26 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026
Beranda blog Halaman 467

Dugaan Ketidaktransparanan Proyek Irigasi di Sekadau: Papan Informasi Hilangkan Nilai Anggaran!

0

SEKADAU – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Nanga Sari, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, bukan sekadar soal pembangunan pintu air. Di balik plang proyek yang tak mencantumkan nilai anggaran, publik mencium dugaan adanya praktik gelap yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Ketiadaan informasi krusial pada papan proyek ini menimbulkan kecurigaan. Padahal, papan proyek sejatinya merupakan sarana pengawasan publik, yang seharusnya memuat detail kegiatan mulai dari nilai anggaran, sumber dana, pelaksana proyek, konsultan supervisi, hingga jangka waktu pelaksanaan.

Berdasarkan penelusuran dokumen proyek serupa di Kalimantan Barat, paket rehabilitasi jaringan irigasi dengan skala yang sebanding umumnya menelan biaya antara Rp5 miliar hingga Rp15 miliar. Tanpa pencantuman nilai anggaran, publik kesulitan menilai proporsionalitas antara pekerjaan yang dilakukan dan dana yang dikeluarkan.

“Ketidaklengkapan informasi pada papan proyek dapat menimbulkan dugaan adanya penyalahgunaan anggaran dan bertentangan dengan semangat transparansi. Apalagi, proyek ini bersumber dari dana negara yang wajib dipertanggungjawabkan kepada publik,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Secara hukum, kondisi ini berpotensi melanggar:
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang mewajibkan badan publik menyediakan informasi jelas, akurat, dan terbuka kepada masyarakat.

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mengatur kewajiban pencantuman informasi proyek secara lengkap, termasuk nomor kontrak, nilai anggaran, volume pekerjaan, hingga target penyelesaian.

Apabila unsur kesengajaan menutupi nilai anggaran terbukti, hal ini berimplikasi serius. Selain menjadi temuan audit, tindakan tersebut dapat masuk kategori penyalahgunaan kewenangan sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara hingga 20 tahun.

Proyek ini tercatat sebagai Rehabilitasi Jaringan Irigasi pada D.I/D.I.R kewenangan daerah di Provinsi Kalimantan Barat (Paket 2) berlokasi di D.I Sepoya, Desa Nanga Sari. Pelaksana proyek adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dengan konsultan supervisi Pangan Palma Jaladri-KSO.

Namun, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan kegiatan proyek hanya terlihat berupa pembangunan pintu air. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi volume pekerjaan dan kesesuaian dengan nilai kontrak sebenarnya.

Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada PPK Irigasi Rawa Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Dita, nomor justru langsung diblokir. Sikap ini dipandang publik tidak mencerminkan perilaku seorang pejabat publik yang seharusnya bersikap terbuka terhadap pertanyaan masyarakat dan media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BWAK I Pontianak maupun pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaktransparanan tersebut. Publik pun masih menanti jawaban yang jelas atas proyek bernilai miliaran rupiah ini.

(Tim Investigasi)
Red/Kalbar*

Haul Tb A Ma’ani Rusdji, Gubernur Banten Sebut Peran Ulama dan Komitmen pada Pendidikan Islam

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 September 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-15 almarhum Tb A. Ma’ani Rusdji di Yayasan Perguruan Islam Mathla’ul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu), Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu (14/9).

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan bahwa Banten dikenal sebagai daerah yang memiliki warisan keagamaan yang sangat kuat. Ia menyebutkan sejumlah ulama masyhur yang lahir di tanah Banten, khususnya dari Kabupaten Pandeglang, seperti Syekh Asnawi Caringin, Syekh Nawawi Albantani, Syekh Mansyur, Syekh Abdul Karim, dan Syekh Dimyati.

“Provinsi Banten sejak dahulu sudah terkenal dengan sebutan daerah sejuta santri dan seribu ulama. Ulama-ulama besar Banten banyak mendirikan pondok pesantren dan menjadi panutan dalam pengembangan Islam,” ujar Andra Soni.

Andra Soni berpendapat bahwa warisan keilmuan dan spiritualitas para ulama harus dijaga dan dikembangkan melalui dukungan nyata terhadap lembaga pendidikan keagamaan.  Akibatnya, Pemprov Banten berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih besar pada pengembangan fasilitas dan prasarana pendidikan berbasis pesantren dan madrasah.

“Saya berharap keberadaan lembaga pendidikan ini akan terus bertambah maju dengan sebuah grand design pendidikan pesantren,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pandeglang bersama Malnu juga merupakan dorongan untuk meningkatkan persaudaraan sesama umat.  Salah satunya adalah menanamkan semangat untuk membangun negara dan Provinsi Banten.

Andra Soni juga meminta semua orang untuk meneladani sifat baik para ulama.  Sebagai waliyullah, ulama memainkan peran penting dalam struktur sosial.

“Ulama sebagai pewaris nabi memiliki peran penting dalam tatanan kehidupan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Uuf Zaki Gufron, ketua umum PB Malnu, menjelaskan bagaimana Malnu membantu menyebarkan pendidikan Islam dengan cara ahlussunnah wal jamaah di Pandeglang.  Sejak tahun 1970, Malnu telah terus membantu memperbaiki kehidupan para kiai. Bahkan, salah satu pendiri Malnu telah memberikan SK kepada seribuan lebih guru madrasah di Kabupaten Pandeglang.

“Dari terobosan itu, alhamdulillah NU sangat jaya di Pandeglang dan para kiainya hidup dengan sejahtera,” paparnya.

Malnu di Kecamatan Menes adalah lokasi Mukhtamar NU ke-13 pada tahun 1938, selain sebagai pusat pendidikan keagamaan.  Di Menes, banyak ulama terkenal dari berbagai wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Barat hadir.

Pada Mukhtamar itu, Nyai Djuaesih, seorang wanita dari Sukabumi yang tinggal di Bandung, adalah satu-satunya perempuan dari Partai Nasional Indonesia (NU) yang pertama kali berpidato di hadapan para kiai. Ada juga nama perempuan yang tinggal di Menes bernama Siti Syarah.

“Dari situlah kemudian muncul gerakan perempuan yang mewarnai perjuangan NU sampai saat ini,” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus yayasan, santri, serta masyarakat sekitar yang turut mendoakan dan mengenang jasa-jasa almarhum Tb A. Ma’ani Rusdji sebagai ulama dan pendidik yang berjasa di Pandeglang.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Senam Bareng Warga di Haornas 2025, Gedung Negara Banten Jadi Pusat Olahraga

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 September 2025  — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025 di Provinsi Banten. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati halaman Gedung Negara Provinsi Banten di Jl Brigjen KH Syam’un, Serang, pada Minggu pagi (14/9), untuk mengikuti kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah.

Tak hanya masyarakat, Gubernur Banten Andra Soni pun ikut turun langsung meramaikan acara. Dengan penuh antusias, ia bergabung senam bersama warga, menunjukkan dukungan dan komitmennya terhadap pentingnya olahraga dalam kehidupan masyarakat.

Acara ini juga dirangkaikan dengan Lomba Senam Massal dan Lomba Senam Aerobik yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga tidak hanya milik atlet profesional, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas semangat warga Banten dalam menjaga kebugaran dan kekompakan melalui olahraga.

“Saya sangat senang, halaman Gedung Negara Provinsi Banten bisa menjadi tempat berolahraga bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kedatangan ribuan orang ke Gedung Negara menunjukkan bahwa orang-orang dapat beraktivitas seperti biasa.  Selain itu, acara ini berfungsi sebagai sarana untuk bersilaturahmi dan menunjukkan cinta mereka terhadap perdamaian.

Andra juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa berolahraga adalah salah satu cara penting untuk tetap sehat.  Agenda Haornas memasukkan olahraga ke dalam kehidupan masyarakat.

 “Apresiasi kepada KORMI Banten yang melombakan senam massal dan senam aerobik terbuka untuk umum. Kegiatan seperti ini menyehatkan dan menyenangkan. Serta merangkul seluruh lapisan masyarakat sebagai ajang silaturahmi,” ungkap.Andra Soni.

Andra Soni berpendapat bahwa budaya olahraga yang masuk ke dalam komunitas dapat meningkatkan karakter, solidaritas, dan produktivitas.

“Kita berharap Provinsi Banten sebagai tempat yang aman untuk semua. Aman untuk tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Gubernur juga meminta semua pihak untuk tetap tenang demi kemajuan Provinsi Banten.  Program pemprov yang berkualitas tinggi akan dilanjutkan, dan yang kurang akan ditingkatkan.

“Bersama kita jadikan Provinsi Banten yang maju, makmur, dan sejahtera rakyatnya,” pungkasnya.

Nuraeni, Ketua KORMI Provinsi Banten, juga menyatakan hal yang sama.  Dia berpendapat bahwa olahraga memiliki kemampuan untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan di antara orang-orang di masyarakat karena olahraga memiliki kemampuan untuk menyatukan semua komponen masyarakat untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

“Menumbuhkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah untuk menggerakkan masyarakat khususnya dalam berolahraga,” ucapnya.

“Ayo kita terus berolahraga untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan rasa riang gembira,” ajak Nuraeni menambahkan.

Dengan semangat Haornas 2025, Banten menunjukkan bahwa olahraga adalah milik semua, dari rakyat hingga pemimpin.(WartainBanten)

Peringati Maulid Nabi, Gubernur Banten Dorong Penguatan Ukhuwah dan Moral Bangsa

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 September 2025  —  Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Bumi Alit Padhajaran di Kampung Sijunjang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, pada Sabtu (13/9/2025).

Dalam sambutannya, Andra Soni menekankan pentingnya menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai ajang memperkuat ukhuwah islamiyah, persatuan, dan moralitas bangsa. Ia menyatakan bahwa mengenang kelahiran Rasulullah SAW bukan hanya sebatas seremonial, tetapi harus menjadi refleksi untuk meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kita senantiasa mendapatkan syafaatnya di dunia dan di akhirat nanti, serta dapat meneladani akhlak mulia dan perjuangan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar ,” ungkap Andra Soni.

Maulid juga berfungsi sebagai ajang untuk memperkuat hubungan antar umat Islam, sesama manusia, dan antar negara.  Kemajuan dan pembangunan di Banten sangat dipengaruhi oleh persaudaraan dan persatuan yang kuat.

“Saya ingin menyampaikan pentingnya persatuan dalam pengertian kebersamaan seluruh pemangku kepentingan bersama-sama seluruh elemen masyarakat berperan besar dalam pembangunan daerah,” katanya.

Selain itu, Andra Soni meminta semua pihak untuk terus menjaga kondusifitas daerah untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan ketertiban di Provinsi Banten.  Orang-orang dari berbagai agama juga harus rukun dan tenang.

“Terutama dalam menumbuhkembangkan kebersamaan maupun kerukunan antar umat beragama,” imbuhnya.

Andra Soni berharap spirit persatuan akan tumbuh dengan meneladani akhlah rasul.   Silih asah, silih asih, dan silih asuh terjadi di lingkungan sosial.  Untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, sesama warga saling mengasihi, menyayangi, membimbing, dan menjaga satu sama lain.

“Marilah kita bersama-sama membangun persatuan dengan meneladani Nabi Muhammad SAW, para pahlawan bangsa serta leluhur kita dalam membangun persatuan mewujudkan Banten adil merata,” jelasnya.

Sementara itu, KH Elang Mangkubumi, pembina Majelis Dzikir Bumi Alit Padhajaran, menyampaikan bahwa Gema Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dengan tema ‘Meneguhkan Toleransi, Menjaga Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas.’ Elang Mangkubumi juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama untuk menjaga kondusifitas di Provinsi Banten serta menjaga kedaulatan negara dan bangsa.

“Kita jaga persatuan dan kesatuan serta jaga kedaulatan bangsa,” pungkasnya.

Peringatan maulid ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI Marinus Gea, Ketua Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, Ketua National Youth Council (NYC) Indonesia Tantan Taufiq Lubis serta para tamu undangan yang lainnya.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini, terutama dalam memperkuat nilai-nilai keadilan, toleransi, dan kepedulian sosial.(WartainBanten)

Patroli Blue Light, Cegah Balap Liar dan 3C Tengah Malam Digencarkan Polsek Mataram.

0

Patroli Blue Light, Cegah Balap Liar dan 3C Tengah Malam Digencarkan Polsek Mataram.

Warta.in
Mataram, NTB – Suasana tenang tengah malam di Kota Mataram tidak lepas dari perhatian aparat kepolisian. Personel piket fungsi Polsek Mataram melaksanakan patroli Blue Light di sekitar STIKES Yarsi, Jalan Lingkar Selatan Mataram, Sabtu (13/09/2025) dini hari.

Patroli dengan menyalakan lampu rotator biru khas kepolisian ini menjadi langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti balap liar dan tindak pidana 3C (curat, curas, curanmor) yang kerap terjadi pada jam-jam rawan.

Kapolsek Mataram AKP Mulyadi SH menegaskan, patroli ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli Blue Light salah satu upaya mewujudkan kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat, selain patroli KRYD maupun patroli dialogis. Semua langkah ini dilakukan demi meningkatkan stabilitas keamanan,” jelasnya.

Dengan patroli rutin seperti ini, masyarakat diharapkan bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas, baik siang maupun malam hari. Kehadiran polisi di jalan-jalan kota juga menjadi bentuk nyata perlindungan dan pelayanan kepada warga.(sr/hpm)

Kapolsek Ngimbang Menggelar Patroli Dan Silahturahmi Ke TOMAS Dan TOGA Di Desa Duri Kedungjero

0

Kapolsek Ngimbang Menggelar Patroli Dan Silahturahmi Ke TOMAS Dan TOGA Di Desa Duri Kedungjero

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama a ggota jaga Polsek Ngimbang melaksanakan Patroli dan Silaturahmi Ke TOMASdan TODA.di
Rumah Kepala Desa Duri Kedungjero Kecamatan Ngimbang, Sabtu (13/09/2025)

Hadir dalam Acara Tersebut IPTU I WAYAN SUMANTRA,SH Kapolsek Ngimbang, SEPTI KRISDIYANTO Kades Duri Kedungjero, Wedha Denistua Wardhana Tokoh Pemuda Desa Duri Kedungjero,Aiptu Djudi Polmas Desa Duri Kedungjero, Bripka Supriyadi Kasium Sek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang bersama Polmas Sek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Simantra, S.H, memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar tidak mudah menerima / ajakan untuk aksi yg anagkis dan juga
Berkaitan dengan berita berita Hoax yang tidak bisa di pertanggung jawabkan

Dalam menerima informasi agar terlebih dahulu diverifikasi sebelum dibagikan dan di sebarbarkan ke medsos atau grib WA Karena mempengaruhi situasi Kamtibmas di wilayah Ngimbang, terangnya

Kami berharap agar masyarakat tetap waspada dan saling menjaga lingkunganya masing – masing agar tetap aman ddan kondusif pungkasnya (roy)

Kapolres Lombok Utara Disambut Adat Menyembeq di Senaru, Literasi dan Kamtibmas Jadi Pesan Utama

0

 

Kapolres Lombok Utara Disambut Adat Menyembeq di Senaru, Literasi dan Kamtibmas Jadi Pesan Utama

Warta.in
Lombok Utara,NTB– Kunjungan Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Fitriani ke Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Sabtu (13/9), dalam rangka Gowes Kamtibmas bukan sekadar bersepeda santai, tetapi momentum penguatan harmoni adat, literasi, dan keamanan.

Keistimewaan kunjungan ini tampak sejak rombongan Kapolres disambut ritual adat Menyembeq oleh tokoh adat Amaq Lokaq. Prosesi penyucian simbolik tersebut menandai doa keselamatan dan penghormatan bagi tamu kehormatan.

“Budaya adalah warisan mahal untuk generasi penerus, simbol kebesaran sekaligus alat pemersatu bangsa. Menjaga budaya bukan hanya tugas masyarakat adat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk Polri,” ujar Kapolres Agus Purwanta.

Ia menegaskan, Gowes Kamtibmas merupakan program unggulan Polres Lombok Utara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dalam suasana santai, tanpa seragam, dan tanpa jarak. “Respon masyarakat luar biasa, banyak kepala desa yang meminta kami segera berkunjung. Ini energi positif bagi kami untuk terus berinovasi dalam pelayanan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Lombok Utara membagikan 50 paket sembako dan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat lansia. “Saya terharu bertemu lansia berusia 97 dan 90 tahun yang masih semangat ikut pemeriksaan. Itu menjadi refleksi dan motivasi bagi kami untuk menjaga kesehatan bersama anggota dan keluarga,” tutur Kapolres.

Selain aspek keamanan, Agus juga menekankan pentingnya literasi dalam mendukung pariwisata. “Keamanan mutlak dibutuhkan untuk menjamin aktivitas masyarakat dan wisatawan. Literasi diperlukan untuk inovasi pelayanan, pemasaran, dan pengembangan potensi daerah. Keduanya saling terkait dalam membangun desa wisata seperti Senaru,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Lombok Utara Ny. Heny Fitriani menyerahkan buku karyanya kepada warga Senaru sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan SDM. “Tidak ada peningkatan SDM tanpa literasi. Literasi adalah jembatan ilmu. Karena itu, kami menjadikannya program unggulan selain penurunan stunting, pencegahan pernikahan dini, pencegahan kanker, hingga pemberdayaan UMKM dan difabel,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi adat Menyembeq sebagai warisan sarat makna. “Menyembeq adalah simbol kelestarian budaya di tengah modernisasi. Saya berharap 100 tahun ke depan tradisi ini tetap diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Kepala Desa Senaru, Raden Akria Buana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres dan rombongan. “Program Gowes Kamtibmas memperkuat keamanan desa wisata kami dari potensi kerawanan kriminalitas. Kehadiran Kapolres menyentuh langsung masyarakat hingga ke akar rumput,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyambutan adat Menyembeq adalah simbol sakral doa keselamatan dari tokoh adat. “Kami berharap sinergi keamanan, budaya, dan pariwisata terus terjaga. Sapta Pesona harus diwujudkan, karena rasa aman dan nyaman adalah aset utama pariwisata. Together, yes we can,” tegasnya.

Kunjungan Kapolres dan Ketua Bhayangkari ke Desa Senaru menunjukkan pendekatan humanis Polres Lombok Utara yang tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memperkuat literasi, kesehatan, dan kearifan lokal sebagai modal sosial membangun Lombok Utara. ( sr/hpntb)

 

Kapolsek Ngimbang Dalam Upaya Antisipasi Krimanalitas Dan Cegah 4C Patroli Obvit di Malam Hari

0

Kapolsek Ngimbang Dalam Upaya Antisipasi Krimanalitas Dan Cegah 4C Patroli Obvit di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah Obyek vital dan daerah rawan kejahatan Kapolsek Ngimbang bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada,Sabtu (13/09/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra,S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Bripka Supriadi dengan sasaran di lokasi SPBU Ngimbang dan Gudang Tembakau Ngimbang serta daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Dugaan Korupsi Dana Desa Margasari Bergulir ke Kejari Subang

0

Dugaan Korupsi Dana Desa Margasari Bergulir ke Kejari Subang

Warta In Jabar, Subang – Kepala Desa Margasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Nanang Setia Praja, kembali menuai sorotan publik usai memberikan tanggapan atas laporan dan pengaduan organisasi masyarakat terkait dugaan manipulasi laporan penggunaan anggaran Dana Desa serta dugaan penyelewengan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025.

Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, @nanang.setia.praj (yang kini sudah dihapus), Nanang mengaku merasa terganggu dengan adanya surat-surat dari LSM. Ia menilai tudingan itu tidak sejalan dengan hasil pemeriksaan Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Subang.

Namun, kami merasa tersendat, menyayangkan adanya surat-surat seperti ini. Kenapa? Saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya dengan pemeriksaan audit IRDA telah selesai, tapi tetap surat menekan saya,” kata Nanang.

Nanang juga menyampaikan permohonan kepada Gubernur Jawa Barat dan Bupati Subang agar menanggapi banyaknya surat laporan tersebut.

Karena Subang tidak akan bisa ngabret, Jabar tidak akan bisa Istimewa kalau surat-surat seperti ini selalu dikirim ke desa-desa,” tegasnya.

Meski demikian, Nanang menegaskan dirinya tetap mendukung penuh program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Subang maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Jaringan Masyarakat Pemerhati Sosial (Jampes) bersama Barisan Muda Bersatu Satujuan (Bambu Satu) melayangkan surat laporan bernomor 034/JMPS/IX/2025 yang ditujukan kepada Kejaksaan Negeri Subang.

Dalam laporan itu, mereka menilai terdapat dugaan rekayasa laporan penggunaan Dana Desa dan penyelewengan BLT DD di Desa Margasari periode 2023 hingga 2025, yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Jampes dan Bambu Satu menegaskan bahwa pengelolaan Dana Desa harus sesuai amanat undang-undang dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, bukan sebaliknya.

Kritik Laskar Indonesia

Tanggapan Nanang tersebut memicu respons keras dari DPD Laskar Indonesia (LI) Kabupaten Subang. Ketua LI Subang, Alfianto, menilai pernyataan kepala desa itu nyeleneh, kontroversial, dan berpotensi menyesatkan publik.

Menurutnya, surat dari LSM atau ormas adalah bagian dari kontrol sosial yang sah dalam sistem demokrasi.

“Kalau ada LSM yang menyurati pemerintah desa, itu tandanya ada kepedulian. Tidak semua kritik itu menghambat, bahkan bisa menjadi masukan penting untuk perbaikan kinerja,” ujar Alfianto.

Melalui surat resminya, Laskar Indonesia menyampaikan empat poin sikap:

1. Meminta Kades Margasari mencabut atau mengklarifikasi pernyataannya.

2. Menegaskan bahwa audit IRDA bukan jaminan mutlak bersihnya tata kelola pemerintahan desa.

3. Menyesalkan sikap Nanang yang menimbulkan kegaduhan tanpa dasar hukum yang jelas.

4. Mengingatkan pemerintah desa agar tetap terbuka terhadap kritik, catatan, dan pengawasan publik.

Bahwa apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Margasari sangat mencederai demokrasi dan hak asasi manusia. Kritik dari masyarakat maupun LSM adalah hak konstitusional yang dijamin UUD 1945 Pasal 28D ayat (1) serta UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” tegas LI dalam keterangannya.

Kontroversi pernyataan Nanang kini terus bergulir. Publik Subang menunggu apakah Kades Margasari akan memberikan klarifikasi resmi atau mencabut ucapannya. Banyak pihak berharap persoalan ini tidak mengganggu jalannya pembangunan desa, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola Dana Desa.

Malam Puncak Acara Kemeriahan Karang Taruna Serumpun Bambu Pemdes Betung Induk Kec.ABAB 

0

PALI – Sumatera Selatan

Warta.in

Malam Puncak Kemeriahan Memeriahkan Peringatan HUT RI Ke-80 serta peresmian nya gedung serbaguna/gedung Serampuh Biru, Pemerintah Desa Betung Induk, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Menggelar pesta rakyat sekaligus pembagian hadiah perlombaan dan peresmian nya gedung serbah guna yang di beri nama serampuh Biru.Dalam rangkaian mengisi acara dan memeriahkan HUT RI Ke-80, dan peresmian nya gedung Serampuh Biru Pemerintah Desa Betung Induk, mengadakan berbagai macam perlombaan, dari tingkat Anak-anak, sampai dengan tingkat umum, sampailah pada puncak acara dengan mengadakan pesta rakyat dan pembagian hadiah perlombaan sebagai bentuk penghargaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di balai Desa/gedung Serampuh Biru Betung Induk dan di hadiri oleh Kepala Desa Betung Induk SUPARMAN,SE, Ketua TP PKK Betung Induk SRI DAMAYANTI , Perangkat Desa, Ketua BPD serta anggota, Panitia pelaksana, Dewan Guru dari tingkat SD sampai dengan SMA, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, dan di hadiri pula oleh desa Betung Barat yang mewakili bapak EFRIYANTO selaku ketua BPD , kepala desa Betung Selatan H.DARLANI, pak EDISON selaku kesrah kasih perwakilan kecamatan ABAB juga ikut menghadiri dan peserta lomba serta ribuan masyarakat yang ikut menyaksikan kemeriahan pesta rakyat Betung Induk.

Dalam sambutan nya Kepala Desa Betung Induk SUPARMAN,SE mengucapkan dengan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya peringatan HUT RI Ke-80 dan peresmian gedung Serampuh Biru berjalan dengan lancar dan tanpa ada halangan dan rintangan meskipun di terpah hujan deras antusias masyarakat tetaplah meriah.Ini adalah malam puncak acara pelaksanaan pembagian hadiah perlombaan untuk memeriahkan HUT RI Ke – 80 serta peresmian gedung Serampuh Biru Betung Induk , untuk itu kita akan berikan berupa penghargaan bagi seluruh peserta lomba yang kreatif dan berprestasi.

adapun lomba yang di laksanakan sebagai berikut, yaitu: lomba karaoke yang di pesertai oleh, pusing, yono/Yuni, viola, dan kusnia, lomba kelereng joget komando, mancing botol, estapet Sarung, ular balon, Bola kardus, estapet karung, dan maraton.

Ada pula penampilan dari acara ini yaitu, tari pembukaan dari SMP PGRI Betung, penampilan gemupamire cilik, Penampilan juri, penampilan (kadus pen), penampilan (Kadus Denis dan Kadus azan), penampilan (Kadus pilip), penampilan (Kadus opoy)dan penampilan tari dari PKK Betung Induk serta penampilan hiburan karang taruna “Kami sebagai pemerintah Desa Betung Induk, dengan rasa syukur mengucap ribuan terima kasih kepada segenap panitia pelaksana HUT RI Ke-80 yang telah bersusah payah melaksanakan berbagai kegiatan sampai dengan sukses, dan juga selamat bagi para pemenang lomba, yang belum menang bukan berarti gagal ini hanyalah bentuk kita masyarakat untuk mengisi kemerdekaa serta peresmian nya gedung Serampuh Biru,

“Sambung Kades,”inti dari mengisi acara kemerdekaan ini tidak hanya melaksanakan kegiatan seremonial saja dan juga resmi nya gedung Serampuh Biru, tapi bagaimana kita merefleksikan arti kemerdekaan dengan membangun desa di segala bidang, baik dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan SDM, mengurangi kesenjangan sosial, dan menebalkan keimanan, “ucapnya.

Dan kami selaku pemerintah desa betung Induk sangat merasakan bahagia telah resminya gedung serbaguna atau yang di beri nama gedung Serampuh Biru , Dan kami juga berterimakasih kepada semua kalangan masyarakat desa Betung Induk, Betung Selatan, Betung Barat,yg sudah mau hadir dan berpartisipasi meramaikan puncak acara pembagian hadiah dan peresmian nya gedung Serampuh Biru pada malam hari ini “tutup kades.

(Muhamad Randi)