30.9 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 490

Ketua PWI Bekasi Protes Cara Penyampaian Surat, Pemkot Dinilai Abaikan Profesi Wartawan

0

warta.in Bekasi ◊ Selasa,26 Agustus 2025

KOTA BEKASI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, SH, melayangkan protes keras terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Ia menolak hadir dalam acara Konsultasi Publik Proyek KerjaRea Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi, Selasa (26/8/2025), karena menilai undangan yang dikirimkan Pemkot dilakukan secara asal-asalan dan tidak menghargai profesi wartawan.

Undangan resmi yang seharusnya dikirim secara fisik justru tak pernah diterima PWI Bekasi. Bahkan, undangan baru dikirim melalui aplikasi WhatsApp oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, kepada Sekretaris PWI Bekasi Raya, Michael LL Lengkong, hanya tiga jam sebelum acara dimulai.

Belakangan terungkap, distribusi undangan ternyata merupakan kewenangan Bappelitbangda Kota Bekasi. Fakta ini semakin menegaskan buruknya koordinasi antar-OPD di tubuh Pemkot.

“PWI Bekasi memang tercantum di undangan resmi Pemkot pada urutan ke-89. Tapi undangan fisiknya tidak pernah sampai ke PWI maupun ke saya. Baru pagi ini dikirim lewat WhatsApp ke sekretaris saya, itu pun hanya tiga jam sebelum acara. Cara seperti ini jelas melecehkan organisasi pers,” tegas Ade Muksin.

Menurut Ade, tata cara penyampaian undangan yang amburadul ini mencerminkan lemahnya manajemen pemerintahan. Ia menilai Pemkot tidak memiliki keseriusan menjalin hubungan kemitraan dengan pers.

“Wartawan bukan pelengkap acara seremonial. Kami adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi publik. Kalau undangan saja dilakukan sebatas formalitas tanpa etika komunikasi kelembagaan, berarti pemerintah tidak menghormati peran pers,” tegasnya.

Lebih jauh, Ade menekankan kritik ini bukan semata persoalan teknis distribusi undangan, melainkan pengingat pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan organisasi pers.

“Kalau Pemkot Bekasi ingin bicara soal transparansi dan keterbukaan publik, maka langkah pertama adalah menghargai mitra pers. Jangan hanya butuh media ketika ingin publikasi, tapi di sisi lain memperlakukan wartawan seperti tamu pelengkap,” pungkasnya.

Acara konsultasi publik yang digelar Pemkot Bekasi tetap berlangsung dengan kehadiran pejabat, lembaga, organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat. Namun, absennya Ketua PWI Bekasi Raya menjadi sorotan kritis yang menodai jalannya forum tersebut.

(Alpin A.S)

Yudesri Resmi Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Pasaman

0

Lubuk Sikaping,warta.in — Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (26/8/2025). Dalam acara tersebut, Yudesri, S.IP., M.Si., resmi dikukuhkan sebagai Sekda Pasaman oleh Bupati Welly Suhery, ST.

Pelantikan berlangsung khidmat dengan disaksikan, jajaran Forkopimda, ketua KPU Pasaman, Ketua Bawaslu Pasaman, pimipnan BPJS Ketenagakerjaan Pasaman, pimpinan OPD, camat, Wali Nagari Sepasaman, serta tokoh masyarakat. Prosesi ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, pembacaan pakta integritas, dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam sambutannya, Bupati Pasaman menekankan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang berperan penting dalam menggerakkan birokrasi, mengoordinasikan perangkat daerah, dan memastikan jalannya kebijakan pembangunan.

“Sekda adalah motor penggerak pemerintahan. Saya berharap saudara Yudesri dapat menjaga integritas, memperkuat koordinasi, dan mengawal program-program unggulan daerah, sehingga visi Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan dapat terwujud,” tegas Welly Suhery.

Bupati juga menyoroti tantangan keuangan daerah yang saat ini berada dalam kondisi kritis. Karena itu, ia menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, serta kepemimpinan yang kuat agar roda pemerintahan tetap berjalan kondusif dan pelayanan masyarakat tidak terganggu.

“Dalam situasi sekarang, dibutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah. Saya mengajak seluruh kepala OPD untuk menghadirkan terobosan, bekerja maksimal, dan membuktikan bahwa amanah yang diberikan benar-benar pantas kita emban,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Yudesri membacakan pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, serta menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan seluruh perangkat daerah.

“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Saya akan bekerja keras, membangun komunikasi yang baik, serta mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Pasaman,” ujar Yudesri dalam sambutannya.

Inspiring Srikandi Rawat Kesehatan Mental Ibu dan Anak Ciptakan Generasi Tangguh

0

Inspiring Srikandi Rawat Kesehatan Mental Ibu dan Anak Ciptakan Generasi Tangguh

Warta.in
Mataram,NTB – Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menghadiri acara Inspiring Srikandi dengan tema “Merawat Kesehatan Mental Ibu dan Anak untuk Menciptakan Generasi yang Tangguh” yang berlangsung di Aula Rinjani PLN UIW NTB, Selasa (26/08).

Dalam sambutannya, Bunda Sinta menyampaikan bahwa kehadirannya tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk membahas topik penting yang saat ini sangat menjadi perhatian bersama, yaitu kesehatan mental.

“Saya sangat mengapresiasi tema hari ini, karena masalah kesehatan mental memang perlu kita waspadai dan beri atensi serius,” ujarnya.

Bunda Sinta menekankan bahwa dalam keluarga, perhatian sering kali lebih besar diberikan kepada anak, sementara kondisi mental seorang ibu atau istri justru kerap terabaikan. Padahal, banyak persoalan muncul karena kesehatan mental ibu tidak tertangani dengan baik.

Ia menegaskan bahwa dirinya bukan pakar, namun ingin menyuarakan kepedulian berdasarkan apa yang ia lihat, alami, dan baca. Tidak sedikit kasus di mana seorang ibu, karena kondisi mentalnya, akhirnya menyakiti anak, suami, bahkan dirinya sendiri.

“Di NTB, kita memiliki banyak sekali perempuan luar biasa, mulai dari pengrajin, pelaku UMKM, hingga yang aktif berkontribusi di berbagai bidang. Namun, pada titik tertentu, seorang perempuan, ibu maupun istri, juga butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi,” terang Bunda Sinta.

Ia juga menyoroti fenomena literasi kesehatan mental yang timpang, di mana ada yang gagap literasi, namun ada juga yang justru over literasi hingga mendiagnosa diri sendiri tanpa pemahaman yang tepat.

“Kesehatan mental bukan hanya dipengaruhi oleh masalah dalam keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sekitar. Maka, menjaga kesehatan mental harus menjadi perhatian khusus agar kita dapat mewujudkan keluarga dan generasi yang tangguh,” tutupnya.

Dengan adanya program hari ini, kita bisa melihat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masyarakat, khususnya terkait kesehatan mental.

Sementara itu, GM PLN UIW NTB yang diwakili oleh Harfy Jack, CACK, selaku Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIW NTB, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Inspiring Srikandi hari ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan bentuk komitmen nyata peran Srikandi dalam mendukung kekuatan keluarga, terutama dari sisi emosional.

“Ibu adalah sumber energi positif yang akan mengalir kepada anak-anak, pasangan, maupun lingkungan sekitarnya. Namun, tidak sedikit ibu yang terkadang melupakan atau bahkan mengabaikan kesehatan mentalnya. Di sinilah peran kita sebagai keluarga sangat penting untuk saling menguatkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, membangun ketangguhan bangsa sejatinya berawal dari rumah. Karena itu, melalui program Inspiring Srikandi, PLN berharap dapat memberikan kontribusi, meski kecil, dalam menciptakan generasi yang tangguh.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Srikandi NTB, Alifi Laili Fauziah, menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa Inspiring Srikandi merupakan program dari PLN Persero yang memiliki tujuan untuk memberikan inspirasi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat peran perempuan sesuai dengan tema kegiatan. (sr/dkintb)

Festival Masyarak Sekolah 2025 Ditutup Dengan Pengawalan Keamanan Polsek Ampenan

0

Festival Masyarak Sekolah 2025
Ditutup Dengan Pengawalan Keamanan Polsek Ampenan

Warta.in
Mataram, NTB – Penutupan Festival Masyarakat Sekolah (FMS) tahun 2025 di Teras Udayana, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, berlangsung meriah dan aman, Senin (25/08/2025).

Kegiatan yang dihadiri ratusan pengunjung itu mendapat pengamanan ketat dari Polsek Ampenan bersama Sat Samapta Polresta Mataram. Pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun pengunjung festival.

Kapolsek Ampenan, AKP Gede Sukarta, memimpin langsung jalannya pengamanan. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus bisa memastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Untuk itu, Polsek Ampenan selaku penanggung jawab keamanan wilayah menerjunkan sejumlah personel dibantu Sat Samapta Polresta Mataram,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengamanan kegiatan semacam ini juga bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ampenan agar tetap kondusif.

“Kami berharap kehadiran petugas bisa menambah rasa aman, khususnya bagi pengunjung festival, serta menciptakan situasi yang kondusif secara umum,” pungkasnya.(sr/hpm)

Dandim 0418/Palembang Buka Kegiatan Belajar Bersama di Museum Sriwijaya

0

Warta In | Palembang, 26 Agustus 2025 – Kodim 0418/Palembang menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum Sriwijaya bertema “Sriwijaya untuk Dunia, Sriwijaya Adalah Kita”. Acara berlangsung di Gedung Pendopoan Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS), Jalan Syakyakirti, Karang Anyar, Gandus, Palembang, dan diikuti sekitar 80 pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Palembang.

Kegiatan diawali pukul 09.10 WIB dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Hadir sebagai Inspektur Upacara, Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos.,M.H.I.Dandim 0418/Palembang mewakili Pangdam II/Sriwijaya.

Pejabat & Narasumber yang Hadir
Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos.,M.H.I.Dandim 0418/Palembang, mewakili Pangdam II/Sriwijaya
Amurulah – Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel
Letda Laut Hendra Saputra – Mewakili Danlanal Palembang
Nuryasin, S.E., M.Si. – Kepala UPTD Kerajaan Sriwijaya
Merry Humairoh, M.Pd. – Narasumber
Diah Anggraini, S.Sos. – Kasi Museum
Kapten Czi Jhunaidi – Danramil 418-01/Makrayu
M. Andri Z. – Balai Bahasa Provinsi Sumsel
Cahyo Sulistianingsih – Narasumber
M. Andri W. – Mewakili Ketua HPI Kota Palembang

Dalam sambutannya, Nuryasin, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan keberadaan museum sebagai pusat edukasi sejarah dan pelestarian budaya.

> “Kegiatan ini diharapkan merangsang generasi muda untuk mengenal dan memahami sejarah, khususnya peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Dengan belajar langsung dari sumber sejarah, para pelajar akan semakin teredukasi tentang kejayaan Sriwijaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pelajar diajak mengenal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah berperan penting sebagai kerajaan maritim besar di Asia Tenggara, memiliki pengaruh dalam perdagangan dan budaya hingga tingkat internasional acara berakhir pukul 10.00 WIB dengan penuh antusiasme dari peserta didik.

KAI Divre III Palembang Tambah Armada 6 Gerbong Ketel untuk Dukung Distribusi BBM

0

Warta In | Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang menambah armada angkutan barang berupa 6 unit gerbong ketel. Penambahan ini dilakukan guna memperkuat layanan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui moda transportasi kereta api di wilayah kerja Divre III Palembang.

KAI Divre III Palembang saat ini mengoperasikan 82 unit gerbong ketel. Dengan tambahan 6 gerbong ketel dari KAI Divisi Regional I Sumatera Utara jumlahnya kini meningkat menjadi 88 unit. Penambahan armada ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan distribusi BBM yang merupakan komoditas vital bagi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha ekonomi daerah.

KAI Divre III Palembang mencatat data angkutan BBM sepanjang tahun 2024 mengangkut sebanyak 568.991,12 liter. Sementara itu, pada semester I tahun 2025, volume angkutan BBM mencapai 283.905,59 liter, naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 273.247,01 liter.

“Penambahan gerbong ketel ini merupakan langkah strategis KAI dalam mendukung kelancaran distribusi BBM di wilayah Sumatera bagian Selatan, dengan relasi Kertapati – Baturaja, Kertapati – Lahat dan Kertapati – Lubuklinggau. Selain lebih efisien, pengangkutan BBM menggunakan kereta api juga lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi darat lainnya,” ujar Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti.

Lebih lanjut, Aida menambahkan bahwa dengan ketersediaan armada yang semakin memadai, KAI Divre III siap meningkatkan keandalan layanan angkutan barang. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan transportasi logistik yang andal, berkeselamatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

KAI Divre III Palembang akan terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait agar distribusi BBM berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung transportasi logistik nasional.(*)

Lampung Barat Lakukan Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan

0

Warta.in,, Lampung Barat — Kabupaten Lampung Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Bertempat di Pekon Suoh, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus secara resmi menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) kepada sejumlah kelompok tani dari berbagai wilayah di kabupaten ini, Sabtu (23/8/2025).

Dalam suasana penuh harapan, acara penyerahan tersebut menjadi momen penting bagi kebangkitan pertanian lokal.

Para petani yang selama ini mengandalkan cara tradisional dalam mengolah lahan dan memanen hasil, kini mendapatkan dukungan konkret berupa alat pertanian modern yang akan membantu meningkatkan efisiensi dan hasil panen.

Bupati Parosil dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan Alsintan ini adalah bagian dari upaya transformasi besar di sektor pertanian.

Ia menyebut, tantangan ketahanan pangan nasional hanya bisa dijawab dengan peningkatan produksi dan produktivitas di tingkat petani, dan itu memerlukan pendekatan modern berbasis teknologi.

“Alat ini ditujukan untuk memberikan kontribusi dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan,” ujar Parosil.

“Yang dahulu bertani dengan cara tradisional menghasilkan hasil minimal, kini melalui bantuan alat modern kita harapkan hasil pertanian menjadi maksimal dan memuaskan para petani,” imbuhnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya mekanisasi dalam proses pertanian mulai dari pengolahan tanah, masa tanam hingga pemanenan.

Menurutnya, peningkatan produktivitas tidak bisa lagi bergantung pada tenaga manusia semata, melainkan perlu dukungan mesin yang efisien dan tepat guna.

“Produksi dan produktivitas padi dapat kita optimalkan di antaranya melalui mekanisasi atau penggunaan alat mesin pertanian dalam olah tanah, pertanaman, dan pemanenan. Penggunaan alat ini juga mampu menghemat tenaga kerja serta waktu pekerjaan. Dan hal ini tentu akan mendorong naiknya indeks pertanaman padi di Lampung Barat,” jelasnya.

Adapun jenis bantuan yang diserahkan meliputi traktor roda 4, traktor roda 2, dan combine harvester.

Alat-alat ini dialokasikan untuk enam kelompok tani (KT) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) sebagai berikut:

1. Gapoktan Tani Mandiri, Pekon Muara Jaya I, Kecamatan Kebun Tebu berupa Traktor Roda 4: 1 unit, Traktor Roda 2: 1 unit, dan Combine Harvester: 1 unit

2. Kelompok Tani Sari Makmur, Pekon Gunung Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Traktor Roda 4: 1 unit

3. Kelompok Tani Sido Makmur I, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Traktor Roda 2: 1 unit

4. Kelompok Tani Berkah Tani, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Combine Harvester: 1 unit

5. Kelompok Tani Hamtehullan, Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis, Traktor Roda 2: 1 unit

6. Kelompok Tani Kawat Kerambai, Pekon Teba Pering Raya, Kecamatan Sukau, Traktor Roda 2: 1 unit

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Parosil kepada perwakilan kelompok tani yang hadir langsung di lokasi acara.

Lebih jauh, Bupati Parosil mengajak seluruh petani untuk mengelola dan merawat bantuan ini dengan sebaik-baiknya, serta menjadikannya sebagai unit usaha produktif yang tidak hanya digunakan oleh satu kelompok, tetapi bisa membantu petani lainnya di sekitar.

“Dengan diterimanya alat dan mesin pertanian ini, saya berharap petani dapat mengoptimalkan usaha taninya. Manfaatkan bantuan ini secara maksimal, rawat dengan baik, dan jadikan alat ini sebagai sarana gotong royong petani,” katanya.

“Kita harus bersatu padu dan bergotong royong, sehingga menjadi petani yang tangguh, petani yang maju, menuju tercapainya swasembada pangan di Lampung Barat,” pungkasnya.

Keceriaan dan harapan terlihat jelas dari wajah-wajah para petani yang hadir. Sunaryo, salah satu perwakilan kelompok tani penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lampung Barat yang telah memberikan bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam bertani. Harapannya, dengan alat ini, hasil tani kami meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ucapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah terkait, camat, peratin, serta seluruh penerima bantuan Alsintan.

Kehadiran berbagai elemen pemerintahan ini menjadi simbol keseriusan Pemkab Lampung Barat dalam mendorong sinergi antara program pusat dan implementasi di lapangan.

(Asih)

Lantik 60 Peratin, Parosil Mabsus Minta Prioritas Pembangunan Infrastruktur. 

0

Warta.in,Bupati Lampung Barat .Parosil Mabsus secara resmi melantik 60 peratin (Kepala Desa) di wilayah kabupaten setempat, Senin (25/08/2025).

Dari 60 peratin yang dikukuhkan, 36 perpanjangan dari peratin yang msa jabatannya telah berakhir pada tahun 2023 dan 2024 lalu. 24 diduduki oleh Penjabat (Pj) yang bersetatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sumpah jabatan berlangsung di Lamban Pancasila Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Barat Kecamatan Balik Bukit.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Barat Nomor : B/293/KPTS/III.12/2025 tentang pemberhentian Penjabat Peratin dan Pengangkatan Kembali Peratin Pada Tiga Puluh Enam Pekon.

Sedangkan untuk Pj Peratin, berdasarkan SK Bupati Lampung Barat Nomor : B/294/KPTS/III.12/2025 tentang pemberhentian dan Pengangkatan Pj Peratin Pada Dua Puluh Empat Pekon.

Pelantikan disaksikan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Forkopimda, ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Camat.

Dalam sambutannya Parosil Mabsus mengatakan, pelantikan tersebut diluar dugaan pihaknya.

“Jangankan Peratin-peratin yang duduk di depan ini, pak bupati juga tidak menyangka akan melakukan proses yang sangat sakral melantik perpanjangan masa jabatan peratin yang sebelumnya sudah berakhir kurang lebih dua tahun lalu,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Pak Cik itu, meminta apa yang menjadi kebijakan Pemerintah saat ini untuk memberi kesempatan dalam melanjutkan kepemimpinan kembali harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Tidak pernah bermimpi bapak ibuk akan mendapatkan jabatan dua tahun lagi, ini namanya bonus, hadiah. Tetapi ini merupakan sebuah amanah yang tidak boleh dilalaikan,” jelas Parosil Mabsus.

Dengan bekal pengalaman pada priode sebelumnya, Parosil Mabsus berharap 60 Peratin agar memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Lampung Barat.

“Harapan pak bupati yang ada di pundak saudara-saudara adalah lingkungan. Hari ini kita ditantang oleh masyarakat terkait dengan infrastruktur. Infrastruktur kita saat ini kondisinya banyak yang membutuhkan perhatian,” paparnya.

Bupati dua periode itu menekankan 60 peratin yang baru saja dilantik agar memperioritaskan pembangunan infrastruktur.

“Mana yang menjadi kewenangan bapak ibuk tolong diperhatikan,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Lampung Barat Bulki Basri mengatakan, 36 peratin yang baru saja dikukuhkan adalah masa jabatannya berakhir pada 1 November 2023 hingga 31 Januari 2024 lalu.

“Kebijakan ini didasarkan pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3/4179/SJ tertanggal 31 Juli 2025,” kata dia.

“Peratin perpanjangan masa jabatannya selama dua tahun dari 2025-2027. Sedangkan untuk yang berstatus Pj pelantikan untuk satu tahun, 2025-2026,” tuturnya.

Berikut daftar 60 Peratin yang baru saja dikukuhkan:

1. Sumarno sebagai Peratin Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam.

2. Badri sebagai Peratin Pekon Bahway, Kecamatan Balik Bukit.

3. Takzim sebagai Peratin Pekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit.

4. Buchori, S.P. sebagai Peratin Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian.

5. Jawadi sebagai Peratin Pekon Suka Banjar II Ujung Rembun, Kecamatan Lumbok Seminung.

6. Kiston Tawan sebagai Peratin Pekon Suka Mulya, Kecamatan Lumbok Seminung.

7. Hendra, S.Pd. sebagai Peratin Pekon Lombok Selatan, Kecamatan Lumbok Seminung.

8. Dadang Ermayadi sebagai Peratin Pekon Pancur Mas, Kecamatan Lumbok Seminung.

9. Piryan Adrianda sebagai Peratin Pekon Suka Maju, Kecamatan Lumbok Seminung.

10. Ali Rahman sebagai Peratin Pekon Keagungan, Kecamatan Lumbok Seminung.

11. Muslim sebagai Peratin Pekon Ujung, Kecamatan Lumbok Seminung.

12. Selamat Haryadi sebagai Peratin Pekon Lombok, Kecamatan Lumbok Seminung.

13. Rosidah sebagai Peratin Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau.

14. Ahmad Naser sebagai Peratin Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau.

15. Tahmiza sebagai Peratin Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Sukau.

16. Budi sebagai Peratin Pekon Suka Mulya, Kecamatan Sukau.

17. Sater sebagai Peratin Pekon Teba Pering Raya, Kecamatan Sukau.

18. Harun Sohar sebagai Peratin Pekon Simpangsari, Kecamatan Sumber Jaya.

19. Hermanto sebagai Peratin Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau.

20. Ikhwan sebagai Peratin Pekon Turgak, Kecamatan Belalau.

21. Marwan sebagai Peratin Pekon Bumi Agung, Kecamatan Belalau.

22. Saukani sebagai Peratin Pekon Suka Makmur, Kecamatan Belalau.

23. Karyono sebagai Peratin Pekon Sumber Rejo, Kecamatan Batu Ketulis.

24. Tri Ariyogi sebagai Peratin Pekon Atar Kuwao, Kecamatan Batu Ketulis.

25. Guswadi sebagai Peratin Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong.

26. Alfi Yulizon sebagai Peratin Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong.

27. Atta sebagai Peratin Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong.

28. Hadi Susanto, S.I.Kom. sebagai Peratin Pekon Sido Rejo, Kecamatan Suoh.

29. Haryadi Arnando sebagai Peratin Pekon Marga Jaya, Kecamatan Pagar Dewa.

30. Muhamat Yamin sebagai Peratin Pekon Suka Mulya, Kecamatan Pagar Dewa.

31. Ramli sebagai Peratin Pekon Negeri Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

32. Sukamto sebagai Peratin Pekon Tanjung Sari, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

33. Susilo Haryanto sebagai Peratin Pekon Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu.

34. Sanan sebagai Peratin Pekon Muara Baru, Kecamatan Kebun Tebu.

35. Umar Dani sebagai Peratin Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak.

36. Gunawan sebagai Peratin Pekon Kotabesi, Kecamatan Batu Brak.

37. Sutisna sebagai PJ. Peratin Pekon Bumi Jaya, Kecamatan Sukau.

38. Dharma Setiawan, S.H. sebagai PJ. Peratin Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau.

39. Elidon sebagai PJ. Peratin Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis.

40. Yusnan Haris, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Way Ngison, Kecamatan Batu Ketulis.

41. Sahril, S.Pd.I. sebagai PJ. Peratin Pekon Kubu Liku Jaya, Kecamatan Batu Ketulis.

42. Heri Setiyawan Abdullah, A.Md. sebagai PJ. Peratin Pekon Ringin Sari, Kecamatan Suoh.

43. Calim sebagai PJ. Peratin Pekon Gedung Surian, Kecamatan Gedung Surian.

44. Oktarina, S.E., M.M. sebagai PJ. Peratin Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau.

45. Parjiyo, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Batu Api, Kecamatan Pagar Dewa.

46. Jamil, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Mekar Sari, Kecamatan Pagar Dewa.

47. Sunandar, S.E., M.M. sebagai PJ. Peratin Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa.

48. Tiurnida Siringo Ringo, S.Kom. sebagai PJ. Peratin Pekon Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

49. Distomi, S.P. sebagai PJ. Peratin Pekon Tri Budi Makmur, Kecamatan Kebun Tebu.

50. Dedi Gunawan, S.H. sebagai PJ. Peratin Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu.

51. Fhitri Aydi, S.Sos. sebagai PJ. Peratin Pekon Sinar Luas, Kecamatan Kebun Tebu.

52. Asmaranita, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Hujung, Kecamatan Belalau.

53. Selamat Putra, S.I.P. sebagai PJ. Peratin Pekon Pajar Agung, Kecamatan Belalau.

54. Samsi, S.I.P. sebagai PJ. Peratin Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak

55. Muhaimin, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Rigis Jaya, Kecamatan Air Hitam.

56. Harsono sebagai PJ. Peratin Pekon Sinar Jaya, Kecamatan Air Hitam.

57. Hamidi Sukarman sebagai PJ. Peratin Pekon Sidodadi, Kecamatan Air Hitam.

58. Muhammad Irfan, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Gunung Terang, Kecamatan Air Hitam.

59. Eviyanto, S.H. sebagai PJ. Peratin Pekon Suka Jadi, Kecamatan Air Hitam.

60. Tri Wedarti, S.E. sebagai PJ. Peratin Pekon Suka Damai, Kecamatan Air Hitam.

Hadiri Festival Pramuka,Wawali Harris Bobihoe Ingin Pramuka Lahirkan Generasi Tangguh Dan Optimis

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa 26 Agustus 2025

KOTABEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan harapan besar kepada Gerakan Pramuka. Pramuka harus terus melahirkan generasi penerus yang tangguh, berkarakter, optimis melihat masa depan dan siap membawa bangsa menuju kemajuan. Hal itu disampaikan Wawali Harris Bobihoe saat menghadiri Festival Pramuka Kota Bekasi 2025, meliputi Pesta Siaga, Jambore Cabang dan Raimuna Cabang yang diselenggarakan dari tanggal 25 hingga 28 Agustus 2025, bertempat di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Wawali Harris Bobihoe juga menyampaikan Gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan tunas-tunas muda bangsa. Melalui berbagai kegiatan dan pendidikan, para anggota Pramuka ditempa kedisiplinan, dipupuk semangat persatuan, serta dibentuk menjadi insan berbudi luhur, mandiri, dan siap membela tanah air.

Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam Gerakan Pramuka menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Semoga Pramuka terus melahirkan generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan siap membawa bangsa ini menuju kemajuan, terkhusus generasi Kota Bekasi,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

Wawali Harris Bobihoe menambahkan masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda yang memiliki integritas dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara. Oleh karena itu, ia memandang peran Gerakan Pramuka sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Kegiatan Festival Pramuka Kota Bekasi juga dihadiri oleh seluruh pengurus Kwarcab Kota Bekasi.

(Jefry. Smk)

Polsek Ngimbang Gelar Gerakan Pasar Pangan Murah (GPM) Stabilkan Harga Beras Di Desa Munungrejo

0

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Gelar Gerakan Pasar Pangan Murah (GPM) Stabilkan Harga Beras Di Desa Munungrejo

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras,Polsek Ngimbang, Polres Lamongan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Dusun Tanjungwetan Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Senin (25/08/2025)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H., didampingi Kanit Shabara Ipda Istiono, S.H,Bripka Afis dan Brigadir Elbiyun

Dalam pelaksanaan GPM, Polsek Ngimbang menyalurkan beras murah (SPHP) dengan total 375 Kg (75 sak) dengan harga per kilo gram Rp 11.600/Rp 58.00 (per sak) dengan kemasan 5 kg,

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra,S.H, saat di temui Media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau yang lebih murah di Pasaran

“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan beras dengan harga yang lebih ringan, sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran.” ungkapnya.

Penjualan beras SPHP ini berjumlah 1000 kg (1 ton) yang sudah terjual 375 masih sisa 625 akan kembali dilaksanakan di Desa lain yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang Polres Lamongan,” tambahnya.

Pelaksanaan GPM ini mendapat respons positif dari warga yang hadir, karena dapat membeli beras dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Lamongan khususnya Kecamatan Ngimbang dapat terus terjaga, pungkasnya (roy)