27.8 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026
Beranda blog Halaman 470

Danramil 01/Makrayu Pimpin Gotong Royong Jumat Bersih di SDN 31 Palembang

0

Warta In | Palembang – Semangat kebersamaan ditunjukkan warga Kelurahan 29 Ilir Kecamatan Ilir Barat II dalam kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih yang digelar pada Jumat (12/9/2025) pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini dipusatkan di SDN 31 Palembang, Jalan Gubah Atas RT 27 RW 11, dengan sasaran pembersihan ruang mushola, ruang perpustakaan, area makam, dan lingkungan sekolah.

Gotong royong kali ini terasa istimewa karena langsung dipimpin Danramil 01/Makrayu Kapten Czi Jhunaidi bersama jajaran. Hadir pula Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Palembang, Dr. Alhadi Yan Putra, S.E., S.Sos., M.Si., mewakili Kepala Dinas Pendidikan; Seklur 29 Ilir, Ibu Iin Indraswari, S.E.; Kepala SDN 31, Ibu Yeyen; Bhabinkamtibmas 29 Ilir Aipda Elvin; Babinsa 29 Ilir Sertu Catur dan Serda Ifriansyah; staf kelurahan; anggota Koramil 01/Makrayu; Ketua RW dan RT setempat; Linmas; serta masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan ini, Danramil mengajak seluruh peserta untuk menanamkan budaya gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Membersihkan sekolah, mushola, hingga area makam bukan hanya menjaga kebersihan, tapi juga bagian dari menciptakan suasana yang nyaman dan sehat bagi warga,” ujar Kapten Czi Jhunaidi.

Kegiatan berlangsung penuh kekompakan hingga selesai pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Tepuk tangan riuh mengiringi selesainya gotong royong yang semakin mempererat silaturahmi antarwarga dan aparatur.

Gubernur Banten Andra Soni Terima Penghargaan Daerah Peduli Investasi dari Kompas TV

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 September 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Gubernur Banten Andra Soni menerima Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV, atas komitmennya dalam mendorong pertumbuhan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di wilayah Banten.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, kepada Gubernur Andra Soni pada malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-14 Kompas TV, yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (11/9/2025).

Selain Provinsi Banten, penerima Apresiasi Daerah Peduli Investasi adalah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Sulawesi Utara.

Pemerintah Daerah yang terus mendorong investasi atau penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri dihargai. Apresiasi diberikan berdasarkan evaluasi kerja jurnalistik yang dilakukan Kompas TV di 31 jaringan biro yang tersebar di seluruh Indonesia.

Keanekaragaman daerah Indonesia mendasari apresiasi Daerah Peduli. Selain itu, setiap wilayah memiliki peran unik dalam mendorong kemajuan Indonesia.

Perayaan HUT ke-14 Kompas TV mengambil tajuk Harmones14 dengan mengusung semangat #BersatuDalamHarmoni dan tema – tema “Harmonesia” yang mencerminkan semangat menjaga keselarasan serta menghormati perbedaan pendapat, di tengah dinamika nasional maupun global.

Tema tersebut menunjukkan bahwa media bukan hanya penyedia informasi tetapi juga perekat sosial yang membantu masyarakat bersatu.

Pada malam puncak perayaan HUT ke-14 Kompas TV, Jusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia dari 2004 hingga 2009 dan 2014 hingga 2019, Ketua DPR RI Puan Maharani, beberapa Menteri Kabinet Merah Putih, dan banyak kepala daerah di Indonesia hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla mengatakan bahwa sebagai media utama, Kompas TV harus menyampaikan berita yang aktual dan mencerahkan yang membawa kemajuan.

Sementara itu, Puan Maharani mengatakan bahwa Kompas TV harus terus menyampaikan berita yang terpercaya, mencerahkan, dan konsisten untuk membangun kepercayaan publik dalam menjaga demokrasi di Indonesia.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Banten semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi investasi utama di Pulau Jawa dan Indonesia.(WartainBanten)

Demi Sukseskan Program Pangan P2B Polsek Ngimbang Tinjau Perkembangan Melon di Desa Lawak

0

Demi Sukseskan Program Pangan P2B anggota jaga Polsek Ngimbang Tinjau Perkembangan Melon di Desa Lawak

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman Melon dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Lawak Kecamatan Ngimbang,Kamis (11/09/2025) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Briptu Andika untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman Melon masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Melon di Desa Lawak Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Upaya Antisipasi Krimanalitas Dan Cegah 4C Patroli Obvit di Malam Hari

0

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah Obyek vital dan daerah rawan kejahatan Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada,Kamis (11/09/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Erwan dan Briptu Andika dengan sasaran di lokasi SPBU Ngimbang, ATM BRI dan Simpang tiga Ngimbang daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Sekda Banten Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kesejahteraan dan Stabilitas Ekonomi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 September 2025 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program rutin pembangunan, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, saat mewakili Pemprov dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) se-Pulau Jawa yang digelar Bank Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/9/2025).

Deden menyatakan bahwa, atas arahan Gubernur Banten Andra Soni, program ketahanan pangan telah diintegrasikan ke dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan RPJMD Provinsi Banten.  Proses pengembangannya dilakukan oleh Pemprov Banten melalui dua pendekatan, yaitu ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian.

“Ekstensifikasi kami lakukan dengan pencetakan sawah swadaya bersama dunia usaha, hingga pemanfaatan lahan Perhutani di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak untuk pengembangan padi gogo dengan target 15.417 hektare. Sementara intensifikasi melalui penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi sampai 82.904 ton, serta distribusi alat dan mesin pertanian,” jelas Deden.

Menurut Deden, bukan hanya produksi padi yang menunjukkan keberhasilan program, tetapi juga peningkatan pendapatan petani. Pemerintah hadir untuk menjaga harga pangan stabil, memastikan ketersediaan pupuk, dan mencegah keuntungan lebih banyak jatuh ke tangan distributor daripada petani.

“Petani harus mendapatkan margin keuntungan yang layak. Karena itu intervensi pemerintah dalam menjaga harga dan distribusi pupuk sangat penting,” tegasnya.

Selain itu, Deden menunjukkan bahwa jalan usaha tani yang dibangun di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, yang berjumlah 7,5 kilometer, dapat menekan biaya produksi.

“Sebelum jalan dibangun, biaya angkut panen dari 3.000 hektare lahan mencapai Rp8 miliar per musim. Setelah ada jalan, biayanya hanya sekitar Rp2 miliar. Ada efisiensi Rp6 miliar yang langsung menambah keuntungan petani,” ujarnya.

Capaian produksi menjadi modal besar selain efisiensi.  Pada tahun 2024, Provinsi Banten mencatat 1,501 juta ton gabah kering giling (GKG). Untuk tahun 2025, angka itu diharapkan naik ke 1,73 juta ton GKG, dan bahkan ditargetkan mencapai 1,85 juta ton GKG. Dengan pencapaian ini, Provinsi Banten sekarang berada di posisi ke-8.

“Ini bukan hanya prestasi, tapi tantangan agar kita tetap menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan kualitas hasil pertanian,” kata Deden.

Dalam APBD Murni 2025 dan APBD Perubahan 2025, Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran khusus untuk program ketahanan pangan sebesar Rp8,8 miliar.  Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pertanian, peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, alsintan, dan penyediaan benih dan pupuk.

Deden optimis bahwa ketahanan pangan Provinsi Banten akan semakin kokoh jika pemerintah daerah, pusat, perbankan, dan dunia usaha bekerja sama.  Lebih dari itu, tujuan utama adalah peningkatan kesejahteraan petani.

“Kalau petani sejahtera, masyarakat terjamin kebutuhan pangannya, dan ekonomi daerah ikut tumbuh. Itu yang kami perjuangkan,” pungkasnya.

Dengan komitmen ini, Pemprov Banten berharap ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, melainkan kekuatan nyata yang mendukung ketangguhan ekonomi dan kemandirian daerah dalam menghadapi berbagai krisis global.(WartainBanten)

Masuk Nominasi Nasional, Pemkab Pasaman Dorong Penguatan Program KB Pria

0

Alahan Mati,Warta.in – Kabupaten Pasaman kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui program Keluarga Berencana (KB), khususnya pada kelompok KB Pria, keberhasilan masuk nominasi penilaian tingkat nasional Regional II melalui proses seleksi secara hybrid.
Kegiatan intensifikasi dan integrasi pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di wilayah khusus serta penilaian Kelompok KB Pria Pasaman ini digelar di Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kamis (11/9/2025).

Bupati Pasaman Welly Suheri menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Menurutnya, keberhasilan Pasaman masuk nominasi nasional bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah sinergi dari seluruh pihak.
“Prestasi ini tentu bukan hasil kerja individu, melainkan usaha bersama seluruh stakeholder. Karena itu, momentum ini harus kita jadikan titik tolak untuk meningkatkan kualitas program, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh keluarga dan masyarakat Pasaman,” ujar Bupati.
Welly Suhery juga menekankan bahwa program KB tidak semata membatasi kelahiran, melainkan merencanakan kelahiran agar tercipta keluarga sehat, harmonis, dan berkualitas. Ia mengingatkan pentingnya pemahaman bersama bahwa program KB adalah upaya mencetak generasi emas 2045 yang unggul dan berdaya saing.
Meski begitu, Bupati mengakui masih ada sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan pengetahuan, pemahaman yang belum merata, hingga hambatan sosial budaya di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, lembaga, tokoh masyarakat hingga keluarga—untuk bersinergi mengatasi tantangan tersebut.
“Tantangan ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh penyuluh KB atau tenaga kesehatan saja. Diperlukan kerja sama, inovasi, dan sosialisasi yang lebih luas agar manfaat program KB benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, kepada Kelompok KB Pria Pasaman yang sedang dinilai, Bupati berpesan agar mampu menjelaskan dengan baik seluruh kegiatan dan inovasi yang telah dijalankan. Dengan begitu, kata Bupati, Pasaman dapat menunjukkan kesungguhan dalam pelaksanaan program, dan penilaian ini diharapkan memberikan hasil terbaik.
Acara tersebut ditutup dengan doa dan harapan bersama agar Pasaman dapat terus menjadi pelopor dalam gerakan KB Pria di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat visi besar daerah: Pasaman Bangkit – Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.
Tampak hadir pada momen tersebut Bupati Pasaman Welly Suhery, Wabup Parulian, tim penilai nasional Regional II KB Pria MOP (Metode Operasi Pria), perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Asisten 1 Pemerintahan Teddy Martha, Forkopimca, kepala OPD terkait, Camat Simpati Maijetri serta tokoh masyarakat.dan beberapa kader KB Pria.(Fajri)

Bhakti Teritorial Prima Koramil 01/Kota Libatkan Komponen Masyarakat Lintas Sektoral

0

Warta.in || Jateng Rembang || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hari Ulang Tahun ke-75 Kodam IV/Diponegoro, Koramil 01/Kota Kodim 0720/Rembang menggelar kegiatan Bhakti Teritorial Prima di kawasan Pantai Karangjahe, Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Jumat (12/09/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Aparat Pemerintah Desa (Apemdes) Punjulharjo, petugas pembersihan Pantai Karangjahe, serta siswa-siswi SMK Umar Fatah. Adapun fokus kegiatan adalah pembersihan area pantai dari sampah plastik maupun limbah lainnya, guna menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata unggulan Kabupaten Rembang.

Danramil 01/Kota Kapten Kav Suparyanto menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Teritorial Prima ini tidak hanya sekadar menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dalam memperingati HUT TNI ke-80 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-75.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pantai Karangjahe merupakan aset wisata yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Sementara itu, keterlibatan para siswa SMK Umar Fatah juga memberikan nilai edukatif, yakni menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya sinergi TNI, pemerintah desa, petugas kebersihan, dan generasi muda, diharapkan kawasan wisata Pantai Karangjahe semakin terawat, indah, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan.

(Dwi.s)

Proyek TPT Rawamekar Jadi “Monumen Korupsi”, Anggaran Hampir Rp100 Juta Diduga Dikorupsi

0
0-0x0-0-0#

Proyek TPT Rawamekar Jadi “Monumen Korupsi”, Anggaran Hampir Rp100 Juta Diduga Dikorupsi

Warta In Jabar, Subang – Anggaran rakyat kembali diduga dijadikan bancakan. Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Tegal Panjang Timur RT 06/02, Desa Rawamekar, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang menelan biaya Rp94.780.000, justru dikerjakan asal-asalan. Kamis 11 September 2025.

Proyek yang digarap oleh CV Samawastu Kencana sejak 20 Agustus 2025 dengan masa kerja 90 hari ini diduga kuat menjadi ladang korupsi. Bukti-bukti di lapangan memperlihatkan pengerjaan amburadul dengan kualitas material jauh dari standar.

Batu belah hanya ditancapkan ke tanah galian becek tanpa lapisan pasir dasar maupun adukan semen. Material yang digunakan pun murahan: batu berpori mudah pecah, adukan semen tipis, dan pasir kuning mutu rendah.

Lebih parahnya, pekerjaan hanya dilakukan oleh dua pekerja, Hamli dan Enjang, tanpa Alat Pelindung Diri (APD) dan tanpa pengawasan dari pihak pelaksana. Enjang, salah satu pekerja, menyebutkan ukuran yang diperintahkan mandor yakni lebar pondasi bawah 70 cm, lebar atas 35 cm, tinggi pondasi 2,3 meter, dan panjang 45 meter.

Dengan kondisi seperti ini, publik menilai proyek tersebut hanya akan melahirkan bangunan rapuh, rawan roboh, dan tidak berumur panjang. Dugaan kuat praktik korupsi konstruksi pun menyeruak, karena anggaran besar tidak sebanding dengan hasil pekerjaan di lapangan.

Minimnya pengawasan dari Dinas PUPR Subang membuat dugaan permainan semakin terbuka. Alih-alih melindungi masyarakat dari bencana longsor, proyek ini justru berpotensi menjadi bencana baru.

“Inilah wajah korupsi berjamaah dalam pembangunan. Anggaran rakyat digerogoti, kualitas pembangunan dikorbankan, dan keselamatan masyarakat dipertaruhkan,” tegas sejumlah warga saat ditemui di lokasi.

Publik kini menantang aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengusut kasus ini. Jika dibiarkan, proyek TPT Desa Rawamekar akan menjadi bukti nyata bahwa uang negara kembali “dipahat” demi memperkaya segelintir orang.

Polres Lamongan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

0

Waka Polres Lamongan mengelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Al Basrah Mapolres Lamongan

LAMONGAN//Warta.in, 11/09/2025 – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Polres Lamongan menggelar kegiatan keagamaan bertemakan “Dengan meneladani Akhlak Rasulullah SAW kita wujudkan Polri yang Presisi guna mendukung program Asta Cita” bertempat di Masjid Al-Busrah Mapolres Lamongan, Kamis pagi (11/09/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Lamongan, Kapolsek jajaran, Ketua Cabang Bhayangkari Lamongan beserta pengurus, seluruh anggota Polres Lamongan, KH. Abdul Jalil Umar, S.H., MBA selaku penceramah, serta anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan YK. Suwi Lamongan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Mahalul Qiyam, kemudian tausiyah oleh KH. Abdul Jalil Umar.

Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan penuh makna, di antaranya bahwa dunia begitu cepat berubah dan tiada yang abadi, namun kemuliaan yang dimiliki Rasulullah terletak pada akhlakul karimah.

Beliau juga berpesan agar semangat bekerja tetap dibekali dengan akhlak yang baik, karena akhlak merupakan landasan utama dalam setiap amal ibadah.

KH. Abdul Jalil Umar juga mengingatkan bahwa ibadah ada yang diterima maupun ditolak, namun sholawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang selalu diterima oleh Allah SWT.

Selain itu, ilmu agama bukan hanya dilihat dari penampilan, melainkan dari kesabaran dalam menjalankannya. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak membaca kalimat Lailahaillallah agar mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan terasa di lingkungan Mapolres Lamongan.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan semangat meneladani akhlak Rasulullah semakin tertanam dalam diri personel Polres Lamongan, guna mendukung tugas Polri yang presisi dalam melayani masyarakat, pungkasnya (roy)

Bunda Literasi Banten, Tinawati Andra Soni: Perpustakaan Ruang Hidup Bagi Semua Kalangan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 September 2025 — Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai ruang hidup yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar tempat menyimpan buku.

Hal itu disampaikan Tinawati saat menghadiri Pembukaan Hari Kunjungan Perpustakaan Tahun 2025 sekaligus Seminar Literasi yang digelar di Gedung Perpustakaan Provinsi Banten, Jl. Raya Jakarta, Km. 4, Pakupatan, Panancangan, Kota Serang, Kamis (11/9/2025).

“Anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang berani bermimpi dan belajar. Remaja dapat menemukan jati diri dan membentuk masa depan, sementara masyarakat bisa memperkuat kapasitasnya dalam membangun daerah,” ujarnya.

Semua orang berhak atas perpustakaan, jadi kita semua harus bekerja sama untuk memastikan bahwa bukan hanya bangunannya saja yang tetap hidup, tetapi juga semangat dan aktivitas yang ada di dalamnya.

Tinawati percaya bahwa keluarga adalah tempat terbaik untuk mengajar anak-anak.  Keluarga dan perpustakaan adalah dua pilar penting yang saling melengkapi, katanya.

“Kebiasaan membaca harus dimulai dari rumah. Ayah dan bunda di rumah menularkan kebiasaan baik ini kepada anak-anak. Dari keluarga yang mencintai literasi, lahir generasi cerdas dan berdaya saing,” kata Tinawati.

Dia berharap Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2025 akan memulai kampanye literasi di seluruh kabupaten/kota Provinsi Banten.

Selain itu, Tinawati meninjau Program Banten Corner di Dinas Perpustakaan Provinsi Banten pada kesempatan tersebut.  Dia berpendapat bahwa Banten Corner dapat menjadi tempat yang memungkinkan generasi muda yang kreatif, terutama mahasiswa dan siswa.

“Ini akan membawa perkembangan, bukan hanya untuk kami. Tetapi juga generasi berikutnya,” ungkapnya.

Usman Asshiddiqi Qohara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, menyatakan bahwa literasi adalah tanggung jawab keluarga dan sekolah juga. Ia mendorong masyarakat untuk menggunakan perpustakaan sebagai tempat untuk berkumpul.  “Keluarga yang membaca satu sama lain akan tumbuh bersama.”  Menurutnya, dengan membawa anak-anak ke perpustakaan, kita menanamkan rasa ingin tahu, pengetahuan, dan nilai kebersamaan.

Menurut Ustam, Pemprov Banten mengangkat tema “Perpustakaan Ruang Tumbuh Masyarakat” untuk Hari Kunjungan Perpustakaan tahun 2025.  Kegiatan berlangsung dari 11 hingga 17 September 2025 dan akan mengadakan berbagai acara, termasuk kelas pemustaka, seminar literasi, dongeng anak-anak, pekerjaan kreatif, pantomim, dan pemutaran film.

“Mari kita jadikan perpustakaan sebagai tempat yang dirindukan, dengan kegiatan menyenangkan, bermanfaat, dan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuab (DWP) Provinsi Banten Mira Deden dan Bunda Literasi dari semua kabupaten/kota di Provinsi Banten juga hadir di acara tersebut.

Masyarakat Banten semakin aktif menggunakan perpustakaan sebagai tempat belajar, tempat ekspresi, dan tempat pertumbuhan intelektual dan sosial sebagai bagian dari Hari Kunjungan Perpustakaan.(WartainBanten)