Sirkuit Mandalika, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) segera menggelar Apel Konsolidasi Operasi Mandalika Rinjani 2025 pada Selasa (7/10/2025).

Acara yang dipusatkan di Lapangan Bharadaksa Polda NTB ini menandai berakhirnya fase pengamanan event internasional tersebut dan menjadi momen penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi peningkatan kualitas di masa depan. Apel konsolidasi dipimpin langsung oleh Karoops Polda NTB, Kombes Pol Heri Sulesmono, S.I.K., yang juga menjabat sebagai Kepala Pengendali Operasi (Karendalops) Operasi Mandalika Rinjani 2025.

Apel yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh seluruh personel yang terlibat dalam rangkaian pengamanan MotoGP Mandalika 2025. Inti dari kegiatan ini adalah konsolidasi personel dan Penyampaian Arahan Pimpinan (AAP) sekaligus doa bersama, sebagai wujud syukur atas kelancaran dan keberhasilan operasi pengamanan yang telah berlangsung.

Keberhasilan pengamanan MotoGP 2025 diakui sebagai hasil dari kerja keras, sinergi, dan dedikasi tinggi seluruh personel TNI-Polri serta stakeholder terkait. Mengingat ajang ini menarik ratusan ribu penonton, pengamanan yang efektif menjadi kunci utama suksesnya citra Indonesia sebagai tuan rumah event kelas dunia.

Dalam arahannya, Kombes Pol Heri Sulesmono, S.I.K., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat.

“Apel konsolidasi ini adalah waktu bagi kita untuk berkumpul kembali, mengevaluasi setiap langkah yang telah kita ambil, dan memastikan bahwa semua berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, rangkaian event MotoGP 2025 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Heri Sulesmono dengan nada tegas namun penuh kebanggaan”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Karendalops menekankan bahwa keberhasilan yang telah dicapai bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk perbaikan di masa mendatang. Pengamanan event besar seperti MotoGP selalu dinamis, sehingga memerlukan evaluasi yang kritis dan konstruktif.

“Saya meminta kepada seluruh anggota agar segera melakukan evaluasi setelah pelaksanaan kegiatan event MotoGP 2025 ini selesai. Kita harus mengidentifikasi apa yang sudah baik, dan di sisi mana kita masih perlu meningkatkan kinerja. Tujuannya jelas, agar kegiatan ini dapat lebih baik kedepannya,” tegas Kombes Pol Heri.

Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen lalu lintas di sekitar Sirkuit Mandalika, sistem pengamanan di titik-titik krusial seperti pintu masuk dan area penonton, hingga koordinasi logistik dan penanganan potensi gangguan keamanan. Pembelajaran dari pengalaman Operasi Mandalika Rinjani 2025 ini akan menjadi acuan penting untuk pengamanan event-event internasional lain di masa depan.

Penutupan Apel Konsolidasi diwarnai dengan penyampaian rasa bangga Kombes Pol Heri Sulesmono kepada personelnya. Ia mengakui bahwa tantangan di lapangan sangat kompleks, namun semangat juang dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh setiap anggota patut diacungi jempol.

“Terima kasih buat semua Pelaku Ops Mandalika Rinjani 2025. Saya bangga kepada Rekan-rekan semua. Keberhasilan ini adalah keberhasilan kita bersama. Sekarang saatnya kita kembali ke kesatuan masing-masing dengan membawa pengalaman berharga. Pesan saya, tetap semangat dan tetap sehat,” pungkasnya, mengakhiri apel konsolidasi.(sr/hpntb)

Jelang Kunjungan Presiden, Sekda Banten Dampingi Kapolri Tinjau Penanaman Jagung di Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 07 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mendampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam kegiatan peninjauan gladi bersih Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, Selasa (7/10/2025).

Peninjauan ini dilakukan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari persiapan menuju acara puncak Penanaman Jagung Serentak Nasional yang akan digelar keesokan harinya, Rabu (8/10/2025), dan dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam keterangannya, Sekda Banten Deden Apriandhi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

“Pemprov Banten siap berkolaborasi dengan semua pihak, baik kepolisian, kementerian, pemerintah daerah, maupun masyarakat agar program-program ketahanan pangan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan lokasi penanaman jagung di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang seluas 50 hektare ini bukan tanpa alasan. Deden menyatakan bahwa lahan tidur yang ada di Banten akan digunakan untuk menjadi produktif, menurut instruksi Presiden dan Gubernur Andra Soni. Selain itu, karena lokasinya dekat dengan pabrik pakan dan gudang Bulog, petani akan lebih mudah menjual hasil panen mereka nanti.

Selama peninjauan, rombongan Kapolri dan Sekda Banten melihat kesiapan lapangan secara langsung, termasuk area penanaman, pameran hasil pertanian, dan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, mereka memastikan bahwa personel dari jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan instansi vertikal yang terlibat semuanya siap.

Untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman, pengaturan lalu lintas, keamanan lokasi, dan kesiapan tim kesehatan semuanya diperiksa.  Kapolri berterima kasih atas koordinasi lintas instansi di Banten, yang dianggap berjalan baik dan solid dalam mendukung program strategis pangan nasional.

Selain Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, dan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko juga hadir dalam acara tersebut.

Gladi bersih ini merupakan bagian penting dari persiapan Banten untuk Penanaman Jagung Serentak Nasional Kuartal IV Tahun 2025.  Diharapkan bahwa program ini akan meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas lahan, dan meningkatkan dampak ekonomi pada masyarakat pedesaan..(WartainBanten)

Gubernur Banten Bahas Pengurangan TKD 2026 bersama Menkeu di Jakarta

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 07 Oktober 2025  —  Gubernur Banten Andra Soni bersama para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 yang diproyeksikan mengalami penyesuaian, termasuk pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andra Soni menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas fiskal daerah, terutama dalam menghadapi tantangan sosial, politik, dan ekonomi nasional yang dinamis.

Salah satu isu krusial yang dibahas adalah potensi pengurangan TKD untuk Provinsi Banten pada tahun 2026. Berdasarkan informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, koreksi negatif TKD Banten tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp554 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala BPKAD Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi dampak pengurangan tersebut.

“Langkah strategis perlu disiapkan oleh Pemprov Banten dalam menghadapi TKD tahun 2026 yang mengalami koreksi negatif mencapai Rp554 miliar,” ungkap Rina Dewiyanti.

Dia akan melakukan perhitungan ulang secara menyeluruh bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Provinsi Banten untuk memastikan belanja wajib dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan belanja wajib tetap dapat dipenuhi.

“Kita akan bahas bersama untuk melakukan realokasi belanja, yakni mendorong perkiraan alokasi anggaran dari belanja administrasi ke sektor produktif dan pelayanan dasar untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Rina juga mengatakan bahwa sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, gubernur Banten akan memberikan insentif berbasis kinerja dan pendampingan regulasi kepada daerah dengan kinerja fiskal rendah untuk meningkatkan kapasitas fiskal. Semua ini akan dilakukan untuk mendorong optimalisasi PAD.

“Kita akan mengamankan mandatory spending dan melakukan manajemen kas atau cash flow yang lebih akurat,” imbuhnya.

Rina juga menyatakan bahwa Pemprov Banten akan meningkatkan keakuratan perencanaan untuk meningkatkan efisiensi penyusunan anggaran dengan memprioritaskan program prioritas dan mengurangi kegiatan pendukung dan administratif.

Selain itu, Pemprov Banten menyatakan bahwa mereka akan memaksimalkan potensi PAD dengan memaksimalkan pemanfaatan aset milik daerah.

“Kita akan melakukan intensifikasi pajak dan retribusi melalui sistem monitoring dan evaluasi yang ketat untuk memperluas basis pajak dan retribusi, serta menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan pihak ketiga,” pungkasnya.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus memperjuangkan kepentingan fiskal daerah serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tantangan anggaran.(WartainBanten)

Kapolsek Selaparang Amankan Aksi Hearing Barisan Intelektual Muda NTB di Bank BNI Mataram

0

Kapolsek Selaparang Amankan Aksi Hearing Barisan Intelektual Muda NTB di Bank BNI Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH., memimpin langsung personelnya dalam kegiatan pengamanan aksi hearing yang dilakukan oleh Kelompok Barisan Intelektual Muda NTB di Kantor Bank BNI Cabang Mataram, Jl. Langko, Selasa (07/10/2025).

Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi dan mempertanyakan dugaan pemotongan administrasi bulanan nasabah yang dianggap tidak sesuai dengan perjanjian saat pembukaan rekening. Sebelum hearing dimulai, massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan kantor bank guna menyuarakan keresahan para nasabah.

Situasi sempat ramai namun tetap kondusif setelah pihak perwakilan Bank BNI, yakni Asisten Manager Komang Arya dan Brand Service Manager Gede Arya Lesmana, menemui massa dan membuka ruang dialog.

Kapolsek Selaparang menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk memastikan kegiatan aksi berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kami hadir bersama personel untuk memberikan pengamanan dan memastikan hearing berlangsung dengan baik tanpa gangguan keamanan. Pengamanan ini juga bagian dari upaya menjaga Harkamtibmas agar tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Selama aksi berlangsung, personel Polsek Selaparang turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah kemacetan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

Kegiatan hearing berakhir dengan tertib setelah perwakilan massa dan pihak bank menyepakati untuk melanjutkan pembahasan melalui jalur komunikasi resmi.(sr/hpm)

Gubernur NTB Dorong Normalisasi Sungai dan Awig-Awig Kebersihan tuk Cegah Banjir

0

Gubernur NTB Dorong Normalisasi Sungai dan Awig-Awig Kebersihan tuk Cegah Banjir

Warta.in
Lombok Tengah,NTB – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BWS NT 1) dan jajaran Pemkab Lombok Timur meninjau dampak banjir di Dusun Ponjenlimbu, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Senin (6/10).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui media sosial terkait rusaknya areal pertanian akibat banjir.

Sebagai langkah cepat, Gubernur bersama BWS NT 1 akan melakukan pengerukan sedimentasi sungai dan pemasangan tanggul sementara menggunakan Geobag.

“Saya mintak pak Kades, pak Kadus dan masyarakat bergotong royong, mengisi tanah di Geobag untuk jadi tanggul sementara mencegah abrasi lebih luas,” ujarnya.

Ia menegaskan, alat berat untuk pengerukan sudah dikerahkan agar aliran sungai kembali normal.

“Alat beratnya sudah di jalan, besok sudah mulai bekerja melakukan pengerukan sedimentasi,” terangnya.

Untuk jangka panjang, Gubernur meminta masyarakat dari hulu hingga hilir sungai menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.

“Saya minta Pemkab Lombok Timur, Camat, Kades, Kadus dan masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan sungai, dengan membuat kesepakatan bersama berupa aturan adat awig-awing,” ucapnya.

Ia juga berencana mengajukan usulan ke pemerintah pusat agar dilakukan penanganan permanen sepanjang aliran sungai, bukan hanya di titik-titik kerusakan.

“Saya minta ini secepatnya, kasian masyarakat petani kita jadi korban dari akibat banjir ini,—mari kita jaga lingkungan kita bersama, semoga hal ini tidak terjadi lagi,” tutupnya. (sr/dkintb)