28.3 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 486

Di Tangerang, Ketua TP PKK Banten Serukan Edukasi Gizi Seimbang Sejak Dini

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 28 Agustus 2025 —  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak para kader PKK dan ibu untuk aktif mengajarkan anak-anak mereka pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sejak dini.

Tinawati menyampaikan pesan ini pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Gedung PKK Nyi Mas Melati, Kota Tangerang.  Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa program B2SA pemerintah adalah lanjutan dari pedoman lama “4 Sehat 5 Sempurna”, yang sekarang disebut “Isi Piringku B2SA”.

Menurut Tinawati, pedoman itu menekankan proporsi makan sehat dalam satu piring, terdiri dari lima puluh persen buah dan sayur, dua puluh persen karbohidrat, dan dua puluh persen protein. Pedoman juga mencakup pola hidup aktif dan kebersihan. Transformasi ini dilakukan untuk membuat masyarakat lebih mudah memahami pedoman gizi seimbang karena kemajuan kesehatan dan ilmu pengetahuan.

“Kita tidak hanya memastikan keluarga makan dengan kenyang, tetapi juga bergizi, sehat, dan aman sehingga dapat membangun generasi yang kuat dan cerdas,” kata Tinawati.

Lebih lanjut, Tinawati mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Kurangi makanan instan, perbanyak sayur dan buah. Mari kenalkan anak-anak pada pangan lokal yang sehat dan bergizi,” tuturnya.

Seluruh jajaran TP PKK Kota Tangerang, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan, mengikuti kegiatan pembinaan ini.  Kehadiran mereka menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang dan mengajarkan masyarakat pola makan sehat.

Di kesempatan yang sama, Rini Rizkiyyah Maryono, Wakil Ketua TP PKK Kota Tangerang, menyampaikan pendapatnya bahwa PKK bertanggung jawab untuk menyebarkan program pemerintah ke seluruh masyarakat.

 “Dengan kegiatan B2SA ini, kami menekankan kepada seluruh pengurus PKK di semua tingkatan agar lebih memahami pola makan sehat agar bisa lebih tepat menyampaikan edukasi di masyarakat,” jelas Rini.

Selain itu, Rini menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini akan memberikan sumber daya tambahan bagi anggota PKK Kota Tangerang. Ini akan membantu mereka mempersiapkan diri untuk Lomba Pokja III, yang akan diadakan pada tahun 2025, yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dengan judul “B2SA Harus Jadi Gaya Hidup Keluarga Sehat.”

Ketua TP PKK Provinsi Banten berharap dapat meningkatkan kualitas gizi keluarga melalui kegiatan ini. Selain itu, program B2SA memiliki misi besar untuk mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi angka stunting di Banten.  Diharapkan bahwa melalui penerapan pola makan yang sehat dan pemanfaatan pangan lokal, masyarakat dapat membangun kemandirian pangan sambil menghasilkan generasi yang sehat dan produktif.(WartainBanten)

Polairud Polda NTB Dorong Konservasi Hiu Paus di Teluk Saleh

0

 

Polairud Polda NTB Dorong Konservasi Hiu Paus di Teluk Saleh

Warta.in
Mataram,NTB— Upaya menjaga ekosistem laut dan keberlangsungan satwa dilindungi kembali ditegaskan. Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., M.H., Rabu (27/8/2025) pukul 09.00 Wita, menghadiri Rapat Pembentukan Kawasan Konservasi Perlindungan Hiu Paus di Teluk Saleh. Pertemuan berlangsung di Villa Aqila, Kabupaten Sumbawa.

Rapat tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, BLUD UPTD BPSDKP Wilayah Bima-Dompu dan Sumbawa-Sumbawa Barat, DKP Kabupaten Dompu, DKP Kabupaten Sumbawa, pemerintah desa (Labuhan Jambu dan Labuhan Aji), Forum Pokmaswas Teluk Saleh, sejumlah kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas), hingga Aliansi Masyarakat Teluk Saleh dan Serikat Nelayan Pulau Sumbawa.

Menurut Direktur Polairud Polda NTB sapaan Kombes Boy Samola, keberadaan hiu paus di Teluk Saleh bukan hanya aset ekologi, tetapi juga bernilai tinggi bagi sektor pariwisata berkelanjutan.

“Hiu paus ini adalah sahabat laut kita. Kita perlu melindungi mereka, bukan saja untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga demi masa depan masyarakat yang menggantungkan hidup pada laut. Konservasi ini akan menjadi warisan penting bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polairud Polda NTB siap bersinergi dengan pemerintah daerah, nelayan, hingga masyarakat pesisir untuk memperkuat pengawasan kawasan laut, agar praktik ilegal seperti penangkapan satwa dilindungi dapat dicegah.

“Polairud hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk edukasi dan mendukung masyarakat menjaga lautnya sendiri. Jika laut sehat, masyarakat pun sejahtera,” tegas Kombes Boy Samola.

Rapat tersebut menjadi langkah awal menuju penetapan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi hiu paus. Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan perlindungan biota laut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata.(sr/hpntb)

Jambore PKK Kota Bekasi: Lestarikan Permainan Tradisional,Pererat Silaturahmi Kader se-Kota Bekasi

0

Warta.in Jabar ◊ Kamis, 28 Agustus 2025

KOTA BEKASI — Tim Penggerak PKK Kota Bekasi yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menggelar Jambore Kader PKK Kota Bekasi di GOR Stadion Patriot Candrabhaga pada Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini berkolaborasi dengan KORMI Kota Bekasi serta didukung penuh oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi.

Jambore ini diikuti oleh seluruh anggota PKK Kota Bekasi dan kader PKK dari 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus mempererat silaturahmi antar kader PKK.

Perlombaan yang digelar penuh keceriaan menghadirkan berbagai permainan tradisional dan kreasi budaya. Para peserta tampak antusias mengikuti tarik tambang, terompah panjang, hingga permainan seru seperti proses data, stick transfer, buldozer, water spin, dan transfer tepung. Setiap permainan mengandung nilai kebersamaan, melatih fokus, komunikasi yang baik, serta membangun kekompakan antar tim. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata dalam melestarikan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh kader.

“Jambore PKK ini bukan sekadar lomba, tetapi sebuah wadah silaturahmi, kebersamaan, dan pelestarian budaya. Melalui permainan tradisional, kita belajar arti kerja sama, kegigihan, serta semangat gotong royong. Sejalan dengan moto KORMI Kota Bekasi, ‘Menang Kalah Semua Bahagia,’ saya berharap kegiatan ini membawa keceriaan dan semangat positif bagi seluruh kader PKK,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan Jambore Kader dapat memperkuat solidaritas, meningkatkan semangat kekeluargaan, sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

(Jefry. Smk)

Andra Soni Dampingi Presiden Prabowo di APKASI Expo 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 28 Agustus 2025 — Gubernur Banten Andra Soni menghadiri pembukaan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025 yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Jl. BSD Grand Boulevard Raya No. 1 BSD City, Kamis (28/8/2025).

Andra Soni menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto saat itu berbicara dengan kepala daerah dan menteri kabinet merah putih.  Di antaranya, pemerintahan yang baik adalah kunci keberhasilan pembangunan negara dan daerah.

“Itu yang menjadi pedoman kita. Apa yang diajarkan dan arahan oleh presiden itu merupakan vitamin buat kita untuk terus melakukan upaya koordinasi dan belajar bagaimana menjalankan pemerintahan yang baik,” ungkap Andra Soni.

“Tadi disampaikan salah satunya adalah bagaimana menjadi pemimpin dan pemerintah yang baik, adil, dan tentu bersih,” katanya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintahan yang baik dan unggul adalah kunci pembangunan bangsa.

“Tidak ada kemakmuran tanpa rakyat yang bahagia dan sejahtera. Tidak ada rakyat yang bahagia dan sejahtera tanpa pemerintah yang bersih dan adil,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto juga berterima kasih kepada kepala daerah atas inovasi mereka selama ini.

“Saya titip, bekerja dengan sungguh-sungguh untuk rakyat dan bangsa kita dengan kerjasama. Kita saling mengisi dan saling mendukung,” pungkasnya.

Sebagai informasi, APKASI Otonomi Expo 2025 akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2025 dengan tema ‘Produk Lokal Mengglobal’.  Kurang lebih 150 kabupaten dan 240 stan menampilkan produk unggulan di acara tersebut.  Expo memungkinkan diskusi bisnis, perjanjian kerja sama, dan penandatanganan MoU.

APKASI Otonomi Expo 2025 ditargetkan bukan hanya sebagai promosi dagang, melainkan menjadi wadah transformasi ekonomi daerah melalui penguatan tata kelola, rantai pasok, dan akses pasar global.(WartainBanten)

Lapang Sepak Bola Panca Waluya, Karya Anak Desa Untuk Indonesia

0
oppo_0

Warta.in, Purwakarta – Pencapaian prestasi yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi ditorehkan oleh Pemerintahan Desa Kiarapedes Kecamatan Kiarapedes Purwakarta. Sebuah karya anak desa,  “Lapang Sepak Bola Panca Waluya”.

Lapang sepak bola Panca Waluya yang dibangun dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) ini rencananya akan diresmikan besok, Jum’at, 29 Agustus 2025 oleh Bupati Purwakarta, Om Zein.

Disela-sela persiapan peresmian Lapangan Sepak Bola Panca Waluya ini, awak media berhasil menemui Kepala Desa Kiarapedes, Eden Sudana, S.S. yang nampak serius mempersiapkan peresmian karya anak desa yang akan menjadi kebanggaan warga Kiarapedes dan Purwakarta.

Eden menjelaskan bahwa pembangunan Lapang sepak bola Panca Waluya ini awalnya merupakan aspirasi warga desanya yang kemudian digodok dan diputuskan dalam musyawarah desa (Musdes). Yang perencanaannya dimulai tahun 2022.

“Lapang Sepak Bola Panca Waluya didanai oleh Dana Desa (DD) setelah sebelumnya diputuskan dalam MUSDES. Kami mulai mengalokasinya pada tahun 2023, 2024 dan secara bertahap kita laksanakan hingga anggaran DD tahun 2025. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan lapang sepak bola Panca Waluya ini sebesar Rp2.000.000.000,-,” kata Kades mengawali.

Masih dijelaskan Kades, bahwa lahan yang dipergunakan adalah tanah kas desa yang luasnya 6 Ha.

“Ini adalah tanah kas desa dengan luas 6 Ha, jadi ini adalah lapangan sepak bola milik warga Desa Kiarapedes. Ke depan rencananya diatas tanah ini pula, sesuai perencanaan akan lahir berbagai kegiatan terintegrasi yang diharapkan akan tumbuh sebuah sistem perekonomian rakyat, dimana rakyat terlibat secara langsung dan diharapkan akan tumbuh juga roda perekonomian yang dapat bermanfaat guna peningkatan kualitas perekonomian warga,” jelasnya.

“Yang lebih membanggakan buat saya secara pribadi dan sebagai Kepala Desa adalah lapang sepak bola ini dikerjakan oleh tenaga kerja warga kami kecuali tenaga ahli sebagai konsultan yang kita datangkan dari luar. Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin terjaganya kualitas. Dukungan warga yang demikian besar ini buat kami adalah asset sekaligus kearifan lokal yang akan kita jaga bersama,” tambah Eden.

Selanjutnya masih ditambahkan Kades keberadaan lapang sepak bola iPanca Waluya ini selain mendongkrak peningkatan PADes juga yang paling penting dapat menjadi sarana peningkatan kesejahteraan warga masyarakat.

“Dalam pengelolaannya semua akan menjadi tanggung jawab BUMDes sehingga selain terjadinya peningkatan PADes juga nantinya akan tumbuh sklus perekonomian warga yang dinamis sehingga akan tercipta juga masyarakat yang sehat secara ekonomi dan kesejahteraannya,” ujar Kades yang dikenal ramah dan cerdas ini.

Diakhir keterangannya Kades menjelaskan bahwa sampai di tahap ini pun sudah banyak pihak luar yang menawarkan kerja sama.

“Alhamdulillah dengan sistem keterbukaan publik yang kami sajikan baik melalui berbagai platform media sosial seperti tiktok, instagram, face book, x atau twitter, kami juga gunakan melalui website desa, semuanya sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, dan ternyata respons positif berdatangan dari berbagai pihak yang menawarkan kerja sama kepada pihak kami,”  kata Kades.

“Pembangunan lapang sepak bola Panca Waluya ini dibangun berkat dukungan penuh warga, Muspika dan Muspida terutama dukungan Om Zein selaku Bupati Purwakarta. Terima kasih atas dukungan yang sangat luar biasa dan ini adalah lapang sepakbola milik warga Desa Kiarapedes,” ujarnya menambahkan.

Dengan penuh rendah hati, Kades pun memohon dukungan dan do’a agar pelaksanaan peresmiannya besok (Jum,’at, 29/08) dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana. Dan berbagai kekurangan fasiltas pendukung bisa dilanjutkan sehingga semua rencana besar ini dapat terimplementasikan.

“Inilah Karya Anak Desa Untuk Indonesia, semoga kita dapat merawatnya bersama,” pungkasnya mengakhiri.

Wali Kota Bekasi Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat bagi Aparatur Dinas Perhubungan

0

Warta.in Jabar ◊ Kamis, 28 Agustus 2025.

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat bagi aparatur Dinas Perhubungan Kota Bekasi, khususnya petugas parkir dan petugas lalu lintas, di Kampus Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) pada 28–30 Agustus 2025.

Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, serta karakter para aparatur melalui sertifikasi dan bimbingan teknis yang menekankan pada pemahaman tugas pokok, fungsi, serta standar operasional prosedur (SOP) dalam bekerja.

Wakil Direktur II STTD, Hendrik Prasetiyo, M.Sc., menyampaikan dukungannya bahwa program ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika di lapangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menegaskan pentingnya peran petugas perhubungan dalam menjaga kelancaran transportasi di Kota Bekasi.

“Transportasi yang aman dan nyaman adalah hak masyarakat. Para petugas memiliki kewajiban melayani, meski di lapangan sering menghadapi tekanan. Aparatur Dishub harus menjadi pamong, pelayan yang menjadi tombak pelayanan masyarakat, sekaligus memiliki karakter yang kuat,” ujar Tri.

Tri juga menekankan pentingnya keteraturan dalam pengendalian lalu lintas dan penertiban alat berat di wilayah Kota Bekasi. Dengan adanya peraturan, jadwal, dan pola kerja yang jelas, ia optimistis kinerja transportasi di Kota Bekasi dapat lebih baik.

Selain itu, ia menyebutkan upaya pemerintah kota dalam mempercepat pembangunan transportasi melalui kerja sama strategis dengan Jakarta untuk mengurai kemacetan lalu lintas dan sekaligus kerjasama mengenai transportasi lintas wilayah se Jabodetabek.

“Kami juga mengajukan bantuan dua unit alat berat ke Gubernur Jawa Barat, satu di antaranya untuk kebutuhan polder Rawalumbu. Semua ini demi mendukung pelayanan masyarakat yang lebih maksimal,” tambahnya.

Diklat ini diharapkan mampu membentuk aparatur yang disiplin, profesional, serta mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan transportasi yang tertib, aman, dan berdaya guna bagi warga Kota Bekasi.

(Jefry. Smk)

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Apel Bhabinkamtibmas & Pemberian Penghargaan oleh Kapolda Sumsel

0

Warta In | Palembang, 28 Agustus 2025 – Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Deri Septriandi,S.T., M.M. menghadiri Apel Bhabinkamtibmas dan Pemberian Penghargaan Lomba 3 Pilar, P2B, BUJP Teladan, serta Satpam Teladan yang diselenggarakan Polda Sumsel di Lapangan Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5, Palembang.

Apel dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi, S.I.K., M.H., dengan Komandan Apel AKBP Koko Arianto (Wadir Binmas Polda Sumsel). Kegiatan ini diikuti 846 personel Bhabinkamtibmas, terdiri dari 351 personel hadir langsung, sedangkan lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom.
Tema apel kali ini adalah “Bhabinkamtibmas Hadir Untuk Masyarakat Guna Mendukung Program Ketahanan Pangan, MBG, dan Koperasi Merah Putih.”

Selain Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi,S.T.,M.M turut hadir sejumlah pejabat, di antaranya Kapolda Sumsel, Irwasda beserta PJU Polda Sumsel, Kadis PMD Provinsi Sumsel, Aster Kasdam II/Swj, Kasi Pers Korem 044/Gapo, Dandim 0401/Muba, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Beberapa kategori yang mendapat penghargaan, di antaranya
Lomba 3 Pilar: Juara I Polrestabes Palembang (Kel. Sako), Juara II Polres Muba (Kel. Balai Agung), Juara III Polres Ogan Ilir (Desa Sungai Pinang 3).

P2B (Pekarangan Pangan Bergizi): Juara I Aipda Ari Wibowo (Polres Banyuasin).
BUJP Teladan: PT Bravo Satria Perkasa (Skala Besar).

Satpam Teladan: Deni Usman Negara (PT Tara) kategori Garda Utama Juara I.
Satkamling: Aipda Tulus Ade Setiawan (Polres Muba) sebagai Juara I.

Kapolda menegaskan jumlah Bhabinkamtibmas di wilayah Sumsel mencapai 1.429 personel yang tersebar di 2.095 desa dan 403 kelurahan. Menurutnya, berbagai lomba digelar sebagai bentuk motivasi dan apresiasi bagi anggota dalam mendukung program ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Indeks Keamanan Desa/Kelurahan (IKDK), serta kesiapsiagaan Karhutla.

“Seluruh Bhabinkamtibmas harus terus meningkatkan kompetensi, komunikasi, dan kepekaan sosial, serta hadir lebih awal sebelum munculnya keluhan masyarakat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis dan solutif,” tegas Kapolda.

Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Deri Septriandi menilai kegiatan apel ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Kami dari Kodim 0418/Palembang memberikan apresiasi atas dedikasi Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri yang hadir di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi tiga pilar – TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah – kita optimis dapat membangun ketahanan wilayah yang tangguh, aman, dan sejahtera,” ujarnya.

Apel Bhabinkamtibmas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan visi, serta meneguhkan semangat personel Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.

Miris! Wartawan EA Diduga Jadi Korban Jebakan OTT Saat Bongkar Swamil Ilegal**

0

Pontianak – Dunia jurnalisme Kalimantan Barat diguncang kabar mengejutkan. Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polresta Pontianak terhadap seorang wartawan berinisial EA di sebuah kafe di Jalan Gusti Situt Mahmud, Pontianak Utara, Minggu malam (24/8/2025), kini menuai sorotan tajam. Bukan sekadar kasus hukum, peristiwa ini dipandang banyak pihak sebagai ancaman nyata terhadap kebebasan pers dan upaya pembungkaman kerja jurnalistik di negeri ini.

EA, yang tengah menjalankan tugas liputan investigasi terkait dugaan aktivitas **swamil ilegal milik pengusaha berinisial TH**, justru berbalik dijerat hukum. Berdasarkan informasi yang dihimpun, EA menerima laporan masyarakat, melakukan konfirmasi, dan turun langsung ke lapangan. Namun, alur cerita berubah drastis ketika muncul nominal kesepakatan penghapusan berita—yang justru diduga dimanfaatkan oleh oknum aparat dan pihak pengusaha untuk **menyusun skenario jebakan OTT. Hasilnya, EA langsung dipermalukan di muka publik dengan tuduhan pemerasan dan pengancaman.

“Ini bukan sekadar penegakan hukum, ini sinyal menakutkan bagi kebebasan pers di Kalimantan Barat. Wartawan yang menjalankan fungsi kontrol sosial malah dijadikan musuh negara,” tegas Ilham, jurnalis senior media cetak dan online di Kalbar.
Framing Jahat: Jurnalis Digiring Sebagai Pemeras

Ironisnya, pemberitaan yang menyusul pasca OTT justru menggiring opini publik dengan narasi provokatif: “wartawan pemeras” dan “jurnalis pengancam”. Framing negatif ini tidak hanya menghancurkan reputasi seorang wartawan, tetapi juga merusak marwah profesi jurnalistik secara keseluruhan.

Publik pun mulai bertanya:

* Benarkah ini penegakan hukum, atau sekadar rekayasa untuk membungkam suara kritis?
* Apakah mekanisme etik jurnalistik sudah ditempuh sebelum langkah hukum diambil?

Langkah aparat yang begitu cepat memamerkan OTT ini justru memperkuat dugaan adanya permainan kotor dan kriminalisasi terhadap insan pers.

Bunuh Demokrasi Perlahan

Kasus ini lebih dari sekadar OTT. Ia adalah alarm keras: bahwa kebebasan pers di Kalbar sedang dalam bahaya. Ketika wartawan yang tengah menjalankan tugas investigasi dijebak dan dipermalukan, maka demokrasi yang selama ini dibanggakan sedang dilucuti sedikit demi sedikit.

Banyak pihak menilai, jika ada dugaan pelanggaran etik jurnalistik, Dewan Pers adalah lembaga yang berwenang menangani, bukan dengan OTT yang berpotensi melanggar prosedur hukum dan merusak citra kepolisian itu sendiri.
Desakan untuk Kapolda: Bersihkan Aparat Bermain Kotor!

Sejumlah organisasi pers di Kalimantan Barat kini mengibarkan bendera protes keras. Mereka mendesak Kapolda Kalbar untuk turun tangan dan mengevaluasi dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan jajaran Polresta Pontianak.

Selain itu, mereka menuntut klarifikasi terbuka terkait indikasi jebakan hukum terhadap EA yang sejatinya tengah menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana dijamin UU Pers Nomor 40 Tahun 1999

“Wartawan bukan penjahat, bukan pula musuh negara. Aparat semestinya jadi pengayom, bukan predator kebebasan pers. Jika ada kesalahan, ada mekanisme etik, bukan drama OTT murahan,” kecam salah satu perwakilan organisasi pers di Pontianak.

Kasus EA kini menjadi cermin buram wajah penegakan hukum di Kalimantan Barat. Apakah ini sinyal bahwa kebebasan pers telah kehilangan tempat di negeri demokrasi? Atau sekadar drama rekayasa untuk membungkam suara kritis terhadap mafia swamil ilegal? Publik menunggu jawaban tegas Kapolda Kalbar dan penegak hukum.

Kapolda Sumsel Pimpin Apel Bhabinkamtibmas,Tekankan Peran Garda Depan Polri dalam Ketahanan Sosial

0

Warta In | Palembang – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., memimpin apel Bhabinkamtibmas yang digelar di lapangan depan Mapolda Sumsel, Kamis (28/8/2025). Apel ini diikuti 846 personel dengan sistem hybrid, terdiri atas 351 personel hadir langsung di lapangan dan 495 lainnya mengikuti secara daring dari empat zona rayonisasi.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa apel Bhabinkamtibmas bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum penting untuk memperkokoh konsolidasi, menyatukan visi, serta meneguhkan semangat jajaran sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas adalah wujud nyata pengabdian Polri, membangun kedekatan, menumbuhkan kepercayaan, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial,” ujar Kapolda.

Jumlah Bhabinkamtibmas Polda Sumsel saat ini tercatat 1.429 personel yang tersebar di 2.095 desa dan 403 kelurahan. Tahun ini, apel mengusung tema “Bhabinkamtibmas Hadir untuk Masyarakat Guna Mendukung Program Ketahanan Pangan, Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Merah Putih.”

Sebagai bentuk apresiasi, Polda Sumsel juga menyelenggarakan berbagai lomba, antara lain Lomba Tiga Pilar Desa/Kelurahan, Lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Lomba Satpam Teladan, hingga Lomba BUJP Teladan. Pada kesempatan itu, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai motivasi agar Bhabinkamtibmas terus berinovasi dan dekat dengan masyarakat.

Lebih jauh, Kapolda menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas kini meluas, tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mendukung program strategis seperti ketahanan pangan, pekarangan bergizi, makan gratis bergizi, koperasi merah putih, hingga indeks keamanan desa.

“Bhabinkamtibmas harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, solutif, serta profesional. Hadir lebih awal sebelum keluhan masyarakat muncul,” tegasnya.

Dalam doorstop bersama media, Irjen Pol Andi Rian didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan bahwa program Bhabinkamtibmas sejalan dengan kebijakan nasional Presiden RI terkait ketahanan pangan. Polri mendapat mandat untuk mendukung distribusi pangan, termasuk menyalurkan beras medium guna menjaga stabilitas harga di pasar tradisional maupun ritel modern.

“Bhabinkamtibmas kini tidak hanya bicara soal keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat terjamin kesejahteraannya. Ini bentuk transformasi Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Polsek Ngimbang Demi Anrisipasi Kemacetan Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Briptu Andika Demi Antisipasi Kemacetan Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Rabu (27/08/2025)pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji.R dan Briptu Andika melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)