25.9 C
Jakarta
Senin, Februari 16, 2026
Beranda blog Halaman 58

Peserta Termuda Turnamen Nasional Usia 5 Tahun, Wagub Banten Catur Penting bagi Karakter Anak

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menilai olahraga catur memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan, kesabaran, serta karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, catur bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan yang efektif untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Open Turnamen Catur Non-Master Piala Wakil Gubernur Banten Tingkat Nasional yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Minggu (25/1/2026).

Dimyati mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah dan lintas usia. Bahkan, turnamen tersebut diikuti oleh peserta termuda yang baru berusia lima tahun. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa olahraga catur mulai diminati sejak usia dini dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Wagub berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Provinsi Banten. Ke depan, Dimyati juga mendorong agar turnamen catur dapat dikembangkan dengan skala yang lebih besar di bawah naungan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banten.

“Mudah-mudahan acara seperti ini dapat diselenggarakan setiap tahun di setiap wilayah. Ke depan, kita persiapkan turnamen yang lebih besar lagi di tingkat Percasi Banten,” ujar Dimyati.

Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Unggul

Wagub Banten mengapresiasi penyelenggaraan turnamen catur nasional dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan serta merata di berbagai daerah. Pembinaan catur sejak usia dini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul dan atlet berprestasi, termasuk harapan lahirnya grandmaster dari Banten.

“Ke depan, kita berharap bisa mencetak prestasi-prestasi besar, bahkan melahirkan grandmaster-grandmaster dari Banten,” ungkap Dimyati.

Selain itu, Wagub juga mendorong pengembangan cabang olahraga lain melalui turnamen rutin, yang tidak hanya menjaring atlet muda tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Antusiasme Tinggi hingga Peserta Mancanegara

Ketua Percasi Kota Tangerang, Muhammad Irwansyah, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta dalam turnamen catur tersebut, yang diikuti 348 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, termasuk Uzbekistan.

“Peserta datang dari Aceh, Batam, Lampung, Bandung, dan banyak daerah lainnya. Dari luar negeri juga ada, salah satunya dari Uzbekistan,” jelas Irwansyah.

Turnamen terbagi dalam kategori junior (di bawah 15 tahun) dan senior (di atas 15 tahun), serta diharapkan dapat semakin mengenalkan catur sebagai olahraga yang prestisius dan edukatif kepada masyarakat luas..(WartainBanten)

Silaturahmi Kapolres Binjai dengan Ketua MUI kota Binjai

0

Warta.in Binjai 21/1/26 – Kapolres bersama Pejabat Utama Polres Binjai melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai dan disambut langsung oleh Ketua MUI Kota Binjai dan pengurusnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan tokoh agama.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan maraknya isu” tentang intoleransi beragama di indonesia dapat berdampak pada perpecahan dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas kamtibmas serta memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat khususnya kota Binjai. Kapolres juga mengajak Ketua MUI dan jajarannya untuk terus berkomunikasi, berkoordinasi dan berkolaborasi dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait moderasi beragama, pencegahan paham radikal, serta menjaga kerukunan umat beragama.

Ketua MUI Kota Binjai menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Polres Binjai dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif. Ia juga berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan demi kemaslahatan masyarakat Kota Binjai.

Pertemuan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol sinergitas antara Polres Binjai dan MUI Kota Binjai. (RN)

BPK Temukan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Tidak Tepat Sasaran di PALI

0

Sumatra Selatan (Pali), Warta.in

PALI — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan menemukan ketidaktepatan pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas 3 yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Tahun Anggaran 2023. Nilai temuan tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Temuan itu tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan Nomor 46.B/LHP/XVIII.PLG/05/2024 tertanggal 20 Mei 2024. Dalam laporan tersebut, BPK mencatat total anggaran belanja jaminan kesehatan PBPU dan BP Kelas 3 sebesar Rp40.945.363.200,00 dengan realisasi Rp36.018.045.200,00 atau 87,97 persen.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pembayaran iuran yang tidak tepat sasaran. Berdasarkan hasil validasi data kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terhadap data kepesertaan dan tagihan BPJS Kesehatan periode Januari hingga Maret 2023, ditemukan pembayaran iuran kepada penduduk yang telah meninggal dunia, pindah domisili, keluar daerah, serta bukan warga Kabupaten PALI dengan total nilai Rp22.717.800,00.

“Masih terdapat pembayaran iuran jaminan kesehatan kepada peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria sebagai warga Kabupaten PALI,” tulis BPK dalam laporannya.

Selain itu, BPK juga menemukan 32 peserta PBPU dan BP Pemda yang Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya tidak ditemukan dalam sistem aplikasi kependudukan Disdukcapil. Kondisi tersebut menyebabkan pembayaran iuran sebesar Rp14.099.400,00 tidak dapat diyakini kewajarannya.

BPK menjelaskan, meskipun rekonsiliasi data kepesertaan dilakukan setiap bulan antara Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten PALI belum memiliki basis data kepesertaan yang mutakhir dan dikelola secara mandiri.

“Dinas Kesehatan tidak memiliki database kepesertaan yang memadai sebagai dasar pengendalian dan rekonsiliasi data kepesertaan,” ungkap BPK.

Permasalahan tersebut dinilai tidak sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, serta Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten PALI dan BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih tentang penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional dalam rangka Universal Health Coverage (UHC).

Atas temuan itu, BPK merekomendasikan Pemerintah Kabupaten PALI untuk meningkatkan pengendalian intern, memperbaiki validasi dan pemutakhiran data kepesertaan, serta memperkuat koordinasi dengan Disdukcapil dan BPJS Kesehatan agar pembayaran iuran jaminan kesehatan tepat sasaran dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Team/red

Peringati Hari Bhakti Taruna ke-80, Andra Soni Ajak Hidupkan Nilai Perjuangan Pahlawan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  Gubernur Banten, Andra Soni, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan dan mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, dengan selalu mengingat dan mengenang jasa para pendahulu, Indonesia dapat terus tumbuh menjadi bangsa yang besar dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai menghadiri Peringatan Hari Bhakti Taruna ke-80 yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar Korem 052/Wijayakrama serta sejumlah unsur pemerintah daerah dan keluarga pahlawan.

“Hari ini, bersama keluarga besar Korem Wijayakrama, Wakil Bupati Tangerang, Wakil Wali Kota Tangerang, serta keluarga besar Yayasan 25 Januari 1946, kami menghadiri kegiatan di Makam Pahlawan Kota Tangerang dalam rangka memperingati peristiwa Lengkong 25 Januari 1946,” ujar Andra Soni.

Ia menjelaskan bahwa Peristiwa Lengkong yang terjadi pada tahun 1946 tersebut telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat sebagai Hari Bhakti Taruna. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang para taruna dan pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Andra Soni berharap, peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, khususnya bagi generasi muda. Nilai-nilai pengorbanan, keberanian, dan cinta tanah air yang ditunjukkan para pahlawan diharapkan dapat terus diwarisi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga momentum ini bisa terus kita peringati sebagai bagian dari upaya mengingat jasa para pahlawan, kemudian mengaplikasikan apa yang dicita-citakan oleh para pahlawan yang telah gugur. Semoga kita terus menjadi bangsa yang besar karena selalu mengingat dan mengenang jasa para pendahulu kita,” tuturnya.

Komandan Korem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal menyampaikan bahwa Hari Bhakti Taruna Akademi diperingati setiap 25 Januari.

Peringatan tersebut diisi dengan ziarah dan tabur bunga, serta berbagai kegiatan sosial seperti donor darah dan pemberian santunan kepada warakawuri dan masyarakat sekitar TMP serta wilayah Tangerang Raya.

“Kegiatan sosial meliputi donor darah serta pemberian santunan kepada warakawuri dan masyarakat di sekitar TMP maupun wilayah Tangerang Raya,” kata Brigjen TNI Faizal.

Ia juga menyebutkan bahwa TMP Taruna Tangerang menjadi tempat peristirahatan 37 pahlawan, termasuk Mayor Daan Mogot.(WartainBanten)

Polres Meranti Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Buruh Pelabuhan Lewat Minggu Kasih

0

Meranti – Polres Kepulauan Meranti Gelar Kegiatan Minggu Kasih bersama Serikat Buruh Pelabuhan satu Tanjung Harapan di Kedai Kopi Pelabuhan Satu Jalan Tanjung Harapan Kecamatan Tebing Tinggi Minggu (25/1/2026) Pagi Hari ini.

Selain itu, Kegiatan Minggu Kasih Polres Meranti di Pelabuhan Satu Tanjung Harapan berjalan efektif sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan buruh pelabuhan. Kehadiran dan keterlibatan aktif buruh menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Kami juga mengajak rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan,” kata Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Plt. Kasat Tahti Polres Meranti Ipda Dedi Santos Manulang.

Ipda Dedi juga mengatakan, Pada kesempatan yang baik ini, kami dari Polres Meranti mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan buruh Pelabuhan Satu Tanjung Harapan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan Minggu Kasih pagi hari ini.

“Kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program Polri yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta sebagai sarana komunikasi dan dialog secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar secara langsung saran, masukan, keluhan, maupun informasi dari rekan-rekan buruh, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan,” jelasnya.

Dijelaskanya, Kami menyadari bahwa aktivitas di pelabuhan memiliki tingkat mobilitas dan risiko yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun aktivitas yang mencurigakan di area pelabuhan.

“Apabila rekan-rekan menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, kami mengharapkan agar segera melaporkannya melalui layanan Central 110 Polri. Layanan ini aktif selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan untuk pelaporan cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengajak,rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan.

“Kami menegaskan bahwa Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Setiap informasi dan masukan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Situasi kamtibmas di lingkungan Pelabuhan Satu terpantau aman dan kondusif, Penyampaian imbauan terkait pemanfaatan layanan Central 110 Polri memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran buruh untuk berperan aktif dalam pelaporan dini terhadap gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun situasi darurat,” terang Ipda Dedi.

” Zulfikar ‘

Tekankan UHC Berkualitas, Gus Bupati; Fasilitas Pelayanan Pasien Harus Lebih Baik Dari Pejabat

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh masyarakat, tetapi juga berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Puskesmas dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan UHC karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.
Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien, kata Gus Fawait, harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan fasilitas internal pegawai, termasuk kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Ket foto : Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat mengunjungi pasien di Puskesmas Rambipuji Jember.

Di sisi lain, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemkab Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan secara rutin setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut dilakukan secara proporsional dan sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia serta kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang siap, profesional, dan berintegritas. Evaluasi ini adalah bagian dari proses tersebut,” kata Gus Fawait.

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti kebijakan Bupati Jember, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tekankan UHC Berkualitas, Gus Bupati; Fasilitas Pelayanan Pasien Harus Lebih Baik Pejabat

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh masyarakat, tetapi juga berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Puskesmas dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan UHC karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.
Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien, kata Gus Fawait, harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan fasilitas internal pegawai, termasuk kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Ket foto : Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat mengunjungi pasien di Puskesmas Rambipuji Jember.

Di sisi lain, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemkab Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan secara rutin setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut dilakukan secara proporsional dan sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia serta kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang siap, profesional, dan berintegritas. Evaluasi ini adalah bagian dari proses tersebut,” kata Gus Fawait.

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti kebijakan Bupati Jember, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Wagub Banten Instruksikan Percasi Cetak Grandmaster dari Usia Dini

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menginstruksikan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Banten untuk menggencarkan pembinaan dan pencarian bibit pecatur sejak usia dini. Langkah strategis ini bertujuan agar Provinsi Banten mampu mencetak pecatur kelas dunia dengan gelar Grandmaster.

Instruksi tersebut disampaikan Dimyati usai menghadiri kegiatan ‘Ngeround Bareng’ bersama pengurus Percasi se-Provinsi Banten di Situ Rawa Arum, Kelurahan Tegalwangi, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu (24/1/2026).

“Percasi harus mulai melakukan klasterisasi bibit-bibit pecatur, dimulai dari tingkat sekolah dasar,” ujar Dimyati.

Wagub menekankan pentingnya pembinaan terstruktur agar ekosistem olahraga catur di Banten terus berkembang dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi catur di Banten sangat besar karena olahraga ini diminati oleh berbagai lapisan usia, dari anak-anak hingga dewasa. Sifat permainan yang sederhana dan mudah diakses membuatnya menjadi kegemaran banyak anak-anak.

“Ini adalah aset berharga. Tugas Percasi saat ini adalah mengoptimalkan potensi tersebut melalui pembinaan yang lebih terarah,” imbuhnya.

Wagub Dimyati mencatat antusiasme tinggi anak-anak dalam kegiatan pertandingan catur (*ngeround*), menandakan minat generasi muda terhadap olahraga ini terus meningkat.

Ia juga berpartisipasi dalam laga persahabatan melawan pengurus Percasi, termasuk pertandingan melawan Ketua Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan.

Ketua Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan, menyatakan peserta kegiatan catur berasal dari berbagai wilayah Banten.

“Tercatat sebanyak 17 peserta pada kategori junior dan 87 peserta pada kategori senior,” jelas Hasan.

Hasil pertandingan menunjukkan dominasi pecatur Kota Cilegon, memotivasi pengurus untuk memperkuat pembinaan atlet cilik secara berkelanjutan.

Hasan menekankan fokus pada pengembangan pecatur junior agar dapat mengharumkan nama Banten di tingkat nasional dan internasional, sesuai arahan Wagub Dimyati.(WartainBanten)

Kades Pengabuan Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Ceruk Satu

0

PALI, 25 Januari 2026 , Warta.in

Kepala Desa Pengabuan, Supriyanto, S.H, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang bocah berusia 8 tahun yang tenggelam saat mandi di areal persawahan Ceruk Satu, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Peristiwa duka tersebut terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, di areal percetakan sawah wilayah Ceruk Satu, tepatnya di Kampung Empat (IV), Desa Pengabuan.

Korban diketahui bernama Syakila, bocah perempuan berusia 8 tahun, warga Desa Pengabuan Timur, yang meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di lokasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Pengabuan membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Pengabuan.

“Atas nama Pemerintah Desa Pengabuan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Supriyanto.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang bermain atau mandi di saluran air maupun areal persawahan.

Menurutnya, saat ini debit air di saluran dan persawahan sedang tinggi akibat curah hujan yang cukup deras dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut membuat debit air menjadi meningkat dan aliran air menjadi lebih deras.

“Kami menghimbau kepada seluruh orang tua agar benar-benar mengontrol dan mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak mandi atau bermain di areal persawahan atau saluran air, karena saat ini sangat berisiko,” tambahnya.

Pemerintah Desa Pengabuan juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan saling mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Team/red

Nasi dan Mie Goreng Anglo Pak Min, Porsi Kenyang

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Warta.in || Jateng Rembang || Punya uang pas-pasan tapi ingin makan enak dan kenyang? Yuk datang saja ke Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min yang berada di Desa Sawahan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Tepatnya sebelah Utara salon Monalisa.

Hanya dengan uang Rp15 ribu, kamu bisa mendapatkan nasi atau mie goreng dengan ukuran jumbo yang dapat dimakan dua orang.

Warta.in sempat berkunjung ke Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min. Kemudian memesan seporsi nasi goreng dan mie godok. Betul saja, saat hendak memasak nasi dan mie yang digunakan sewajan kecil, lalu dicampur dengan sayuran dan banyak topping seperti ayam, dan ditambah dua tusuk sate ayam.

Harga nasi dan mie goreng ini dibandrol Rp15 ribu per porsi. Meski kadang dianggap mahal, saat melihat isinya anda akan tercengang karena isinya banyak.

“Seporsi Rp15 ribu. Harga satu orang, bisa dimakan dua orang,” kata Pak Ngarmin (60), penjual Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min saat membuka perbincangan dengan Warta.in

Selain nasi dan mie goreng, di tempatnya ada juga capcay goreng. Ada juga yang berkuah, seperti, mie godog dan capcay godog, ditambah nasi mawut dan rica rica ayam.

Disinggung mengapa usahanya masih bertahan dan tetap eksis sampai saat ini, Ngarmin sebut kualitas makanan tetap dijaga sehingga rasanya nasi dan mie goreng tetap sama, tidak berubah.

“Porsi dan bumbu jangan dikurangi, biar tetap terasa, selain pembeli baru, banyak juga pembeli yang datang dari kalangan orang tua dan anak muda,” tutur bapak tiga anak ini. Kepada wartawan Warta.in, Sabtu (24/1/2026) malam

Berbagai cerita menarik didapatkan Ngarmin sejak awal usahanya keliling mulai dari Tasikagung hingga Magersari pada tahun 1982 lalu. Menurutnya, itu pernah saya lakukan. Mengingat, saya sudah tua jualan keliling dengan mendorong gerobak saya hentikan, kemudian pada tahun 2006, Ngarmin memutuskan untuk mangkal berjualan mie dan nasi gorengnya hingga sekarang.

“Banyak cerita menariknya, biasanya jualan nasi dan mie goreng pukul 22.30 masih 10 porsi, langsung saya bawa ke Tasikagung,gak ada 15 menit pulang karena habis,” jelasnya.

Saya buka mulai pukul 18.00WIB, dagangan mie dan nasi goreng habis tidak habis pada pukul 01.00 WIB dini hari harus pulang. “Alhamdulillah habis terus mas,”ungkapnya

Jika datang dikala makan malam, jangan heran jika harus menunggu untuk mendapatkan seporsi nasi atau mie goreng. Memang dilihat banyak antrian, tapi pembeli yang datang biasa beli lebih dari satu porsi.

Pembeli asal Desa Ketanggi Keysha (11) mengatakan, dia baru pertama membeli Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min

“Rasanya tradisional, aroma arangnya terasa pas memasak nasi gorengnya. Saya baru kali ini ke sini, kebetulan rumah dari Ketanggi” ujar Keysha

Menurut Keysha, nasi dan mie gorengnya bikin kangen dan dia akan balik lagi, meski kapan, beku tahu dalam sebulan hanya dua hingga tiga kali datang.

“Saya baru beli ke sini. waktu itu nyoba sekali ternyata rasanya bikin kangen, sejak dua tahun lalu. Saya selalu pesan nasi goreng, atau kwetiau, saya porsi kecil, kalau yang gede gak kuat makan sendiri,” tuturnya.

Keysha juga sebut, topping nasi dan mie gorengnya tidak main-main dan bikin puas para pembeli. “Ayamnya banyak dan telurnya terasa, nggak pelit pokoknya,” pungkasnya.

( wik )