27.7 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 493

Pengelola & Operator Jaringan Website Judol Internasional Di Ringkus Tim Siber Bareskrim Polri

0

Warta.in-Rejang Lebong

Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan besar judi online internasional yang selama ini beroperasi melalui sejumlah website populer. Tiga orang tersangka berinisial AF, BI, dan MR ditangkap pada 20 Agustus 2025 sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Jakarta Utara.Jakarta, 25 Agustus 2025

Ketiganya berperan sebagai admin customer service (CS) serta leader operator/CS marketing dari situs judi online Slotbola88, Inibet77, dan Rajaspin, yang diketahui melayani pemain dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

 

Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan lima tersangka pemain judi online oleh Ditreskrimsus Polda D.I. Yogyakarta pada 10 Juli 2025 lalu. Setelah dilakukan penelusuran digital mendalam, penyidik menemukan adanya keterkaitan langsung antara para pemain dan jaringan operator yang dikelola oleh AF, BI, dan MR.

“Penangkapan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber, khususnya judi online yang saat ini telah menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung Prakoso.

Ketiga tersangka kini telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri sejak 21 Agustus 2025. Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 2 UU ITE, Pasal 82 dan Pasal 85 UU Transfer Dana, Pasal 303 KUHP, serta Pasal 3, 4, dan 5 UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukuman maksimal yang menanti mereka adalah 20 tahun penjara.

Pihak Dittipidsiber Bareskrim Polri menyampaikan bahwa keterangan lengkap terkait pengungkapan kasus ini akan dipaparkan dalam konferensi pers resmi di Bareskrim Polri dalam waktu dekat.(****)

Pengingkaran Republik Terhadap Bangsa

0

*Pengingkaran Republik Terhadap Bangsa*

*Tjiasem, 23 Agustus 2025*

Ditulis oleh:  Pajar Riskomar

*Pendahuluan*

Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, terdapat perbedaan mendasar antara konsep Bangsa dan Rakyat. Bangsa Indonesia adalah entitas kolektif yang memiliki kesadaran sejarah, budaya, dan cita-cita bersama. Sementara rakyat Indonesia adalah kumpulan individu yang tinggal di wilayah Indonesia, namun belum tentu memiliki kesadaran kebangsaan yang sama. Maka, kedaulatan sejatinya berada di tangan Bangsa, bukan semata-mata Rakyat.

Proklamasi 17 Agustus 1945 oleh Bung Karno dan Bung Hatta dilakukan atas nama Bangsa Indonesia, bukan negara republik. Republik Indonesia secara de facto baru terbentuk pada 18 Agustus 1945, dengan Pancasila sebagai dasar berbangsa dan UUD 1945 sebagai konstitusi bernegara.

*Krisis Sistemik: Pancasila dan UUD 1945 Terpinggirkan*

Pancasila dan UUD 1945 telah mengalami degradasi akibat penetrasi ideologi asing dan pengkhianatan internal. Sistem demokrasi liberal yang diadopsi bukanlah produk nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, melainkan warisan Yunani kuno: Demos (rakyat) dan Cratos (kekuasaan). Demokrasi menempatkan kekuasaan di tangan rakyat, bukan bangsa. Ini bertentangan dengan semangat kedaulatan bangsa yang menjadi fondasi kemerdekaan Indonesia.

*Reformasi 1998: Awal Neo-Kolonialisme?*

Reformasi 1998 sering dipandang sebagai tonggak demokratisasi, namun sesungguhnya terjadi tanpa arah sistemik yang jelas. Gerakan tersebut dimotori oleh elite politik yang terobsesi kekuasaan, dibalut narasi anti-KKN dan pelanggaran HAM. Ironisnya, reformasi justru membuka pintu bagi infiltrasi ideologi asing dan menjauhkan generasi bangsa dari nilai-nilai Pancasila.

Amandemen UUD 1945 yang telah dilakukan empat kali, dan direncanakan hingga enam kali, berpotensi menghapus identitas konstitusional bangsa. Jika amandemen kelima dan keenam terjadi, dikhawatirkan Indonesia akan kehilangan jati diri dan eksistensinya sebagai negara berdaulat.

*MPR: Dari Lembaga Tertinggi Menjadi Sekadar Formalitas*

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang dahulu merupakan lembaga tertinggi negara kini kehilangan wibawa. Keanggotaannya didominasi oleh partai politik yang lebih mengutamakan kepentingan kelompok daripada bangsa.

Komposisi ideal Majelis Permusyawarayan Rakyat (MPR) harus berkesesuaian dengan sila – sila di dalam teks Pancasila. Karena Pancasila adalah Sistem Majelis. Antara lain :

1. Majelis Ketuhanan Yang Maha Esa, adalah wujud tegak dan berdaulatnya kebenaran atas dasar kebenaran agama yang diakui di indonesia (agamawan/rohaniawan).

2. Majelis Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab adalah wujud tegak dan berdaulatnya kebenaran atas dasar kebenaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (akademisi).

3. Majelis Persatuan Indonesia adalah wujud tegak dan berdaulatnya kebenaran atas dasar kebenaran ideologi Kebangsaan Indonesia (TNI +)

4. Majelis Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan adalah wujud tegak dan berdaulatnya kebenaran atas dasar kebenaran Etika, Estetika dan Budaya Bangsa Indonesia (Raja, Sultan, Pemangku Adat & Budayawan).

5. Majelis Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia adalah wujud tegak dan berdaulatnya kebenaran atas dasar kebenaran Potensi dan Profesi Bangsa Indonesia (Profesional).

Sehingga jelas bahwa MPR adalah perwujudan dari sebuah bangsa sebagai lembaga tertinggi negara yang memiliki fungsi pertimbangan, penetapan dan pengawasan arah kebijakan presiden dan wakil presiden beserta lembaga – lembaga tinggi lainnya dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Begitupun tentang pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih oleh MPR. Sehingga kedudukan mandataris MPR jelas dan konstitusional, tidak formalitas ceremonial.

Kemudian muncul pertanyaan : Apakah pemilihan presiden dan wakil presiden pasca presiden ke – 5 sebagai mandataris MPR atau “mandataris” Komisi Pemilihan Umum (KPU) ? petugas partai atau abdi negara ?

*Gerakan “Bubarkan DPR”: Harapan atau Ilusi?*

Seruan demonstrasi bertema “Bubarkan DPR” pada 25 Agustus 2025 di Jakarta menunjukkan keresahan publik. Namun gerakan ini dinilai parsial dan tidak revolusioner. Tuntutan ideal seharusnya mencakup:

– Penegakan Pancasila sebagai dasar negara

– Kembali ke UUD 1945 yang asli

– Pemulihan kedudukan MPR sebagai lembaga tertinggi

– Pembubaran partai-partai politik yang tidak berpihak pada bangsa

Tanpa tuntutan yang menyentuh akar persoalan, gerakan ini berisiko menjadi sekadar pelampiasan emosional.

*Dekrit Presiden: Jalan Terakhir?*

Jika situasi nasional mencapai titik chaos yang mengancam stabilitas pertahanan dan keamanan negara, maka Presiden Republik Indonesia patut dan layak mempertimbangkan untuk mengeluarkan Dekrit. Hal ini menjadi relevan ketika produk hukum nasional telah terkontaminasi oleh sekularisme, liberalisme, dan kapitalisme, yang menghancurkan norma beragama, berbangsa, dan bernegara.

*Ibu Pertiwi Menangis*

Kedurhakaan bangsa Indonesia terutama para pemimpin atau pemangku kebijakan, tercermin bangsa yang menyakiti Ibu kandungnya sendiri. Berpaling muka mengabaikan keberadaan serta ketulusan Ibu Pertiwi. Indikator teguran Tuhan Yang Maha Esa, telah menurunkan ayat-ayat “penghancur”, dan bahkan ‘pemusnah” melalui empat matra alam: api, angin, air, dan tanah. Perumpamaan keadaan tersebut kita korelasikan dengan riwayat Nabi Muhammad SAW yang ditegur oleh Allah SWT melalui Wahyu – Nya QS. Abasa (surat ke-80). Sebetulnya saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada teguran serupa atas krisis etika dan moral yang melanda.

*Refleksi Kemerdekaan ke-80: Apa yang Menanti di 2026?*

Perayaan kemerdekaan ke-80 pada 17 Agustus 2025 menjadi momentum reflektif. QS. Abasa (surat ke-80) dan QS. At-Takwir (surat ke-81) menjadi simbolik spiritual yang mengiringi usia bangsa. Pertanyaannya: Apakah bangsa Indonesia mau mengembalikan “kesadarannya” ? Mampukah !!! apa yang akan terjadi di tahun 2025 – 2026? Wallahu a’lam.

*Penutup*

Tulisan ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai ajakan untuk merenung, berdiskusi, dan bertindak demi keselamatan bangsa. Mari kita baca, pelajari, pahami, dan tafakuri bersama para ahli. Mohon maaf atas segala kekurangan, itulah keterbatasan penulis sebagai manusia biasa.

Majelis Titik Nol Tjiasem

“Pancasila Berdaulat, Bangsa Selamat”

Kerja bakti gotong royong bersama kepala desa Bapak H.Darlani Hariyanto desa Betung Selatan

0
module: BeautyModule; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: Beauty ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 121.0;
module: NormalModule;
touch: (0.008333334, 0.008333334);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 113.0;

PALI – Sumatera Selatan

Pemerintah Desa Betung Selatan, kecamatan Abab, kabupaten Penukal Abab lematang ilir (PALI), Sumatera Selatan, melaksanakan kegiatan gotong royong Membersihkan sampah di pinggir jalan.

Kegiatan ini merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi identitas masyarakat desa, seperti yang di lakukan masyarakat sekitar secara bersama-sama, Pemdes dan BPD, salah satunya kerja bakti yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar yang dilaksanakan secara gotong royong.

Kerja bakti masih sering dilaksanakan meskipun dalam pelaksanaanya belum rutin tiap minggu atau tiap bulan, seperti membersihkan Sungai atau pun lingkungan sekitar.

Bertepatan dimulai dari hari Jum’at tanggal 22 Agustus 2025 sampai dengan hari Minggu 24 Agustus 2025, selama tiga hari berturut-turut pemerintahan Desa Betung Selatan, BPD dan juga warga lingkungan melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan taman Desa, Sampah sepanjang jalan Desa Betung Selatan.

module: BeautyModule;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: Beauty ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 125.0;

Seperti yang sampaikan oleh H.Darlani Haryanto Kepala Desa Betung Selatan kepada awak media, Minggu (24/08/2025) kegiatan gotong royong ini merupakan momen dalam rangka peringatan HUT RI Ke-80, “Kegiatan gotong royong Pembersihan taman Desa dan sampah di sepanjang jalan Desa,”ucapnya.

Lebih lanjut Darlani juga menambahkan, “Kerja bakti membersihkan lingkungan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran, sampah dan rumput. Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit. Kebersihan aliran Sungai juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan.”tutup Kades.

Muhamad Randi. Warta.in

Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi

0

Antisipasi Kemacetan Anggota jaga Polsek Ngimbang Secara Rutin Melaksanakan Commanderwish Pagi

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Simpang tiga Terminal Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Senin(25/08/2025)pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji R. dan Briptu Andika melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Antisipasi Kejahatan Dan Cegah 4C di Malam Hari

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light Guna Antisipasi Kejahatan Dan Cegah 4C di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah Obyek vital dan daerah rawan kejahatan Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada,Minggu (24/08/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji R,dan Briptu Andika dengan sasaran di lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, ATM BRI dan R3 Mart Tanjung serta daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Operasi SAR Gabungan Diperairan Sembalun, Ahirnya Temukan Pekerja Tambak Hilang Tak Bernyawa

0

 

Operasi SAR Gabungan Diperairan Sembalun, Ahirnya Temukan Pekerja Tambak Hilang Tak Bernyawa

Warta.in
Lombok Timur,NTB — Suasana haru menyelimuti Pantai Elong-Elong, Dusun Kokoq Putek, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, usai ditemukannya pekerja tambak udang PT Kosambi Victorilac yang sempat hilang, saat melakukan perbaikan pipa HDPE. Korban bernama Indra Nurhidayat (30), warga Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (22/8/2025) sore, setelah operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., M.H., menjelaskan jika proses pencarian dilakukan secara maksimal, dengan mengerahkan Kapal Polisi XXI-2012 dan XXI-1002, Satpolair Polres Lombok Timur, Basarnas Mataram, serta bantuan masyarakat setempat. Bahkan, teknologi robot ROV (Remotely Operated Vehicle) turut dikerahkan untuk membantu menyisir dasar laut.

“Sejak laporan pertama masuk, seluruh unsur langsung bergerak. Kami berkoordinasi dengan Basarnas, Polsek Sembalun, dan masyarakat untuk memastikan pencarian dilakukan secepat mungkin. Syukur alhamdulillah, meskipun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, setidaknya keluarga bisa segera mendapatkan kepastian,” tutur sapaan Kombes Boy Samola itu.

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 14.00 Wita, ketika Indra bersama tiga rekannya berangkat menggunakan perahu fiber, menuju lokasi perbaikan pipa HDPE, yang berjarak sekitar 108 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 40 meter. Beberapa menit kemudian, Indra turun menyelam untuk memperbaiki pipa, sementara tiga rekannya menjaga kompresor di atas perahu.

Namun, sekitar 15 menit berselang, selang pernapasan Indra tiba-tiba muncul ke permukaan tanpa dirinya. Rekan-rekannya langsung berusaha menyelam mencari, tetapi upaya pencarian manual selama 30 menit tidak membuahkan hasil. Hanya sepatu katak milik Indra yang ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita, sekitar 25 meter dari lokasi awal.

Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Sembalun, yang kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan, untuk operasi pencarian lebih lanjut.

Pencarian berlangsung sejak pagi dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menggunakan rubber boat untuk menyisir laut dengan area 2 nautical mile, sedangkan SRU kedua melakukan penyisiran di sepanjang pantai sejauh 2 kilometer.

Meski upaya sempat nihil hingga siang hari, pencarian kembali dilanjutkan usai istirahat. Akhirnya, pukul 16.00 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah dievakuasi menuju Puskesmas Sembalun sebelum dipulangkan kepada keluarga.

“Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 18.00 Wita setelah korban ditemukan. Terima kasih kepada semua unsur yang terlibat – mulai dari Basarnas, Polairud, Polsek Sembalun, tenaga medis Puskesmas, hingga masyarakat yang dengan tulus ikut membantu,” kata Kombes Boy Samola.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan risiko tinggi pekerjaan di laut, khususnya penyelaman di kedalaman ekstrem. Namun di balik duka, sinergi antara aparat, instansi terkait, dan warga setempat memperlihatkan semangat kebersamaan yang kuat di NTB.(sr/hpntb)

Berantas Tambang Ilegal: Polres Muara Enim Amankan Ekskavator dan Pelaku

0

Warta In | Muara Enim, – Polres Muara Enim, di bawah pimpinan Kapolres AKBP Jhoni Eka Putra, S.H., S.I.K., M.Si., kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penambangan ilegal.

Pada hari Rabu, 13 Agustus 2025, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Yogie Sugama Hasyim, S.T.K., S.I.K. bersama Kanit Pidsus Iptu Zakwan Rifqi, S.Tr.K., berhasil mengungkap aktivitas penambangan batubara ilegal di Desa Penyandingan, Tanjung Agung.

Operasi ini berhasil mengamankan dua pelaku berinisial TA dan ID, serta sebuah ekskavator Kobelco berwarna biru tosca dan perangkat komunikasi yang diduga digunakan untuk berkoordinasi dengan pemodal.

Aktivitas ilegal ini diketahui telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mengakibatkan kerugian besar bagi negara dan kerusakan ekosistem lingkungan sekitar.

Dari lokasi penangkapan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang signifikan, termasuk satu unit ekskavator Kobelco, satu unit mesin pompa air, 15 jeriken solar berukuran 35 liter, dua unit ponsel, dan 10 kg sampel batubara untuk uji laboratorium.

Selain itu, lahan pertambangan ilegal seluas dua hektare juga turut diamankan.

Menanggapi keberhasilan operasi ini, Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasat Reskrim AKP Yogie Sugama Hasyim menegaskan, “Penindakan ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI dalam pidato kenegaraan dan surat telegram Kabareskrim Polri terkait pemberantasan tambang ilegal di seluruh wilayah Indonesia”.

“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi penambangan ilegal. Selain merugikan negara, aktivitas ini juga merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Kami akan usut tuntas kasus ini hingga ke akarnya,” ujarnya, Minggu (24/8/25).

Menurut Akp Yogie, Polres Muara Enim berencana untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Penuntut Umum (JPU), Kementerian ESDM, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memperkuat proses hukum.

“Komitmen ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas kejahatan lingkungan dan memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya.(*)

Polsri Gelar Wisuda ke-41, Luluskan 2.774 Mahasiswa

0

Warta In | Palembang. – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menggelar wisuda ke-41 bertempat di Auditorium Unsri Indralaya pada 23-24 Agustus 2025.

Hadir Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ir. Irawan Rusnadi, M.T, Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Zulkarnain, SE.,MM. Turut hadir Rektor Unsri dan Pimpinan Perguruan Tinggi, Forkompinda Sumsel, Ketua dan anggota senat Akademik serta segenap Civitas Akademik, Ketua dan Pengurus IKA Polsri, Pimpinan Perusahaan dan Industri Mitra Polsri dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Zulkarnain menyampaikan semakin hari lulusan Sarjana terus bertambah khusunya di Sumsel. Sementara lapangan pekerjaan sedikit.

“Kami berharap Lulusan Polsri mampu membuka lapangan kerja baru. Karena sebagai lulusan Vokasi yang memiliki keterampilan dibidangnya masing-masing,” ujarnya.

Direktur Polsri, Ir.Irawan Rusnadi,M.T mengatakan, Politeknik Negeri Sriwijaya pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2025, dengan bangga mewisuda 1.420 orang lulusan dan Minggu tanggal 24 Agustus mewisuda 1.354 orang lulusan. Prosesi ini menjadi wujud komitmen Polsri dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Kepada para wisudawan dan wisudawati yang saya banggakan, selamat atas pencapaian yang luar biasa ini. Wisuda hari ini menandai akhir dari sebuah perjalanan akademik dan awal dari babak baru dalam kehidupan profesional dan pribadi Anda. Setiap ujian, tugas, dan proyek yang telah Anda lalui adalah langkah penting menuju hari ini. Anda telah menunjukkan ketekunan, kecerdasan, dan komitmen yang patut dicontoh. Kami sangat bangga dengan pencapaian Anda semua,” ujarnya.

Lebih lanjut Irawan menuturkan, ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya saya sampai
kan kepada seluruh dosen serta tenaga kependidikan atas kerja keras dan kerja
sama yang terjalin dalam melaksanakan tugas mendidik, membimbing, dan menginspirasi mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studi dan di wisuda pada hari ini. Semua pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa dukungan, kerja sama, dan kepercayaan dari seluruh pihak yang terlibat di lingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya.

“Ini adalah momen yang istimewa dan bersejarah, di mana kita semua merayakan prestasi mereka. Momen ini mencerminkan keberhasilan melewati banyak tantan gan akademik dan pribadi. Kita berkumpul di sini tidak hanya menghadiri perayaan akademik, tetapi juga penghormatan bagi Bapak/Ibu/Wali yang telah mendukung
di belakang layar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Prestasi yang diraih hari ini menjadi bukti kerja keras yang konsisten, tekad, dan kolaborasi
antara mahasiswa, keluarga, serta pendidik,” katanya.

Irawan menjelaskan, Polsri secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran mela
lui penerapan pendekatan berbasis produksi dan jasa sesuai standar dan prosedur industri. Pendekatan ini diimplementasikan di lingkungan yang menyerupai dunia kerja nyata melalui pembangunan Kampus Teaching Factory di Keramasan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
atas pemberian lahan di wilayah Musi II untuk pengembangan sarana dan prasarana Polsri, serta kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan SIAK atas dukungan dalam perluasan kampus,” bebernya.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah, pemangku kepentingan dan khususnya mitra industri yang telah mempercayakan pendidikan karyawannya kepada Polsri, termasuk PT Bukit Asam (PT BA) yang saat ini memiliki sejumlah karyawan melanjutkan studi di Polsri. Keberhasilan Polsri dalam menarik calon mahasiswa dan menghasilkan alumni yang diakui dunia kerja merupakan hasil dari dukungan bersama, fasilitas yang memadai, proses pendidikan komprehensif, serta kemitraan yang berkelanjutan.
Kami memberikan penghargaan mendalam kepada mitra industri yang telah memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa. Pengalaman langsung di lingkungan kerja ini sangat berharga dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis tentang dunia industri.Dengan dukungan berkesinambungan dari pihak industri, Polsri optimis dapat terus berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia berkualitas sesuai kebutuhan industri, sekaligus memperkuat kerja sama yang saling menguntungka
n di masa mendatang,” tuturnya.

Dia menerangkan, wisuda bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju perjalanan karier yang sesungguhnya. Perubahan status menjadi Ahli Madya, Sarjana Terapan, atau Magister membawa tanggung jawab baru yang menuntut adaptasi dan pengembangan keterampilan berkelanjutan.

“Saat ini kita berada di Era yang ditandai oleh kemajuan teknologi pesat
seperti AI, IoT, otomatisasi, dan big data. Dunia kerja kini memerlukan lebih
dari sekadar pengetahuan akademis; keterampilan berpikir kritis, inovasi, dan
adaptasi cepat menjadi keharusan agar tidak tertinggal. Konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka menjadi pilar pendidikan modern yang relevan dengan tuntutan zaman. Pendidikan tidak lagi sebatas mengikuti kurikulum, tetapi juga menuntut inisiatif dan tanggung jawab pribadi dalam pembelajaran. Lulusan perguruan tinggi diharapkan terus menghidupkan semangat Merdeka Belajar, membentuk karakter yang siap belajar sepanjang hayat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan dunia profesional,” paparnya.

“Saat ini kita memasuki tahap baru untuk menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata. Teruslah mengembangkan hard skill dan soft skill. Penting untuk meningkatkan komunikasi, kerjasama, serta karakter melalui pelatihan profesional guna
mengembangkan karier. Kita dituntut untuk kreatif dan membangun jaringan yang solid, serta berkontribusi positif kepada masyarakat. Gunakan pengetahuan yang telah saudara miliki dengan bijaksana dan jadilah agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Dengan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat dan dunia, kita dapat memanfaatkan pengetahuan serta keterampilan kita untuk mengatasi
berbagai masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi. Oleh karena itu, mari kita terus meningkatkan keterampilan melalui pelatihan profesional agar dapat bersaing dengan sukses di pasar kerja yang semakin kompetitif.Sekali lagi, selamat atas pencapaian besar ini. Semoga Saudara meraih kesuksesan berkelanjutan dalam hidup dan karier. Saat kalian melangkah ke dunia yang lebih luas, ingatlah bahwa kalian memiliki kemampuan dan pengetahuan yang
luar biasa. Manfaatkan potensi ini untuk berkontribusi pada perubahan positif
di masyarakat dan dunia. Jadilah agen perubahan yang membawa nilai kemanusiaan, pemahaman, dan kerjasama antar bangsa. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari komunitas pendidikan ini, dan semoga kalian terus bersinar di masa depan,” pungkasnya. (*)

Wakil Bupati Sidoarjo Lepas Olahraga Jalan Sehat HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025

0

Wakil Bupati Sidoarjo Lepas Olahraga Jalan Sehat HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025

Sidoarjo,(24/08/25)

Tidak kurang dari 650 warga RW.08 Perumahan TNI AL Jalagriya Kedungkendo Candi Sidoarjo Minggu,(24/08/25) mengikuti olahraga jalan sehat dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025, dimana Wakil Bupati Sidoarja Hj. Mimik Idayana melepas keberangkatan jalan sehat tersebut.

Seluruh warga RW.08 yang tinggal di Perumahan Jalagriya TNI AL Kedungkendo Candi Sidoarjo yang terdiri dari 5 RT ( RT.24, RT. 25, RT.26, RT 27 dan RT.28) turun semua baik orang tua, anak bahkan cucu dengan senang hati mengikuti olahraga jalan sehat yang diadakan setahun sekali ini.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana sebelum melepas keberangkatan jalan sehat memberikan sambutan, seluruh warga RW.08 Kedungkendo diharapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan dalam mengisi Kemerdekaan yang telah di perjuangkan oleh para pendiri negeri ini.

Sementara itu Ketua Panitia HUT Ke-80 Kemerdekaan RW.08 Kedungkendo Candi Sidoarjo Ny.Winarni menyampaikan route jalan sehat dengan mengelilingi jalan yang melintas ke 5 RT, serta menyampaikan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, harapannya penyelenggaraan di tahun depan akan lebih baik lagi.

Pada kesempatan yang sama Ketua RW. 08 Hadi Purnomo mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua RT dijajarannya yang telah mendorong warganya untuk ikut berpatisipasi dalam pelaksanaan olahraga jalan sehat, serta mengucapkan banyak terima kasih kepada Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana serta seluruh warga atas donaturnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Seusai olahraga jalan sehat seluruh warga dengan sabar menanti undian/ doorprize yang disediakan oleh panitia berupa mesin cuci, kompor gas, blender , alat-alat dapur dan ratusan sembako yang kesemuanya bersumber dari para donatur.

Ada satu hadiah berupa rupiah yang diperuntukkan buat RT yang mengikutsertakan warganya dengan katagori peserta terbanyak, pada kesempatan kali ini di raih oleh RT.27 yang di nahkodai oleh Ketua RT Agus Sudibyo melibatkan 140 orang dari 70 KK yang ada. Sedangkan hadiah utama berupa mesin cuci jatuh di tangan Ibu Suryanto F3/40 dari RT.26.

Sebelum undian / doorprize dilaksanakan, 5 RT dalam RW.08 menampilkan kesenian meliputi drama, gerak dan lagu serta tari tarian mulai dari anak anak, remaja hingga ibu-ibu yang mampu menghibur peserta olahraga jalan sehat(dar).

Irjen Pol Andi Rian Ikuti Latihan Menembak Bersama Pejabat Utama di Lapangan Hastiguna

0

Warta In | PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel. Pada Sabtu (23/8/2025), Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan latihan menembak yang digelar di Lapangan Tembak Hastiguna, Satbrimob Polda Sumsel.

Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dengan penuh antusias. Latihan menembak ini tidak hanya bertujuan mengasah keterampilan teknis penggunaan senjata api, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga ketenangan, konsentrasi, serta kedisiplinan personel dalam situasi nyata di lapangan.

Irjen Pol. Andi Rian menegaskan bahwa kemampuan menembak merupakan salah satu kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Polri. “Latihan ini penting untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus sebagai evaluasi sejauh mana keterampilan menembak dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain sebagai kegiatan pembinaan kemampuan, latihan menembak tersebut juga menjadi wadah mempererat kekompakan dan sinergi antarpejabat utama Polda Sumsel. Suasana keakraban tampak terjalin selama kegiatan berlangsung, sehingga menambah semangat personel dalam mengikuti latihan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan aman. Panitia pelaksana memastikan standar keselamatan dipatuhi secara ketat, mulai dari pengecekan senjata hingga prosedur pelaksanaan tembakan. Dokumentasi kegiatan ini pun turut disusun untuk dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan apresiasi.

Dengan adanya latihan menembak ini, Polda Sumsel menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga profesionalitas, meningkatkan kompetensi personel, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.