Beberapa waktu lalu,Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, meresmikan Instalasi Peduli Pelanggan (IPP),sebagai fasilitas baru yang menjadi terobosan mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan profesional.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj.Erliyati M.Kes, menjelaskan bahwa IPP ini akan menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pihak rumah sakit dengan pasien dan keluarga.
“IPP dirancang sebagai pusat informasi dan pengaduan terpadu yang mengedepankan kecepatan respons serta kenyamanan pasien. Semua masukan akan kami tindak lanjuti secara serius dan terstruktur,” Kata Erliyati,Selasa(16/09/25).
Erliyati menambahkan, IPP akan beroperasi 24 jam penuh setiap hari dan didukung oleh sistem terintegrasi yang memungkinkan koordinasi antar unit secara real-time.
Selain itu, kata Erli, lokasinya yang strategis di sisi timur Instalasi Gawat Darurat (IGD) membuat aksesnya mudah, baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon internal dari seluruh unit layanan rumah sakit.
“IPP tak hanya berfungsi sebagai pusat pengaduan, tapi juga sebagai pusat solusi dengan standar pelayanan profesional,” ungkapnya.
Mantan Kabid Yankes itu juga menyebutkan bahwa semua petugas IPP telah mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menjamin kemudahan dan kenyamanan layanan di rumah sakit plat merah ini.
“Tidak ada lagi diskriminasi layanan berdasarkan jenis kepesertaan. Baik pasien JKN-KIS, UHC, maupun umum, semuanya kami layani dengan standar yang sama,” tegasnya.
Sistem IPP juga telah terintegrasi langsung dengan BPJS Kesehatan agar dapat mempercepat proses administrasi dan mengurangi hambatan birokrasi yang sering dikeluhkan masyarakat.
“Peluncuran IPP ini menandai awal dari peta jalan transformasi layanan RSUDMA periode 2025–2027,” sebutnya.
Erliyati mengungkapkan, sejumlah agenda strategis lain yang tengah disiapkan mencakup digitalisasi layanan, peningkatan fasilitas medis dan non-medis, sertifikasi internasional bagi tenaga medis, penerapan ISO 9001:2015, hingga program tanggung jawab sosial untuk masyarakat kurang mampu.
“Transformasi ini kami lakukan demi meningkatkan kepuasan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat. IPP adalah awal dari langkah besar menuju pelayanan rumah sakit yang lebih modern dan terintegrasi,” tutupnya.(hrs)
IPP RSUDMA Sumenep , Transformasi Layanan Kesehatan, Cepat,Transparan dan Profesional
Erliyati; Kritik dan Saran Merupakan Motivasi Bagi Kami Untuk Melakukan Inovasi Layanan Kesehatan
Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan.
Salah satu upaya adalah dengan serap informasi, mendengarkan aspirasi dari berbagai kalangan. Baik dari masyarakat umum, mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga jurnalis, semuanya diberi ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan kritik atau saran.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj Erliyati M.Kes, menyatakan bahwa rumah sakit tidak pernah membatasi siapa pun yang ingin melakukan audiensi. Sebaliknya, keterbukaan menjadi bagian dari semangat pelayanan publik yang sedang dibangun secara berkelanjutan.
“Pada prinsipnya kami sangat terbuka pak, kepada siapapun, baik dari masyarakat umum, LSM, mahasiswa, komunitas, maupun media, bisa melakukan audiensi dengan kami. Tapi tentu saja harus tetap melalui prosedur yang berlaku,karena kalau tidak ada surat, mohon maaf belum bisa kita temui, karena ini sudah prosedur,” ujar Erliyati, Selasa (16/09/25).
Erliyati menjelaskan bahwa prosedur tersebut cukup sederhana, yakni mengirimkan surat resmi permohonan audiensi. Surat tersebut perlu mencantumkan maksud dan tujuan, serta siapa saja yang akan hadir dalam forum. Dengan begitu, rumah sakit bisa mempersiapkan waktu, tempat, dan pihak internal yang relevan.
“Surat resmi itu penting agar kami bisa mempersiapkan bahan dan menghadirkan pejabat yang sesuai, bukan untuk mempersulit, justru untuk membuat diskusi berjalan efektif dan terarah,” Terangnya.
Perempuan yang dijuluki Srikandi Kesehatan Sumenep itu mengatakan, keterbukaan informasi di RSUDMA bukan hanya slogan. Hal itu diwujudkan dalam berbagai kesempatan dialog yang telah dilakukan bersama sejumlah pihak selama ini. Baik dalam bentuk audiensi formal maupun komunikasi nonformal, rumah sakit selalu berusaha hadir dengan sikap responsif dan solutif.
“Kami selalu menekankan pentingnya sikap menerima dan keterbukaan terhadap kritik dan saran,karena menurut saya itu penting untuk memaksimalkan pelayanan kita kepada masyarakat,” jelasnya.
Erliyati juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, berbagai pihak telah memanfaatkan ruang audiensi ini—mulai dari aktivis kesehatan, tokoh masyarakat, hingga jurnalis. Semuanya diterima tanpa tebang pilih, selama prosedur diikuti dengan baik.
“Saya selalu menyampaikan bahwa rumah sakit ini adalah milik bersama. Jadi sudah sepatutnya kami mendengarkan suara masyarakat. Tapi tentu semua tetap perlu jalur dan etika komunikasi yang baik,” Tukasnya.(hrs)
Gubernur Banten Ajak Influencer Berkolaborasi Dukung Pembangunan Daerah
Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025 — Gubernur Banten, Andra Soni, mengajak para influencer dan content creator untuk berkolaborasi dalam mendukung program pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Banten. Ajakan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima kunjungan dari Influencer dan Content Creator Network (ICN) pada Senin (15/9/2025).

Menurut Andra Soni, perkembangan media sosial saat ini menjadikan penyebaran informasi berjalan sangat cepat. Dalam konteks ini, para influencer memiliki peran strategis untuk menyampaikan informasi yang positif dan membangun kepada masyarakat, termasuk mengenai program-program pemerintah daerah.
“Saya yakin teman-teman juga mempunyai semangat yang sama bagaimana Banten ke depan bisa lebih maju lagi, bisa lebih baik lagi. Pembangunannya merata, serta akses pendidikan dan kesehatannya lebih baik lagi,” kata Andra Soni saat menerima Influencer dan Content Creator Network (ICN), Senin (15/9/2025).
Perkembangan media sosial mempercepat penyebaran informasi. Influencer sangat penting untuk membantu masyarakat dengan program pembangunan pemerintah daerah, terutama di Banten.

Selain itu, Andra Soni mengimbau influencer untuk berlaku adil. Itu baik mulai dari ide hingga tindakan. Gubernur mengatakan bahwa produk yang dibuat oleh anggota ICN akan sangat bermanfaat.
Meskipun demikian, Andra Soni menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengganggu barang yang dibuat oleh anggota ICN sebagai wadah para pemengaruh. Dirinya memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk berbicara dengan cara yang mereka sukai.
“Saya sangat berharap semuanya bisa bersatu dan menyatukan. Insya Allah Banten akan semakin aman dan kondusif,” ujarnya.
Andra Soni juga diundang secara khusus untuk menghadiri perayaan Milad ICN Banten ke-2 di Anyer, Kabupaten Serang, pada 8 Oktober 2025. Menurut Andi Suhud, pembina ICN, penggunaan media sosial sangat tinggi. seperti halnya jumlah infuencer yang mayoritas anak-anak.
“Potensi ini tentu harus kita arahkan dengan baik. Jangan sampai mereka lebih takut kena banned daripada melanggar aturan yang berlaku,” katanya.
Karena itu, Andi mengatakan bahwa perayaan Milad ke-2 ICN Banten akan berkonsentrasi pada kegiatan diskusi yang bersifat edukatif. Mereka yang berpengaruh dididik untuk dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Berkarya dan berdampak. Kami berharap semua menjadi satu kesatuan yang utuh,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotik) Arif Agus Rakhman dan Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Linda Rohyati Fatimah, bersama dengan staf lainnya, menghadiri pertemuan Gubernur Andra Soni dengan influencer ini.
Diharapkan masyarakat Banten akan lebih terinformasi, lebih teredukasi, dan semakin aktif dalam mendukung pembangunan secara menyeluruh melalui kolaborasi antara pemerintah dan komunitas digital ini.(WartainBanten)
Pemprov Banten Genjot Penyaluran Program Sekolah Gratis, Target Rampung Akhir September
Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus menggenjot penyaluran Program Sekolah Gratis (PSG) tahap kedua dan menargetkan penyelesaiannya pada akhir September 2025. Gubernur Banten, Andra Soni, memastikan percepatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan ketepatan data agar program berjalan tepat sasaran.

Menurut Andra Soni, percepatan penyaluran bantuan masih menunggu proses administrasi yang saat ini sedang berlangsung di tingkat sekolah. Salah satu komponen penting dalam proses tersebut adalah input data ke dalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
“Jika sekolah ingin mempercepat proses administrasi Program Sekolah Gratis, maka harus segera mempercepat input data ke Dapodik,” ujar Andra Soni saat mengunjungi SMK PGRI 3 Kota Serang, Senin (15/9/2025).
Gubernur Andra Soni memiliki kesempatan untuk menjadi pembina upacara di depan siswa SMK PGRI 3 Kota Serang saat dia memberikan Rekening Koran Sekolah Program Sekolah Gratis. Selain itu, gubernur menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Banten berjalan dengan baik.

Gubernur menyerahkan secara simbolis rekening koran untuk SMK PGRI 3 dalam Program Sekolah Gratis. Perwakilan siswa menerima buku tabungan sekolah gratis.
“Pertama kali sebagai pembina upacara sejak saya sekolah,” kata Andra yang mengaku senang bisa kembali menjadi pembina upacara di sekolah.
Andara memuji kekompakan siswa, terutama Palang Merah Remaja (PMR), yang secara aktif membantu siswa yang sakit selama upacara. Dengan demikian, dia optimis bahwa Provinsi Banten akan menjadi daerah yang maju dengan anak-anak yang unggul.
“Semangat belajar, hormati guru, dan sayangi teman, ke depan Pemprov Banten dapat memfasilitasi pendidikan anak-anak sekalian,” ungkapnya

Sementara itu, Lukman, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, menyatakan bahwa jumlah siswa yang diterima Program Sekolah Gratis Sekolah Swasta pada tahap pertama sebanyak 49.790 siswa, terdiri dari 9.124 siswa SMA, 38.707 siswa SMK, dan 1.959 siswa SKh.
Dia berharap semua siswa segera masuk ke Dapodik untuk divalidasi dan verifikasi agar tidak ada data ganda. Dengan demikian, tahap kedua program selesai pada akhir September 2025.
Lukman menyatakan bahwa ada total 65.770 siswa yang berpartisipasi dalam Program Sekolah Gratis Sekolah Swasta, terdiri dari 12.125 siswa SMA, 50.159 siswa SMK, dan 2.669 siswa SKH.
“Dengan adanya Program Sekolah Gratis, sekolah swasta bisa meningkatkan mutu dan kualitas prasarana,” ungkapnya.

Achmad, Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Kota Serang, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Banten dan berterima kasih atas kehadiran Gubernur Banten Andra Soni sebagai pembina upacara.
SMK PGRI 3 Kota Serang memiliki 432 siswa yang terdaftar dalam Program Sekolah Gratis. Pihak sekolah tidak membayar apa pun dan berharap program ini berlanjut sampai siswa lulus.
“Alhamdulillah semuanya sudah terakomodir,” ungkapnya.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis sekolah berjalan lancar. Tidak ada masalah, dan siswa menikmati program.
“Hingga hari kemarin tidak ada masalah,” ungkapnya.
Diharapkan Program Sekolah Gratis tahap kedua dapat diluncurkan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan di Banten dengan dukungan dan kerja sama dari semua pihak, termasuk pihak sekolah.(WartainBanten)
Kades Bungurjaya: Penutupan Jalan Demi Kualitas Terbaik
Warta.in, Purwakarta – Pelaksanaan rekonstruksi jalan Cikeris – Pondokbungur, Purwakarta Jawa Barat, yang didanai dari APBD II Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) disambut antusias warga masyarakat Desa Bungurjaya Kecamatan Pondoksalam.
Dukungan warga yang demikian besar kian terlihat pada saat pekerjaan memasuki tahapan pengecoran (betonisasi) yang dikerjakan Senin malam, 15/09/2025. Terlihat beberapa pemuda yang tergabung dalam karang taruna desa dan warga ikut mengatur jalur lintasan sehingga pengerjaan pun berjalan sangat lancar.
Ucok, salah satu anggota karang taruna yang berhasil ditemui awak media di lokasi menjelaskan bahwa yang dilakukannya bersama anggota karang taruna lainnya sebagai bentuk dukungan penuh atas diperbaikinya jalan diwilayahnya.
“Ini adalah bentuk dukungan dan kebahagiaan kami warga Desa Bungurjaya atas diperbaikinya jalan di desa kami. Sudah lama sekali kami mendambakan perbaikan jalan ini dan sepatutnyalah kami mendukung sepenuhnya,” ujar Ucok.
“Yang pasti kami, para pemuda yang tergabung dalam karang taruna desa bersama seluruh warga akan mendukung seluruh proses pengerjaan dari awal sampai selesai, supaya semuanya berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” imbuh Ucok yang diamini rekan-rekannya.
Sementara itu, Kepala Desa Bungurjaya Mumuh Muhidin, ketika dikonfirmasi terkait penutupan sementara jalan selama proses pengerjaan pengecoran.
“Benar, untuk sementara jalan tidak dapat dilintasi selama proses pengecoran (beton) dilaksanakan. Kami mohon maaf jika mengganggu aktifitas warga dan semua pengguna jalan. Semua dilakukan untuk hasil yang terbaik. Sekali lagi kami mohon maaf,” kata Kades.
“Penutupan jalan ini sudah kami sosialisasikan sebelumnya dan kami juga tembuskan ke Babinkamtibmas, Babinsa serta Kapospol.
Sebagai tambahan informasi, rekonstruksi jalan Cikeris – Pondokbungur dilaksanakan oleh CV. Sempur Jaya Utama dengan nomor kontrak: 19/SP-PJJ/PPK.KPA-DPUTR/VIII/2025.
Heri, petugas dilapangan memberikan apresiasinya atas dukungan warga yang luar biasa besar.
“Dukungan warga termasuk para pemuda demikian besar. Ini luar biasa,” ujar Heri singkat.
Gubernur Banten Tinjau Program Sekolah Gratis, Pastikan Tak Ada Pungutan di SMK Attaufiqiyyah
Wartain Banten | Pemerintahan | 16 September 2025 — Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SMK Attaufiqiyyah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Senin (15/9). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program pendidikan gratis dari Pemerintah Provinsi Banten berjalan sesuai dengan ketentuan, tanpa adanya pungutan liar dari oknum tertentu.
Dalam kunjungannya, Gubernur Andra Soni didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Komarudin, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman.

Gubernur bahkan berdialog langsung dengan para siswa untuk memastikan tidak ada praktik pungutan biaya, baik saat pendaftaran maupun selama proses belajar mengajar berlangsung.
“Waktu pendaftaran dipungut biaya atau tidak?” tanya gubernur ke siswa Kelas x bernama Zidan.
“Tidak,” jawab Zidan kepada gubernur.
Andra juga bertanya apakah sekolah memintanya membayar SPP. Dijawab oleh Zidan dan siswa lainnya, semua siswa tidak membayar sekolah karena Program Sekolah Gratis.

Gubernur Andra Soni mengatakan bahwa kunjungannya ke SMK Attaufiqiyyah adalah untuk memastikan bahwa administrasi sekolah gratis berjalan lancar. Salah satunya adalah menjamin bahwa sekolah memiliki semangat yang sama dengan Pemprov Banten untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.
Gubernur menyatakan bahwa sekolah memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan pendidikan. Para siswa sangat antusias dan bersemangat untuk belajar. Andra Soni yakin Banten akan memiliki masa depan yang cerah jika anak-anak bekerja sama dengan kuat.
Andra Soni juga mengatakan bahwa siswa harus belajar dengan sungguh-sungguh. Tandanya, “Sampai kalian lulus, biaya akan ditanggung oleh Pemprov Banten.”

Febby Muzakki, kepala sekolah SMK Attaufiqiyyah, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Anda dan Program Sekolah Gratis. Partisipasi sekolah meningkat sebagai hasil dari program ini. Sekolah X memiliki 320 siswa pada tahun ajaran 2024–2025. Namun, setelah munculnya Program Sekolah Gratis, jumlah siswa kelas X meningkat menjadi 491 pada tahun ajaran 2025–2026.
SMK Attaufiqiyyah menerima siswa ekonomi kelas menengah bawah, kata Febby. Jadi, Program Sekolah Gratis mendorong orang untuk mendidik anak-anak mereka.
“Program Sekolah Gratis mendorong warga menyekolahkan anaknya,” paparnya.

Program Sekolah Gratis merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Banten yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah di tingkat menengah. Pemerintah provinsi terus mendorong pengawasan ketat serta pelibatan masyarakat agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya.(WartainBanten)
DPRD dan Pemkab Pasaman Teken Nota Kesepakatan KUA– PPAS Perubahan APBD 2025
Lubuk Sikaping,Warta.in-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman secara resmi menandatangani nota kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Pasaman di Gedung DPRD, Selasa (16/9/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Pasaman Adel, didampingi Wakil Ketua I Harissuddin, Wakil Ketua II Eka Hariani Sandra, Wakil Bupati Pasaman, H.Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pasaman.
Bupati Pasaman melalui wakil Bupati Pasaman, H.Parulian menyampaikan rancangan perubahan APBD tahun 2025, secara umum pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp.33.498.354.895.00 atau turun sebesar 2,96% dari APBD awal tahun anggaran 2025 yang dialokasikan sebesar Rp.1.131.232.918.521.00.
H.Parulian juga menyebutkan dari sisi belanja daerah, pada APBD awal tahun anggaran 2025 dialokasikan belanja daerah sebesar Rp.1.210.164.973.709.00 dan pada rancangan perubahan APBD tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp.1.129.792.407.856.00 atau turun sebesar 6,64%.
Apabila dibandingkan jumlah pendapatan dengan jumlah belanja pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2025, maka terdapat defisit anggaran sebesar Rp.32.057.884.230.00 sementara sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya berdasarkan hasil audit BPK RI atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024 adalah sebesar Rp. 8.636.257.658.68 sehingga masih terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran daerah tahun berkenan sebesar Rp.23.399.531.383.32 yang harus disesuaikan kembali pada tahapan berikutnya.
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Nelfri Affandi mengatakan sesuai teknis penyusunan APBD yang terdapat pada lampiran Permendagri nomor 15 tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2025 antara lain menyebutkan bahwa, dalam melakukan pembahasan APBD harus dilandasi dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS yang disepakati bersama antara pimpinan DPRD dan kepala daerah.
Kebijakan umum anggaran dan PPAS APBD perubahan Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2025, yang Insya Allah sebentar lagi disepakati melalui penandatanganan nota kesepakatan bersama antara DPRD dengan pemerintah daerah Kabupaten Pasaman terhadap KUA – PPAS antara Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman.
Sesuai dengan yang diamanatkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2025, bahwa dalam rangka percepatan pembahasan KUA dan PPAS APBD. Kepala daerah menyampaikan KUA dan PPAS kepada DPRD dalam waktu yang bersamaan dan hasil pembahasan kedua dokumen tersebut juga ditandatangani pada waktu yang bersamaan. (Fajri).
Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi
Guna Antisipasi Kemacetan Anggota jaga Polsek Ngimbang Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi
LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan raya Simpang tiga Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Selasa (16/09/2025)pukul 06.30 WIB
Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.
Terlihat kesibukan Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Bripka Afis melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari
Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya
Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)
9 SISWA SD PLUS HANG TUAH 1 REBUT JUARA PENCAK SILAT IPSI JAKARTA UTARA
9 SISWA SD PLUS HANG TUAH 1 REBUT JUARA PENCAK SILAT IPSI JAKARTA UTARA
SD Plus Hang Tuah 1 Jakarta yang bernaung di Cabang Jakarta Yayasan Hang Tuah menorehkan prestasi spektakuler dengan 9 siswanya berhasil merebut juara pada kejuaraan Pencak Silat IPSI Jakarta Utara yang berlangsung (12-14 ) September 2925 di Gelanggang Remaja Jakarta Utara.
Kejuaraan Pencak Silat IPSI diselenggarakan oleh IPSI Jakarta Utara dengan Ketua Nasrul Qadar Taslim atas restu Ketua Umum IPSI R.Indra Darmawan S.H. Kejuaraan ini melibatkan kurang lebih 1500 peserta dari jenjang TK, SD, SMP, SMA.
Menurut panitia, kejuaraan ini sebagai wadah untuk mencari calon atlet muda pencak silat berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Jakarta Utara baik di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.
Kasatdik SD Plus Hang Tuah 1 Dra. Dwi Wijayanti kepada awak media menguarai bahwa 9 siswanya yang berhasil merebut juara tersebut antara lain: Rafathar Ibrahim juara 1 (medali emas) lomba tanding usia dini SD kelas 1-3 pemasalan, Athafariz Adnan Pranadja juara 2 ( medali perak ) dalam tanding putra usia dini SD kelas 1- 3 putra, Keeenan El Azzam Rianto Juara 1(medali emas) usia Dini putra kelas H, Muhammad Ghani Al Farizi Hasibuan Juara 3 (medali perunggu) dalam kejuaraan tanding usia dini SD kelas 1-3, Anandra Elfathan Arnain Juara 1(medali emas) usia dini Putri kekas B, Muhammad Altaf Khan Pratama Juara 3 (medali perunggu) Usia Dini 2 kekas D, Muhammad Mirzha Ukail Ashal juara 2 (medali perak) Usia Dini 2 kelas C, Aqueena Arkana Cyril Juara 3(medali perunggu) Usia Dini 2 putri kelas F dan Khoirunnisa Annes Yarutu juara 1(medali emas) tanding Usia Dini Putri kelas L.
Selanjutnya Kasatdik SD Plus Hang Tuah 1 berharap dengan adanya prestasi yang telah berhasil di torehkan oleh 9 siswa ini, ke depan para siswa yang belum berhasil meraih juara agar berlatih lebih giat dengan penuh semangat , dengan pelatih yang bertangan dingin bpk. Kiran siswa SD Plus Hang Tuah 1 dapat menunjukkan prestasi yang membanggakan (yht/dar).
Tersangka Kasus Penganiayaan Hingga Tewas Diserahkan Polsek Sandubaya ke Kejari Mataram
Tersangka Kasus Penganiayaan Hingga Tewas Diserahkan Polsek Sandubaya ke Kejari Mataram
Warta.in
Mataram, NTB – Unit Reskrim Polsek Sandubaya menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum dengan menyerahkan tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Senin (15/9/2025).
Penyerahan tersangka berinisial M ini dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Sandubaya, Ipda Kadek Arya Suantara, S.H., bersama tiga personel setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto S.T.K., S.I.K., melalui Ipda Kadek Arya menegaskan bahwa kasus tersebut telah memenuhi semua persyaratan formil maupun materiil.
“Hari ini kami melaksanakan pelimpahan perkara dengan menyerahkan tersangka M beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Mataram,” ujarnya.
Pelimpahan diterima langsung oleh Jaksa Madya Dwi Setiawan Nugroho, S.H., di ruang kerjanya di Kantor Kejari Mataram.
Kasus penganiayaan ini bermula pada 15 Juli 2025 sekitar pukul 19.00 WITA di Jembatan Kaliancar, Lingkungan Negarasakah Utara, Kelurahan Mayure, Cakranegara. Dari hasil penyidikan, tersangka M terbukti melakukan tindak penganiayaan yang berujung pada tewasnya korban. Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut sehari kemudian, tepatnya 16 Juli 2025.
Adapun barang bukti yang diamankan antara lain sepasang sandal jepit, satu kaos hitam, satu kemeja hitam, dan satu jaket sweater hitam.
Dengan dilimpahkannya perkara ini, proses hukum terhadap tersangka akan segera berlanjut ke persidangan.
“Tersangka akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Ipda Kadek Arya.(sr/hpm)Warta.in









