31.9 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 492

Ini Pesan Dirreskrimsus : tingkatkan Profesional dan integritas Personel Polda Sumsel

0

Warta In | Palembang, – Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto,SIK, pimpin Apel pagi dilapangan Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang, Senin 25/08

Dalam arahannya, ia menekankan beberapa hal penting yang harus diikuti oleh jajaran penyidik serse, yaitu:

– *Profesionalisme dan Integritas*: Dirreskrimsus mengingatkan untuk selalu menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, serta memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil sudah sesuai dengan SOP dan hukum yang berlaku serta sesuai arahan Kabareskrim Polri ungkapnya,”

– *Peningkatan Kemampuan*: Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan pengetahuan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan teknologi dan isu-isu strategis.

– *Kerja Sama dan Koordinasi*:

Dirreskrimsus meminta jajarannya untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan instansi lain, dan steakholder lainnya , untuk menangani kasus-kasus yang memerlukan penanganan bersama tandasnya

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH melalui Kasubbid PID AKBP Suparlan SH MSI mengatakan dengan mengikuti arahan Dirreskrimsus, jajaran Polda Sumsel semoga dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, setelah kegiatan Apel pagi dilanjutkan sarapan pagi bersama yang disajikan UMKM wilayah kota Palembang, rangkaian syukuran ulang tahun ke,-57 Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH,yang sebelumnya dibacakan pengumuman pemenang lomba kebersihan dalam rangka hari bhayangkara ke,79 adapun pemenang lomba
——————————————————
*Pemenang Lomba Kebersihan dalam rangka Hati Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025 Polda Sumsel :*

*Area Gedung Presisi :*
1. Juara I Itwasda Polda Sumsel;
2. ⁠Juara II Spripim Polda Sumsel;
3. ⁠Juara III Bidtik Polda Sumsel.

*Area Lingkungan Mapolda Sumsel :*
1. Juara I Ditreskrimsus Polda Sumsel;
2. ⁠Juara II Bidpropam Polda Sumsel;
3. ⁠Juara III Ditpamobvit Polda Sumsel.

*Area Luar Mapolda Sumsel :*
1. Juara I Satbrimob Polda Sumsel;
2. ⁠Juara II Rumkit Bhayangkara Palembang;
3. ⁠Juara III SPN Polda Sumsel.
————————

IMM Mataram Unjuk Rasa Soroti Dana Pokir, Polsek Selaparang Turunkan Personel Pengamanan

0

IMM Mataram Unjuk Rasa Soroti Dana Pokir, Polsek Selaparang Turunkan Personel Pengamanan

Warta.in
Mataram, NTB – Persoalan dana aspirasi atau Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi NTB kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Mataram menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi NTB, Senin (25/08/2025).

Dalam aksinya, massa IMM menyuarakan dugaan penyalahgunaan dana Pokir sekaligus meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang selama ini dinilai jalan di tempat.

Untuk memastikan jalannya aksi berjalan tertib, Polsek Selaparang menurunkan sejumlah personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Zulharman Lutfi, SH.. Pengamanan juga mendapat dukungan dari personel Sat Samapta Polresta Mataram.

“Untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, Polsek Selaparang memberikan pengawalan dan pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor Kejati NTB ini,” ujar Kapolsek.

Ia menegaskan, kehadiran aparat bukan untuk menghalangi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan agar kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain.

“Dalam pengamanan ini kami selalu melakukan koordinasi, baik dengan pihak Kejati maupun dengan koordinator aksi, agar penyampaian pendapat bisa dilakukan secara benar,” tambahnya.

Hingga aksi berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.(sr/hpm)

Polres Serang Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH

0

Polres Serang Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH

 

SERANG, — WARTA.IN || Penyidik Satreskrim Polres menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus pengeroyokan wartawan dan staf Humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di halaman PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), pabrik pengolahan timah di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025).

 

Kelima pelaku yang ditahan di Mapolres Serang, KA alias Kipli, 31 tahun, (anggota ormas) dan BM alias Bongkol, 25 tahun, yang bertugas sebagai sekuriti PT GRS. Kemudian AR, 32 tahun, SI alias Ipoy, 32 tahun, dan AJ alias Mika, 39 tahun, diketahui sebagai karyawan.

 

“Ada 15 orang yang diperiksa penyidik dan 5 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan pengeroyokan,” terang Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dalam konferensi press di Mapolres Serang, Senin, 25 Agustus 2025.

 

Acara konferensi press juga dihadiri Kabid Propam Polda Banten Kombes Murwoto, Kabidhumas Kombes Didik Hariyanto, Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES dan Ps Kasihumas Ipda Rijal Nusa Bakti.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres membeberkan peran masing-masing pelaku. Tersangka KA, BM alias Bongkol dan AR memiting, menendang, memukul serta menginjak korban Anton, staf Humas KLH. “Sedangkan tersangka SI alias Ipoy dan AJ alias Mika melakukan pemukulan terhadap wartawan,” jelas Kapolres.

 

Terkait oknum anggota Brimob TG dan TR yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut, Kabidhumas Kombes Didik Hariyanto mengatakan sudah ditangani Bidang Propam. Didik memastikan Bidpropam akan menindak tegas siapapun yang terlibat sesuai perbuatannya.

 

“Dari hasil pemeriksaan, Briptu TR telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan karena terbukti memukul staf Humas, sementara TG tidak terbukti karena diketahui melerai,” tambah Didik.

 

Seperti diketahui, seorang jurnalis dan staf Humas KLH mendapat tindakan kekerasan saat meliput kegiatan rombongan Deputy Gakkum KLH Irjen Rizal Irawan oleh petugas keamanan dan pengamanan yang bertugas di PT GRS serta oknum ormas dan karyawan.

 

Kapolres mengatakan, kedatangan rombongan Deputy Gakkum KLH ke PT GRS dalam rangka melakukan upaya penutupan operasional karena pihak perusahaan telah melepas garis police line yang dipasang pihak Gakkum KLH.

 

“Kedatangan tim KLH untuk melakukan tindakan menutup perusahaan agar tidak beroperasi setelah diketahui melepas plang segel yang dipasang pihak KLH karena melakukan pencemaran lingkungan,” terang Kapolres.

 

Kapolres menjelaskan pada tahun 2023, Tim Gakkum KLH telah memberikan peringatan karena terjadi pencemaran lingkungan. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan, sehingga pada Februari 2025 petugas KLH didampingi petugas Satreskrim Polres Serang melakukan penyegelan agar perusahaan menghentikan aktivitas produksi.

 

“Pada Pebruari kemarin, petugas KLH bersama-sama Satreskrim Polres Serang melakukan penyegelan agar perusahaan menghentikan aktivitas produksi,” jelasnya.

 

Karena mengetahui pihak perusahaan telah melepas segel dan kembali melakukan produksi, Tim KLH yang dipimpin Deputy Gakkum Irjen Rizal Irawan kembali mendatangi PT GRS untuk melaksanakan penutupan operasional.

 

“Jadi kedatangan Tim Gakkum untuk menutup operasional. Namun terjadi insiden pengeroyokan terhadap rekan jurnalis dan staf Humas KLH,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, korban pengeroyokan staf Humas berstatus PNS dan anggota Polri yang diperbantukan di KLH serta seorang jurnalis.

 

Kapolres memastikan pihaknya menindak tegas para pelaku sesuai perbuatannya. Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

(*/ Ressy )

Kasus Penemuan Mayat di Lembar Lombok Barat, Penyebab Kematian Masih Didalami

0

Kasus Penemuan Mayat di Lembar Lombok Barat, Penyebab Kematian Masih Didalami

Warta.in
Lombok Barat, NTB – Warga Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat seorang pria, pada Minggu siang (24/8/2025).

Korban diduga berinisial EFR, Polri, Anggota Polres Lombok Barat, berusia 29 tahun yang beralamat di dusun yang sama. Pihak kepolisian dari Polres Lombok Barat langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan personel Polsek Lembar telah diturunkan untuk melakukan pengecekan dan olah TKP di lokasi kejadian.

“Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum), Tim Identifikasi Satreskrim Polres Lombok Barat, dan personel Polsek Lembar telah melaksanakan pengecekan dan olah TKP terkait meninggalnya korban,” ujar AKBP Yasmara Harahap, Minggu (24/8/2025).

*Kronologi Penemuan Jenazah*

Menurut keterangan yang dihimpun, penemuan jenazah berawal dari seorang warga, 50 tahun, yang sedang mencari ayam peliharaannya di bukit belakang rumahnya sekitar pukul 11.30 WITA. Saat menyisir area tersebut, ia menemukan sosok pria tersebut.

“Saksi mendekati mayat tersebut untuk memastikan dan benar bahwa laki-laki tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., menceritakan kronologi penemuan.

Saksi kemudian segera memberitahu warga sekitar yang selanjutnya menghubungi kepala dusun. Laporan ini dengan cepat sampai ke pihak kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan mengamankan area untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Olah TKP dan Barang Bukti

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa barang bukti di sekitar lokasi penemuan jenazah. Barang bukti tersebut antara lain satu buah kunci sepeda motor Honda Scoopy, sepasang sandal jepit berwarna putih, dan satu unit telepon genggam.

AKP Lalu Eka Arya mengungkapkan, hasil olah TKP menunjukkan bahwa korban ditemukan tak bernyawa dengan leher terikat tali pada batang pohon. Ia menambahkan, posisi tubuh korban berada di sekitar pohon di area dengan kondisi tanah yang miring dan agak curam.

“Kami telah melakukan pengamatan TKP secara umum dan khusus, pemotretan, serta pemeriksaan luar pada tubuh korban. Barang bukti juga sudah diamankan dari TKP,” jelas AKP Lalu Eka Arya.

Penyidik telah berkoordinasi dengan dokter pemeriksa untuk melakukan visum luar. Namun, hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara mendalam.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib.

“Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan medis terkait penyebab kematian korban. Kami akan terus menginformasikan perkembangan kasus ini,” tutup AKP Lalu Eka Arya.(sr/hpntb)

Tinawati Andra Soni: Gizi Baik Sejak Dini, Fondasi Utama Membangun SDM Berkualitas

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Agustus 2025 —  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menekankan bahwa asupan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi. Demikian disampaikan Tinawati Andra Soni, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, pada Kegiatan Pembinaan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Pendopo Kabupaten Pandeglang pada Senin, 25 Agustus 2025.

Tinawati menekankan bahwa pola konsumsi makanan keluarga harus sesuai dengan prinsip B2SA, terutama untuk ibu.  Menurutnya, asupan gizi yang baik sejak dini adalah kunci kualitas sumber daya manusia.

“B2SA bukan berarti harus mahal. Kita bisa memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” katanya. Pandeglang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, berupa hasil pertanian, perikanan, dan peternakan, dan sebagainya.  Kekayaan alam yang beragam serta bergizi. “Tinggal bagaimana kita mengolah dan menyajikannya secara kreatif dan seimbang,” ungkapnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Pandeglang  Rina Haryawati Fahmi menjelaskan Pembinaan B2SA dilaksanakan dalam rapat rutin TP PKK Kabupaten Pandeglang. Seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Pandeglang dan seluruh pengurus TP PKK di setiap kecamatan di Kabupaten Pandeglang hadir untuk menjalin hubungan dan meningkatkan pemahaman anggota dan pengurus PKK tentang cara melaksanakan tugas dan fungsi utamanya, yaitu Sepuluh Program Pokok PKK.

“Dalam rapat rutin kali ini, diselenggarakan juga sosialisasi program B2SA,” kata Rina.

Pada kesempatan itu, Tinawati juga mendorong para kader PKK menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.  “Mari kita wujudkan keluarga sehat dengan anak-anak yang cerdas, kuat, dan berdaya saing melalui pangan yang bergizi dan aman,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan juga menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya,  Ida Farida selaku perwakilan TP PKK Provinsi Banten.  Dalam kesempatan itu, Ida Farida menekankan bahwa gizi seimbang, perbaikan pola makan masyarakat, dan penggunaan makanan lokal seperti jagung dan singkong dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM.

Sedangkan, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Pandeglang Tanti Nasir menyampaikan materi tentang tugas PKK dalam mendorong masyarakat menuju pola hidup sehat dan memperkuat ketahanan keluarga.  Tanti Nasir mengatakan bahwa program bisnis-ke-negara (B2SA) harus semakin terintegrasi dan menjadi bagian dari budaya konsumsi masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan dukungan PKK di seluruh tingkatan, Provinsi Banten optimis mampu mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan berdaya saing melalui pangan yang beragam, bergizi, seimbang,” katanya.

Melalui program ini, TP PKK Provinsi Banten terus menggaungkan gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).(WartainBanten)

Gubernur Banten Andra Soni Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah dalam Rakor Infrastruktur PU

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Agustus 2025 — Gubernur Banten Andra Soni menyatakan komitmennya untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi Banten, dan kabupaten dan kota dalam pembangunan infrastruktur.  Ini disampaikannya pada Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum yang diadakan bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Senin, 25 Agustus 2025, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang.

Rakor dipandu oleh Asisten Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra Komarudin dan turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi H.

“Alhamdulillah hari ini bersama seluruh Bupati dan Wali Kota kami melakukan Rapat Koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum,” ungkap Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah berharap berharap tidak ada ego sektoral juga ego antar daerah. “Karena outputnya masyarakat atau rakyat,” ucapnya. Wagub berharap program pemerintah pusat disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Meskipun demikian, Fahmi Hakim, Ketua DPRD Provinsi Banten, mengungkapkan beberapa masalah terbaru yang dihadapi Provinsi Banten terkait konektivitas. Jalan nasional di Provinsi Banten sangat strategis, jadi perlu diperluas dan diperbarui.

Menurut Arlan Marzan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten, Provinsi Banten memiliki posisi strategis di jalur Jawa-Sumatera dan jalur perdagangan dengan negara lain. Saat ini, Provinsi Banten menghadapi masalah seperti alih fungsi lahan, kemacetan, banjir, air bersih, sanitasi, dan kondisi jalan.

Dikatakan, dalam rangka membantu pemerintah kabupaten/ kota, Program Bang Andra membangun 60 ruas jalan sepanjang 64 km dengan anggaran Rp183 miliar untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota. Sementara itu, 29 ruas jalan sepanjang 126 km diusulkan untuk dibangun ke Pemerintah Pusat dengan anggaran Rp645,7 miliar.

Terhadap penanganan banjir, lanjut Arlan, penanganan banjir di wilayah perkotaan berasal dari Sungai Cibanten, Cidurian, Kali Angke, Kali Sabi, dan Cirarab, kewenangannya pada Kementerian Pekerjaan Umum. Di sisi lain, terdapat 295 desa dan kelurahan yang memiliki kerawanan air sedang dan tinggi.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengusulkan penanganan banjir di Desa Tanjung Burung dari Sungai Cisadane dan Desa Pasir Apung dari Sungai Cidurian. Selain itu Pembangunan underpass Bitung juga dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan banjir. Untuk mencegah longsor, sungai Cirarab dinormalisasi dan dilengkapi dengan penurapan di Desa Pagedangan..

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dalam usulannya menyampaikan banjir di jalan nasional Desa margasari, Kecamatan Puloampel akibat gorong – gorongnya yang kurang lebar yang menyebabkan banjir. Ini juga berlaku untuk banjir di Kampung Candi, Puskesmas Puloampel karena tidak ada lorong menuju muara. Revitalisasi Kalimati Ciujung Lama, penyempitan dan sedimentasi dinding irigasi untuk ketahanan pangan, dan normalisasi dua belas sungai.

Sedangkan Bupati Lebak Moh Hasbi Asyidiki Jayabaya menyatakan bahwa program pembangunan jalan poros desa yang dibantu oleh Program Bang Andra sangat membantu. Dalam kesempatan itu, dia menyarankan untuk memperbaiki saluran irigasi untuk mendukung program ketahanan pangan, serta untuk melanjutkan SPAM Karian untuk menyediakan air bersih.

Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani dalam usulannya memaparkan sebanyak 23 kecamatan di Pandeglang terdampak luapan air sungai dan air rob. Breakwater dan sistem peringatan dini tsunami. Beberapa exit tol Serang – Panimbang rawan banjir. Untuk menjamin produktivitas stabil di Kabupaten Pandeglang, rehabilitasi jaringan irigasi pertanian juga diperlukan. Sistem yang terdiri dari jalan dan jembatan. Pengendalian sumber daya air yang terintegrasi untuk tujuan rekreasi, air baku, dan irigasi juga mengelola sampah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan usulan penanganan banjir Kali Angke, Kali sabi, Cirarab, serta Cisadane yang saat ini sudah dilakukan pembebasan lahan untuk normalisasi dan penurapan. Pembangunan flyover Sudirman dan underpass Maulana Hasanudin sangat penting untuk mengurangi kemacetan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam usulannya menyampaikan agar Kota Serang layak sebagai Ibukota Provinsi Banten perlu dibangun flyover Sudirman serta banjir di Pasar Rau dan sekitarnya akibat gorong – gorong yang kecil di jalan tol.

Sedangkan Wali Kota Cilegon Robinsar mengajukan usulan peningkatan Jalan Lingkar Selatan untuk aktivitas masyarakat dan industri. Pasalnya, industri mengungkapkan agak susah untuk melakukan ekspansi. Pada tahun 2026 juga akan membuka Jalan Lintas Utara Cilegon. Normalisasi trotoar dan drainase jalan protokol, Sungai Cibeber, serta tiga kolam retensi yang juga pompa air.

Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan dalam usulannya menyampaikan penanganan  banjir sungai Kali Angke, Pasanggrahan, dan Cisadane dengan 16 anak sungai. Di Kota Tangsel terdapat 37 titik rawan banjir dimana terdapat 15  titik banjir rutin. Penanganan sampah akibat minim lahan, menyiapkan MRT dan feeder untuk transportasi publik, dan membangun flyover Serpong dan underpass Jombang.

Kepala BBWS C3 Dedi Yudha Lesmana, yang mewakili Balai dan Satuan Kerja (satker) Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Banten, menyatakan bahwa usulan bupati dan wali kota akan diterima, terutama yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Usulan bupati/ wali kota kami tampung. Sebagian besar sedang kami laksanakan,” ucapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, Provinsi Banten optimistis mampu mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan ekonomi daerah.(WartainBanten)

WARGA APRESIASI TERHADAP PEMBANGUNAN PENINGKATAN JALAN DESA BETUNG SELATAN

0
module: BeautyModule; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: Beauty ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 116.0;
module: NormalModule;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 112.0;

PALI – Sumatera Selatan

Untuk mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan perekonomian Desa, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI), Sumatera Selatan melaksanakan Pembangunan infrastruktur dan pembangunan Peningkatan Jalan Produksi.

 

Seperti yang di lakukan oleh pemerintah kabupaten PALI melalui Dinas PU TR yang dilaksanakan oleh CV Pandawa Abab, dengan kegiatan Peningkatan Jalan Desa Betung Selatan, yang merupakan akses bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian.

 

Pemerataan pembangunan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) sampai sekarang sudah banyak memberikan dampak positif kepada masyarakat, Senin (25/08/2025)

 

Pembangunan tersebut sangat membantu masyarakat, Dapat memudahkan dan melancarkan kegiatan sehari hari warga, Selain itu jalan tersebut dapat dipakai masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian karena mayoritas masyakat Betung Selatan bertani.

module: NormalModule;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 109.0;

Seperti yang disampaikan Beni Warga Desa Betung Selatan saat di konfirmasi Awak media, Senin (25/08/2025), mengatakan kami sangat mengapresiasi atas kenerja pemerintah Kabupaten PALI yang telah membangun jalan produksi untuk masyarakat.

 

“Masyarakat Desa Betung Selatan sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten PALI yang telah melaksanakan membangun dan meningkatkan jalan produksi desa yang Sudah selesaikan pekerjaan nya dan dapat di manfaat kan oleh warga untuk mengangkut hasil Pertanian dan yang lain nya,” jelas kadus.

 

Lebih lanjut juga menjelaskan,” kami sebagai masyarakat sangat bersyukur, dengan ucapan terimakasih kepada Pemda, Karena masyarakat bisa beraktifitas dengan lancar, sehingga bisa meningkat kan hasil perekonomian masyarakat, “pungkasnya

Senada yang di sampaikan oleh Pajrin Kadus 4 Betung Selatan juga mengatakan, pembangunan tersebut untuk mempermudah Akses Aktifitas masyarakat dalam melaksanakan kegiatan pertanian.

“Peningkatan jalan tersebut merupakan upaya pemerintah kabupaten PALI untuk memajukan dan memudahkan masyarakat dalam beraktifitas pertanian, dan saya berharapan dengan terbangun nya jalan tersebut bisa meningkat hasil perekonomian masyarakat Desa Betung Selatan,” tutupnya.

Muhamad Randi. Warta.in (team)

Firdaus Hasbullah: PGK Sumsel Jadi “Dapur Gagasan” untuk Rakyat Kecil

0

Warta In | Palembang. – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan periode 2025–2028 resmi dilantik di Griya Agung Palembang, Senin (25/8/2025). Momen ini menjadi tonggak baru bagi PGK Sumsel dalam membangun ruang kontribusi strategis pemuda untuk pembangunan daerah dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa peran organisasi kepemudaan seperti PGK sangat dibutuhkan dalam memperkuat arah pembangunan.

“Organisasi seperti PGK jangan hanya hadir untuk mengkritik, tapi juga harus membawa solusi. Pemuda Sumsel harus ikut menyusun arah pembangunan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PGK, Bursah Zarnubi, SE, memberikan motivasi kepada kader muda PGK Sumsel agar menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

“Kalian semua akan menjadi orang hebat. Jangan lihat sekarang, lihat 20 tahun ke depan. Demokrasi memberi ruang, tapi kalian harus bangun jaringan, dari kampus, pertanian, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Ketua DPW PGK Sumsel terpilih, Firdaus Hasbullah—yang juga Wakil Ketua II DPRD PALI—menekankan bahwa PGK tidak boleh hanya menjadi wadah formalitas. Ia menegaskan, PGK harus hadir sebagai rumah kebangsaan yang inklusif dan produktif.

“PGK lahir dari rahim organisasi Cipayung Plus sejak 2013, digagas oleh Bang Bursah Zarnubi. Kita ingin PGK menjadi rumah besar pemuda, bukan sekadar papan nama. Kita harus menjadi dapur gagasan yang menyuarakan kepentingan rakyat kecil,” tegasnya.

Firdaus juga menggarisbawahi pentingnya nilai integritas, solidaritas, gotong royong, dan intelektualitas sebagai fondasi gerakan PGK ke depan.

“Sejarah mencatat mereka yang bergerak. PGK harus hadir di tengah masyarakat, menyusun solusi, dan membangun gerakan yang kolaboratif serta transformatif,” tambahnya.

Sebagai langkah nyata, PGK Sumsel telah merancang sejumlah agenda strategis, di antaranya Seminar Kebangsaan bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta program lingkungan “Cinta Sungai Musi” yang akan melibatkan aktivis mahasiswa dan komunitas lingkungan.

“Sungai Musi bukan hanya simbol, tapi sumber kehidupan. Menjaganya adalah bentuk nyata cinta kita pada tanah air,” ungkap Firdaus.

Ia juga mengajak PGK menjadi kekuatan pemersatu di tengah polarisasi sosial-politik yang berpotensi memecah belah bangsa.

“PGK harus jadi rumah besar yang terbuka bagi siapa pun yang ingin berjuang dengan ide,” tandasnya.

Pelantikan DPW PGK Sumsel ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PGK Bursah Zarnubi, Sekjen Hidayat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan se-Sumsel. Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebangsaan, dengan harapan besar agar pemuda Sumsel tidak hanya menjadi penonton sejarah, tetapi ikut menjadi aktor utama perubahan.(*)

Menkum Menolak Pemuda Karya Nasional Milik Mikail T.P Purba SH

0

Warta.in Medan 25/8/25 – Menteri Hukum Republik Indonesia menolak permohonan Mikail T.P Purba, SH terkait permohonan Pemuda Karya Nasional menjadi miliknya.

Sebelumnya Mikail T. P Purba, SH mendaftarkan Pemuda Karya Nasional kepada Menteri Hukum Republik Indonesia. Permohonan tersebut terdaftar dengan Nomor Permohonan JID2024111286 tertanggal 29 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan di website Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, permohonan tersebut telah ditolak Menteri Hukum.

Penolakan tersebut disambut baik oleh Arya Agustinus Purba, SH. Dalam keterangannya ia mengucapkan Terima kasih kepada Menteri Hukum yang telah menerima keberatan (oposisi) yang dilayangkannya terhadap permohonan tersebut.

“Meniru milik orang lain itu tidak baik dan Menteri Hukum sudah menjalankan prosedur hukum yang tepat dengan menolak permohonan yang meniru merek milik saya.”

Diketahui pada tanggal 20 Oktober 2024, Arya Agustinus Purba, SH melalui Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Karya Nasional melayangkan keberatan atau oposisi atas permohonan pendaftaran hak merek Pemuda Karya Nasional oleh Mikail T.P Purba, SH. Hal tersebut karena objek permohonan Mikail T.P. Purba, SH sama dengan milik Arya Agustinus Purba, SH yang telah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Menteri Hukum.

Merek tersebut terdaftar dengan nomor IDM000972425 tertanggal 30 Juni 2022 atas nama Arya Agustinus Purba, SH.
Terkait dengan keberlanjutan atas penolakan ini, Arya Agustinus Purba, SH mengatakan akan melakukan upaya Hukum terkait pihak – pihak yang telah memberikan keterangan tidak benar terkait Pemuda Karya Nasional.

Diketahui saat ini banyak pihak – pihak yang mencari panggung dengan mengatakan Arya Agustinus, SH tidak memiliki hak atas merek Pemuda Karya Nasional, pihak – pihak tersebut membuat narasi di konten media sosial dan komentar – komentar yang menyudutkan Arya Agustinus Purba, SH.

Disisi lain, Jordan Sitepu, SH selaku Sekretaris Umum Ormas DPP PKN Maju Jaya Abadi menghimbau kepada kader PKN Maju Jaya Abadi agar tetap satu komando dibawah kepemimpinan Ketua Umum Maruli Aner Siagian dan tidak terpancing dalam provokasi yang digulirkan pihak yang tidak bertanggungjawab. Jordan juga mengatakan mendukung langkah hukum yang akan dilakukan PKN Maju Jaya Abadi pasca ditolaknya permohonan Mikail T. P Purba, SH. (RP)

Ketua TP PKK Banten Apresiasi Pengelolaan Potensi Lokal di Agrowisata Bukit Sinyonya

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Agustus 2025 —   Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengunjungi Agrowisata Bukit Sinyonya yang terletak di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Senin (25/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati mengapresiasi Agrowisata Bukit Sinyo karena mampu memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan hasil bumi khas daerah dengan pemandangan alam yang indah.  Agrowisata Bukit Sinyonya memungkinkan pengunjung melihat langsung proses pengolahan biji kopi dan terlibat langsung dalam aktivitas masyarakat setempat.

Agrowisata Bukit Sinyonya dikelola BUMDes Warga Dekat Bandung Desa Bandung Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang.  Direktur BUMDes Warga Dekat Bandung Syaifullah, menjelaskan bahwa Agrowisata Bukit Sinyonya berdiri di atas tanah milik masyarakat yang kemudian dikelola bersama BUMDes dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pakuan Desa Bandung. “Ada 12 pemilik lahan yang telah bermitra selama 20 tahun dengan BUMDes. Inilah bentuk kerja sama yang mengedepankan kebersamaan dan profesionalitas,” jelasnya

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian Tinawati bersama TP PKK Provinsi Banten, di mana mereka dapat merasakan pengalaman menggiling padi secara tradisional, juga dikenal sebagai “ngagondang.” Tinawati juga mengamati bagaimana kopi robusta khas Kecamatan Banjar diolah. Di Desa Bandung, kopi robusta telah ditanam selama bertahun-tahun. Perkebunan kopi di desa seluas 16 hektare, dan puluhan hektare lagi tersebar di sepuluh desa di wilayah Banjar.

Menurut Syaifullah, Direktur BUMDes Warga Dekat Bandung, Agrowisata Bukit Sinyo terletak di tanah milik masyarakat yang kemudian dikelola oleh BUMDes dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pakuan Desa Bandung.

“Ada 12 pemilik lahan yang telah bermitra selama 20 tahun dengan BUMDes. Inilah bentuk kerja sama yang mengedepankan kebersamaan dan profesionalitas,” jelasnya.

Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadi Harja, selain kopi, Bukit Sinyo juga memiliki ikan endemik bernama Ikan Sinyo, yang sekarang menjadi ikon khas daerah. “Keberadaan kopi robusta dan ikan sinyonya memperkaya daya tarik wisata desa kami.” Kami optimis Bukit Sinyonya akan semakin dikenal dengan dukungan semua pihak,” katanya.

Agrowisata Bukit Sinyonya saat ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kecamatan Banjar. Tempat ini menawarkan keindahan alam serta menjadi pusat pendidikan dan ekonomi kreatif bagi masyarakat desa.(WartainBanten)