25.5 C
Jakarta
Senin, Februari 16, 2026
Beranda blog Halaman 60

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Amankan 2 Tdg Penjual Sabu saat duduk di pinggir jalan

0

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Amankan 2 Tdg Penjual Sabu saat duduk santai di pinggir jalan

Warta.in
Mataram, NTB – Dua pria asal Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, masing-masing berinisial MY (32) dan HA (29), diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram saat tengah duduk santai di pinggir jalan Jalan Peternakan, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WITA (24/01/2026).

Keduanya diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan peredaran gelap Narkotika. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi Narkoba di lokasi tersebut.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., membenarkan penangkapan dua terduga pelaku tersebut. Menurutnya, pengungkapan berawal dari laporan warga yang resah dengan aktivitas kedua pria itu.

“Sebelumnya kami menerima informasi adanya pria yang diduga menjual sabu di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, tim Opsnal mendapati dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan di pinggir jalan Selagalas. Keduanya diduga sedang menunggu pembeli yang sebelumnya telah berkomunikasi melalui telepon,” jelas AKP Ngurah Bagus.

Saat hendak diamankan, kedua terduga sempat mengelak dan mengaku tidak memiliki Narkoba. Namun, setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan satu poket sabu seberat 0,32 gram. Selain Narkotika, polisi juga mengamankan handphone dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi sabu.

Tak berhenti di lokasi penangkapan, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah para terduga di wilayah Kecamatan Lingsar. Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan berbagai alat yang diduga digunakan untuk konsumsi sabu.

“Di rumah terduga yang masih merupakan bersaudara kandung ini kami menemukan pipet plastik yang diruncingkan, pipa kaca, jarum kompor sabu, serta tutup botol yang telah terpasang pipet plastik. Seluruh barang tersebut kami amankan sebagai barang bukti karena berkaitan dengan tindak pidana Narkoba,” tambahnya.

Saat ini, kedua terduga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Polisi juga telah mengamankan seluruh barang bukti guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, MY dan HA akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 ttg Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No 1 Tahun 2023 ttg KUHP jo UU RI No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.(sr/hpm)

Rakernis Anggaran 2027 Polda NTB Tekankan Efisiensi dan Kualitas Belanja

0

Rakernis Anggaran 2027 Polda NTB Tekankan Efisiensi dan Kualitas Belanja

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memperkuat kualitas perencanaan dan pengelolaan anggaran, Polda NTB menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) penyusunan kertas kerja RKA-K/L rencana kebutuhan anggaran Satker/Satwil Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Susilo Setiawan, di Ballroom Hotel Lombok Garden Mataram, Jumat (23/01/2026).

Rakernis diikuti Kabagren Polres/ta jajaran, Kasubbagrenmin Satker Polda NTB, serta seluruh operator SAKTI. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat ketepatan perencanaan anggaran sejak awal.

Dalam arahannya, Karo Rena Polda NTB mengingatkan bahwa hingga tahun terakhir Polda NTB konsisten masuk 10 besar Polda se-Indonesia sebagai pelopor kualitas belanja yang baik. Capaian tersebut, menurutnya, harus dijaga melalui perencanaan yang terukur, berorientasi hasil (outcome), dan efisien.

“Seluruh Polda saat ini menghadapi kebijakan efisiensi, sehingga alokasi anggaran mengalami penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena itu dibutuhkan analisis yang jeli dan perencanaan yang matang dalam penggunaan anggaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun belanja barang. Satker dan Satwil diminta mengukur kemampuan serapan anggaran agar tidak terjadi penumpukan belanja besar yang berisiko tidak terserap hingga akhir tahun anggaran.

“Saya berharap seluruh Satker dan Satwil dapat menghindari belanja dengan nominal besar yang tidak realistis penyerapannya. Fokuskan pada kebutuhan prioritas dan manfaat nyata bagi kinerja,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Karo Rena mengimbau seluruh peserta mengikuti Rakernis secara serius agar materi dan kebijakan yang disampaikan benar-benar dipahami dan dapat diimplementasikan secara optimal. Melalui Rakernis ini, Polda NTB menegaskan komitmennya menjaga tata kelola anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional.(sr/hpntb)

Majelis Silaturahmi Ulama dan Umara Jadi Berkah untuk NTB Makmur Mendunia

0

Majelis Silaturahmi Ulama dan Umara Jadi Berkah untuk NTB Makmur Mendunia

Warta.in
Mataram — Majelis Silaturahmi Ulama dan Umara digelar di halaman tengah Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (24/1/2026). Digelarnya pertemuan ini menghadirkan energi persatuan yang kuat antara para masyaikh, tuan guru, dan jajaran pemerintah.

Rombongan ulama dari Pondok Pesantren Daarul Lugah Wa Dakwah (Dalwa), Jawa Timur, dipimpin langsung Pengasuh Ponpes Dalwa Abuya Al-Habib Ali Zainal Abidin Baharun, didampingi sejumlah pengasuh, di antaranya Habib Ali Ridho Baharun, serta Direktur Pascasarjana Universitas Islam Internasional Dalwa Prof. Dr. Ali Zainal Abidin bil Faqih.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan penghormatan karena NTB dipercaya menjadi tuan rumah majelis penuh keberkahan tersebut. Ia menyebut pertemuan ini sebagai ruang penting untuk memperkuat ikatan batin pemerintah dengan para ulama.

“Ini kehormatan bagi NTB. Semoga membawa keberkahan,” kata Miq Iqbal.

Pada kesempatan tersebut Miq Iqbal sapaan orang nomor satu di NTB ini mengungkapkan kekagumannya pada pemikiran Hasan Bangil yang menurutnya turut memengaruhi perjalanan cara berpikir bangsa.

“Saya membaca perdebatan Hasan Bangil dan Soekarno sejak saya SMA. Alhamdulillah hari ini bisa bertemu dzurriyat beliau,” ungkapnya.

Dalam kata-kata penerimaannya itu Miq Iqbal menegaskan, NTB sebagai negeri yang diberkahi, bahkan menyebut Pulau Lombok dikenal sebagai ‘Ngeri Seribu Wali’ dengan jejak sejarah dan makam para wali yang tersebar di berbagai wilayah.

Dirinya juga mempertegas bahwa tiga agenda besar Pemprov NTB, yakni pengentasan
kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan dan pariwisata kelas dunia.

“NTB masih memiliki 106 desa kategori kemiskinan ekstrem. Kefakiran itu cenderung membawa pada kekafiran. Semua penyakit sosial berawal dari kemiskinan. Karena itu kita harus mengentaskan kemiskinan,” tegasnya, seraya menekankan pentingnya dukungan para tuan guru dan masyaikh dalam menggerakkan ikhtiar bersama.

Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo, SIK, M.Si dihadapan Majelis Silaturrahmi ini memperkenalkan dirinya sebagai Kapolda NTB yang baru. Polda NTB menegaskan menegaskan komitmennya dalam menjaga kedekatan antara aparat, ulama, dan masyarakat.

Ia juga menyinggung arah pembaruan hukum nasional yang menekankan pendekatan restorative justice, agar penegakan hukum tetap menghadirkan rasa keadilan dan kemaslahatan di tengah masyarakat.

Mewakili ulama dan tuan guru NTB, Prof. Masnun Tahir menyampaikan sambutan hangat dengan menyebut NTB sebagai “sejengkal tanah surga di bumi.” Ia menegaskan, silaturahmi ulama dan umara bukan sekadar seremoni, melainkan kekuatan moral dan sosial untuk menegakkan keadilan dan memperkuat persatuan umat.

“Ulama dan umara harus terus memperkuat silaturahmi dalam mewujudkan kedaulatan dan keadilan bersama,” ujar Masnun Tahir yang juga Ketua PW NU NTB ini.

Sebelumnya, Pengasuh Ponpes Dalwa Abuya Al-Habib Ali Zainal Abidin Baharun menekankan bahwa pertemuan ulama dan umara adalah kekuatan peradaban. Ia memperkenalkan Ponpes Dalwa sebagai rumah bahasa dan dakwah, serta menegaskan bahwa bahasa dan ilmu dapat menjadi pemersatu umat. (sr/hpntb

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Antisipasi Kriminal dan 4C Di Malam Hari

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Antisipasi Kriminal dan 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Ngimbang melaksanakan patroli Blue Light secara dialogis di wilayah hukumnya,Sabtu malam (24/01/2026).

Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai Patroli Blue Light di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, dan Aipda Erwan untuk menyasar sejumlah titik vital di Kecamatan Ngimbang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama masyarakat.

Adapun sasaran patroli Blue Light meliputi Gudang R3, Bank BRI dan Warung kopi Desa Sendangrejo serta kelompok pemuda yang lagi nongkrong untuk memberikan himbauan kamtibmas kepada pemuda-pemudi yang berkumpul hingga larut malam, jalur lalu lintas yang kerap dijadikan arena balap liar, pertokoan atau ruko yang rawan tindak kejahatan, serta area parkir warung kopi dan tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Ngimbang menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.

 

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preemtif dan preventif Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat”.

Dari hasil patroli menunjukkan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus menonjol terkait guantibmas. Secara umum situasi di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu terpantau aman dan kondusif,ujar Kapolsek Ngimbang

Polsek Ngimbang juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas dengan menghubungi 110 atau mendatangi langsung Polsek Ngimbang, sehingga dapat segera ditindaklanjuti, pungkasnya (roy)

Kapolsek Ngimbang Kordinasi Terkait Kegiatan HUT IKSPI Ke 40 Di Ketua Ranting IKSPI Ngimbang

0

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Kordinasi Terkait Kegiatan HUT IKSPI Ke 40 Di Ketua Ranting IKSPI Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in–Demi Ciptakan Wilayah yang kondusif Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H bersama Kanit Intel Kam Aipda Eric Cahyono, S.H berkordinasi dengan Ketua Ranting IKSPI Ngimbang Eko di Mapolsek Ngimbang, sabtu (24/01/2026)

Koordinasi dan penggalangan terhadap ketua IKSPI Kera Sakti Ranting Ngimbang terkait adanya kegiatan HUT IKSPI Kera Sakti ke-40 yang akan diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 25 Januari 2026 di Wisata Waduk Gondang, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan

Kapoksek Ngimbang IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H, “Mengajak Ketua IKSPI Kera Sakti Ranting Ngimbang untuk turut bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung”

Kami mengimbau seluruh anggota dan simpatisan agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas, ujarnya

Kapolsek Ngimbang juga Menyampaikan agar dalam pelaksanaan kegiatan tidak menggunakan atribut berlebihan, tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor, serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari potensi gesekan dengan perguruan atau kelompok lain.

Dan Mengimbau agar panitia dan anggota IKSP Kera Sakti bersinergi dengan aparat keamanan, baik Polri maupun TNI, serta bersedia berkoordinasi apabila ditemukan potensi kerawanan di lapangan.

Untuk itu Menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi IKSP Kera Sakti dengan menampilkan sikap tertib, santun, dan bertanggung jawab selama kegiatan hiburan berlangsung, pungkasnya (roy)

DANKODAERAL VII ANTAR KEBERANGKATAN MENHAN RI USAI KUNJUNGAN KERJA DI KUPANG NTT

0

DANKODAERAL VII ANTAR KEBERANGKATAN MENHAN RI USAI KUNJUNGAN KERJA DI KUPANG NTT

TNI AL, Kupang — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VII, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., turut mengantar keberangkatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, beserta rombongan usai melaksanakan rangkaian kunjungan kerja di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengantaran berlangsung di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang, Jumat (23/1/2026).

Kehadiran Dankodaeral VII dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan serta dukungan TNI Angkatan Laut terhadap pelaksanaan tugas Menteri Pertahanan RI, sekaligus mencerminkan soliditas dan sinergi antarinstansi TNI–Polri serta pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pertahanan negara, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Kunjungan kerja Menhan RI di Kupang dilaksanakan dalam rangka meninjau kegiatan di Universitas Pertahanan (Unhan) Kampus Atambua, sekaligus menghadiri dan memimpin Pengukuhan Pengurus Uni Timor Aswain (UNTAS) yang digelar di Hotel Harper Kupang.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda kunjungan kerja di Kupang, Menhan RI beserta rombongan bertolak dari Bandara El Tari Kupang menuju Jakarta untuk melanjutkan agenda kedinasan selanjutnya.

Turut hadir mengantar keberangkatan Menhan RI antara lain Gubernur Nusa Tenggara Timur, Kapolda NTT, Danrem 161/Wira Sakti, serta Danlanud El Tari Kupang, sebagai bentuk sinergi Forkopimda dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kunjungan kerja di wilayah NTT.

Gubernur Banten Tinjau Lokasi Banjir dan Posko Pengungsian di Periuk Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni meninjau sejumlah titik banjir dan posko pengungsian di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (24/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan banjir serta pelayanan terhadap masyarakat terdampak dan warga yang mengungsi berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Maryono, pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Gubernur meninjau langsung kondisi lokasi terdampak banjir sekaligus memantau kesiapan posko pengungsian. Ia juga melihat operasional dapur umum yang berada di Kantor Kecamatan Periuk. Dapur umum tersebut melayani kebutuhan konsumsi para pengungsi secara rutin.

“Alhamdulillah, pengelolaan dapur umum berjalan dengan baik. Makanannya layak dan higienis. Para pengungsi juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan,” ujar Andra Soni.

Gubernur Banten Andra Soni berharap banjir segera surut agar warga terdampak dapat kembali ke rumah, serta menegaskan Pemkot Tangerang tetap bersiaga selama cuaca masih berpotensi menyebabkan banjir.

Evaluasi dan Koordinasi Teknis

Terkait tindak lanjut penanganan banjir, Andra Soni menyampaikan bahwa akan digelar rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan teknis, baik dari pemerintah kabupaten/kota maupun balai teknis pengelola aliran sungai. Rapat tersebut bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan banjir yang telah disusun sejak 2025

“Beberapa rencana telah mulai dieksekusi. Namun, dengan kondisi curah hujan dan hidrometeorologi saat ini, diperlukan evaluasi bersama untuk menentukan prioritas pekerjaan serta pembagian peran masing-masing pihak,” tuturnya.

Komitmen Pemerintah Daerah

Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai kehadiran Gubernur Banten di lokasi banjir sebagai wujud perhatian dan komitmen pemerintah dalam mencari solusi jangka panjang.

“Setiap Pak Andra Soni hadir, kami yakin selalu ada solusi. Sebelumnya, telah diinisiasi kegiatan susur sungai yang kemudian dilanjutkan dengan kolaborasi normalisasi sungai,” kata Sachrudin.

Ia menyebut berbagai upaya penanganan terus dilakukan, mulai dari normalisasi sungai, penyaluran makanan melalui dapur umum, pembukaan posko kesehatan, hingga distribusi bantuan logistik.

Sachrudin juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi banjir.(WartainBanten)

Wagub Banten Imbau Masyarakat Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Menurutnya, penyaluran zakat melalui lembaga resmi akan memberikan dampak yang lebih signifikan dan merata bagi kaum duafa.

Imbauan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Pra-Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Provinsi Banten yang digelar di kawasan Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (24/1/2026).

“BAZNAS merupakan instrumen sosial pemerintah yang bersifat program tunai (cash program),” ujar Dimyati.

Ia menjelaskan bahwa harta yang dizakatkan maupun diinfakkan merupakan tabungan amal bagi setiap umat. Oleh karena itu, penyalurannya perlu dilakukan melalui mekanisme yang terencana agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Mengapa melalui BAZNAS? Karena manfaatnya lebih besar. Jika diberikan secara langsung (perorangan), dikhawatirkan sasarannya hanya itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” tuturnya.

Dimyati menegaskan, pengelolaan zakat melalui BAZNAS lebih efektif karena didukung oleh perencanaan program yang berorientasi pada pemerataan distribusi serta pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada jajaran pengurus BAZNAS agar pelaksanaan rapat koordinasi dapat berlangsung secara produktif. Ia berharap rakor tersebut mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat di Provinsi Banten.

“Melalui rakor ini, pengelolaan harus menjadi lebih baik, efektif, dan efisien,” pesan Dimyati.

Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong BAZNAS untuk menginventarisasi permasalahan dan menyusun rencana strategis guna meningkatkan kinerja, terutama di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

“Program BAZNAS Provinsi Banten ke depan harus lebih baik dan maju,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya agar program dan hasil kerja BAZNAS dapat dirasakan langsung oleh masyarakat demi menjaga kepercayaan publik.

“Karya nyata BAZNAS Provinsi Banten harus terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya ingin kepercayaan publik terhadap BAZNAS terus dipertahankan,” tambah Dimyati.

Dimyati mengapresiasi penyaluran zakat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta bantuan renovasi rumah tidak layak huni, dengan catatan agar renovasi rumah diprioritaskan bagi warga lanjut usia, sementara warga usia produktif didorong melalui bantuan permodalan usaha.

“Bagi warga yang masih berada di usia produktif, lebih baik dibantu melalui permodalan usaha,” pesannya.

Ia juga berharap pengelolaan zakat berjalan tanpa kendala dan dijalankan dengan penuh amanah.

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Wawan Wahyudin, mengapresiasi kehadiran dan arahan Wakil Gubernur Banten serta menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Banten untuk terus berbenah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Banten.(WartainBanten)                 

Air Meluap dan Sawah Terendam, Diduga Dari Gagalnya Fungsi Irigasi LSM Desak APH Usut Proyek BBWS

0
Ket Foto : Saluran irigasi setelah pengerjaan proyek.

Warta.in, Jember – Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Tersier Daerah Irigasi di Desa Menampuh, Dusun Krajan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menuai sorotan tajam dari warga dan kalangan aktivis. Proyek yang seharusnya menunjang kebutuhan air pertanian itu justru diduga gagal fungsi dan merugikan petani.

Proyek tersebut berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, dengan Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan sebagai penanggung jawab kegiatan. Secara administrasi, kegiatan ini tercatat sebagai Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Tersier Daerah Irigasi, yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Namun, alih-alih memberikan manfaat optimal, kondisi di lapangan justru memunculkan keluhan serius dari warga. Fungsi irigasi dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Aliran air yang seharusnya terdistribusi secara terkontrol ke lahan pertanian justru terbuang percuma, meluap, bahkan masuk ke pekarangan warga dan badan jalan.

Sejumlah petani mengaku terdampak langsung. Debit air yang tidak terkendali menyebabkan sawah terendam berlebihan, sehingga menghambat proses tanam dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Saipul, warga Dusun Krajan, menyampaikan bahwa sistem irigasi yang dibangun tidak sesuai harapan petani.

“Airnya malah terbuang ke pekarangan warga dan tumpah ke jalan. Sawah memang teraliri, tapi berlebihan sampai banjir. Akibatnya kami petani tidak bisa menanam”Ujar Saipul.

Ket Foto : Luapan air irigasi yang merendam ladang milik masyarakat.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek. Harapan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian justru berubah menjadi persoalan baru yang merugikan.

Saat awak media berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek, respons yang diterima dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pengelola proyek publik.

Tyas, yang menurut keterangan warga disebut sebagai admin proyek, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp hanya memberikan pernyataan singkat,

“Kalau dari kami pekerjaan tersebut sudah jadi, ya sudah”.

Pernyataan tersebut menuai kritik keras. Ketua Umum LSM Jangkar Pena Keadilan Kabupaten Jember, Nanang, menilai sikap tersebut tidak pantas disampaikan oleh pihak yang terlibat dalam proyek yang bersumber dari anggaran negara.

“Ini proyek dari uang rakyat, dari pajak yang dibayarkan masyarakat. Tidak seharusnya ada jawaban seperti itu. Apalagi proyek ini masih dalam masa pemeliharaan, sehingga setiap keluhan warga wajib ditindaklanjuti” Tegas Nanang.

Lebih lanjut, Nanang mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk segera turun tangan melakukan penelusuran menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami meminta APH tidak menutup mata. Jika proyek ini tidak sesuai spesifikasi dan merugikan petani, harus dilakukan audit serta ada pertanggungjawaban hukum. Jangan sampai uang rakyat habis, tapi manfaatnya nol” Tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga mendesak instansi teknis terkait agar segera melakukan evaluasi lapangan dan perbaikan selama masa pemeliharaan proyek masih berlangsung. Menurutnya, pembiaran terhadap proyek bermasalah hanya akan memperpanjang penderitaan petani dan mengancam keberlanjutan sektor pertanian di Desa Menampuh.

Bang Romy Hadir Dalam Tasyakur Aqiqah Ananda Galenia Kinandari Nahdla, Cucu Dr. H. Cucun

0

Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis, 24 Januari 2026 WARTA. IN Asep Romy Romaya, SE. beserta Ibu, hadir dalam Acara Tasyakur Aqiqah Ananda Galenia Kinandari Nahdla, Cucu tersayang Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.Ap. di Balai Dome Solokanjeruk.
Bang Romy, dalam doanya, semoga Ananda Galenia Kinandari Nahdla, menjadi Nur, Cahaya bagi Keluarga, bangsa, negara dan masyarakat. Berbakti kepada kedua orang tua, dan menjadi kebanggaan kakek dan neneknya.
Haul Akbar Peringatan Isra Mi’raj Dan Menyambut Bulan Ramadhan Keluarga Besar Almarhumuun H. Saepuddin Bin H. Suwinta.
Pengajian, tausiyah, shalawat, di hadiri ratusan jamaah warga Solokanjeruk.
Tasyakur Aqiqah Ananda Galenia Kinandari Nahdla, ditutup dengan makan bersama, ramah tamah dan pembagian sembako, kalender 2026 bagi warga yang menghadiri acara tersebut. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.