26.4 C
Jakarta
Selasa, Februari 17, 2026
Beranda blog Halaman 83

Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi

0

Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Kapolsek Mataram Tekankan Penyidikan Humanis dan Presisi

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel menghadapi perubahan regulasi hukum nasional, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mataram menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) mingguan, Kamis (15/01/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKP Mulyadi.

Anev kali ini secara khusus membahas masa transisi dan implementasi regulasi hukum terbaru, yakni Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru UU Nomor 1 Tahun 2023 serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Baru UU Nomor 20 Tahun 2025.

Kapolsek menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap perubahan pasal-pasal serta penyesuaian administrasi penyidikan (mindik) oleh seluruh penyidik dan penyidik pembantu.
Dalam arahannya, AKP Mulyadi menjelaskan bahwa kehadiran KUHP baru membawa perubahan mendasar dalam paradigma penegakan hukum di Indonesia.

“KUHP yang baru mengedepankan paradigma keadilan modern. Kita tidak lagi semata-mata represif atau berorientasi pada pembalasan, tetapi bergerak menuju keadilan restoratif dan korektif. Ini menuntut penyidik untuk lebih humanis, objektif, dan presisi dalam menangani setiap perkara,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran strategis kepolisian sebagaimana diatur dalam KUHAP Baru. Menurutnya, regulasi tersebut semakin meneguhkan posisi Polri sebagai penyidik utama dalam sistem peradilan pidana nasional, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

“KUHAP yang baru menegaskan peran Polri sekaligus mengatur pola koordinasi yang lebih terintegrasi dengan PPNS. Ini merupakan amanat undang-undang yang harus kita laksanakan secara profesional dan bertanggung jawab,” lanjutnya.

Menutup arahannya, Kapolsek Mataram menginstruksikan jajaran Reskrim untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan serta penyesuaian bertahap terhadap aturan baru agar tidak terjadi hambatan prosedural di lapangan.

“Saya minta seluruh penyidik menyesuaikan penerapan pasal dan administrasi penyidikan secara bertahap. Jika ada kendala, segera lakukan koordinasi berjenjang. Kita harus memastikan transisi hukum ini berjalan mulus demi kepastian dan keadilan hukum bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Anev yang berlangsung di ruang Unit Reskrim Polsek Mataram tersebut berjalan lancar dan diikuti seluruh personel penyidik dengan penuh perhatian, sebagai bagian dari komitmen Polsek Mataram dalam meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum di wilayah Kota Mataram.(sr/hpm)

Pembinaan Desa Dinilai Berhasil, Pemprov NTB Terima Upakarya Wanua Nugraha Kemendagri

0

Pembinaan Desa Dinilai Berhasil, Pemprov NTB Terima Upakarya Wanua Nugraha Kemendagri

Warta.in
Mataram,NTB – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri atas komitmen dan keberhasilannya dalam pembinaan desa dan kelurahan di wilayah Provinsi NTB.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan diterima oleh Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri yang mewakili Gubernur NTB pada puncak peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).

Selain Gubernur NTB, penghargaan kategori Pembina Kelurahan juga diterima oleh Wali Kota Mataram. Secara nasional, terdapat enam gubernur serta delapan bupati dan wali kota yang menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha 2025.

Wagub menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas penghargaan tersebut yang dinilai menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperkuat pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.

“Terima kasih, ini merupakan bentuk dukungan kepada kami di daerah yang menunjukkan komitmen dalam pembangunan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa serta Dukcapil NTB Lalu Hamdi menjelaskan bahwa penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan pembinaan desa dan kelurahan, khususnya yang berprestasi dalam lomba desa dan kelurahan tingkat nasional.(sr/dkintb)

Piramida Bersama Kapolres Binjai

0

Warta.in Binjai – Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., melaksanakan NgoPi Bersama Media (PIRAMIDA) di aula anindya polres Binjai, jalan sultan hasanuddin No.1 Binjai, provinsi sumatera utara, rabu (13/1/26) pukul 14.30 wib.

Dalam kegiatan ini, Kapolres Binjai menyampaikan kepada media sebagai berikut :

” Program NgoPi Bersama Media (PIRAMIDA) ini adalah program yang pernah dilaksanakan di Polda Jatim sebagai sarana komunikasi Polri dengan media. Media merupakan mitra polri dalam hal edukasi masyarakat dan sarana kontrol sosial dalam pelaksanaan tugas polri setiap harinya.

” Kinerja polri tidak akan dapat maksimal tanpa adanya kerja sama antara polri dengan media maupun masyarakat. Dimana Polres Binjai bersama media harus selalu dapat bersinergi dalam membangun kota binjai, baik dalam hal membangun ekonomi masyarakat maupun kamtibmas yang aman dan kondusif.

” Polres Binjai tetap berkomitmen untuk melaksanakan penegakan hukum terhadap peredaran gelap narkoba di kota Binjai, karena narkoba sangat merusak generasi muda sebagai penerus bangsa.

” Sebagaimana program kerja Bapak Kapolda Sumut, Polri harus hadir ditengah-tengah masyarakat sbg problem solver dan bersama media sinergi utk menciptakan rasa aman dr kejahatan 3C, geng motor mapun kejahatan lainnya.

Dalam hal ini wakil Ketua-1 PWI kota Binjai, H. M. Zainal, menyambut baik program ini dan juga optimis sinergi polres Binjai dengan media akan lebih baik khusus di bidang pemberitaan., ujar Zainal.

Acara selanjutnya dilaksanakan Audiensi interaktif bersama media, tanya jawab tentang permasalahan dan fenomena sosial di masyarakat.

Kegiatan NgoPi Bersama Media ini juga dihadiri oleh waka Polres Kompol Sofyan H. NST., S.H., M.H., para PJU, wakil Ketua-1 PWI kota Binjai, H. M. Zainal serta para awak media dari media tv, online dan cetak. (RN)

(humasresbinjai)

Biaya Operasional Turun, Tiket Lebih Terjangkau: Layanan BBM Pesawat Resmi Hadir di Bandara Jember

0

Biaya Operasional Turun, Tiket Lebih Warta.in, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi meluncurkan layanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pesawat di Bandara Notohadinegoro Jember, Kamis (15/1/2026). Pengoperasian fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara sekaligus menekan biaya operasional penerbangan dari dan menuju Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa momentum ini merupakan hasil dari ikhtiar berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus memajukan daerah, khususnya dalam menyambungkan Jember dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional seperti Jakarta dan Bali.

“Dalam beberapa bulan terakhir kita melihat perkembangan penerbangan di Jember berjalan dengan baik. Penerbangan menuju Jakarta dan Bali terus beroperasi, dan beberapa maskapai seperti Wings Air dan Fly Jaya tetap konsisten melayani masyarakat,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan bahwa selama ini salah satu tantangan utama penerbangan di Jember adalah tingginya biaya operasional maskapai akibat ketiadaan fasilitas pengisian BBM pesawat di bandara. Maskapai harus membawa bahan bakar dari bandara asal, yang berdampak pada efisiensi penerbangan dan harga tiket.

“Alhamdulillah, hari ini pesawat sudah bisa langsung mengisi bahan bakar di Bandara Jember. Jika sebelumnya harus mengisi di Bali atau Jakarta, kini semuanya bisa dilakukan di sini,” ungkapnya.

Pengoperasian fasilitas pengisian BBM pesawat ini terwujud melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember, PT Pertamina Patra Niaga, serta dukungan Anggota DPR RI Kawendra Lukistian. Proses penyediaan fasilitas ini dinilai sangat cepat, dengan waktu pelaksanaan kurang dari dua minggu.
Kehadiran jajaran Direktur Pemasaran Pusat PT Pertamina Patra Niaga dalam peresmian tersebut menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung penguatan layanan transportasi udara dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dampak langsung dari pengisian BBM pesawat di Bandara Notohadinegoro mulai dirasakan masyarakat melalui penurunan harga tiket pesawat. Gus Fawait menyebutkan bahwa harga tiket Jember-Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp2 juta kini turun menjadi sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,5 juta.

“Penurunan harga tiket ini adalah bagian dari ikhtiar agar masyarakat Jember dapat menikmati layanan transportasi udara yang lebih terjangkau, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas aksesibilitas bagi rakyat,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Kawendra Lukistian menegaskan bahwa hadirnya layanan BBM pesawat di Bandara Jember merupakan bagian dari upaya besar negara dalam menghadirkan kebahagiaan dan kemudahan bagi masyarakat. “Bagaimana membuat masyarakat Indonesia semakin bahagia dan semakin sejahtera. Hari ini adalah bukti bahwa daerah seperti Jember terus memperjuangkan hal-hal yang memang harus diperjuangkan,” ujar Kawendra.

Ia menambahkan bahwa penguatan layanan bandara merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia agar daerah memiliki akses transportasi yang murah, mudah, dan terjangkau. “Ini adalah amanah dari Presiden kita, agar konektivitas antardaerah semakin kuat. Dengan akses transportasi yang lebih terjangkau, masyarakat Jember akan lebih mudah terhubung dengan pusat-pusat ekonomi nasional,” ungkapnya.

Kawendra juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga dan pengelola bandara atas komitmen dalam mendukung pengembangan Bandara Notohadinegoro. Ia berharap ke depan sinergi BUMN terus diperkuat, termasuk rencana penambahan panjang landasan pacu.

“Insyaallah ke depan kita bisa menambah panjang runway sekitar 300 meter lagi. Ini akan membuka peluang pengembangan penerbangan yang lebih luas, sehingga kapan pun masyarakat Jember ingin ke Jakarta atau kota lainnya, bisa terlayani dengan mudah dari sini,” pungkasnya.

Satpam UNEJ Kembali Raih Penghargaan Kapolres Jember atas Dedikasi dan Profesionalisme

0

Warta.in Jember -15/01/2026 Universitas Jember (UNEJ) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui satuan pengamanan (Satpam) kampus. Satpam UNEJ menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jember atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusinya dalam membantu tugas kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 Tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Satpam UNEJ yang dinilai konsisten, responsif, dan berprestasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Penerimaan penghargaan ini menjadi semakin istimewa karena merupakan penghargaan kedua yang diterima Satpam UNEJ dari Polres Jember. Hal ini menegaskan komitmen berkelanjutan Universitas Jember dalam membangun sistem keamanan kampus yang profesional, humanis, dan bersinergi dengan aparat penegak hukum.

Penghargaan tersebut turut mendapat perhatian pimpinan Universitas Jember. Wakil Rektor II Universitas Jember, Prof. Dr. drg. Sri Hernawati, M.Kes., menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan peran strategis Satpam dalam mendukung kelancaran aktivitas akademik dan kemahasiswaan. “Keamanan merupakan fondasi penting bagi terselenggaranya tridarma perguruan tinggi. Penghargaan ini menunjukkan bahwa Satpam UNEJ bekerja secara profesional dan konsisten menjaga kampus tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Mohamad Jazuli, S.H., M.H. menekankan pentingnya sinergi antara Satpam dan seluruh unit kerja dalam menciptakan rasa aman bagi sivitas akademika. “Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi Satpam UNEJ untuk terus meningkatkan kualitas layanan keamanan demi mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan,” katanya.

Komandan Satpam UNEJ, Mahfud, S.A.P., menyambut apresiasi ini dengan rasa syukur namun tetap menekankan pentingnya kewaspadaan. Menurutnya, mempertahankan prestasi justru menjadi tantangan tersendiri di tengah dinamika keamanan kampus yang terus berkembang.

“Di satu sisi kami sangat bersyukur mendapatkan apresiasi dari pembina kami, Binmas Polres Jember. Namun di sisi lain, prestasi ini tidak boleh membuat kami tinggi hati,” ujar Mahfud saat ditemui di Pos Induk Satpam UNEJ.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kampus, Satpam Universitas Jember dituntut bekerja ekstra seiring penerapan sistem kampus terbuka. Mahfud menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya pengamanan, yang difokuskan pada pencegahan pencurian kendaraan bermotor, helm, serta barang di area parkir melalui pengamanan 24 jam, patroli rutin dengan intensitas yang disesuaikan tingkat kerawanan, respons cepat terhadap situasi mencurigakan, serta koordinasi aktif antarpetugas di setiap unit kerja dan fakultas agar pengawasan kampus berjalan optimal.

Menutup keterangannya, Mahfud berpesan kepada seluruh jajaran Satpam UNEJ agar tidak terlena dengan penghargaan yang diterima dua tahun berturut-turut ini. Ia berharap apresiasi dari Kapolres Jember justru menjadi pemacu untuk meningkatkan kinerja dan kewaspadaan.

“Jangan sampai penghargaan ini membuat kita sombong. Jadikan ini sebagai cambuk untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam melindungi seluruh sivitas akademika. Tujuannya satu, agar mahasiswa dan dosen merasa aman, nyaman, serta ketertiban kampus tetap terjaga,” pungkasnya.

Peringati Isra Mikraj di Pandeglang, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Salat

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. tingkat Kabupaten Pandeglang, Kamis (15/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan pentingnya menjaga ibadah salat sebagai inti dan pesan utama dari peristiwa Isra Mikraj.

Dalam sambutannya, Dimyati mengingatkan seluruh masyarakat Provinsi Banten, khususnya warga Kabupaten Pandeglang, agar senantiasa melaksanakan salat dalam kondisi apa pun

“Salat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan walau dalam keadaan uzur,” tegas Dimyati.

Wagub menjelaskan bahwa salat memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan perintah langsung dari Allah Swt. yang diterima Nabi Muhammad saw. saat peristiwa Isra Mikraj. Menurutnya, dibandingkan dengan ibadah lain, salat relatif mudah dan tidak membutuhkan biaya besar, berbeda dengan ibadah haji yang memerlukan kesiapan fisik dan biaya yang cukup besar.

“Untuk itu, saya berpesan jangan tinggalkan salat. Ibadah ini adalah tiang agama yang harus tetap ditegakkan,” tambahnya

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyatakan bahwa peringatan Isra Mikraj menjadi momentum introspeksi dan perbaikan diri untuk mendukung terwujudnya Pandeglang yang religius.

“Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, kepedulian sosial, serta ukhuwah islamiah sebagai fondasi membangun masyarakat yang berakhlakulkarimah,” ujar Dewi.

Selain tablig akbar, acara juga diisi aksi sosial berupa santunan anak yatim serta bantuan pemberdayaan ekonomi berupa sepuluh paket peralatan ternak ayam petelur bagi santripreneur.

“Kami menyalurkan bantuan peralatan berternak ayam petelur sebanyak sepuluh paket kepada santripreneur. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membangun keadilan ekonomi,” tuturnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Pandeglang, para ulama, santri, serta masyarakat setempat. Tausiah keagamaan disampaikan oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyudin.(WartainBanten)

Berbagai Kasih Bersama Mitra MBG Kecamatan Kesu’, Rudini Sasar Warga Kurang Mampu

0

TORAJA UTARA – Mitra MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang juga Pemilik dapur SPPG di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’, hari ini berbagi kasih dan berkat ke warga kurang mampu, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini saat dikonfirmasi langsung di sela-sela menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian sosial, Rudini menjelaskan jika kegiatan tersebut secara sukarela dan mandiri dalam berbagi berkat.

“Iya, ini bentuk kepedulian sosial secara mandiri yang didukung penuh oleh relawan SPPG Rinding Batu Kecamatan Kesu’. Dimana berbagi berkat ini didasarkan pada hati nurani yang penuh kesadaran bahwa keberadaan MBG di tengah masyarakat perlu disyukuri melalui bentuk peduli kasih kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan,” jelas Rudini.

Jadi sebagai mahluk sosial yang menjalankan program MBG ini di tengah masyarakat, kita tidak tutup mata untuk saudara kita yang butuhkan uluran kasih. Setidaknya bisa berbuat yang mungkin tidak seberapa, tambahnya.

Selaku pemilik dapur SPPG yang bermitra dengan BGN dalam program MBG, Rudini juga menyebutkan kalau berbagi kasih ini sebenarnya mau dilakukan di bulan Desember pada masa perayaan sukacita Natal tapi padatnya kegiatan hingga belum sempat dilakukan.

Selain itu kata Rudini yang akrab disapa papa Angga, bahwa bantuan uluran kasih ini jangan dilihat dari nilainya namun ketulusan hati untuk bisa merasakan serta meringankan sedikit warga yang membutuhkan uluran kasih.

“Mungkin uluran kasih ini tidaklah seberapa tapi ketulusan hati bisa berbagi berkat walaupun sedikit untuk meringankan sedikit kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan,” sebutnya.

Rudini juga mengatakan kalau berbagi kasih ini jika Tuhan menghendaki dan diberikan kesehatan selalu maka itu akan dilaksanakan sekali seminggu kepada 2 warga.

“Ini direncanakan tapi ini hanyalah rencana kita sebagai manusia biasa dan jika Tuhan menghendaki akan dijalankan setiap seminggu sekali kepada 2 Rumah Tangga yang sementara ada 12 KK di Rinding Batu sebagai tahap awal,” pungkas Rudini.

Dan secara khusus untuk keluarga Mama Anto’ di Lembang Rinding Batu, yang sudah dikunjungi hari ini karena dekat dari dapur maka secara pribadi sebagai pemilik SPPG akan memberikan setiap harinya makanan siap saji.

Untuk diketahui jika paket berbagi kasih yang disalurkan oleh Rudini, yakni 4 sak beras 5 Kg, Telur 2 rak, Indomie 2 Dos, Minyak Goreng 2 Liter, 1 Bungkus Gula 1 Kg dan 2 Paket Lauk Siap Saji.

Kerugian Banjir dan Longsor di Rembang Capai Rp 2 Miliar

0

Warta.in || Jateng Rembang || Bencana selalu menimbulkan dampak yang merugikan, baik korban jiwa maupun ekonomi. Begitu pula halnya bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada tanggal 8-14 Januari 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Sri Jarwati mengungkapkan dampak tanah longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Rembang menimbulkan kerugian dan kerusakan bangunan rumah, fasilitas umum serta ekonomi masyarakat diperkirakan sekitar Rp 2 Miliar yang meliputi bidang pendidikan, pertanian, pekerjaan umum, perikanan, kesehatan.

Sri Jarwati mengatakan secara umum penanganan darurat berjalan dengan cukup baik melalui koordinasi lintas sektor terkait berjalan dengan baik. Masa tanggap darurat hingga 8-14 Januari 2026. BPBD terus bergerak dalam penanganan darurat,” terang Sri Jarwati kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (15/1/2026)

Untuk meningkatkan ekonomi lokal masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir, mengingat selama bencana masyarakat tidak dapat bekerja sehingga tidak memiliki penghasilan maka pemerintah memberikan bantuan sembako, pakaian, terpal dll.

Menurutnya, BPBD memberikan bantuan kepada 23 Desa yang rumah yang terdampak langsung banjir dan longsor. Total kerugian per tanggal 14 Januari 2026, sebesar Rp 2 miliar. Selain itu BPBD dan pemerintah desa yang terdampak mengadakan kegiatan, antara lain kerja bakti lingkungan dan permukiman, perbaikan darurat sarana prasarana lingkungan, dan sebagainya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terkena banjir sudah aktif kembali, tetapi beberapa anak yang rumahnya terdampak belum kembali bersekolah.

Bantuan dan partisipasi dari Stick holderhingga pemerintah daerah saat ini cukup besar dan terus berdatangan. Beberapa objek fasilitas umum telah selesai dibersihkan. BPBD tidak akan meninggalkan pemerintah desa ketika terjadi darurat bencana. Saat ini, secara umum kondisi masyarakat sebagian masih mengungsi di rumah saudaranya.

Sri Jarwati menambahkan BPBD Kabupaten Rembang terus mengingatkan warga di daerah perbukitan dan bantaran sungai tentang pentingnya evakuasi mandiri. Masyarakat dihimbau untuk mengenali karakteristik dan potensi kebencanaan di wilayah masing-masing. “Sehingga saat terjadi peristiwa, mereka dapat melakukan evakuasi mandiri dan meminimalisir dampak kerugian dan jatuhnya korban jiwa,” pungkasnya.

Sri Jarwati berujar Kendala ditimbulkan untuk penanganan bencana belum bisa dilakukan dikarenakan cuaca yang sangat ekstrim, maka kita menunggu cuaca normal kembali baru ada penanganan dari dinas teknis.

Berdasarkan data BPBD, Rabu (14/1/2026), akibat banjir dan longsor BPBD merekap kerusakan yang ditimbulkan cukup luas meliputi 23 Desa di 10 kecamatan yang berada di Kabupaten Rembang.

( wik )

Revitalisai SDN Wringin Agung 04 Jember Munculkan Harapan Baru Bagi KS Beserta Dewan Guru

0

Warta.in, Jember – 15/01/2026 Gedung, Atap serta ruangan kelas yang kurang layak di SDN Wringin Agung 04 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember berubah menjadi seperti layaknya sebuah istana yang indah dan mewah usai laksanakan program revitalisasi.

Sebelumnya, Sekolah yang ada diplosok bagian barat kota jember itu dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Awal saya ditugaskan disini mas tahun 2022, Genteng itu sudah tidak beraturan mleyok mleyok, Plavon hampir jatuh dan saat hujan, Bocor dimana mana” kata Siti Qomarul Isriyah Selaku KS SD Negeri wringin agung 04 menjelas.

“Ga lama setelah saya disini, itu kejadian mas, Pagi hari saya dilaporin warga, Bu sekolahnya jatuh, Saya lihat ternyata internet/plavon itu benar2 jatuh untung kejadian itu setelah anak2 pulang sekolah” lanjutnya.

Dengan adanya fakta yang harus dihadapinya, KS menggandeng komite sekolah memikirkan bagaimana cara agar dapat memperbaiki lembaga sekolahnya itu demi kenyamanan dan keselamatan muridnya dalam menempuh pendidikan.

Kondisi sekolah yang kurang layak juga menjadikan hambatan bagi kepala sekolah untuk mencapai target siswa dalam penerimaan murid baru (SPMB).

“SD 4 itu sekolahnya jelek mending sekolah dilainnya saja, Saya sempat mendengar omongan seperti itu mas di masyarakat makanya murid kita kurang, Sampai anak2 ini juga bilang kesaya mau urunan buat nambal tembok yang bolong dalam hati itu saya menangis mas” Tandasnya.

Berbekal doa serta kesabaran, Usaha yang dilakukan KS, Operator dan Komite sekolah dengan pengajuan proposal sejak tahun 2022 akhirnya ditahun 2025 sekolah tersebut mendapat program revitalisasi dari pemerintah.

“Waktu dikabari itu saya sujud syukur bersama dewan guru disini mas alhamdulillah semua usaha terwujudkan” pungkasnya.

Informasi Menu Revit yang didapatkan SD Negeri Wringin Agung 04 meliputi 6 ruang kelas rehab, 1paket toilet, ruang guru beserta ruang perpustakaan juga UKS.

Setelah selesainya program revitalisasi ini KS beserta dewan guru yang ada dilembaga sekolah berharap kepada masyarakat sekitar di SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun ajaran berikutnya berbondong-bondong untuk menyekolahkan putra-putrinya karena sarana dan prasana belajar mengajar sudah sepenuh layak.

“Sekarang masyarakat jangan khawatir anaknya tertimpa reruntuhan atap sekolah kita sudah bagus, Sudah Kokoh pasti aman dan nyaman” Ucap Siti Qomarul Isriyah.

Selain suasana sekolah yang baru Siti Qomarul Isriyah juga berkomitmen akan memberikan bimbingan/pelajarajaran tambahan secara bergantian kepada siswa-siswinya, Hal ini dilakukan agar dapat menjadikan para siswanya nanti lebih unggul dan berprestasi apabila sudah memasuki jenjang berikutnya.

Para dewan guru, Komite beserta Kepala Sekolah juga menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada semua pemerintah terkait atas bantuan revitalisasi yang telah diberikan. Semua pihak lembaga sekolah juga berjanji adanya Sarana, prasana yang sudah baik akan selalu dirawat dan dipelihara dengan baik.

Gubernur Andra Soni Kukuhkan Pengurus PPTI Banten, Perkuat Kolaborasi Eliminasi TBC 2030

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni secara resmi mengukuhkan kepengurusan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Provinsi Banten masa bakti 2024–2029. Pengukuhan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) menuju target nasional tahun 2030.

Pengukuhan dan Rapat Kerja PPTI Provinsi Banten digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (15/1/2026).

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa amanah yang diemban para pengurus PPTI merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang besar. Menurutnya, PPTI berada di garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit menular.

“Tuberkulosis masih menjadi tantangan serius kesehatan masyarakat, tidak saja secara nasional tetapi juga di Provinsi Banten. Oleh karena itu, penanggulangannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia mengingatkan bahwa TBC dapat menyerang siapa saja tanpa memandang status sosial. Namun demikian, penyakit ini dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan diobati secara tepat serta tuntas.

“Ayo kita temukan, kita obati sampai sembuh,” tegasnya

Lebih lanjut, Andra Soni berharap PPTI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait pencegahan, deteksi dini, dan kepatuhan pengobatan TBC.

Terkait kinerja penanganan TBC, Andra Soni mengungkapkan bahwa Provinsi Banten telah menerima penghargaan sebagai provinsi dengan penemuan kasus TBC tertinggi di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan upaya maksimal dalam mendeteksi kasus yang sebelumnya belum terdata sehingga pasien dapat segera ditangani.

“Artinya kita telah bekerja maksimal, tinggal dioptimalkan agar semakin banyak kasus yang ditemukan dan ditindaklanjuti pengobatannya,” imbuhnya.

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk Banten, potensi penularan TBC juga meningkat. Oleh karena itu, Gubernur meminta agar koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.

“Tidak ada cara lain selain kita bersama-sama menemukan kasus baru TBC dan melakukan pengobatan sampai sembuh. Kita optimistis eliminasi TBC 2030 dapat tercapai melalui gerakan bersama,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PPTI Provinsi Banten dr. Temmasonge Rad’i Pakki menegaskan komitmen seluruh jajarannya untuk memberikan dukungan maksimal terhadap program pemerintah daerah.

“PPTI akan lebih menguatkan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Banten dan seluruh jajaran kabupaten/kota untuk bersama-sama menyukseskan program eliminasi TBC tahun 2030,” katanya.

Ketua Umum PPTI Pusat Ir. Yani Panigorodalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Umum PPTI, Drg. Dyah Erti Mustikawati, menegaskan bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan utama secara global dan nasional serta mendorong pengurus PPTI Banten untuk memperkuat advokasi, komunikasi, dan mobilisasi sosial agar pemahaman masyarakat tentang TBC semakin baik.

“PPTI adalah mitra pemerintah berbasis masyarakat yang hadir dari tingkat pusat hingga desa. Saya ucapkan selamat bekerja, menjadi pengurus PPTI adalah pengabdian untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pesannya.

Dalam acara tersebut, Tinawati Andra Soni juga dikukuhkan sebagai Ketua Badan Kehormatan PPTI Provinsi Banten bersama jajaran pengurus lainnya.(WartainBanten)