31.4 C
Jakarta
Senin, April 6, 2026
Beranda blog Halaman 527

Mari Kita Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Ini Beberapa Hal Diungkapkan

0

Warta In | Palembang,- Dalam rangka persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melaksanakan rapat persiapan peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan RI tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M.

Adapun turut hadir didalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel, Perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Sumsel, Perwakilan dari Kasdam II/Sriwijaya, perwakilan dari Kepolisian Daerah Sumsel, perwakilan dari Danrem 044/Gapo, dan undangan lainnya, Senin (4/8/2025).

Dikatakan Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Sumsel H Zulkarnain, S.E., M.M, kita sudah melakukan rapat pertama di bulan Juni 2025 persiapan untuk pembentukan panitianya, dan kedua hari ini kita sudah lakukan rapat koordinasi untuk pelaksanaan, persiapan pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 80 pada tahun 2025.

Rangkaian acaranya pertama pemberian penghargaan Satya Lencana kepada pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Sumsel ini di tanggal 13 Agustus 2025. Selain itu juga pengukuhan pasukan paskibraka yang akan dilaksanakan juga pada tanggal 13 Agustus 2025.

“Rangkaian selanjutnya adalah pidato kenegaraan rencananya pada tanggal 15 Agustus 2025, dan pada tanggal 16 Agustus 2025 kita renungan suci di Makam Taman Makam Pahlawan pukul 00.00 WIB,” ujarnya.

Kemudian, pada tanggal 17 Agustus 2025 kita upacara yakni peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025 pada paginya dengan menaikkan bendera sang saka merah putih, dan pada sore harinya sendiri kita melakukan penurunan bendera sang saka merah putih.

Dari siswa, siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kita libatkan, termasuk penyanyinya sendiri yakni dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kusuma Bangsa (Kumbang).
“Sedangkan untuk Obadenya dari SMA, SMK, untuk drum bandnya juga dari SMA, SMK, dan dari Polda Sumsel. Harapannya setiap instansi turut meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 tahun 2025 ini seperti yang disampaikan oleh Presiden RI,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 tahun 2025 baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat, silahkan untuk merayakan ini semeriah mungkin sebagai kehormatan kita kepada para pejuang kita yang telah merebut Kemerdekaan ini.

Rangkaianmya sudah 50 persen lebih, karena Surat Keputusan (SK) Kepanitiaannya sudah ada, untuk latihan Paskibrakanya sudah dilaksanakan, dari seksi-seksi masing-masing sudah mempersiapkan kegiatan masing-masing untuk pelaksanaannya.

“Tinggal gladi bersihnya saja, di rencanakan pada tanggal 15 Agustus 2025 nanti akan diadakan gladi bersih. Sedangkan untuk undangannya sudah kita persiapkan sekitar 3000, baik peserta maupun undangan,” katanya.

Menurut Pelaksana Tugas Karo Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, S.E., M.M, ini bukan hanya simbolis saja atau tercatat nama besar bapak/ibu dan jajaran, akan tetapi kami berharap dengan amat sangat sinergi untuk kita bersama agar HUT Kemerdekaan RI ke 80 ini gebyarnya lebih kepada naluri kita sebagai bangsa Indonesia penerus pembangunan khususnya di provinsi Sumsel.

Karena kami lihat terutama di pada saat olahraga saja kelihatan, bahwasanya hanya beberapa segelintir orang saja mewakili daripada jajarannya. Kalau tahun ini kami berharap salah satu daripada jajaran rangkaian ini kita ikuti dengan seksama, dengan secara kompak, dan menjalin kekeluargaan.

“Agar sinergitas tetap terjalin dengan baik, dan karena setelah rapat ini, bapak/ibu dipersilahkan untuk mengadakan rapat di bidang masing-masing atau pun di seksi masing-masing, setelah itu dilaporkan ke sekretariat kami,” ucapnya.

Masih disampaikannya, disini kami untuk menyampaikan lampiran Keputusan daripada Gubernur Sumsel tentang pembentukan panitia penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 tahun 2025 di provinsi Sumsel. Adapun sebagai Penasehat yakni Gubernur Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Ketua Pengadilan Tinggi Palembang.

Adapun sebagai Pengarahnya sendiri yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Kasdam II Sriwijaya, Wakapolda Sumsel, Danrem O44/Gapo, Walikota Palembang, Kapolrestbes Palembang, Danlanal, serta Danlanud Herlambang.

“Bahwasanya direncanakan pada hari Rabu yakni pada tanggal 13 Agustus 2025 itu pemberian Satya Lencana Karya Satya, mengingat jumlah yang harus disampaikan ke kami, karena kami akan menempat di mana yang pas untuk di griya agung, apakah di joglo atau di pendopoan,” imbuhnya.

KJJT Jawa Timur Ancam Demo Besar – Besaran, Kalau Bupati Situbondo Tidak Minta Maaf Secara Terbuka

0

SURABAYA//Warta.in, – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT), mengecam dan mengutuk tindakan anarkis atas kekerasan terhadap wartawan saat wawancara Bupati Situbondo, yang tampak emosi saat menerima sejumlah massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat.

Akibat kekerasan itu, seorang wartawan Radar Situbondo, Humaidi, dirawat di Rumah Sakit setempat karena menderita luka memar di tulang rusuknya.

Ade. S Maulana ketua umum yang memimpin ratusan jurnalis/wartawan komunitasnya, menyesalkan kejadian itu, tindakan yang dilakukan oknum yang diduga ‘pendukung’ atau simpatisan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, itu termasuk merusak kebebasan pers, dan menghalang-halangi tugas wartawan.

Jelas kata Ade, pasal tersebut berbunyi. Menghalangi tugas wartawan diatur dalam pasal 18 ayat (1) Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Pasal ini menyatakan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dan dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan (3) dapat dikenai sanksi pidana. Sanksinya berupa pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000.

“Bila perlu kasus tersebut tidak jadi ‘bola liar’ segera ditarik dan ditangani pihak penyidik polda jatim, kami lebih percaya itu. Tidak ada intervensi dari pihak manapun,” pintanya, Senin (04/08/2025).

Lebih lanjut kata Ade, aksi solidaritas rekan-rekan KJJT siap akan memenuhi pintu gerbang mapolda jatim. Jika 1 kali 24 jam pihak Bupati Situbondo tidak minta maaf secara terbuka kepada seluruh media baik cetak maupun elektronik.

“Jangan menguji ke kompakan profesi kami bapak Bupati, meski kami hanya bertugas sebagai kuli tinta di lapangan. Dari Sabang sampai Merauke, mereka rekan seprofesi kami, jika ada rekannya tersakiti, jelas akan turun aksi sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap korban Humaidi dari media Radar Jawa Pos Group.” Tegas Ade.

Melihat kronologi yang disampaikan terkait kejadian itu, jelas bahwa ada pelaku penganiayaan, yang bisa dijerat pasal 351 juncto UU pokok Pers nomor 40 tahun 1999, pasal 18 ayat 1 tersebut.

Menurut hemat Ade, seharusnya Bupati Situbondo tidak arogan, tidak sok kuasa dan menghina rekan jurnalis yang sedang bertugas. Betapa pun reaksi dari jurnalis saat meliput aksi unjuk rasa. Bupati tidak seharusnya menghina dan merendahkan profesi.

Ade selaku Ketua menyerukan untuk memboikot kegiatan Bupati Situbondo, dan menolak menyiarkan informasi Pemkab Situbondo, sebagai wujud protes dan keprihatinan akan iklim kebebasan pers di Situbondo, Jatim, dan Indonesia.

“Ini yang justru kita khawatirkan terjadi, bahwa data penelitian Dewan Pers bahwa Berdasarkan data Dewan Pers, skor IKP Jawa Timur turun dari 76,55 poin pada 2023 (kategori Cukup Bebas) menjadi 67,45 poin pada 2024 (kategori Agak Bebas). Skor ini berada di bawah rata-rata nasional (69,46 poin), dan menempatkan Jawa Timur di peringkat 33 dari 38 provinsi, turun tajam dari posisi ke-14 pada tahun sebelumnya,” ujarnya, (04/08/2025).

Berikut Disampaikan Kronologi Aksi Kekerasan Yang Dialami Wartawan Radar Situbondo Humaidi Saat Meliput Aksi Demo Bupati

1. Kamis tanggal 31 Juli 2025, sekitar pukul 09.30, wartawan Jawa Pos Radar Situbondo atas nama Humaidi masuk ke tengah aksi unjuk rasa sekelompok massa (LSM) yang memprotes pernyataan Bupati Situbondo Rio Wahyu Prayogo terkait konten video Tiktok.

2. Sebagai seorang wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistik, Humaidi bermaksud meliput aksi unjuk rasa yang berlangsung di sebelah utara Alun-Alun Situbondo tersebut.

3. Ketika terjadi dialog antara Bupati Rio dengan puluhan aktivis, Humaidi bermaksud mengambil video. Humaidi juga mengajukan sejumlah pertanyaan yang ditujukan kepada Bupati Rio.

4. Begitu pertanyaan diajukan, Bupati Rio langsung menepis tangan Humaidi. Beruntung HP tidak sampai terjatuh. Tapi, Humaidi tetap berupaya mengonfirmasi Bupati Rio terkait aksi demo LSM tersebut.

5. Lagi-lagi Bupati Ro menunjuk-nunjuk wajah Humaidi disaksikan pendemo dan wartawan dari media lain yang sedang melakukan tugas jurnalistik. Dalam kondisi terintimidasi, Humaidi berupaya mengambil HP-nya dengan dua tangannya.

6. Saat Bupati Rio memegang HP Humaidi dengan tangan kirinya, dia berusaha mempertahankannya. Selanjutnya Humaidi berusaha menarik HP dari tangan kiri Bupati Rio menggunakan tangan kanannya. Humaidi sempat membentak Bupati Rio yang sudah berupaya merampas HP sehingga memanggil reaksi dari pengawal bupati, yaitu satu anggota Satpol PP dan anggota Polres Situbondo.

7. Beberapa saat setelah Bupati Rio memaki Humaidi, tiba-tiba ada seseorang yang bukan peserta demo maupun bukan anggota Polres Situbondo menarik tangan kiri Humaidi dari samping belakang. Begitu ditarik, Humaidi langsung dibanting di tengah kerumunan.

8. Sebelum terjatuh, Humaidi merasa ada orang yang memukul satu kali dari belakang. Pada saat posisi duduk hanya merasakan satu tendangan dari samping kanan.

9. Sekitar pukul 10.00 setelah aksi demo bubar, Humaidi mencoba untuk mewawancarai Bupati Rio. Namun, perlakuan kurang santun ditunjukkan oleh Bupati Rio dengan memaki Humaidi. Ditambah lagi ancaman-ancaman dari simpatisan Bupati Rio. Saat itu Humaidi dibantu oleh temannya bernama Lubis, 30 tahun, yang kebetulan orang dekat Bupati Rio. Dialah yang mendampinginya hingga Humaidi tiba di Pendapa Bupati.

10. Bupati Rio juga mempermalukan Humaidi di depan banyak orang. Mengatakan kepada Humaidi tidak punya malu dan saya sok-sokan. Ucapan Bupati Rio yang paling menyakitkan adalah mengatakan Humaidi sebagai aktivis burik (anus).

11. Saat duduk di pendapa, Humaidi hendak dipertemukan dengan Bupati Rio. Namun, Bupati Rio langsung mengisi acara. Humaidi sempat menunggu, namun ada anggota Polres Situbondo yang mendatanginya untuk memastikan keselamatannya. Akhirnya Humaidi dibawa ke kantor Polres Situbondo dengan alasan demi kemanan.

12. Saat berada di Polres Situbondo, Humaidi langsung melaporkan kejadian yang baru saja dialami ke penyidik hingga ke SPKT Polres Situbondo dan mendapatkan surat bukti tanda lapor.

13. Dia melapor ke Polres Situbondo atas dugaan menghalang- halangi kinerja jurnalistik. Bagi seseorang yang dengan sengaja menghalangi wartawan menjalankan tugasnya dalam mencari, memperoleh dan menyebarluaskan informasi dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Pihak terlapor adalah penyusup yang menarik tangan kiri Humaidi dan membantingnya.

14. Terkait kekerasan fisik yang dialami, Humaidi sudah meminta visum et repertum dan hasilnya masih menunggu keterangan dari dokter.

15. Dalam posisi berbaring di IGD di RSUD dr Abdoer Rahem, teman-teman wartawan/jurnalis banyak yang datang menjenguknya. Mereka terdiri dari anggota PWI, IWO, dan IJTI Situbondo.(roy)

Sukseskan Swasembada Pangan P2B Anggota Polsek Ngimbang Tinjau Perkembangan Jagung di Desa Cerme

0

Anggota Polsek Ngimbang Tinjau Perkembangan Jagung dari program P2B di Desa Cerme

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Cerme Kecamatan Ngimbang,Senin(04/08/2025) pukul 11.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Brigadir Elbiyun dan Aiptu Suhadi untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Jagung di Desa Cerme Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Melaksanakan Patroli Antisipasi Pohon Tumbang Di Wilayah Rawan Bencana

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Melaksanakan Patroli Antisipasi Pohon Tumbang Di Wilayah Rawan Bencana pohon tumbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil  Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Senin (04/08/2025)pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Brigadir Elbiyun
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah2 masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif,(roy)

Polres Lamongan Gelar Upacara Sertijab Kapolsek Brondong, Kapolsek Kembangbahu, dan Kasikum

0

Lamongan//Warta.in, 04/08/2025 – Polres Lamongan menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama, meliputi Kapolsek Brondong, Kapolsek Kembangbahu, dan Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Lamongan.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Lamongan dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., Senin pagi, (04/08/2025).

Dalam Sertijab tersebut, KOMPOL Mochamad Lazib yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Brondong dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang SDM Polres Lamongan. Jabatan Kapolsek Brondong kini diemban oleh IPTU Ahmad Zainudin, S.H.

Sementara itu, IPTU Suprastiyo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kembangbahu dimutasikan sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang SDM Polres Lamongan, dan posisi Kapolsek Kembangbahu kini dijabat oleh IPTU Sono, S.H.

Sedangkan IPDA Nur Rochman, S.M., yang sebelumnya menjabat Kanit Provos Sipropam Polres Lamongan, resmi diangkat menjadi Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Lamongan.

Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Kapolres Lamongan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.

Beliau juga memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

“Saya selaku Kapolres Lamongan beserta jajaran mengucapkan terima kasih banyak kepada pejabat lama karena selama bertugas telah melaksanakan tugas dengan baik. Selamat kepada pejabat yang baru dilantik, semoga dapat menjaga amanah yang diberikan dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar AKBP Agus Dwi Suryanto.

Kapolres juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para pejabat baru yang telah dibekali dengan pengalaman dan pengetahuan yang cukup dalam menjalankan tugas pokok kepolisian.

“Saya yakin dan percaya kepada pejabat yang baru karena sudah memiliki bekal dan pengalaman yang banyak sehingga dapat melaksanakan tugas pokoknya dengan baik,” tutupnya.

Upacara Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier personel serta penyegaran struktural guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Lamongan.

Pewarta: roy

Senyum Bahagia Siswa Sambut Makan Siang Gratis  

0

Senyum Bahagia Siswa Sambut Makan Siang Gratis 

Warta. In. Subang. Jabar. – SMP Negeri 2 Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dipenuhi keceriaan, Senin (4/8/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinantikan akhirnya terlaksana, disambut antusias oleh 810 siswa.

Wajah-wajah sumringah terlihat saat mereka menikmati makan siang gratis yang disediakan pemerintah.

Rahmat, salah satu siswa, mengungkapkan rasa senangnya dengan menu yang disajikan.

Kehadiran Camat Blanakan, Cucu Wahyu, S.Pd., M.Si., dan Kepala Sekolah, Hj. Diah Huriah, semakin memeriahkan acara serah terima program MBG ini.

Ibu Diah Huriah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program ini yang sangat membantu siswa-siswi sekolahnya.

Program MBG ini diharapkan dapat meningkatkan gizi dan kesejahteraan siswa, serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Dugaan Praktik Ilegal di Ruko Dekat Polres Kubu Raya: Bawang Ilegal Malaysia

0

Kubu Raya,

Selasa 5 Agustus 2025 – Praktik ilegal terendus kuat di sebuah ruko yang berlokasi strategis di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang, hanya sepelemparan batu dari Markas Polres Kubu Raya. Tim media gabungan yang melakukan investigasi langsung ke lokasi menemukan indikasi keras adanya penyimpanan dan bongkar muat bawang putih ilegal asal Malaysia.

Berdasarkan informasi dari seorang aktivis lokal yang telah lama memantau pergerakan di kawasan tersebut, aktivitas mencurigakan terjadi sejak dini hari.
“Belum lama masuk kok, tadi jam 3 pagi. Cuma gudangnya langsung ditutup. Dua ruko itu full bawang putih, jelas-jelas bukan lokal, itu barang Malaysia. Mereka sembunyikan di ruko yang tertutup rapat,” bebernya, enggan menyebut identitas.

Pantauan langsung di lokasi memperkuat keterangan tersebut. Dua ruko tertutup rapat tanpa plang nama, namun aroma menyengat dari dalam gedung dan aktivitas lalu-lalang kendaraan kecil hingga truk membuat dugaan makin kuat. Bukan hanya baunya yang khas, aktivitas berlangsung dalam pola terorganisir — nyaris tanpa suara, seperti sudah terbiasa menghindari sorotan.

Lebih mengejutkan, seluruh aktivitas ilegal ini berlangsung di bawah hidung aparat penegak hukum, dengan jarak kurang dari satu kilometer dari kantor Polres Kubu Raya. Pertanyaan besar pun muncul: Ada pembiaran atau kecolongan?

Saat tim media mencoba melakukan konfirmasi, salah seorang pekerja yang sedang berada di sekitar lokasi hanya menjawab singkat.
“Saya cuma pekerja, Bang. Ini bawang punya Bom-Bom, dia lagi antar barang ke Tanjung Raya 2. Nanti juga dia datang sendiri,” ujarnya sembari menutup rapat pintu ruko dan menghindari pertanyaan lanjutan.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwajib. Namun, publik mendesak adanya tindakan tegas atas dugaan aktivitas ilegal yang telah merugikan negara dan berpotensi memukul harga pasar lokal.
Pertanyaannya kini: siapa yang bermain di balik bisnis kotor ini — dan mengapa aparat diam?

SIDOKES POLRES MUARA ENIM TEMUKAN DAN BERI PERTOLONGAN WARGA STROKE DI PINGGIR JALAN

0

Warta In | Muara Enim — Momen mengharukan terjadi saat patroli kesehatan yang dilakukan Sidokes Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan, Senin (4/8/2025).

Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSI melalui Kasi Humas AKP RTM. Situmorang menyampaikan Tim kesehatan yang dipimpin langsung Kasi Dokkes Polres Muara Enim Aiptu Sunarno, AM.Kep bersama dua anggota, menyusuri kawasan Stasiun Kereta Api Jalan Jend. Sudirman, Muara Enim. Saat itulah, tim menemukan seorang pria bernama Mang Jiun (60) warga Kelurahan Muara Enim dalam kondisi lemah akibat serangan stroke, tengah duduk sendirian di pinggir jalan.

Tanpa menunggu lama, Aiptu Sunarno dan tim Sidokes segera menghampiri pria tersebut dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara cepat. Dengan penuh kepedulian, tim mengecek tekanan darah, kondisi fisik, serta memberikan obat-obatan untuk meringankan gejala yang dialami oleh warga tersebut.

“Sidokes Polres Muara Enim kembali menunjukkan kepedulian. Datang langsung ke Kelurahan Muara Enim, memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang mengalami stroke. Pemeriksaan kondisi kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi perawatan dilakukan secara humanis. Kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semoga bantuan ini meringankan beban yang dirasakan warga dan menjadi bukti bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kasi Humas.

Kehadiran Sidokes Polres Muara Enim di tengah-tengah masyarakat bukan hanya memberi bantuan medis, tetapi juga memberikan harapan dan rasa aman, bahwa negara selalu hadir bagi warganya yang membutuhkan.

Sat Samapta Polres OI Patroli Perintis Presisi, Sasar Lokasi Rawan Termasuk Kos-Kosan Mahasiswa

0

Warta In | Indralaya, 1 Agustus 2025 – Satuan Samapta Polres Ogan Ilir kembali melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas, aksi kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, Curanmor), balap liar, premanisme, hingga pungutan liar (pungli) di wilayah hukumnya, Kamis (01/08/2025) pagi.

Patroli dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai dan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Ogan Ilir, termasuk kawasan Tanjung Senai, sekitar kantor BRI, serta sejumlah jalur utama lainnya. Fokus pengamanan juga ditujukan pada area kos-kosan mahasiswa yang saat ini sebagian besar kosong karena masih dalam masa libur perkuliahan, mengingat potensi kerawanan seperti pencurian dan gangguan Kamtibmas.

Tim patroli yang dipimpin oleh Aipda Beni Harmoko bersama personel Bripda M. Dery Aditya, Bripda Yogi Saputra, Bripda M. Roby Ilham, dan Bripda A. Linggar Arzedi, melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi-lokasi tersebut guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mencegah potensi tindak kejahatan.

Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk kehadiran aktif kepolisian di tengah masyarakat dan langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan. “Kami prioritaskan juga area kos mahasiswa yang ditinggal mudik atau libur. Ini untuk mencegah terjadinya pencurian atau gangguan lainnya. Kehadiran patroli diharapkan dapat memberikan efek cegah dan tangkal terhadap pelaku kejahatan,” jelas AKP Sutopo.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi Kamtibmas tetap terjaga, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan tenang.

*Humas res oi*

Polsek Tanjung Raja polres ogan Ilir,TNI,dan Damkar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lima Rumah Warga

0

Warta In | Tanjung Raja, 4 Agustus 2025 – Sinergi antara personel Polsek Tanjung Raja, anggota TNI, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ogan Ilir berhasil memadamkan kebakaran hebat yang melanda lima rumah warga di Dusun II Desa Ulak Kerbau Lama, Kecamatan Tanjung Raja, pada Senin (4/8) dini hari.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan berasal dari rumah milik Sdr. Herman, yang diketahui memiliki dua unit rumah di lokasi tersebut. Api kemudian menjalar cepat ke rumah milik Cik Ina Jamil, Hawija, dan satu unit rumah milik almarhumah Nafsia yang dalam keadaan kosong.

Melihat kobaran api yang membesar, personel Polsek Tanjung Raja yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Zahirin, bersama anggota TNI dan petugas Dinas Damkar Ogan Ilir, segera turun ke lokasi. Mereka bahu membahu bersama warga dalam upaya pemadaman. Tiga unit armada pemadam—dua dari Damkar OI dan satu dari BPBD OI—dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses penanggulangan api.

Berbagai kendala dihadapi petugas di lapangan. Menurut warga, api cepat membesar karena rumah Sdr. Herman menyimpan banyak bahan mudah terbakar seperti tekstil. Namun berkat kerja keras tim gabungan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Salah satu saksi mata, Muslim (50), warga Dusun III, menyampaikan bahwa saat itu dirinya melihat api sudah membesar dari ruang keluarga rumah Herman dan dengan cepat menyambar rumah-rumah di sekitarnya.

Kapolsek Tanjung Raja menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah cepat, seperti olah TKP, pendataan korban dan saksi, serta koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Ia juga mengapresiasi kerja sama antara semua unsur yang terlibat. “Kami berterima kasih atas respons cepat dari rekan-rekan TNI, petugas Damkar dan BPBD, serta partisipasi aktif warga sekitar. Berkat sinergi ini, api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas,” ungkap AKP Zahirin.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Tanjung Raja.

*Humas res oi*