31.6 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 488

Pandawara dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Kolaborasi Aksi Bersih Kali Kapuk

0

Warta.in Jabar ◊ Rabu, 27 Agustus 2025

KOTABEKASI – Kali yang seharusnya menjadi aliran air bersih dan bermanfaat bagi masyarakat, sering kali berubah menjadi tempat pembuangan sampah. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi bersama warga, komunitas, dan para relawan melaksanakan kegiatan bersih-bersih Kali Kapuk di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto terjun langsung bersama dengan Pandawara Group dan PT Tugu Reasuransi Indonesia. Kegiatan ini juga didukung oleh UPTD Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Medansatria, UPTD Pematusan DBMSDA, serta jajaran perangkat daerah lainnya. Mereka bahu-membahu mengangkat sampah yang menumpuk di Kali Kapuk.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat.

“Gotong royong yang kita lakukan hari ini adalah contoh nyata kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Namun, kegiatan ini tidak boleh hanya menjadi seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan apresiasi kepada PT Tugu Reasuransi Indonesia dan Pandawara Group sebagai pendukung utama kegiatan. “Kepedulian dunia usaha dalam menjaga lingkungan adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Selepas kegiatan, Wali Kota Bekasi menyempatkan diri meninjau aliran Kali Kapuk yang berada di RW 01 Kelurahan Pejuang. Di lokasi tersebut, tengah berlangsung pembongkaran bangunan yang berdiri di sisi kali. Tri menekankan bahwa penataan kawasan bantaran kali menjadi bagian penting dari upaya mengembalikan fungsi aliran air agar lebih maksimal, sekaligus mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Bantaran kali harus bebas dari bangunan liar. Dengan begitu, aliran air dapat berjalan lancar, masyarakat pun lebih aman dari risiko banjir,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga hasil kerja bersama. Menurutnya, kebersihan dan keteraturan lingkungan bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi demi masa depan generasi mendatang.

(Jefry. Smk)

Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Gram Sabu, 11 Tersangka Diamankan

0

Warta In | Palembang – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 653,09 gram dari tujuh laporan polisi selama Agustus 2025. Pemusnahan ini sekaligus menyelamatkan ribuan generasi muda dari bahaya narkoba.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya melalui Kaur Pensat Kompol Menang, S.SH, menyebut ada 11 tersangka yang diamankan dalam kasus ini. Mereka ditangkap dari berbagai lokasi, mulai dari Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, hingga Ogan Komering Ulu.

“Total barang bukti sabu yang dimusnahkan mencapai 653,09 gram, dengan perhitungan menyelamatkan 6.784 jiwa anak bangsa dari bahaya narkoba,” ujar Kompol Menang.

Beberapa tersangka yang ditangkap antara lain Anah binti Zaini dan Julianti binti Masrami di Musi Banyuasin dengan barang bukti 99,86 gram sabu. Ada juga empat tersangka lain di Banyuasin dengan total barang bukti 201,26 gram sabu.

Selain itu, tersangka lain seperti Hajarullah alias Owen (Banyuasin), Amri alias Am (Musi Banyuasin), Lion Carles (OKU), Andi Lala (Palembang), dan Iwan Apriansyah (Palembang) juga diamankan dengan barang bukti puluhan hingga ratusan gram sabu.

Polda Sumsel menegaskan komitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumsel. “Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku peredaran narkoba tanpa pandang bulu,” tegas Kompol Menang.

Polsek Rambang Lubai Ajak Warga Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

0

Warta In | Muara Enim – Polsek Rambang Lubai Polres Muara Enim Polda Sumsel kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (26/8/2025) malam.

Patroli Regu A yang dipimpin
Aipda Buce dan dua personel dengan rute menyisir wilayah Desa Air Asam. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli hunting dan mendapati sejumlah anak muda yang sedang nongkrong di depan salah satu gerai Indomaret.

Situasi terpantau aman, namun petugas tidak melewatkan kesempatan untuk memberikan imbauan kamtibmas. Kepada para pemuda, polisi mengingatkan agar tidak terjerumus dalam perbuatan pidana maupun pergaulan narkoba yang dapat merusak masa depan.

Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSI melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi semata, tetapi juga tanggung jawab bersama. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi Polisi bagi dirinya sendiri. Artinya, setiap orang harus mampu menjaga diri dari pergaulan negatif, mengendalikan perilaku, serta ikut serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Kegiatan patroli rutin ini diharapkan menjadi pengingat bahwa keamanan berawal dari kesadaran diri. Dengan masyarakat yang mampu menjadi pengawas bagi dirinya sendiri, maka wilayah Rambang Lubai akan tetap kondusif dan jauh dari tindak kriminalitas maupun penyalahgunaan narkoba.

Polres Ogan Ilir Gelar Penanaman Jagung di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga

0

Warta In | Indralaya – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan milik Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Kampus C, Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (27/8/2025) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sprin Kapolres Ogan Ilir Nomor: Sprin/599/VIII/HUK.6.6/2025 tentang Kegiatan Penanaman Jagung di Lingkungan Ponpes Raudhatul Ulum.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, SIK, Mudir Pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum K.H. Tol’at Wafa Ahmad, Lc, Ketua Yayasan Dr. K.H Husnul Amin, Lc., M.Hi., MM, Ketua FKUB M. Ridho, S.Ag, Waka Polres KOMPOL Helmi Ardiansyah, SH., MH, para PJU Polres Ogan Ilir, Kapolsek Indralaya AKP Junardi, SH, serta perwakilan Forkopimcam Indralaya, unsur yayasan, guru, dan staf Ponpes Raudhatul Ulum.

Dalam sambutannya, Kapolres Ogan Ilir menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini merupakan wujud dukungan Polres Ogan Ilir terhadap ketahanan pangan nasional.
“Program ini adalah langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor jagung dan meningkatkan kesejahteraan petani. Hari ini kita menanam di lahan 2 hektar, dan rencananya akan diperluas menjadi 10 hektar,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan hasil maksimal sesuai harapan bersama.
“Kami dari pihak kepolisian akan terus mendukung dan mengembangkan program ini di tiap desa wilayah hukum Polres Ogan Ilir,” tegasnya.

Sementara itu, Mudir Pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum K.H. Tol’at Wafa Ahmad, Lc mengapresiasi langkah Polres Ogan Ilir dalam mengembangkan ketahanan pangan.
“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas kerja sama ini. Semoga kegiatan ini bukan hanya bermanfaat untuk ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan pendidikan praktis bagi para santri dalam bidang pertanian,” ujarnya.

Acara penanaman jagung diakhiri dengan kegiatan penanaman simbolis oleh Kapolres Ogan Ilir bersama pimpinan ponpes dan dilanjutkan oleh jajaran terkait. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

*Humas res oi*

Gubernur Banten: Desa Adalah Garda Terdepan Pembangunan, Harus Sinkron dengan Presiden

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Agustus 2025 —  Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan sekaligus subyek utama dalam pembangunan daerah dan nasional.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Desa Bersatu Dewan Pimpinan Cabang Lebak di Agrowisata Cikapek, Desa Lebak, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Rabu (27/8/2025).

Dalam pidatonya, Andra Soni mengucapkan selamat bekerja kepada para Pengurus Desa Bersatu Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Lebak.  Dia berpendapat bahwa pelantikan merupakan momentum untuk meneguhkan kembali tekad bahwa desa adalah garda depan pembangunan bangsa.

“Desa adalah subyek bukan obyek pembangunan.’ ucapnya.

Selain itu, Gubernur menyadari bahwa desa-desa masih menghadapi masalah seperti kemiskinan, kesenjangan kesejahteraan, dan keterbatasan infrastruktur.  Desa ini masih memiliki banyak potensi, termasuk kekayaan alam lahan pertanian dan perkebunan, potensi wisata alam dan budaya, dan semangat gotong royong masyarakatnya.

“Dengan semangat Asta Cita keenam, ada beberapa hal yang harus diperjuangkan bersama,” ungkap Andra Soni.

Menurut Andra Soni, beberapa hal yang perlu diperjuangkan bersama itu adalah pembangunan infrastruktur desa seperti jaringan jalan, listrik, dan internet. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang mensejahterakan tidak hanya bertahan hidup. Ketiga, pemberdayaan masyarakat untuk memerangi kemiskinan. Serta keempat, pengelolaan desa yang jelas.

Apa yang diperjuangkan oleh desa, kepala desa, bupati, gubernur, hingga presiden adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

Selain itu, Andra Soni membahas Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) Provinsi Banten di Kabupaten Lebak. Tahun ini, 18 jalan desa sepanjang 27 kilometer akan dibangun dengan anggaran Rp 75 miliar.  Pemprov Banten juga akan menerapkan Program Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra) untuk desa.

Andra Soni juga menasihati para kepala desa untuk menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat, jujur, dan amanah.  Selain itu, dia menyatakan bahwa pembangunan desa merupakan bagian dari pembangunan Provinsi Banten dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Bersatunya para kepala desa dalam satu organisasi dalam rangka mengoptimalkan pembangunan desa. Komitmen saya dengan Pak Bupati selaras dengan Asta Cita keenam Pak Prabowo, membangun dari desa untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya.

Bupati Lebak M Hasbi Asyidiki Jayabaya berterima kasih atas program Bang Andra untuk membangun jalan desa di Kabupaten Lebak. “Jalan sangat berdampak terhadap hajat hidup orang banyak,” katanya.

“Agar para kepala desa komitmen dalam membangun jalan desa,” tambah Hasbi

Rusyadianto, Ketua DPC Desa Bersatu Kabupaten Lebak, menyatakan bahwa menerima amanah tersebut merupakan tugas yang besar bagi organisasi dan masyarakat desa.

Dirinya mengajak para pengurus dan anggota Desa Bersatu untuk menguatkan kerjasama dan bergotong-royong. “Desa adalah pondasi bangsa,” ucapnya.

Dalam acara pelantikan yang berlangsung meriah ini, Gubernur Banten Andra Soni juga mendapatkan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-49 dari Bupati Lebak, para kepala desa, dan para undangan.(WartainBanten)

Tinawati Andra Soni Bagikan Makanan Bergizi untuk Keluarga Berisiko Stunting di Lebak

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Agustus 2025 — Tinawati Andra Soni, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Banten. Tinawati membagikan makanan bergizi kepada keluarga yang berisiko stunting pada hari Rabu (27/8), di Komplek Perumahan BTN Palaton di Kelurahan Muara Ciujung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak,

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Tinawati memberikan bantuan secara simbolik sebanyak 50 paket bantuan makanan bergizi.  Sasaran penerima adalah keluarga penerima manfaat, yaitu ibu hamil dan balita yang masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting.

 

Dalam keterangannya, Tinawati menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program pemerintah dalam menekan angka stunting di Banten.

“Alhamdulillah, hari ini kami berkegiatan di Kabupaten Lebak. Di titik pertama dilakukan pembinaan kepada para kader PKK terkait pangan B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Selain itu, bersama Ibu PKK Kabupaten Lebak, dia memberikan bantuan sosial kepada ibu hamil dan bayi baru lahir.  Dia menambahkan, “Saya berharap upaya ini akan menjadi bagian dari program pemerintah pusat dan daerah untuk memberantas stunting.”

Selain itu, Tinawati mengatakan bahwa bantuan ini akan terus diberikan. “InsyaAllah, bantuan ini akan terus diberikan,” katanya.

Tinawati mengatakan, bantuan merupakan pemantik. Diharapkan, lanjutnya keluarga berisiko stunting memiliki kesadaran dan pemahaman untuk menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya, pola makan B2SA,” katanya.

Rini, 45 tahun, yang menerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.  Rini memiliki lima anak, dan anak bungsunya, yang berusia dua tahun, mengalami stunting.

“Alhamdulillah, saya merasa senang sekali dengan adanya bantuan ini. Rasanya sangat terbantu, bukan hanya untuk kebutuhan makanan, tetapi juga karena ada perhatian,” ujar Rini.

Rini mengakui bahwa anaknya mengalami keterlambatan pertumbuhan.  Berat badannya hanya 9 kg saat dia berusia dua tahun.  penyebabnya adalah memiliki anak lagi pada usia 43 tahun.  Risiko melahirkan anak sangat tinggi.

“Saya menyadari,  harus benar-benar memberikan asupan makanan yang bergizi dan memiliki pola konsumsi yang sehat,” katanya.  Rini mengaku, kondisi anaknya mulai ada perubahan yang lebih baik.

Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) adalah program yang mendorong masyarakat untuk menjadi orang tua asuh dan membantu keluarga dan anak-anak yang berisiko stunting dengan memberikan bantuan nutrisi dan non-nutrisi. Tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkan generasi yang sehat dan kuat.  Untuk membantu menurunkan angka stunting, program ini melibatkan banyak orang, organisasi masyarakat, akademisi, dan sektor swasta.(WartainBanten)

Polres Ogan Ilir Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 10 Ton Beras SPHP untuk Warga

0

Warta In | Ogan Ilir – Polres Ogan Ilir melalui Satuan Binmas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah pada Rabu (27/08/2025). Kegiatan ini berlangsung di dua titik lokasi, yakni halaman Kantor Camat Rantau Alai dan Kantor Desa Sungai Pinang Nibung, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir.

Gerakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Dalam kegiatan tersebut, Polres Ogan Ilir bersama Polsek Rantau Alai dan Polsek Tanjung Raja menjual beras SPHP ukuran 5 kilogram dengan harga Rp58.000 per karung.

“Program ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Kasat Binmas Polres Ogan Ilir.

Beliau juga menambahkan, kegiatan ini akan terus digelar di beberapa titik wilayah hukum Polres Ogan Ilir. “Harapan kami, Gerakan Pangan Murah ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga ketersediaan stok pangan di Ogan Ilir,” tambahnya.

Selain itu, personel Polres Ogan Ilir memastikan distribusi beras dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Pengawasan ketat dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan maupun pembelian berulang oleh pihak yang tidak berhak.

Salah satu warga penerima manfaat, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Kami senang sekali, harga beras di pasaran sekarang mahal. Dengan program ini, kami bisa beli lebih murah dan cukup untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Total beras yang disalurkan kepada masyarakat dalam kegiatan ini mencapai 10 ton, yang didistribusikan melalui dua titik lokasi kegiatan. Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Ogan Ilir dan jajaran juga melakukan pengamanan agar berjalan aman, tertib, dan lancar.

*Humas res oi*

SDN Blanakan Tampilkan Kekompakan dan Seni Tari Nusantara dalam Gema Pramuka ke-53

0

SDN Blanakan Tampilkan Kekompakan dan Seni Tari Nusantara dalam Gema Pramuka ke-53

Warta In Kabar, Blanakan 27 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-53, SDN Blanakan ikut serta memeriahkan acara Gema Pramuka yang digelar di tingkat kecamatan. Dengan penuh semangat, para siswa menampilkan kekompakan regu Pramuka yang telah dibina melalui latihan rutin di sekolah.

Struktur regu Pramuka SDN Blanakan dipimpin oleh M. Sultan A.R sebagai Pindru dan Hadi K. sebagai Wapindru. Mereka didampingi anggota regu yaitu N. Ahmad Hanafi, M. Aldian N.H, Agus F., M. Niko S., Daffa N.A, Fathu R.A, M. Adit R., serta Pandawa P.

Selain menampilkan regu Pramuka, SDN Blanakan juga mempersembahkan seni tari tradisional Nusantara yang dibawakan oleh siswi-siswinya. Penampilan ini mendapat sambutan meriah dari para peserta dan undangan yang hadir karena menampilkan kekayaan budaya Indonesia dengan penuh penghayatan.

Kepala SDN Blanakan yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarran, Dra. Hj. Tuti Swarsih, M.M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa. “Melalui kegiatan Pramuka, anak-anak belajar tentang kepemimpinan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Termasuk dengan seni tari Nusantara yang mereka tampilkan, itu menjadi bentuk nyata kecintaan pada budaya bangsa. Semoga pengalaman di Gema Pramuka ini semakin menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa nasionalisme,” ujarnya.

Partisipasi SDN Blanakan dalam Gema Pramuka menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berani, berjiwa gotong royong, sekaligus cinta budaya bangsa.

Warna-warni Tari Nusantara di Gema Pramuka Blanakan

0

Warna-warni Tari Nusantara di Gema Pramuka Blanakan

Warta In Jabar, Blanakan 27 Agustus 2025 – Gema Pramuka ke-53 di Kecamatan Blanakan berlangsung meriah. Selain kegiatan kepramukaan, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari tradisional Nusantara dari siswa-siswi berbagai SD Negeri se-Kecamatan Blanakan.

Kepala SDN Blanakan sekaligus Ketua Kwarran Blanakan, Dra. Hj. Tuti Swarsih, M.M.Pd., menyampaikan apresiasinya.

 

“Melalui tari tradisional, anak-anak belajar mencintai budaya bangsanya. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi juga sarana pendidikan karakter,” ungkapnya.

Dengan kostum warna-warni, riasan khas daerah, serta gerakan anggun para penari, suasana Gema Pramuka semakin semarak. Penampilan seni budaya ini mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Andra Soni Siap Perluas Pelatihan Vokasi demi SDM Banten yang Unggul

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Agustus 2025 — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pelatihan vokasi bagi masyarakat sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan saat menerima jajaran Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (27/8/2025).

Menurut Andra, pelatihan vokasi sangat penting untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan di Banten, terutama dalam menghadapi persaingan global dan kebutuhan industri yang terus meningkat.

“Saya merasa sangat terhormat dengan kunjungan sekaligus perkenalan Kepala Balai yang baru. Kami memang sangat memerlukan kerja sama dan kolaborasi, terutama dalam memaksimalkan potensi masyarakat Banten. Salah satunya melalui pelatihan vokasi dan pendidikan vokasi,” ujar Andra Soni.

Gubernur juga memberikan tugas kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Banten untuk bekerja sama lebih erat dengan BBPVP dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi siswa SMK dengan pengalaman magang yang terorganisir untuk mendapatkan sertifikasi resmi.

“Supaya magangnya lebih terarah dan bisa sampai sertifikasi. Dengan begitu, anak-anak kita tidak hanya belajar, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja. Kami sepakat untuk saling mendukung agar hasilnya benar-benar bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat Banten,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Nugroho, kepala BBPVP Serang, melaporkan berbagai program yang akan dilaksanakan di Banten.  Di antaranya adalah agroforestry, program pemagangan ke Jepang, pelatihan berbasis proyek, dan kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan beberapa perusahaan di luar negeri, termasuk di Korea Selatan.

Selain itu, Adi berbicara tentang rencana Kementerian Sosial Banten untuk mendirikan Sekolah Rakyat (SR). Ini dimaksudkan untuk dibuka di wilayah BBPVP Serang pada pertengahan September 2025.  Sekolah itu memiliki empat rombongan belajar, terdiri dari dua rombongan kelas dasar dan dua rombongan SMP.

“Kami terus melakukan koordinasi ke semua pihak. Progres pembangunan dan kesiapannya sudah mencapai 90–95 persen,” tambahnya.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Andra Soni dalam mewujudkan Banten yang mandiri dan berdaya saing, dengan SDM sebagai pilar utama pembangunan daerah.(WartainBanten)