29.7 C
Jakarta
Jumat, April 10, 2026
Beranda blog Halaman 472

Gubernur Banten Buka Ruang Dialog Bersama HMI: Butuh Masukan dan Kritik

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 September 2025 — Gubernur Banten Andra Soni membuka ruang dialog dengan Pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jabodetabeka – Banten dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (11/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan bahwa membangun Provinsi Banten tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa dan aktivis muda.

“Maka dari itu, ruang-ruang dialog seperti ini selalu saya buka. Saya butuh masukan, saya butuh kritik dari teman – teman. Karena saya sangat sadar membangun Provinsi Banten ini butuh kolaborasi dan kebersamaan,” kata Andra Soni.

Saat ini, Pemprov Banten terus meningkatkan koordinasi bersama Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi tingkat kemacetan dengan mengoptimalkan transportasi publik.

“Kemudian dengan Jabar juga kita berkoordinasi agar dilakukan penataan di wilayah hulu, sehingga ketika hujan turun di wilayah hilir tidak terdampak banjir,” ujarnya.

Selain itu, Andra Soni memberikan penjelasan tentang program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Jalan Usaha Tani (JUT), dan akses yang merata ke pendidikan dan kesehatan.

“Saya minta temen-teman mahasiswa tolong awasi setiap program yang kami lakukan,” ujarnya.

Fachri Muhammad, Ketua HMI Badko Jabodetabek-Banten, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni atas kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.

Dia berharap apa yang sudah dia katakan dapat menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti agar masa depan Banten lebih baik.

Kunjungan Badko HMI ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah dan generasi muda, khususnya dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, terlibat, dan menanggapi keinginan rakyat.(WartainBanten)

Dandim 0422/Lampung Barat Bersama Bupati & Kapolres Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Suoh

0

Warta.in,,Lampung Barat, – Memasuki musim penghujan, Komandan Kodim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan bersama Bupati Lampung Barat dan Kapolres Lampung Barat meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di Pemangku Gunung Sari, Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (11/9/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Dandim 0422/Lampung Barat memberikan arahan kepada para Babinsa agar selalu aktif mengantisipasi bencana di musim penghujan dengan memberikan himbauan serta edukasi kepada masyarakat. Hal ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari area rawan bencana yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun keluarga.

Letkol Inf Rizky Kurniawan menegaskan, “Setiap tahunnya Kecamatan Suoh merupakan wilayah yang cukup rawan banjir saat curah hujan meningkat. Peran Babinsa dan koordinasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mencegah serta meminimalisir dampak bencana.”

Selain itu, Dandim menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya untuk mempercepat proses penanganan, membantu masyarakat terdampak, serta mempercepat pemulihan pasca bencana.

“TNI AD melalui Kodim 0422/Lampung Barat akan terus mengedepankan peran serta dalam setiap langkah penanganan bencana, baik saat tanggap darurat maupun dalam tahap pemulihan. Kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dan Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dukungan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Asih)

PMI Kabupaten Tangerang Kunjungi Gubernur Banten, Bahas HUT PMI ke-80 dan Peresmian Tugu Covid

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 September 2025 — Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, pada Kamis (11/9/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PMI tingkat Kabupaten Tangerang, serta rencana peresmian Tugu Covid sebagai bentuk penghormatan terhadap para relawan dan tenaga kesehatan yang berjasa selama masa pandemi.

“Baru saja saya menerima kunjungan silaturahmi dari PMI Kabupaten Tangerang.  Tadi kita berdiskusi. Dalam kesempatan ini juga, saya menerima  undangan untuk menjadi pembina upacara pada  HUT PMI ke-80 di tingkat Kabupaten Tangerang,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni juga berterima kasih atas program dan inisiatif PMI Kabupaten Tangerang.  Bahkan ada volunteer park untuk pelatihan relawan.

“Kita punya penduduk yang sangat besar dan kita memerlukan darah yang dikelola oleh PMI untuk pasien-pasien. Alhamdulillah di masa Covid juga relawan-relawan yang dibina oleh PMI telah bekerja dengan baik dan kita bisa lepas dari permasalahan Covid saat itu,” katanya.

Andra Soni mengatakan, dalam Peringatan HUT PMI ke-80 tingkat Kabupaten Tangerang,  juga akan ada Peresmian Tugu Covid.  “Tugu itu sebagai simbol dan pengingat, bahwa kita harus selalu siaga dalam setiap situasi apapun dan harus terus melakukan pembinaan,” kata Andra Soni saat menyambut Peringatan HUT PMI ke-80 tingkat Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyatakan bahwa PMI adalah lembaga yang sangat penting yang melakukan banyak hal untuk membantu masyarakat.

“Saya juga mendengar informasi dari PMI Banten tadi bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi akan ada kunjungan 18 negara sahabat ke PMI Banten, artinya PMI Banten secara keseluruhan diapresiasi oleh PMI Pusat,” jelasnya.

Sementara, Wahyu Suryana, Sekretaris PMI Kabupaten Tangerang, mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengadakan upacara Peringatan HUT ke-80 PMI pada Minggu, 28 September. Dalam peringatan tersebut, ada Peresmian Tugu Covid, perlombaan untuk Palang Merah Remaja (PMR), sunatan masal, makanan murah, dan panen ikan dan sayuran.

“Kami mengundang Pak Gubernur untuk dapat menjadi pembina upacara pada saat peringatan HUT PMI ke-80 tingkat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa PMI Kabupaten Tangerang saat ini memiliki taman relawan untuk relawan yang ingin mengikuti pelatihan. Dia juga menjelaskan bahwa rencana pembangunan taman relawan dimulai pada tahun 2019 dan akan diresmikan pada tahun 2023 oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.

“Itu tahun 2023 diresmikan oleh Pak Jusuf Kalla, Ketua PMI Pusat, dan menyatakan bahwa memang ini baru satu-satunya di Indonesia.  Adanya, di Kabupaten Tangerang dan kami bangga sekali,” katanya.

Di tempat yang sama, Jaenudin, Wakil Ketua PMI Provinsi Banten, menyatakan bahwa PMI Provinsi Banten akan menerima kunjungan perwakilan dari 18 negara sahabat dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah kita diberikan kepercayaan, sehingga kunjungan dari 18 negara sahabat diarahkan untuk ke PMI Banten,” pungkasnya.

Pertemuan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan PMI dalam mendorong kegiatan sosial kemanusiaan di Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang.(WartainBanten)

Sungai Way Haru Meluap, Banjir Bandang dan Longsor Hantam Suoh, Puluhan Rumah Rusak

0

Warta.in,Lampung Barat – 11 September 2025 Derasnya hujan yang mengguyur Kecamatan Suoh sejak Rabu sore (10/9/2025) berubah menjadi bencana. Sungai Way Haru tak sanggup menahan debit air, meluap deras membawa material lumpur dan kayu besar. Dalam hitungan jam, Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung luluh lantak diterjang banjir bandang disertai longsor.

Air bah yang turun dari perbukitan mengalir deras, menghantam rumah-rumah warga. Sebanyak lima unit rumah hanyut terbawa arus, sementara 80 rumah lainnya rusak parah. Puluhan sepeda motor dan satu unit mobil Avanza ikut terendam, sebagian tertimpa pohon tumbang. Kerugian ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

Evakuasi Warga di Tengah Malam Petugas gabungan dari Polsek Bandar Negeri Suoh, BPBD, Babinsa, dan aparat kecamatan bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penduduk yang rumahnya terendam. Dalam situasi gelap gulita, mereka menyeberangi arus deras untuk menyelamatkan warga yang masih bertahan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa aparat bergerak cepat. “Begitu laporan masuk, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Meski bencana tersebut menimbulkan kerugian besar, beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, trauma mendalam menyelimuti masyarakat. Banyak warga hanya bisa menyaksikan harta benda mereka hanyut terbawa derasnya arus sungai.

Ancaman Banjir Masih Mengintai Hujan yang terus mengguyur membuat debit air di Sungai Way Semangka kian meningkat. Pekon Tugu Ratu dan Banding Agung kini berstatus siaga, mengingat semua aliran sungai di Suoh dan Bandar Negeri Suoh bermuara ke Way Semangka menuju Kabupaten Tanggamus.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Kondisi debit air di sungai-sungai besar belum sepenuhnya stabil,” kata Yuyun.

Polisi juga mengimbau agar warga tidak kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman. “Fokus utama kami adalah keselamatan warga. Jangan memaksakan diri pulang jika lokasi masih berisiko diterjang banjir susulan,” tegasnya.

Kerja Sama dan Kepedulian Diperlukan Selain langkah evakuasi, aparat bersama pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan darurat. Yuyun menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk mempercepat pemulihan kondisi pasca-bencana.

“Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk saling bergandengan tangan membantu korban. Kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar mereka segera bangkit,” ungkap Yuyun.

Hingga Kamis dini hari, banjir mulai surut dan warga telah dipindahkan ke tempat aman. Meski demikian, ancaman hujan lebat masih membayangi. Polisi dan tim gabungan tetap siaga di lapangan untuk memantau situasi sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

(Asih)

Buka Forum Sinergitas Pemkot, Tri : Evalusi Aspirasi Masyarakat Bukti Koordinasi Kuat

0

Warta.in Jabar ◊ Kamis, 11 September 2025

Forum sinergitas antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Instansi Vertikal dalam menunjang ketertiban umum, keamanan masyarakat, hingga penanganan konflik sosial menjadi satu ruang diskusi dalam koordinasi terbaik digelar di Balai Patriot Pemerintah Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto membuka acara sekaligus tekankan bahwa koordinasi di Kota Bekasi sangat kuat dalam penanganan konflik sosial. Ia sebutkan pada hari lalu, bahwa ada kelompok masyarakat menyampaikan beberapa aspirasi dan dinyatakan evaluasi bersama DPRD Kota Bekasi.

“Aspirasi yang kita tindak lanjuti adalah bukti koordinasi terbaik. Reaksi cepat, empati, dan peduli menjadi dasar kita dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, tentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkap Tri Adhianto.

Dihadiri dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Faisal, serta jajaran Forkopimda Kota Bekasi serta beberapa narasumber dari Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Bekasi.

Dalam forum, dibahas berbagai isu aktual yang menjadi perhatian bersama, di antaranya penanganan konflik sosial berbasis kearifan lokal, penurunan angka balap liar dan tawuran remaja, hingga antisipasi terhadap perjudian, miras, dan pergaulan bebas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Tri menekankan bahwa fenomena anak-anak muda yang menjadikan jalan sebagai tempat berkumpul di tengah malam harus disikapi bersama.

“Sebagai orang tua di Kota Bekasi, kita harus kompak bergerak untuk meminimalisir potensi kerawanan,” tambahnya.

Selain itu, forum juga membahas pembangunan sarana publik seperti JPO di Stasiun Bekasi, pengembangan CSR Kalimalang, serta rencana investasi wisata jangka panjang di kawasan Duta Harapan. Wali Kota menegaskan, meski keterbatasan fiskal menjadi tantangan, Pemkot terus membuka ruang bagi kolaborasi dengan investor swasta.

Isu ketenagakerjaan juga turut disoroti, khususnya maraknya warga yang tergoda bekerja ke luar negeri tanpa pengawasan yang memadai. Wali Kota mengingatkan agar instansi terkait lebih ketat dalam pengawasan penerbitan paspor.

Terkait pemberdayaan masyarakat, pada Oktober mendatang Pemkot Bekasi mulai menyalurkan insentif RT/RW serta dana hibah RW.

Program kebersihan lingkungan melalui bank sampah juga terus digalakkan, di mana setiap RW ditargetkan membentuk kelompok pengelola sampah.

Tri juga menegaskan bahwa tidak boleh ada anak di Kota Bekasi yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Pemkot sudah menyiapkan alternatif seperti sekolah rakyat dan fasilitas pendidikan berasrama gratis di bawah Departemen Sosial serta Cevest.

“Kita ingin saling mengisi informasi, bekerja kompak, dan mencari solusi atas persoalan bersama. Sinergi ini adalah modal besar untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif, aman, dan inklusif di Kota Bekasi,” pungkasnya.

(Jefry. Smk)

RUPS PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) di Tahun 2025

0

Warta.in, Jakarta | – PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan. Kegiatan RUPS digelar di kantor PT Citra Putra Realty Tbk, Rabu (10/9/2025), dan dihadiri oleh para pemegang saham.

Direktur PT Citra Putra Realty Tbk, Chairul Umaiya didampingi Corporate Secretary Joko Santoso, menjelaskan, pelaksanaan RUPS kali ini mengagendakan Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan; Persetujuan Penggunaan Laba Bersih; Persetujuan Penetapan Honorarium dan Tunjangan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan; dan Persetujuan Penunjukkan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik.

“Rapat Umum Pemegang Saham hari ini telah menetapkan empat keputusan yang akan dicatatkan di bursa. Saya berharap Perseroan terus berkembang di tahun yang penuh tantangan. “Mudah-mudahan di tahun 2025 menjadi lebih baik,”jelasnya.

Lanjut Chairul, PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) didirikan pada tahun 2009 sebagai perusahaan properti dan perhotelan. Merupakan salah satu anak perusahaan PT Citra Putra Mandiri, yang juga dikenal sebagai OSO Group. Perusahaan mengakuisisi, mengembangkan, dan mengelola hotel, bar, restoran, pusat hiburan, dan klub.

Proyek pertamanya adalah pembangunan The Stones Entertainment Center, disusul The Stones Hotel di Legian, Bali. Proyek menonjol lainnya adalah Clay Hotel Thamrin, Jakarta, dibangun tahun 2012,”ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Citra Putra Realty Tbk , Nany Adriani menambahkan perusahaan rencananya akan membangun rumah sakit Royal Sipadan di Pontianak yang akan dilaksanakan tahun 2026.

“Pembangunan rumah sakit merupakan rencana kami dan akhir tahun ini ada sedikit perubahan di hotel Clay yaitu pelaksanaan renovasi,”tutupnya.

#PT Citra Putra Realty, Tbk
#Media Partners PT Citra Putra Realty, Tbk

POSE RI Soroti Nihil Tersangka Kasus Kebakaran Minyak Ilegal di Keluang,Pertanyakan Kinerja Polsek

0

Warta In | PALEMBANG – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) menyoroti maraknya kebakaran sumur bor minyak dan penyulingan minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Keluang yang hingga kini tidak menghasilkan satupun tersangka.

Dalam catatan POSE RI, sepanjang 17 Mei hingga 21 Agustus 2025 tercatat tujuh kali insiden kebakaran. Dimulai pada 17 Mei 2025 kebakaran sumur minyak ilegal Cobra 3 milik Efran (Dogel), lalu 20 Mei 2025 penyulingan minyak ilegal milik Gimin di Keluang, serta 24 Mei 2025 kebakaran sumur minyak ilegal atas nama Kholik di Pal 12 Keluang.

Kemudian, 11 Juni 2025 kebakaran penyulingan minyak ilegal milik Tita Murzani di A3 Keluang dekat portal pos security PT Hindoli. Disusul pada 15 Juni 2025 kebakaran sumur minyak ilegal di Tower Api Cobra 2 dekat boran Indra Botak. Selanjutnya, 30 Juli 2025 kebakaran sumur minyak ilegal di Cobra 1 milik Diana bersama Eko. Puncaknya, pada 20–21 Agustus 2025, boran di Cobra 1 dan 3 kembali dilalap api hebat, diduga milik Diana.

“Dari tujuh kali kejadian itu, tidak ada satupun pemilik sumur minyak ilegal maupun penyulingan yang diproses hukum. Ini jelas janggal dan menimbulkan tanda tanya besar,” tegas Ketua Umum POSE RI, Desri Nago SH, Kamis (11/9/2025).

Desri menilai kinerja Kapolsek Keluang IPTU Alvin Adam Armitha Siahaan patut dipertanyakan. Menurutnya, perwira tersebut lebih banyak duduk manis di kantor ketimbang melakukan upaya preventif mencegah insiden.

“Begitu pula dengan Kanit Intelkam IPTU M Ishar, yang seharusnya menjadi mata dan telinga kepolisian di lapangan, nyatanya tidak memberi dampak signifikan. Fakta membuktikan, tidak ada satupun pemilik sumur minyak dan penyulingan minyak ilegal yang terbakar ditangkap, bahkan beberapa waktu lalu nama Kanit Intelkam sempat terseret dalam pemberitaan di media massa dan disebut menjadi koordinator dalam permasalahan minyak ilegal ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Desri mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan karena salah satu pemilik sumur minyak ilegal inisial DN yang sudah terang-terangan mengakui kepemilikannya, justru tetap aktif di media sosial tanpa rasa takut.

“Apakah ada permainan di balik nihilnya tersangka dari tujuh kasus ini? Jangan bodohi masyarakat dengan dalih kasus masih penyelidikan. Berbulan-bulan tidak ada perkembangan, ini mencurigakan,” tambahnya.

POSE RI mendesak Kapolda Sumatera Selatan turun tangan mengusut tuntas seluruh kasus kebakaran tersebut.

“Kami minta Kapolda segera bersikap tegas. Jangan biarkan hukum tumpul ke atas dan hanya tajam ke bawah. POSE RI mendesak Kapolda Sumsel untuk mengevaluasi jajaran Polsek Keluang, secopot jajaran perwira yang kerjanya tidak becus,” pungkas Desri Nago. (*)

Ketua Bhayangkari Lombok Utara Cegah Stunting Melalui Sosialisasi GEMARIKAN

0

Ketua Bhayangkari Lombok Utara
Cegah Stunting Melalui Sosialisasi GEMARIKAN

Warta.in
Lombok Utara,NTB – Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menegaskan bahwa keluarga adalah benteng pertama dan penentu utama keberhasilan bangsa dalam melawan stunting. Ia menekankan, sehebat apapun program yang dibuat pemerintah, organisasi masyarakat, maupun lembaga kesehatan, semuanya akan sia-sia tanpa kesadaran keluarga menjaga tumbuh kembang anak sejak dini.

“Rumah adalah tempat anak bertumbuh. Program sebaik apapun tidak akan berarti jika keluarga tidak peduli. Karena itu, kesadaran keluarga adalah fondasi utama dalam menyelamatkan anak-anak dari stunting,” tegas Ny. Heny saat menghadiri kegiatan Posyandu Stunting serta memberikan materi manfaat ikan di Dusun Mentigi, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Rabu (10/9/2025).

Kegiatan yang mengusung tema Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) itu diinisiasi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Bhayangkari Lombok Utara, UPTD Puskesmas Nipah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara, DP2KB PMD dan Desa Malaka. Sebanyak 200 paket olahan hasil kelautan dibagikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak terindikasi stunting sebagai langkah nyata intervensi gizi.

Ny. Heny menegaskan Bhayangkari siap ambil bagian dalam gerakan nasional ini. “Kerja melawan stunting adalah panggilan bersama. Bhayangkari mendukung penuh dan siap bekerja sama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari kondisi kesehatan buruk yang sering kali tidak disadari sebagai ancaman serius,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keteladanan. Ia bersama keluarga, anggota Bhayangkari, hingga jajaran Polri di Lombok Utara membiasakan konsumsi ikan setiap hari. “Ikan di Lombok Utara sangat fresh, mudah didapat, harganya lebih murah dibanding ayam atau daging, dan bisa diolah menjadi lauk maupun cemilan sehat. Ini potensi besar sekaligus senjata kita melawan stunting,” ujarnya.

Namun, Ny. Heny juga mengungkap tantangan di lapangan. Dalam dialog dengan sejumlah orang tua, ia mendapati masih banyak keluarga yang salah kaprah. “Sebagian menganggap stunting faktor keturunan, padahal kontributor terbesarnya adalah pernikahan usia dini dan pola asuh yang abai terhadap gizi. Ironisnya, banyak dari mereka mampu secara ekonomi. Padahal makanan bergizi bisa diperoleh dari hasil tanam dan ternak di rumah sendiri jika orang tua mau peduli,” jelasnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP NTB, Karim Marasabesi, menegaskan pentingnya GEMARIKAN sebagai gerakan strategis. “Tujuan utama program ini adalah meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia sebagai sumber protein bergizi, mencegah stunting, dan membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Menurut Karim, GEMARIKAN tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan budaya. “Program ini mendukung sektor perikanan nasional, menggerakkan perekonomian daerah, sekaligus membentuk kebiasaan makan ikan sejak dini melalui edukasi dan sosialisasi,” katanya.

Ny. Heny menutup pesannya dengan penekanan kuat pada investasi generasi. “Yang dibutuhkan bukan sekadar percaya diri orang tua, melainkan kesadaran untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Warisan terbaik bukan harta, tetapi anak-anak yang siap menjadi pemimpin dan pengelola dunia. Tahun 2045 nanti, sebagian balita hari ini akan menjadi pemimpin bangsa. Investasi kita dalam pola asuh yang tepat akan melahirkan generasi kuat dan hebat, yang siap menghadapi dinamika dunia yang semakin kompleks,” pungkasnya.(sr/hpntb)

 

Bupati Bekasi memberikan Apresiasi kepada Ormas dan Lsm yang ada di kabupaten Bekasi

0

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang memberi apresiasi terhadap Aliansi Ormas Bekasi dan organisasi masyarakat (ormas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang telah menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Bupati Bekasi kepada para ketua ormas dan LSM dalam acara silaturahmi di RM Alam Sari, Deltamas, Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Rabu, 10 September 2025.

“Saya, Bupati Bekasi mengapresiasi ormas dan LSM yang sudah membantu menjaga wilayah Kabupaten Bekasi tetap aman dan kondusif,” ujar Bupati.

Ia mengaku dukungan ormas, termasuk komunitas ojek daring dan aktivis mahasiswa sangat berperan penting dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama ketika situasi memanas.

“Alhamdulillah, di Kabupaten Bekasi situasi tetap aman. Ini berkat kebersamaan kita semua. Unsur Forkopimda, para tokoh dan masyarakat bergerak bersama. Kita menggelar doa bersama, shalat hajat hingga menjalin komunikasi intensif dengan berbagai elemen untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Bupati Bekasi. Menurutnya, Kabupaten Bekasi memiliki masyarakat yang solid. “Buruh dan mahasiswa kami ajak musyawarah sehingga rencana aksi dapat diredam”.

“Penting bagi kita menjaga kekompakan antara masyarakat dan pemerintah. Kami menginginkan Kabupaten Bekasi tetap kondusif,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi HM Zaenal Abidin didampingi Sekjen Doni Ardon mengatakan bahwa menjaga kondusivitas tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan. Tapi perlu kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, tokoh agama, ormas, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Ini adalah kunci utama keberhasilan kita bersama,” ucap HM Zaenal Abidin di hadapan 42 ormas dan LSM yang hadir.

Sejumlah tokoh turut memberikan apresiasi dan sambutan dalam acara tersebut, yakni Ketua Umum Jajaka Nusantara HK Damin Sada, Ketua Warga Bumi Putera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi H. Apud Saefudin, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi Iwan Lentik dan tokoh masyarakat H. Enjum.

Adapun ormas yang hadir, yakni Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia ( PPBNI – SATRIA BANTEN ), Pejuang Siliwangi Bersatu, Banaspati, GRIB, Cakra Sakti Nusantara, Garda Bangsa Reformasi, Garda Bekasi, GMBI, GIBAS, KPMP, BPPKB Banten, Forkabi, KAWALI, Ikatan Pemuda Indonesia, Gerakan Masyarakat Bersatu dan XTC Sexy Road Indonesia.

Ada juga XTC Indonesia, Gerakan Masyarakat Penyelamat Akidah (GEMPA), GMI, SMSI, Jawara Jawa Barat, Paguyuban PERADI SAI, FAST, GOBB dan GAPPURA.

Lalu, Gerakan Indonesia Membangun (GIM), Jajaka Nusantara, WBI, Al Jabbar, JMPD, Pemuda Pancasila, Macan Nusantara Bersatu (MNB) Laskar Merah Putih (LMP), Brigez, GMPI, Garda Singa Nusantara dan Team Rangge.

Usai sambutan-sambutan dan testimoni para tokoh, Bupati Bekasi menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada para ketua ormas dan LSM yang hadir.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri karena berhasil menjaga wilayahnya tetap kondusif dari aksi-aksi provokasi yang menyebabkan kerusuhan di berbagai daerah pada 22 – 31 Agustus 2025.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar Baharuddin menyampaikan apresiasi tersebut saat berkunjung ke Pemkab Bekasi, Selasa, 09 September 2025 kemarin.

“Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menciptakan rasa aman,” katanya.

​PKN, Organisasi Masyarakat yang Berhasil Raih 7 Penghargaan Negara atas Perannya Berantas Korupsi

0

Warta.in Jabar ◊ Kamis, 11 September 2025

​JAKARTA – Pemantau Keuangan Negara (PKN), sebuah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pemberantasan korupsi, telah mencatatkan prestasi gemilang dengan menerima tujuh piagam penghargaan dari berbagai lembaga negara. Demikian di sampaikan Patar Sihotang Ketua Umum PKN pada saat bertemu dengan para awak media di Kantor PKN Pusat Jl Caman Raya No 7 Jatibening Bekasi dini hari rabu tanggal 10 09 2025.

Patar Sihotang Ketua Umum PKN

Patar menjelaskan Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi dan kerja keras PKN dalam membantu aparat penegak hukum membongkar kasus-kasus korupsi di seluruh Indonesia.

​Piagam penghargaan yang diterima PKN berasal dari institusi penegak hukum, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Republik Indonesia (Kejari), serta pemerintah daerah.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap laporan dugaan tindak pidana korupsi yang diajukan PKN, yang kemudian berhasil diproses hingga para pelakunya divonis bersalah.

​Prestasi ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi.

Kedua regulasi ini memberikan hak kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, termasuk melalui laporan dugaan korupsi.

​Ketujuh piagam penghargaan ini mencerminkan keberhasilan PKN dalam mengungkap berbagai kasus korupsi. Beberapa kasus yang berhasil diungkap berdasarkan laporan PKN antara lain:

​Dinas Pendidikan DKI JakartaKasus korupsi senilai Rp1,4 miliar yang berujung pada piagam penghargaan dari Kapolres Jakarta Utara.

​Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Waropen, Papua: Kasus dengan kerugian negara sebesar Rp789 juta, dilaporkan dan mendapatkan piagam dari Kapolres Waropen.

​Pemkab Tuban, Jawa Timur, Kasus korupsi senilai Rp500 juta yang diapresiasi oleh Kapolres Tuban.

​Pemkab Bangkalan, Madura: Penghargaan dari Bupati Bangkalan atas peran PKN dalam pencegahan korupsi dan penertiban administrasi.

​Dana Desa di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat: Laporan PKN yang mendapatkan piagam dari Kapolres setempat.

​Pengadaan Motor Pemadam Kebakaran DKI Jakarta: Kasus senilai Rp5 miliar yang diungkap PKN dan mendapat piagam penghargaan dari Kejaksaan Agung.

​Dana Desa/Kampung di Kabupaten Supiori, Papua: Laporan dugaan korupsi yang mendapatkan piagam dari Kapolres Supiori.
​Komitmen dan Harapan ke Depan

​Ketua Umum PKN, Patar Sihotang, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja keras tim yang solid.

“Ini adalah bukti bahwa PKN serius dalam menjalankan tugasnya sesuai doktrin ‘Cari, Temukan, Laporkan’,” ujarnya.

​Patar menjelaskan, seluruh kinerja PKN selalu terukur, terkonsep, dan memiliki target yang jelas, yaitu membawa pelaku korupsi ke meja hijau.

“Kami bekerja di atas rel konstitusi. Kami tidak hanya melaporkan, tetapi juga memastikan laporan kami diproses sampai tuntas,” tambahnya.

​Penghargaan ini, menurut Patar, sejalan dengan Pasal 13 PP No. 43 Tahun 2018, yang menyatakan bahwa masyarakat yang berjasa dalam membantu pencegahan, pemberantasan, atau pengungkapan tindak pidana korupsi berhak mendapatkan penghargaan.

​“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus bergerak. Kami saat ini masih memiliki 10 laporan dugaan korupsi yang sedang dalam tahap penyidikan di berbagai Polda dan Kejaksaan Tinggi,” kata Patar.

Patar juga berharap, dalam waktu dekat, akan ada piagam penghargaan lain yang dapat kami raih sebagai bentuk pengakuan atas peran kami dalam membela negara melalui pemberantasan korupsi.

(Jefry. Smk)