33.8 C
Jakarta
Senin, April 13, 2026
Beranda blog Halaman 461

Polsek Babat Toman Ungkap Kasus Pencurian dan Penadahan di Lawang Wetan

0

Warta.in (MUBA) – Unit Reskrim Polsek Babat Toman berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan penadahan yang terjadi di kebun karet Desa Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dua orang pelaku diamankan, masing-masing berperan sebagai pencuri dan penadah barang hasil curian.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP God P Sinaga, SH., SIK., MH, melalui Kapolsek Babat Toman IPTU Dedi Kurniawan didampingi Kasi Humas IPTU S. Hutahean menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di pondok karet milik Nuryanto (29), seorang wiraswasta asal Prabumulih.

“Tersangka utama yakni Super Juntak alias Betung (26), warga Desa Petaling, Kecamatan Lais. Ia masuk ke pondok korban dengan cara memanjat atap seng menggunakan tangga kayu, kemudian mengambil dua unit handphone, masing-masing OPPO Reno F13 dan iPhone 12,” ungkap IPTU S. Hutahean.

Setelah membawa kabur hasil curian, tersangka kemudian mendatangi pacarnya, Rian Renaldi Saputra alias Raisa (22), warga Desa Lais, yang diketahui memiliki usaha salon. Super Juntak meminta bantuan Raisa untuk menggadaikan dua handphone tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, Raisa mengetahui barang itu hasil curian, namun tetap menerima dan membantu menjualnya. Karena itu yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka penadahan sesuai Pasal 480 KUHP,” jelasnya.

Polisi berhasil mengamankan keduanya pada Selasa (16/9/2025). Super Juntak terlebih dahulu diserahkan pihak keluarga korban dalam kondisi luka-luka, sementara Raisa ditangkap Tim Reskrim di rumahnya di Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, sekitar pukul 17.00 WIB.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit iPhone 12 warna hitam, kotak handphone, serta sebuah tangga kayu yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kapolres Muba AKBP God P Sinaga menegaskan pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum Muba. Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, serta segera melapor apabila mengetahui atau menjadi korban tindak kriminal.

“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pengungkapan kasus ini. Polres Muba berkomitmen memberikan rasa aman dengan menindak pelaku kejahatan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengedukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam penadahan barang hasil curian. “Membeli atau menerima barang yang jelas-jelas tidak wajar asal-usulnya, dapat menjerat seseorang dengan pasal hukum pidana. Untuk itu, jangan tergiur harga murah yang tidak masuk akal, karena bisa berakhir di penjara,” pungkasnya.(Albert/rill)

Kota Bekasi Gelar Aksi Kerja Bakti Massal untuk World Cleanup Day 2025

0

Warta.in Jabar ◊ Sabtu, 20 September 2025

Pemerintah Kota Bekasi menggelar aksi kerja bakti massal sebagai bagian dari peringatan World Cleanup Day (WCD) Tahun 2025. Aksi ini menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 600.4/1490/DLH.TLPKLH tentang Pelaksanaan Kegiatan WCD Indonesia 2025 Tingkat Kota Bekasi. Peringatan World Cleanup Day Tahun 2025 mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”.

Aksi ini dilaksanakan secara serentak pada hari ini, Sabtu, 20 September 2025 di berbagai titik lokasi di wilayah Kota Bekasi. Terdapat 7 (tujuh) lokasi yang menjadi titik utama aksi kerja bakti massal diantaranya Danau Duta Harapan, Hutan Kota Patriot Bina Bangsa, Alun-Alun M Hasibuan, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Jl. Ir. H. Djuanda, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Chairil Anwar. Selain pada lokasi tersebut, aksi kerja bakti massal juga digelar di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, industri, rumah sakit, pusat niaga, mal, pertokoan, dan lingkungan RT/RW Se-Kota Bekasi.

Aksi World Clean Up dilaksanakan oleh seluruh Aparatur di Pemkot Bekasi dengan mengikutsertakan warga masyarakat, dan relawan aksi yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, turut hadir untuk memberikan dukungan dan memimpin apel pagi pada titik lokasi Aksi Kerja Bakti Massal Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, turut serta hadir dan mengikuti aksi cleanup di lokasi tersebut.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswati mengatakan aksi kerja bakti ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong kolaborasi berbagai pihak, dan memperkuat implementasi program Adipura. Para peserta aksi melakukan kampanye edukatif dengan mengunggah kegiatan Clean up yang telah dilaksanakan ke media sosial. Sebagai tindak lanjut aksi cleanup. Kegiatan dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan akan ditampilkan pada dashboard WCC Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk mewujudkan Kota Bekasi yang lebih baik di masa depan.

(Jefry. Smk)

Granat Sebagai Ormas, Rapat Tim Formatur Pembentukan Pengurus DPC Toraja Digelar

0

TANA TORAJA – Setelah mendapat rekomendasi dari DPP melalui DPD Sulawesi Selatan, tim formatur pembentukan kepengurusan DPC Granat Toraja langsung menggelar rapat pembentukan dan penyusunan pengurus, Sabtu (20/9/2025).

Rapat Tim Formatur diperluas untuk pembentukan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC GRANAT) Toraja ini dilaksanakan di aula Perpustakaan Tana Toraja.

Ketua terpilih Yiswa Saranga yang didampingi Wakil Ketua Pither Rantetondok dan Sekretaris Lukman mengatakan bahwa pengurus DPC ini dari 2 kabupaten yakni Tana Toraja dan Toraja Utara karena masih ada beberapa lembaga pemerintah yang masih satu untuk 2 kabupaten.

Melalui sambutannya, Yiswa Saranga mengatakan jika Granat bukan LSM tapi Ormas dan ini sudah ada sejak 2013 tapi kepengurusan di Toraja baru mendapat rekomendasi untuk segera dibentuk kepengurusannya di Toraja yang harus terbentuk dalam jangka waktu 2 minggu ini.

“Granat ini bukanlah LSM tapi Ormas yang bergerak sebagai sosial kontrol dan pencegahan peredaran Narkotika terkhusus untuk Toraja,” sebut Yiswa Saranga.

Dikesempatan yang sama, Lukman juga mengatakan bahwa sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas), Granat bergerak untuk lakukan gerakan pencegahan dan bukan menindak.

“Sifatnya sebagai sosial kontrol dan senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah terlebih BNN dalam melakukan pencegahan Peredaran Narkotika di Toraja,” kata Lukman.

Sementara selaku wakil ketua ya g juga mantan anggota DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara, Pither Rantetondok menyampaikan bahwa ini gerakan moral untuk keprihatinan daerah Toraja secara keseluruhan.

“Ini bukan organisasi untuk mencari uang tapi ini benar-benar gerakan peduli keprihatinan kita untuk Toraja dari pengaruh narkotika yang bisa merusak generasi muda sebagai penerus bangsa,” jelas Pither Rantetondok

Tambang Silika Ilegal Masih Berjalan,Warga Mempertanyakan ketegasan APH Tuban.

0

TUBAN – Aktivitas tambang silika di Kabupaten Tuban yang diduga ilegal masih terus berjalan lancar meski Polres Tuban sudah mengeluarkan surat edaran yang melarang pertambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP). Kondisi ini menuai kritik dari masyarakat yang menilai aparat penegak hukum setengah hati dalam melakukan penindakan.

Pantauan di lapangan, sejumlah armada truk pengangkut silika masih bebas keluar masuk di beberapa titik, di antaranya Desa Karangasem Kecamatan Jenu, Desa Sawir Kecamatan Tambakboyo, serta wilayah Kecamatan Kerek dan Bancar. Aktivitas tersebut seakan tak terganggu, meski larangan resmi telah disampaikan aparat kepolisian.

“Kalau memang sudah jelas dilarang, kenapa tambang masih jalan terus? Jangan-jangan ada pembiaran dari pihak tertentu,” sindir seorang warga Kecamatan Tambakboyo yang enggan disebut namanya.

Kritik juga datang dari aktivis lingkungan yang menilai lemahnya pengawasan membuat kerusakan alam semakin parah, sementara negara dirugikan akibat tidak adanya setoran pajak maupun retribusi.

“Surat edaran itu hanya formalitas kalau tidak diikuti tindakan nyata. Masyarakat butuh bukti, bukan hanya himbauan,” tegas salah satu pegiat lingkungan Tuban.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada himbauan, melainkan benar-benar melakukan penindakan tegas terhadap tambang ilegal. Jika tidak, dikhawatirkan praktik serupa akan semakin marak dan menimbulkan kerugian jangka panjang.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Tuban maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait masih beroperasinya tambang silika ilegal tersebut.

Jelang STQH Nasional 2025, Wagub Banten Dorong Kafilah Beri Hasil Terbaik

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 September 2025  — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong para peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) dari Provinsi Banten untuk memberikan hasil terbaik pada ajang STQH Nasional XXVIII tahun 2025 yang akan digelar di Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Dimyati saat menutup kegiatan pembinaan kafilah STQH Nasional Provinsi Banten yang berlangsung di Hotel Le Semar, Kota Serang, pada Jumat (19/9/2025). Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, serta para pelatih dan pembina kafilah.

“Pembinaan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan para kafilah untuk tampil di STQH Nasional. Mudah-mudahan Banten bisa mendapatkan predikat juara. Target kita minimal masuk lima besar nasional, syukur-syukur bisa lebih baik lagi,” ujar Dimyati dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi seluruh peserta dan pembina yang telah mengikuti rangkaian pembinaan secara intensif. Menurutnya, persiapan yang matang akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Peserta juga harus jaga kesehatan, jaga kekuatan, terus belajar dan latihan. Karena tidak ada yang bisa sukses tanpa latihan. Tidak ada sukses tanpa semangat. Itu yang kita dorong,” katanya.

Dimyati Natakusumah juga meminta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten untuk mengawasi kafilah saat mereka mengikuti STQH Nasional di Sulawesi Tenggara.

“Pastikan keadaan tempat tinggal dan lainnya saat mereka di sana, itu harus betul-betul diperhatikan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati Natakusumah menyampaikan bahwa kafilah juara akan menerima bonus.

“Nanti saya akan bantu yang juara pertama saya kasih Rp 10 juta,” imbuhnya.

Menurut Prof. Sholeh Hidayat, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten, pihaknya telah memberikan pelatihan secara virtual kepada para kafilah dan dilanjutkan dengan pelatihan langsung selama tiga hari.

“Pembinaan secara langsung kita lakukan selama tiga hari dan sebelumnya kita berikan pembinaan secara online yang dilakukan oleh para pembina,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya berpesan kepada para kafilah untuk terus berlatih dengan giat dan mampu menorehkan prestasi.

“Untuk STQH Nasional ini, kita berharap Banten masuk dalam lima besar, maka terus berlatih dan pantang menyerah serta harus percaya diri, berpikir positif, dan terus tekun,” pungkasnya.

Sebagai informasi, STQH Nasional XXVIII akan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, dari tanggal 9 hingga 19 Oktober 2025.  Kementerian Agama mengadakan kegiatan tahunan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dan Hadis.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, diharapkan kafilah Banten tahun ini mampu menorehkan prestasi gemilang dan membawa harum nama daerah di kancah nasional.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Serap Masukan Pengusaha di CEO Gathering APINDO Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 September 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menghadiri acara CEO Gathering Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banten yang digelar di Aula Jatake 6, PT Paragon Technology and Innovation, Kawasan Industri Jatake, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan yang dipandu oleh Nurdin Setiawan ini mengusung tema “Berkolaborasi dalam Menghadapi Kendala dan Tantangan Dunia Usaha di Provinsi Banten.” Acara ini menjadi wadah dialog antara pemerintah provinsi dan para pelaku usaha untuk menyampaikan aspirasi, tantangan, dan potensi kolaborasi di sektor industri dan ekonomi.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama-sama dengan rekan-rekan para pengusaha atau CEO di bawah naungan APINDO Banten melakukan diskusi banyak terkait dengan perkembangan industri atau dunia usaha di Provinsi Banten,” ujar Gubernur Andra Soni dalam sambutannya.

Ia menambahkan, diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif. Berbagai isu dibahas mulai dari perizinan usaha, infrastruktur penunjang industri, hingga kebutuhan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

“Alhamdulillah kami berdiskusi sangat cair. Saya mengapresiasi keterbukaan para pelaku usaha yang menyampaikan berbagai persoalan di lapangan secara langsung,” tambahnya.

Gubernur Andra Soni mengaku membutuhkan saran dan masukan. Juga koreksi dari para pelaku usaha sebagai pelaku nyata di lapangan.

“Bagaimana kita bisa memperkuat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya Provinsi Banten,” jelas Andra Soni.

Gubernur menyatakan bahwa pengusaha adalah salah satu faktor yang mendukung keberhasilan kepemimpinan daerah.  Dia ingin mendapatkan masukan dari perspektif pengusaha melalui diskusi tersebut.

Menurut Andra Soni, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Provinsi Banten mencapai 5,33 persen pada triwulan kedua tahun 2025. Realisasi investasi telah mencapai Rp60,7 triliun, atau 60% dari target Rp119 triliun.

“Swasta sangat berperan dalam pembangunan,” tegas Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Anne Patricia Sutanto, Ketua Bidang Perdagangan DPP APINDO, menyatakan bahwa dialog diharapkan dapat digunakan untuk mencari solusi bersama atas masalah yang dihadapi saat ini.  Dia berpendapat bahwa dunia dan pemerintah harus bekerja sama.

Menurut hasil survei, Anne menyatakan bahwa sekitar 44,56 persen dunia usaha tidak akan melakukan ekspansi dalam lima tahun mendatang, berdasarkan perlambatan perekonomian global dan keterbatasan pasokan bahan baku.

Pertumbuhan ekonomi (LPE) nasional pada kuartal II tahun 2025 mencapai 5,12%, melampaui perkiraan.

“Tidak hanya angka, pertumbuhan ekonomi juga harus terdistribusi,” ucapnya.

Anne tetap percaya Provinsi Banten memiliki banyak potensi.  Provinsi Banten berada di antara lima besar nasional dari segi populasi.  Industri pengolahan menyumbang sekitar 80 persen produk domestik regional bruto.  Ekspor non-migas delapan negara juga dipengaruhi oleh Provinsi Banten.  Di Provinsi Banten, ada 17 kawasan industri besar dan 12,7 juta rumah dengan backlog kepemilikan.  Banten juga memiliki banyak potensi dalam hal pariwisata.  Ada sekitar 6,2 juta orang di Provinsi Banten yang bekerja.

Anne mengatakan bahwa harga gas industri, harga listrik, dan biaya logistik memengaruhi daya saing bisnis di Provinsi Banten.  Selain itu, prosedur dan biaya perizinan harus dikurangi.

Sementara Tomi Rahmatullah, Ketua DPD APINDO Provinsi Banten, acara tersebut merupakan kesempatan penting untuk mencari solusi bersama atas masalah yang dihadapi.

Tomi menyebutkan beberapa masalah yang dihadapi Provinsi Banten dalam hal persaingan bisnis, termasuk infrastruktur jalan, harga pasokan dan gas industri, perijinan, dan ketersediaan tenaga kerja.

Menurut A Miftahudin, EVP dan CAO PT Paragon Technology and Innovation, Provinsi Banten akan menjadi wilayah manufaktur terkemuka jika bisnis dan pemerintah bekerja sama.

Acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan pengusaha sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia usaha pascapandemi dan di tengah ketatnya persaingan global.(WartainBanten)

Buruk Pelayanan online mobile JKN BPJS di kepulauan Meranti

0
oplus_8388608

Kepulauan Meranti – Dengan adanya Program pendaftaran online melewati aplikasi Mobile JKN dari BPJS yang seharusnya memudahkan pelayanan ke semua masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti Tetapi disini letak permasalahannya.

  Program pendaftaran online melewati aplikasi mobile JKN tidak bisa mencakup ke semua masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti seperti kecamatan Pulau Merbau, kecamatan Tasik Putri Puyu, kecamatan Rangsang Barat, kecamatan rangsang pesisir.

khusus EMPAT kecamatan tersebut harus offline menunggu sisa dari online, mengambil no antrian offline di kasir mulai dari jam 5 subuh masyarakat sudah menunggu agar kebagian no antrian sisa, terkadang banyak pasien yang tidak kebagian karena sudah habis no antrian oleh pasien online, ada masyarakat menunggu berhari-hari untuk mendapatkan no antrian offline.

“Tidak ada kepastian hanya untuk berobat ke Poli RSUD kabupaten Kepulauan Meranti”.

Empat kecamatan yang offline ini jaraknya menuju RSUD kabupaten Meranti juga jauh mengunakan transportasi laut seperti kempang  atau speed boat yang beroperasi mulai jam 6 atau jam 7 pagi jadi sampai RSUD jam 7 pagi jadi tidak kebagian lagi no antrian.

Hanya karena sistem masyarakat tidak dapat pelayanan kesehatan, Seharusnya ini menjadi perhatian khusus BPJS kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan anggota DPRD kabupaten Kepulauan Meranti.

 

 

Andra Soni Paparkan Program Sekolah Gratis saat Hadiri Pelantikan DPC KAI Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 September 2025  —  Gubernur Banten, Andra Soni, memaparkan capaian program sekolah gratis di Provinsi Banten saat menghadiri acara pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Hotel Yasmin Karawaci, Kabupaten Tangerang, pada Jumat malam (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten telah menunaikan salah satu janji kampanye utamanya, yaitu penyediaan pendidikan gratis bagi siswa tingkat SMA/SMK/SKh, baik negeri maupun swasta.

“Alhamdulillah kita telah menjalankan janji kampanye, yaitu sekolah gratis kepada anak-anak SMA/SMK/SKh yang merupakan satuan pendidikan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Andra Soni di hadapan para advokat yang hadir.

Andra menjelaskan bahwa program sekolah gratis untuk SMA/SMK/SKh negeri sebenarnya telah berjalan sejak tahun 2017. Namun, jumlah sekolah negeri yang tersedia, yakni lebih dari 268 sekolah, dinilai belum mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan.

Untuk itu, lanjut Andra, pada tahun 2025 ini Pemprov Banten memperluas cakupan program dengan menggandeng 814 sekolah swasta yang tersebar di 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, kita telah bekerjasama dengan 814 sekolah swasta yang ada di 8 kabupaten/kota untuk memberikan sekolah gratis. Dan ini menjadi bagian dari komitmen kita terhadap pemerataan akses pendidikan,” tambahnya.

Sekolah gratis tersebut diawali kepada siswa kelas 10 tahun ini. Jumlahnya,  sekitar 65.000 siswa. Andra Soni mohon bantuan kepada anggota KAI untuk turut serta mengawal program tersebut. Karena,  sebagus apapun program, bila implementasinya tanpa pengawasan akan jadi sesuatu yang tidak bermanfaat.

“Maka, mohon bantuan teman-teman KAI untuk mengawasi juga,” tandas Andra Soni.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Banten, Mohamad Anwar, bertindak sebagai Ketua Panitia Pelantikan DPC KAI Kabupaten Tangerang, melantik 12 dewan pengawas dan 33 pengurus.

Bupati Tangerang M Maesyal Rasyid, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud, Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM RI Munaprizal Manan, dan Ketua Dewan Pengurus Pusat KAI Siti Jamaliah Lubis hadir pada kesempatan tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada para pengurus DPC KAI Kabupaten Tangerang yang dilantik. Semoga amanah dan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan penuh dedikasi,” ujar Andra Soni.

Menurut Andra Soni, advokat memiliki posisi strategis dalam penegakan hukum untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum di masyarakat.  Advokat bukan hanya bekerja sama dengan penegak hukum, tetapi mereka juga memainkan peran penting dalam menyediakan bantuan hukum kepada masyarakat.

Andra Soni percaya bahwa kehadiran KAI di Kabupaten Tangerang akan meningkatkan kerja sama untuk mewujudkan keadilan yang berkeadaban, hukum yang berpihak kepada kebenaran, dan memberikan keamanan dan perlindungan bagi masyarakat.

Menurut Ketua Umum KAI Pusat Siti Jamaliah Lubis, KAI berdiri pada tahun 2008.   Saat ini, ada 34 DPD di tingkat provinsi dan sekitar 40 ribu advokat sebagai anggota.  Jamalia Lubis meminta semua anggota kelompoknya untuk berani dalam penegakan hukum.  untuk menjadi advokat yang berjuang

“Berikan bantuan hukum kepada masyarakat yang tidak mampu,” ujar Jamaliah Lubis.

Pelantikan DPC KAI Kabupaten Tangerang dihadiri oleh pengurus pusat KAI, dan para advokat dari Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.(WartainBanten)

Polsek Ngimbang Demi Sukseskan Program Pangan P2B Tinjau Perkembangan Jagung di Desa Sendangrejo

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Demi Sukseskan Program Pangan P2B Tinjau Perkembangan Jagung di Desa Sendangrejo

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang, Jum’at (19/09/2025) pukul 09.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Bripka Supriadi untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Demi Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Intensifkan Patroli Blue Light

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Demi Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Intensifkan Patroli Blue Light

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada, Jum’at (19/09/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Bripka Supriadi dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Bank BRI Ngimbang dan Gudang tembakau yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)