27.1 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 534

Gubernur  NTB   Bersama Wapres  RI Tutup FORNAS VIII, Ukir Sejarah, Ekonomi NTB Bergerak Rp150 M

0

 

Warta.in
Mataram, NTB— Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka secara resmi menutup Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 di Ex Bandara Selaparang pada Jumat, 01 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Wapres menekankan bahwa semangat utama FORNAS adalah kebersamaan dan kegembiraan, bukan semata soal menang atau kalah.

“Kalah menang itu biasa, yang penting seluruh peserta bisa bergembira dan bertemu saudara-saudara setanah air. Sesuai jargon FORNAS: Kalah Menang Semua Senang,” ujar Wapres Gibran.

Mas Wapres juga menyampaikan bahwa FORNAS VIII membawa dampak ekonomi besar bagi NTB dengan nilai perputaran mencapai Rp150 miliar, mulai dari sektor transportasi, perhotelan, kuliner, hingga pariwisata. Jumlah pengunjung selama gelaran ini mencapai 40.000 orang.

“FORNAS ini Memberikan dampak perputaran ekonomi yang besar bisa mencapai 150 M mulai dari penerbangan, hotel, wisata, dan pengunjung yang hadir mencapai 40.000 orang. Semoga FORNAS bukan hanya menjadi ajang ekonomi, tapi juga mempererat kesatuan, persatuan, dan cinta terhadap warisan budaya bangsa,” tambahnya.

Mas Wapres juga mengumumkan bahwa FORNAS IX akan digelar di Sulawesi Tengah pada tahun 2027, dan berharap pelaksanaannya semakin berdampak dan meriah.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengibaratkan FORNAS sebagai tumpeng—berisi banyak unsur, tapi berpadu dalam satu rasa cinta terhadap olahraga dan Indonesia.

“Pesertanya dari remaja hingga lansia, dari tradisi hingga kreasi. Tapi semua punya semangat yang sama: sehat bersama, kuat bersama, membangun bangsa,” ucapnya.

FORNAS VIII mencatat partisipasi lebih dari 18.000 peserta, dari 38 provinsi, 72 inorga, dan berbagai kategori eksibisi.

“Ini wajah Indonesia sesungguhnya: beragam, kompetitif, tapi tetap bersilahturahmi dan bersatu,” ujarnya.

Dalam giat yang sama Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan menjadikan NTB sebagai tuan rumah FORNAS VIII.

“Malam ini kita menutup babak luar biasa dan membuka semangat baru. FORNAS VIII bukan sekadar ajang olahraga, tapi alat kolektif untuk merawat kebersamaan dan membangun rasa percaya diri daerah,” tegasnya.

Gubernur Iqbal juga menyebut kehadiran Wapres sebagai kehormatan, sekaligus simbol kuatnya dukungan pemerintah terhadap pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif di NTB.

“Kehadiran Bapak Wakil Presiden sebuah kehormatan bagi kami, sekaligus bentuk nyata pemerintah terhadap pengembangan sport tourism. Ekonomi kreatif dan penguatan karakter bangsa melalui olahraga kreasi” imbuhnya.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Jawa Barat sebagai provinsi peraih peringkat tertinggi dalam klasemen FORNAS VIII, serta menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama penyelenggaraan.

“Semangat FORNAS jangan berhenti malam ini. Dari kuliner, kerajinan hingga semangat di lapangan, mari kita jaga bersama. NTB siap menatap tantangan lebih besar PON 2028,” pungkasnya.

Turut hadir dalam penutupan mendampingi Wakil Presiden Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pemuda dan Olahraga, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Anggota DPR RI dan DPD RI, Gubernur Sulawesi Tengah, Ketua KORMI Nasional, dan Ketua Penyelenggara FORNAS VIII.

FORNAS VIII telah selesai, namun semangat kolaborasi, sportivitas, dan persatuan tetap menyala dari NTB untuk Indonesia. (sr/dkintb).

Polsek Ngimbang Secara Humanis Patroli Obvit Guna Cegah ,Antisipasi Kriminalitas 4C di Siang Hari

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Secara Humanis Patroli Obyek vital Guna Cegah 4C Dan Antisipasi Kriminalitas di Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah rawan kejahatan Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Obyek vital pada,Jum’at (01/08/2025)

Patroli Obyek Vital ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Hadi Gunato, Bripka Afis dengan sasaran di lokasi Pasar Ngimbang dan SPBU Ngimbangserta daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang

Kegiatan patroli Harkamtibmas Obyek Vital ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di siang hari

Dalam patroli Obyek vital ini petugas secara humanis turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Ngimbang atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Harkamtibmas ini di laksanakan untuk menyasar Obyek vital merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di siang hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Harkamtibmas secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Guna Antisipasi Kriminalitas 3C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light guna cegah dan antisipasi 3C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light pada,Jum’at(01/08/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Bripka Afis dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang dan Gudang R3 Tanjung Ngimbang serta Warkop yang ada di wilayah Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 3C, (Curas,curat dan curanmor ) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Pelayanan Pos Bintu PTM dalam Rangka TMMD ke-125 TA 2025

0

Warta.in-Mukomuko, Bengkulu

Desa Sumber Makmur, Mukomuko – Dalam rangka TMMD ke-125 TA 2025, Kodim 0428/Mukomuko menyelenggarakan Pelayanan Pos Bintu PTM di Balai desa, Desa Sumber Makmur, Juli – Agustus 2025. Ini adalah salah satu kegiatan non-fisik TMMD yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat .Jum’at (1 Agustus 2025).

Kegiatan non-fisik TMMD Ke-125 Kodim 0428/MM ini meliputi Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan KB, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Sumber Makmur dan sekitarnya.

Dengan adanya Pelayanan Pos Bintu PTM, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau. Ini juga merupakan bagian dari upaya Kodim 0428/Mukomuko untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program TMMD.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan Manfaat Besar bagi masyarakat Desa Sumber Makmur dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.

Pewarta: (hidayat saleh).

Editor:Harry

Masyarakat dan Anggota TMMD Bersatu Bangun Desa Sumber Makmur!

0

Warta.in-Desa Sumber Makmur, RT 29, Wonosalam

Hari ke-10 pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang, menjadi momen penting bagi masyarakat dan anggota Satgas TMMD. Mereka bersatu dalam semangat gotong royong untuk membangun infrastruktur desa yang lebih baik, Jum’at (1 Agustus 2025).

Anggota Satgas TMMD, bersama dengan KABIT (PU) dan masyarakat setempat, melaksanakan pengoralan jalan TMMD sepanjang 550 meter di Wonosalam. Ini adalah langkah signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas di desa tersebut.

Selain itu, proses perapian lantai RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) untuk di cor juga sedang dilakukan di Desa Sumber Makmur. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan rumah yang lebih layak dan nyaman.

Semangat gotong royong seperti ini sangat penting dalam pembangunan desa, karena dapat meningkatkan efisiensi, mempererat hubungan sosial, dan mengurangi biaya pembangunan ¹. Dengan kerja sama yang kuat antara masyarakat dan anggota TMMD, Desa Sumber Makmur dapat menjadi contoh desa yang maju dan sejahtera.

Semoga program TMMD ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumber Makmur dan sekitarnya.

Pewarta: (Hidayat Saleh).

Editor:Harry

Srikandi Giri Satlantas Polres Gresik Hadir Masyarakat, Jaga Keamanan dan Berbagi Berkah Jumat

0

Polri, Gresik|warta.in – Sejumlah Polwan Satlantas Polres Gresik yang tergabung dalam Srikandi Giri tampak berjaga di sekitar Masjid Baitus Salam, Gresik. Bukan hanya soal mengatur lalu lintas, mereka hadir untuk memastikan rasa aman dan tertib di jalan, saat para pria muslim melaksanakan ibadah salat Jumat.(1/08/2025

Langkah ini merupakan arahan langsung dari Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K., yang menekankan pentingnya pembagian peran. “Karena salat Jumat merupakan kewajiban bagi laki-laki, maka kami mengatur jadwal sedemikian rupa agar anggota pria bisa fokus menjalankan ibadahnya, sementara rekan-rekan Polwan mengambil alih tugas pelayanan di lapangan,” tegasnya.

Setelah salat Jumat usai, para Srikandi Giri juga membagikan paket nasi kepada jamaah sebagai bagian dari program Jumat Berkah Berbagi. Bukan soal jumlah atau mewahnya, tetapi soal konsistensi dalam melayani dan mengabdi.

“Apa yang kami lakukan mungkin terlihat kecil, tapi ini bagian dari langkah istiqomah kami dalam hadir dan berbagi di tengah masyarakat,” ujar salah satu anggota Polwan.

Kegiatan ini bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tapi juga kepedulian. Hadir bukan hanya sebagai petugas, tapi sebagai bagian dari kehidupan warga Gresik.

TPA Liar Limo Depok Dipagar Pemilik Tanah, Polusi Udara Diklaim Mulai Berkurang

0

Warta.in Jabar ◊ 1 Agustus 2025

Depok – Unit 3 Subdit 2 Ditintelkam Polda Metro Jaya menggelar pertemuan dengan warga yang tergabung dalam Forum Warga Terdampak TPA Liar di kawasan Limo, Cinere, Depok, pada Jumat (27/6/2025). Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan tempat pembuangan sampah ilegal, konsultasi hukum, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Permasalahan TPA liar di kawasan ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Warga Perumahan Griya Cinere 2 (GC2), Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, sudah menolak keberadaan TPA ilegal tersebut sejak 2009. Saat itu warga membuat petisi penolakan, namun tak mendapat respons memadai dari pihak terkait.

Padahal, keberadaan TPA liar ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, terutama terkait larangan pembuangan sampah sembarangan dan pembakaran sampah yang tidak sesuai aturan teknis.

Pada 2014-2015, kebakaran sempat terjadi di lokasi TPA liar tersebut, memicu pencemaran udara akibat asap pekat beracun. Kebakaran juga menyebabkan longsoran sampah yang mencemari aliran Sungai Pesanggrahan. Warga di sekitar, termasuk warga Perumahan Panorama Bukit Cinere (PBC), turut terdampak. Sayangnya, upaya komunikasi formal dan informal tak membuahkan hasil nyata. Penimbunan dan pembakaran sampah tetap terjadi.

Kondisi ini bahkan sempat disorot media nasional dan mendatangkan kunjungan lapangan dari Wakil Wali Kota Depok kala itu, KH. DR. Idris Abdul Shomad MA (yang kini menjabat Wali Kota Depok). Meski sempat berjanji melakukan penyegelan, faktanya aktivitas TPA liar tetap berlanjut.

Situasi makin memburuk pada 2021 ketika kebakaran serupa kembali terjadi. Laporan warga sudah berulang kali disampaikan ke pihak kecamatan, kelurahan, hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Namun tindakan penutupan lokasi tak kunjung dilakukan.

Selain melanggar UU Pengelolaan Sampah, aktivitas ini juga bertentangan dengan Perda Kota Depok Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, serta Perda Kota Depok Nomor 9 Tahun 2022 yang menetapkan lokasi TPA Kota Depok hanya berada di Kecamatan Cipayung, bukan di Limo.

Memasuki 2023, kebakaran besar kembali melanda TPA liar tersebut. Kebakaran sempat terjadi dua kali pada Juli-Oktober 2023, ditambah kebakaran kecil yang kerap muncul di malam hari, memicu asap pekat hingga ke wilayah Provinsi Banten, terutama Pondok Cabe Udik.

Meski warga telah berkali-kali melapor, lemahnya penindakan membuat aktivitas penimbunan dan pembakaran sampah ilegal tetap berlangsung.

Namun saat ini, titik terang mulai terlihat. Panit 3 Subdit 2 Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda Syafriandi, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi di lokasi.

“Sejauh ini perkembangan di TPA liar sudah dipagar oleh pemilik tanah PT Megapolitan dan sudah tidak ada kegiatan di lokasi tersebut. Warga pun sudah merasakan dampak berkurangnya polusi udara dan akan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya lingkungan hidup di wilayah Griya Cinere 2, Limo, Kota Depok,” ujar Ipda Syafriandi.

Kemudian Warga berharap komitmen pemerintah daerah dan aparat penegak hukum benar-benar ditegakkan agar persoalan TPA liar tak kembali terulang.

(Jefry. Smk)

Wawali Harris Bobihoe Ajak Warga Meriahkan HUT RI 80

0

Warta.in Jabar ◊ Jum’at 1 Agustus 2025

KOTABEKASI – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe mengajak serta mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta memeriahkan peringatan hari bersejarah bangsa Indonesia dengan berbagai bentuk partisipasi aktif sepanjang bulan Agustus 2025.

Ia mengatakan, secara khusus Pemkot Bekasi mengajak seluruh warga, ASN, pelaku usaha, dan elemen masyarakat di Kota Bekasi untuk melaksanakan beberapa kegiatan berikut sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air:

Mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2025 di rumah, kantor, toko, maupun fasilitas umum lainnya.

Memasang dekorasi merah putih, umbul-umbul, spanduk, baliho, dan hiasan tematik kemerdekaan di lingkungan masing-masing, baik perumahan, perkantoran, maupun ruko. Seluruh dekorasi diimbau menggunakan logo resmi HUT ke-80 RI, yang desainnya dapat diunduh dari tautan resmi yang disediakan oleh pemerintah.

Mengimplementasikan logo dan desain turunan HUT ke-80 RI ke dalam berbagai media seperti website, media sosial, media cetak, hingga produk souvenir.

Datang dalam upacara peringatan HUT RI Ke 80

Wawali Abdul Harris Bobihoe berharap, peringatan kemerdekaan tahun ini dapat menjadi momentum memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan seluruh warga Kota Bekasi.

“Mari kita mensyukuri HUT ke-80 RI dengan semangat merah putih. Ini bukan sekadar perayaan, tapi wujud cinta kita pada bangsa,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan HUT Kemerdekaan RI, juga harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing serta tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Jefry. Smk)

Curi Barang di Rumah Majikan, Pria Asal Sumut Dibekuk Polisi di Mataram

0

Curi Barang di Rumah Majikan, Pria Asal Sumut Dibekuk Polisi di Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Seorang pria asal Sumatera Utara berinisial FEM diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polresta Mataram atas dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di sebuah rumah mewah di kawasan Perumahan Royal Golden, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. FEM diketahui merupakan karyawan korban yang bekerja di rumah tersebut sejak Mei hingga Juli 2025.

Kapolresta Mataram melalui Kasat Reskrim AKP Regi Halili, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penangkapan pelaku dilakukan pada Kamis (31/07/2025) setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan korban.

Kasus ini mencuat ketika korban menyadari beberapa barang berharga miliknya hilang dari rumah, di antaranya satu unit TV LED, raket tenis, dan beberapa barang elektronik lain yang diperkirakan total kerugiannya mencapai Rp5 juta.

“Korban awalnya menaruh curiga setelah mendapati sejumlah barang miliknya raib tanpa jejak. Setelah dicek lebih lanjut, semua barang yang hilang ada dalam jangkauan terduga yang bekerja di rumah tersebut,” jelas AKP Regi, Jumat (01/08/2025).

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal akhirnya berhasil melacak keberadaan FEM di wilayah Kota Mataram. Pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan.

“Yang bersangkutan langsung mengakui perbuatannya saat diamankan. Saat ini sudah kami bawa ke Mapolresta Mataram untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” tambah Kasat Reskrim.

FEM kini dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memilih tenaga kerja rumah tangga dan tidak segan untuk melaporkan apabila terjadi tindakan mencurigakan di lingkungan mereka.(sr/hpm)

Brigjen Pol. Hari Nugroho Cek Langsung Kesiapan Pengamanan Penutupan FORNAS VIII di Mataram

0

Brigjen Pol. Hari Nugroho Cek Langsung Kesiapan Pengamanan Penutupan FORNAS VIII di Mataram

Warta.in
Mataram,NTB — Suasana menjelang penutupan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 kian terasa di Kota Mataram. Untuk memastikan momen penting itu berlangsung aman dan lancar, Kamis (31/7/2025) pukul 10.00 Wita, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di lokasi utama penutupan.

Didampingi sejumlah pejabat utama Polda NTB, Brigjen Hari mengecek satu per satu titik strategis di area Eks Bandara Selaparang, yang disiapkan sebagai pusat acara penutupan. Dari pintu masuk, tribun undangan, hingga jalur evakuasi darurat tak luput dari perhatian.

“Kita ingin pastikan semua personel dan sarana prasarana pengamanan siap maksimal. Penutupan FORNAS ini akan menjadi atensi publik, dan kita harus menjaganya tetap aman dan kondusif,” ujar Brigjen Hari di sela pengecekan.

Brigjen Hari juga menegaskan jika Polda NTB telah mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk personel Brimob dan Samapta, yang disebar di beberapa titik krusial. Ia berharap kerja sama yang solid antara kepolisian, panitia, dan stakeholder lainnya akan menciptakan penutupan FORNAS yang berkesan tanpa gangguan keamanan.

“Kami juga mengajak masyarakat ikut serta menjaga situasi tetap kondusif. Mari sukseskan acara penutupan ini, sebagai cerminan keramahan dan kedewasaan masyarakat NTB, dalam menyambut even berskala nasional,” pesannya ramah.

Penutupan FORNAS VIII 2025 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga rekreasi, tetapi juga ajang mempererat persaudaraan antar provinsi. Pemerintah Provinsi NTB sendiri telah menyiapkan berbagai hiburan rakyat, dan pertunjukan budaya yang akan menyemarakkan momen penutupan tersebut.

Dengan kesiapan pengamanan yang matang, Wakapolda NTB optimis acara tersebut akan berlangsung aman, meriah, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu undangan.,(sr/hpntb)