32.6 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026
Beranda blog Halaman 463

Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light

0

Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Anggota jaga Polsek Ngimbang Intensifkan dan gencar Patroli Blue Light

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada, Selasa (16/09/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudidan Briptu Deny dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang dan Toko Swalayan Ngimbang serta Gudang tembakau yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Dorong Gerakan Cek Kesehatan, Tinawati Andra Soni Ajak Warga Meriahkan Posyandu

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025 — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif memeriahkan kegiatan di Posyandu sebagai bagian dari gerakan sadar kesehatan. Menurutnya, Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan anak, melainkan juga ruang yang menyenangkan bagi masyarakat lintas usia.

“Kita ingin menggerakkan bahwa ke Posyandu itu menyenangkan. Tidak hanya untuk pemeriksaan anak, tapi juga untuk lansia dan masyarakat secara umum,” ungkap Tinawati saat menjadi narasumber dalam podcast bertema “Banten Sehat Faskin Kita” yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Selasa (16/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Tinawati menjelaskan bahwa Posyandu kini telah banyak mengalami transformasi. Program dan layanannya semakin luas, mencakup edukasi kesehatan, pelayanan bagi ibu hamil, lansia, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Peraturan Kemendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, tujuan posyandu saat ini tidak terbatas pada layanan kesehatan.  Ada enam standar pelayanan minimal, juga dikenal sebagai SPM, yang dapat diakses oleh masyarakat.  Bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, trantibun linmas (ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat), dan layanan sosial adalah semua bagian dari layanan ini.

“Jadi posyandu saat ini tidak hanya menyasar ke balita dan ibu hamil, melainkan lansia dan masyarakat umum lainnya. Untuk lansia kita lakukan pelatihan dan pembinaan, kami harapkan lansia dapat berdaya guna, setidaknya untuk dirinya sendiri,” katanya.

Kader posyandu, menurut Tinawati Andra Soni, sangat penting untuk mengoptimalkan pelayanan, terutama saat mengubah fungsi layanan. Karena itu, mereka harus selalu dapat menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan mereka.

“Para kader posyandu memiliki peran yang penting, mereka menyiapkan tempat pelayanan, melakukan pendataan dan mengindetifikasi kebutuhan masyarakat serta menindaklajutinya,” imbuhnya.

Selain itu, Tinawati Andra Soni menututkan pihaknya terus melakukan pelatihan dan pembinaan kepada para kader posyandu.

“Ini dilakukan terus-menerus agar kader posyandu dapat percaya diri dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Namun, para kader posyandu menghadapi beberapa tantangan, kata Tinawati Andra Soni.  Menurutnya, meningkatkan kunjungan masyarakat ke posyandu adalah yang terpenting.

“Kendalanya partisipasi masyarakat, sehingga kami harap kader dapat mengajak masyarakat untuk dapat mendatangi posyandu,” pungkasnya.

Podcast “Banten Sehat Faskin Kita” merupakan salah satu upaya Dinas Kesehatan Provinsi Banten dalam menyosialisasikan pentingnya fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.(WartainBanten)

MTQ ke-XXXI Tingkat Kota Mataram 2025 Siap Diamankan Polsek Ampenan

0

MTQ ke-XXXI Tingkat Kota Mataram 2025 Siap Diamankan Polsek Ampenan

Warta.in
Mataram, NTB – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kota Mataram tahun 2025, Polsek Ampenan menyatakan komitmennya untuk memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Hal ini ditegaskan Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., usai menghadiri rapat koordinasi persiapan MTQ di Kantor Camat Sekarbela, Senin (15/09/2025). Rapat dipimpin Plt. Camat Sekarbela dan dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari Danramil Ampenan, Kesra Setda Kota Mataram, Kabid Trantibum Satpol-PP, Ketua Panitia MTQ, hingga perwakilan OPD lingkup Pemkot Mataram.

Menurut AKP Ahmad Majmuk, ajang MTQ ke-XXXI akan digelar di Kecamatan Sekarbela pada 21–25 September 2025, dengan 8 venue perlombaan. Adapun lapangan bola Karang Pule dipilih sebagai lokasi utama.

“Polsek Ampenan siap melakukan pengamanan penuh selama kegiatan berlangsung. Kami akan menurunkan personel untuk menjaga keamanan di setiap venue agar pelaksanaan MTQ berjalan tertib dan lancar,” tegasnya.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi. “Kami berharap lembaga terkait seperti Koramil Ampenan, Satpol-PP, dan Dinas Perhubungan Kota Mataram juga turut berperan, terutama dalam mendukung pengaturan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum,” tambahnya.

MTQ ke-XXXI ini diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat luas. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat citra Kota Mataram sebagai kota religius.(sr/hpm)

Wakapolda NTB Apel Gelar Pasukan, Jadi Momentum Perkuat Demokrasi dan Soliditas Polri

0

Wakapolda NTB Apel Gelar Pasukan, Jadi Momentum Perkuat Demokrasi dan Soliditas Polri

 

Mataram ,NTB — Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar apel pasukan, sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Demokrasi Internasional dan 100 hari kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (16/9/2025) pukul 07.00 Wita, di Lapangan Bara Dhaksa Mapolda NTB, dipimpin langsung Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K.

Dalam arahannya, Wakapolda NTB menegaskan jika apel gelar pasukan tersebut bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud kesiapsiagaan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di momentum penting yang berhubungan dengan demokrasi dan kepemimpinan nasional.

“Hari Demokrasi Internasional yang jatuh pada 15 September, menjadi pengingat bahwa demokrasi adalah milik kita semua. Sementara itu, 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo pada 20 September nanti adalah tonggak evaluasi awal bagi bangsa ini. Polri,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

“Khususnya Polda NTB, berkomitmen untuk hadir menjaga stabilitas, kondusifitas, dan semangat demokrasi yang sehat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakapolda NTB mengajak seluruh jajaran agar tetap solid, disiplin, dan dekat dengan masyarakat. Hal itu menjadi kunci dalam memastikan suasana aman, damai, dan penuh optimisme, baik dalam peringatan Hari Demokrasi Internasional maupun capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo.

Apel gelar pasukan diikuti personel gabungan dari seluruh satuan kerja Polda NTB. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, sekaligus menunjukkan kesiapan institusi kepolisian dalam mendukung agenda nasional dan internasional.

Brigjen Pol. Hari Nugroho juga menekankan jika momentum tersebut, sebaiknya dijadikan refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Demokrasi hanya bisa tumbuh kuat bila dijaga bersama. Mari kita jadikan NTB sebagai contoh daerah yang mampu merawat harmoni, demokrasi, dan persatuan bangsa,” pungkas Wakapolda NTB.(sr/h pntb)

Gubernur Andra Soni dan Sesmenko Kumham Imipas Bahas Penguatan Sinergi Hukum dan HAM di Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Sesmenko Kumham Imipas) Republik Indonesia, R. Andika Dwi Prasetya, beserta jajaran, di Ruang Kerja Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, pada Selasa (16/9/2025).

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis di bidang hukum dan hak asasi manusia (HAM), termasuk sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan terkait hukum, imigrasi, dan pemasyarakatan di Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan atensi dari Kemenko Kumham Imipas terhadap kondisi hukum dan HAM di daerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat.

“Pemprov Banten berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

“Kehadiran Sesmenko hari ini menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam isu-isu strategis di bidang hukum, HAM, imigrasi, maupun pemasyarakatan di wilayah Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni.

Andika Dwi Prasetya memberi tahu wartawan bahwa dia mengunjungi gubernur Banten untuk menunjukkan eksistensi kementerian sebagai unit kementerian baru.

“Kami adalah pecahan dari Kemenko Polhukam (Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan). Menaungi tiga kementerian. Perubahan dari Kementerian Hukum dan HAM menjadi tiga kementerian hukum, HAM, dan imigrasi pemasyarakatan,” ujar Andika.

Andika menyatakan bahwa sebagai kementerian koordinator, dia berharap gubernur, bupati, dan wali kota Provinsi Banten mendukungnya sepenuhnya.  khususnya dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab tiga kementerian di bawah bimbingan Kemenko Kumham Imipas demi kepentingan rakyat Banten.

Diharapkan bahwa kunjungan ini akan memulai kerja sama yang berkelanjutan antara Kemenko Kumham Imipas dan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan sistem hukum dan perlindungan HAM di tingkat daerah.(WartainBanten)

Pelatihan Pembuatan Hidroponik untuk Budidaya Markisa di KWT Kirai Emas 12, Depok, Jawa Barat

0

Depok, Jawa Barat – 14 September 2025. Universitas Pamulang, sebagai bagian dari program pemberdayaan perempuan tani, tim Pengabdian kepada Masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Denok Sunarsi, MM, bersama Dr. Ir. Hamsinah, dan Dede Supiyan, S.Kom., M.Kom., menyelenggarakan pelatihan pembuatan hidroponik untuk budidaya markisa di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kirai Emas 12. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani anggota KWT.
Acara ini menghadirkan narasumber Heru Widiyarto, seorang ahli hidroponik, yang membagikan teknik-teknik dasar dan cara pembuatan sistem hidroponik yang efisien. Heru menjelaskan kepada para peserta mengenai keuntungan menggunakan sistem hidroponik dalam budidaya markisa, seperti penghematan lahan, penggunaan air yang lebih efisien, serta hasil yang lebih maksimal meski dengan keterbatasan lahan.
“Dengan menggunakan sistem hidroponik, kita dapat menanam markisa di lahan yang terbatas, bahkan dalam kondisi lingkungan yang tidak mendukung seperti tanah yang kurang subur. Ini adalah solusi yang tepat bagi kelompok tani yang ingin meningkatkan hasil pertanian dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Heru Widiyarto saat sesi pelatihan.
Para anggota KWT Kirai Emas 12 menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi praktikum, di mana mereka langsung mencoba membuat sistem hidroponik sederhana untuk budidaya markisa. Sistem ini diharapkan dapat membantu anggota KWT untuk meningkatkan hasil panen markisa mereka, meskipun di lahan yang terbatas, serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan.
Ketua KWT Kirai Emas 12, Wiwin Puspitasari, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan ini. “Dengan adanya pelatihan hidroponik ini, kami semakin percaya diri dalam mengembangkan budidaya markisa yang lebih efisien. Kami berharap dapat memanfaatkan ilmu ini untuk meningkatkan produksi dan kualitas markisa, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Wiwin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk memberdayakan perempuan tani dengan memberikan akses terhadap teknologi pertanian modern. Melalui program ini, diharapkan anggota KWT Kirai Emas 12 tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam budidaya markisa, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai keberlanjutan pertanian yang berbasis teknologi.
Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pertanian, pengurangan kemiskinan, dan pemberdayaan perempuan. Diharapkan dengan penerapan sistem hidroponik, para petani perempuan di KWT Kirai Emas 12 dapat meningkatkan pendapatan mereka serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Dengan semakin berkembangnya keterampilan anggota KWT dalam teknologi pertanian modern seperti hidroponik, diharapkan program ini dapat menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi mereka dan memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitar.

Transformasi Peran Perempuan Tani melalui Budidaya Markisa dan Teknologi Informasisi

0

Depok, Jawa Barat – 16 September 2025. Universitas Pamulang, Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dikelola oleh tim yang terdiri dari Dr. Denok Sunarsi, MM, selaku ketua, bersama Dr. Ir. Hamsinah, dan Dede Supiyan, S.Kom., M.Kom., berhasil menyelenggarakan pelatihan untuk anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kirai Emas 12. Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kewirausahaan perempuan tani melalui budidaya markisa dan penerapan teknologi informasi.
Acara diawali dengan demonstrasi pembuatan jus markisa yang dipandu oleh Ibu Kurniasih. Para anggota KWT Kirai Emas 12 terlihat antusias mengikuti demonstrasi tersebut, yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi pasar yang luas untuk produk olahan markisa. Melalui pelatihan ini, perempuan tani diharapkan dapat menghasilkan produk yang bernilai tambah, yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga mereka.
Selain pembuatan jus markisa, pelatihan e-commerce juga diberikan oleh Rahmat Junianto. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota KWT dalam memasarkan produk mereka secara online, memperluas jangkauan pasar, dan tentunya meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam dunia yang semakin digital, memanfaatkan platform e-commerce menjadi salah satu kunci sukses dalam pemasaran produk pertanian.
Acara ini dibuka oleh Ketua RT Deden Hendrawan yang dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang bermanfaat ini. Ia juga mengapresiasi peran perempuan dalam perekonomian keluarga dan masyarakat. “Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan anggota KWT Kirai Emas 12,” ujar Deden.
Sementara itu, Ketua KWT Kirai Emas 12, Wiwin Puspitasari, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pelatihan yang terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan anggota kelompok tani. “Semoga program ini dapat membantu kami untuk lebih mandiri dalam mengelola usaha tani dan memasarkan produk kami,” ujar Wiwin.
Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek kehidupan tanpa kemiskinan, kesetaraan gender, serta penciptaan pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam budidaya markisa dan teknologi informasi, diharapkan perempuan tani di KWT Kirai Emas 12 dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan memperoleh peluang ekonomi yang lebih baik.
Melalui pemberdayaan perempuan tani, diharapkan KWT Kirai Emas 12 dapat mencapai kemandirian ekonomi yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi para petani perempuan di Indonesia.

Banten Jadi Gerbang Investasi Strategis, Gubernur Andra Soni Apresiasi Peran TNI

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi terhadap peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Provinsi Banten. Menurutnya, kondisi keamanan, ketertiban, dan ketentraman yang terjaga dengan baik menjadikan Banten sebagai gerbang investasi strategis di Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri acara lepas sambut Komandan Korem 064/Maulana Yusuf dari Brigjen TNI Andrian Susanto kepada Brigjen TNI Edi Saputra di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (16/9/2025).

Kemudian, berkenaan dengan upaya bersama meningkatkan keamanan lingkungan, Pemprov Banten berharap melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh wilayah teritorial Korem 064/Maulana Yusuf dapat membantu desa dan kelurahan untuk sosialisasi Siskamling.

“Serta membangun kesadaran kolektif masyarakat dan mendorong rasa tanggung jawab bersama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Atas nama masyarakat dan Pemprov Banten, Andra Soni mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Brigjen TNI Andrian Susanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Komandan Korem 064/ Maulana Yusuf.

“Kami berharap di tempat pengabdian selanjutnya dapat menjalankan amanah,  memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara serta mendapatkan apresiasi dari pimpinan yang mendukung kesuksesan karir pada masa yang akan datang,” harapnya.

Selanjutnya, Andra Soni mengucapkan selamat datang kepada Brigjen TNI Edi Saputra, yang sekarang menjabat sebagai Komandan Korem 064/ Maulana Yusuf di Provinsi Banten.  Diiringi dengan doa dan harapan, kami berharap dapat secara konsisten bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh anggota masyarakat Provinsi Banten untuk memastikan keamanan yang stabil.

Brigjen TNI Andrian Susanto kemudian mengucapkan terima kasih kepada gubernur Banten dan seluruh anggota Forkopimda atas kerja sama yang baik selama ini.  Stabilitas di Provinsi Banten dijaga dengan baik melalui komunikasi dan kerja sama.

“Kami menjabat sekitar tujuh bulan tujuh hari,” katanya.

Selama kurun waktu itu, Andrian merasakan bagaimana kekompakan dari seluruh unsur Forkopimda yang luar biasa. Masing-masing memahami tupoksinya dengan benar, jadi tidak ada masalah.

“Kami sangat terbantu betul dengan arahan dari Bapak Gubernur Banten dan jajaran Forkopimda,” ujarnya.

Brigjen TNI Edi Saputra, Danrem 064/MY baru, menyatakan bahwa sebagai warga baru Provinsi Banten, Edi meminta untuk diterima menjadi bagian dari masyarakat Banten. Ia juga meminta dukungan dan kerja sama untuk mendukung dan membantu satu sama lain agar tujuan dan kepentingan bersama Banten dapat dicapai.

“(Untuk) melanjutkan proses pembangunan di Provinsi Banten,” katanya

Banten diharapkan terus berkembang menjadi tempat yang aman, maju, dan menarik bagi investor dalam dan luar negeri dengan dukungan dari TNI dan seluruh masyarakat.(WartainBanten)

Usai Pandemi, POM Banten Siap Bangkit Kembali Atas Inisiasi Gubernur

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025  — Setelah vakum selama beberapa tahun akibat pandemi COVID-19, Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Provinsi Banten direncanakan akan kembali digelar. Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan komitmennya untuk menghidupkan kembali ajang olahraga tahunan antar mahasiswa ini sebagai bagian dari upaya membangkitkan semangat dan prestasi generasi muda.

Rencana tersebut diungkapkan Gubernur saat menerima kunjungan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, pada Senin (15/9/2025).

“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi Bapomi Banten, saya harap kontingen Banten dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi,” ungkap Andra Soni.

Selain itu, Andra Soni menyatakan bahwa prestasi olahraga merupakan salah satu cara untuk mengukur daya saing suatu daerah. Menurutnya, pembinaan dan pengembangan olahraga adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan terkait dengan peningkatan prestasi olahraga.

“Peningkatan prestasi juga dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pembinaan. Saya mendukung POM Daerah untuk kembali dihidupkan,” kata Andra Soni.

Dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah PON XXIII tahun 2032 mendatang, Pemprov Banten menunjukkan dukungannya terhadap olahraga.  Semua orang diharapkan mendukungnya.

“Sebelum itu, diharapkan kita juga dapat menggelar event-event olahraga nasional lainnya,” jelasnya.

Sementara, Agus Sjafari, Ketua Bapomi Provinsi Banten, mengatakan bahwa ada 51 atlet dari 11 cabang olahraga yang akan berpartisipasi dalam POMNas XIX. Atlet-atlet ini adalah mahasiswa terbaik dari semua perguruan tinggi dan kota di Banten.

“Rencana yang akan berangkat 51 atlet dari 17 perguruan yang berada di Provinsi Banten,” ujarnya.

Agus juga berharap gubernur berkenan untuk melepas delegasi Provinsi Banten selama perjalanannya ke Jawa Tengah.  Semangat untuk berolahraga dan menjunjung tinggi sportivitas dapat ditingkatkan ketika gubernur hadir.

“Kami harap Pak Gubernur dapat melepas kontingen di tanggal 18 September 2025,” jelasnya.

Di tempat yang sama, M Nasir, pengurus Bapomi Provinsi Banten, menyatakan bahwa mahasiswa saat ini menantikan POM Daerah Provinsi Banten.  karena acara tersebut memberi siswa kesempatan untuk menunjukkan hasil latihan olahraga mereka.

“POM Daerah ini sempat terhenti saat Covid-19 lalu, diharapkan ini dapat kembali digelar dan dapat menjadi tempat kita untuk melakukan pembinaan serta mencari atlet untuk berlaga di POMNas kedepannya,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari Gubernur, diharapkan POM Banten tidak hanya kembali berjalan, tetapi juga menjadi ajang pembinaan yang lebih baik bagi mahasiswa atlet di Provinsi Banten.(WartainBanten)

Kodim 0720/Rembang Himbau Masyarakat Jaga Harkamtibmas Demi Kondusifitas Wilayah

0

Warta.in || Jateng Rembang || Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Rembang, Kodim 0720/Rembang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan masing-masing.

Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, S.Sos., M.M.A.S. menyampaikan bahwa stabilitas keamanan merupakan kunci utama dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa, mulai dari aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat mencegah potensi gangguan serta menjaga Rembang tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Dandim.

Kodim 0720/Rembang juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang tidak jelas sumbernya, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Selain itu, partisipasi aktif dalam kegiatan siskamling maupun komunikasi dengan aparat kewilayahan sangat dibutuhkan demi terwujudnya lingkungan yang aman dan tenteram.

Dengan terjaganya Harkamtibmas, diharapkan Kabupaten Rembang tetap menjadi daerah yang kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045.

(Dwi.s)